Gairah Cinta Boss Besar

Gairah Cinta Boss Besar
Eps 29 | Benang Merah Cerita


__ADS_3

"Drew, tungguin dulu, Lo kenapa sih!" Adelia tampak berjalan menyusul Drew yang baru saja berjalan keluar dari dalam rumah.


Sedangkan Drew tidak menjawab ucapan Adelia, dia terus berjalan menuju halaman rumah menuju mobilnya, Nanas dan Anthony yang melihat itu hanya saling melempar pandangan.


Ketenangan rumah ini memang sudah tidak ada lagi dalam empat hari ini, Adelia dan Drew kerap kali terlibat adu mulut yang membuat Nanas dan Anthony tidak ingin ikut campur, dan semuanya kian menjadi-jadi saat Mama Reni dan Papa Prabu harus berangkat keluar kota menemui rekan bisnis meninggalkan mereka berempat di rumah itu.


"Drew, tungguin gue! Lo mau kemana!" tanya Adelia mengetuk jendela mobil Drew yang membuat Drew langsung menancap gas pergi dari sana.


Nanas berdiri dia berjalan ke arah Adelia. "Kenapa sih Del, gak ada satu hari pun kalian berdua bisa tenang, berat banget yang berumah tangga?"


"Gausah ikut campur lo! Ini semua salah lo, harusnya gue tuh nikahnya sama Anthony, bukan Drew!" jawab Adelia.


Anthony yang mendengarkan itu hanya berdehem kemudian berjalan ke arah mereka berdua. "Kamu tuh dari dulu obsesif banget yah, kamu tuh udah punya suami harusnya kamu bisa fokus ke suami kamu."

__ADS_1


Adelia tidak menjawab, dia berjalan masuk ke dalam rumah meninggal pasangan suami istri itu dengan keadaan kesal.


-


"Mas, kamu gak berencana balas dendam kan?"


Dave menggeleng.


"Maksud kamu apa, Mas?"


Dave tidak menjawab, dia menyesap kopinya kemudian berdiri dan menatap sang istri. "Mas punya rencana buat ungkapin ke khalayak umum bahwa ada dua orang anak yang sedang menunggu haknya."


Istri dari Dave hanya diam, dia tidak menjawab, dia tahu benar apa yang ada tatapan suaminya itu, suaminya bukan tipe pendendam tapi tampaknya suaminya menyimpan jutaan rahasia.

__ADS_1


Dave melangkahkan kakinya keluar dari rumah membawa secangkir kopi lain untuk orang yang menunggunya di teras, Pak Broto, orang kepercayaan sang kakek.


"Kejadian itu sudah lama sekali Mas Dave, saya dipaksa menyembunyikan hal ini," jawab Pak Broto yang sudah tahu maksud dari Dave.


Dave tidak menjawab, dia menaruh secangkir kopi untuk Pak Broto diatas meja. "Saya butuh penjelasan Pak."


"Waktu itu Nona Reni harus hamil di luar nikah, kejadian ini membuat Tuan, kakek dari Mas Dave kecewa, Tuan memaksa Nona Reni mengugurkan kandungan itu, tapi Nona Reni menolak padahal dia sudah dijodohkan dengan pengusaha Kaya Raya bernama Prabu, Prabu sendiri menerima kondisi Nona Reni, tapi Tuan-"


Pak Broto tidak langsung melanjutkan ucapannya dia memotong ucapan itu kemudian menatap dalam Dave. "Tuan tidak setuju, Tuan tidak ingin nama keluarga hancur apalagi Nona Reni adalah anak tunggal."


"Pernikahan Nona Reni dan Prabu dibatalkan, Nona Reni di asingkan ke Luar Negri, dia tidak mendapatkan dukungan keluarga, Nona Reni dipaksa sempurna sampai kehadiran anaknya dianggap sebagai ketidaksempurnaan, saya ingat betul kejadian malam itu, Nona Reni di tampar dan di siksa oleh Tuan padahal dia tengah mengandung, dia dipaksa aborsi dan Nyonya yaitu istri Tuan tidak bisa berbuat apa-apa, sungguh nista seorang Ibu ditangan, Kakek dari Mas Dave waktu itu."


...----------------...

__ADS_1


__ADS_2