Gairah Cinta Boss Besar

Gairah Cinta Boss Besar
Eps 14 | Kayaknya Kamu Harus Hamil, Deh


__ADS_3

Anthony diam sejenak saat sosok Pria itu datang memeluknya sementara Nanas hanya melipat kedua tangannya dan memalingkan wajah.


"Drew, kamu ngapain disini, kok bisa masuk?" tanya Anthony yang membuat sosok Pria yang disinyalir bernama Drew itu melepaskan pelukannya.


"Aku kangen kamu lah, sayang, aku minta maaf banget, aku gak berniat ninggalin kamu apalagi karena masalah restu Papa kamu, aku mau berjuang bersama kamu, sekarang, kata kamu kita bakal ke luar negri terus nikah," jelas Drew yang membuat Anthony menghela napas sejenak.


Anthony melirik Nanas, dia tidak tahu harus bersikap apa, tidak munafik dia masih mencintai pacar lelakinya itu.


"Tapi Drew, aku sudah nikah sama Gadis ini," jawab Anthony menunjuk Nanas. "Aku gak bisa kalau harus melanjutkan hubungan ini."


"Kamu kok jahat sih! Mana janji kamu, Enam Tahun loh kita pacaran, terus kamu nikah sama Gadis ini!" Drew tampak tidak terima yang membuat Nanas mendelik.


"Nama saya Nanas Mbak, eh Mas!" ujar Nanas sarkas pada Drew.


Drew tidak mempedulikan Nanas, dia meraih tangan Anthony kemudian memegangnya erat. "Thon, ayolah, kamu masih cinta kan sama aku?"


Anthony menarik tangannya kemudian menatap dalam Drew. "Aku tahu, aku masih cinta sama kamu, tapi kita gak bisa Drew, aku harus berjuang normal sekarang, dan aku harap kamu juga bisa begitu."


Drew menatap tajam Nanas, ia menatapnya secara bergantian dengan Anthony. "Aku gak terima kamu giniin yah Thon, aku gak terima! Aku bakal bikin perhitungan sama kamu, dan juga istri kamu ini!"


Drew berjalan pergi dari sana meninggalkan Nanas dan Anthony yang membuat pasangan suami istri ini saling menatap.


"Gak dikejar, Dad? Takut Mbaknya bunuh diri, eh Mas," ujar Nanas yang membuat Anthony tidak menjawab.


Anthony meraih handuk yang di bangku kemudian mengelap badannya. "Gausah pikirin dia, kamu siap-siap, kamu mau saya daftarin kuliah, hari ini."

__ADS_1


Semenjak kehadiran Drew tadi, sikap Anthony tiba-tiba menjadi diam dan tidak seperti sebelumnya, Anthony berjalan menuju kamar untuk berganti baju sedangkan Nanas diam sejenak.


"Ada yah orang Tipikal berbatang kayak si Mas Drew itu, amit-amit banget ya Allah dikasih lubang surga malah adu pedang," ujar Nanas berjalan menyusul suaminya.


Nanas berjalan menuju kamarnya dimana Anthony sudah ada di dalam, sesampainya disana, Nanas langsung masuk ke dalam kamar.


"AHHH!" Nanas langsung histeris menutup matanya saat dia melihat Anthony telanjang bulat di hadapannya. "Kenapa gak pake baju sih!"


Anthony mendelik, dia meraih tangan Nanas untuk membuka matanya perlahan. "Kamu lucu yah, saya kan suami kamu."


"Tapi kan, Tapi belum terbiasa, gimana sih!"


Anthony tersenyum dan mengarahkan tangan Nanas ke arah asetnya yang sukses membuat Nanas membulatkan mata sempurna. "Gimana, udah terbiasa."


Nanas menarik tangannya kemudian mendorong tubuh Anthony lalu berjalan ke arah ranjang dan menutup matanya dengan bantal.


Anthony tersenyum smirk, dia berjalan ke arah Nanas kemudian membisikkan ucapan pelan di telinga Nanas. "Ambilin handuk, dong sayang."


"Gak!"


"Kamu kan istri Daddy, sayang."


"Tapi aku gamau!"


Anthony tersenyum, dia menarik bantal yang menutupi wajah Nanas kemudian mendorong Nanas untuk tertidur di ranjang lalu menindihnya.

__ADS_1


"Kamu cemburu yah, sama Drew?"


Nanas menaikkan alisnya, jarak diantara mereka sangat dekat, tapi bukan itu yang membuat Nanas mengangkat alis, tapi konotasi pertanyaan Anthony yang tiba-tiba mengarah ke Drew.


"Apasih random banget, kok tiba-tiba nanya begitu."


"Kamu takut saya balik sama Drew, kan?"


"Ga peduli ah! Mau Daddy balik sama dia kek, Ga peduli!'


"Oh Oke, kayaknya kamu harus hamil deh supaya saya punya alasan buat gak ninggalin kamu demi Drew."


"Maksudnya?"


"Kayaknya kamu bakalan kramas lagi, pagi ini," bisik Anthony mencium bibir Nanas pelan.






__ADS_1


TBC


__ADS_2