Gairah Cinta Boss Besar

Gairah Cinta Boss Besar
Eps 08 | Permintaan Mama Reni


__ADS_3

"M-Maksudnya, Nyonya?" tanya Nanas kepada Mama Reni sekali lagi berusaha memastikan permintaan dari wanita di hadapannya itu.


"Menikah dengan Anthony, mau yah, gak akan ada cara lain untuk meluruskan permasalahan ini selain menikahkan kalian berdua," jawab Mama Reni yang membuat Nanas terdiam sejenak.


Sementara itu Anthony tampak membulatkan mata sempurna atas permintaan itu, dia tidak mungkin menikahi Gadis Miskin seperti Nanas yang bukan seleranya.


"Gak bisa Mam, aku gamau nikah sama Gadis berantakan ini, apa kata orang, aku nikah sama Cleaning Service, aku ini anak konglomerat, Presiden Direktur, seleraku bukan seperti Gadis ini!" Anthony menunjuk Nanas yang kini menundukkan kepalanya.


Walau menyakitkan, Nanas tidak bisa menolak pernyataan dari Anthony tentang Anthony saat mendeskripsikan dirinya seperti apa.


"Sudah, Mama ga punya banyak waktu buat penolakan kalian, kalian harus menikah hari ini, kedepannya akan kita pikirkan yang penting sekarang kita bisa meluruskan prasangka yang terjadi," jawab Mama Reni meraih tasnya yang tadi dia letakkan. *Nanas, alamat kamu dimana, biar Mama yang ketemu Ayah kamu dan bicara tentang pernikahan dadakan kalian."


"Tapi nyonya-"


"Mama, panggil Mama saja yah," ujar Mama Reni yang membuat Nanas mengurungkan niatnya untuk bicara. "Berikan saja alamat kamu."

__ADS_1


Nanas tidak bisa menolak lagi, lagipula benar masalah ini harus segera di luruskan sehingga Nanas akhirnya memberikan alamatnya kepada Mama Reni.


"Mama akan kesana, Thon kamu sama Nanas ke butiknya Jia sekarang, Mama sudah bicara sama dia untuk menyiapkan baju pernikahan untuk kalian, dan untuk urusan Papa kamu, biar Mama yang urus," jelas Mama Reni beranjak meninggalkan keduanya. "Assalamualaikum."


"Waalaikumsalam," jawab Anthony dan Nanas serempak.


Nanas tidak bersuara saat itu juga, dirinya masih merasakan shock atas apa yang baru saja akan dia lakukan.


"Puas kamu! Ini kan mau kamu, dasar gadis Miskin, saya harus menikah kan dengan kamu, mana saya gak bisa nolak permintaan Mama lagi, kamu butuh uang berapa sih dari saya sebenarnya?" ujar Anthony menarik tangan Nanas dan meremasnya dengan kencang.


"Saya gak butuh Uang Bapak, saya juga gak pernah minta untuk dinikahin, toh kita gak melakukan apa-apa!"


"Halah! Bullshit sekali mulut kamu, orang miskin kayak kamu tuh rendahan dan gak punya harga diri, di kepala kamu hanya ada uang, uang dan uang, gausah munafik!"


"Mau Bapak! Apa sih! Yang hancur disini tuh aku, kenapa seolah aku yang salah!" ujar Nanas yang sudah mulai menangis karena disudutkan oleh kata-kata Anthony.

__ADS_1


Anthony tersenyum sinis. "Gausah kamu jual air mata palsu kamu di hadapan saya Nanas, saya kira awalnya kamu Gadis polos, kamu diam-diam menghanyutkan yah!"


Nanas membuang muka, dia mengusap air matanya kemudian melirik Anthony. "Denger yah Pak! Awalnya saya simpati terhadap Bapak tapi makin kesini saya makin sadar Bapak tuh orang yang gak pantas di kasihani, seharusnya Bapak bersyukur ada wanita yang ingin menerima kekurangan Bapak sebagai seorang penyuka sesama jenis! Walaupun itu dipaksa!"


Anthony meraih dagu Nanas dan memaksa wajah Nanas untuk menatapnya. "Dan kamu pikir saya harus bersyukur bisa menikah dengan kamu, saya akan membuat kamu merasakan neraka Nanas, sampai kamu menyesal pernah bertemu dengan saya."





TBC


Ayo Komen dan Like

__ADS_1


Spam komen aja gapapa wkwk


__ADS_2