Gairah Cinta Boss Besar

Gairah Cinta Boss Besar
Eps 39 | Tamparan Dari Adelia


__ADS_3

Rumah Sakit.


Sesampainya di rumah sakit, Nanas, Adelia, Papa Prabu, dan Mama Reni langsung bergegas masuk ke dalam rumah sakit dimana disana mereka bisa melihat, Anthony dan Dave yang sudah menunggu mereka.


"Kalian?"


Anthony muncul bersama Dave di hadapan mereka semua.


Wajah mereka penuh dengan rasa lega dan bahagia ketika mereka melihat keluarga mereka yang telah datang disana, terutama Nanas yang langsung memanggil nama "Daddy Thon!"


Nanas berlari mendekati Anthony dan memeluknya erat. "Dad! Kamu kemana aja, aku takut banget kamu kenapa-kenapa."


Anthony membalas pelukan Nanas dan mengusap pelan kepala istrinya itu.


Anthony tersenyum dengan lembut dan mengangguk. "Aku baik-baik saja, Nanas. Drew juga, bagaimana dengan Baby Pine?"


"Baby Pine?"


"Yah, julukan untuk anak kita, aku memikirkan hal ini, Baby Pineapple."


"Ada-ada aja!" jawab Nanas kembali memeluk Anthony, sementara itu Adelia tampak celingukan mencari sosok yang tidak dia temukan.

__ADS_1


Adelia berbicara kepada Dave.


"Drew mana?" tanyanya. "Drew gapapa kan, Anthony, Dave! Drew mana?"


Anthony melepaskan pelukan Nanas kemudian menatap Adelia sejenak. "Del, kamu tenang dulu, Drew masih pemulihan dia overdosis kadar alkohol."


"Hah, Kok bisa?"


Dave angkat suara. "Ini salah saya, saya membius mereka dengan alkohol tanpa tahu Drew rentan terhadap itu."


PLAK!


Nanas, Anthony, Mama Reni dan Papa Prabu terdiam seketika saat Adelia menampar Dave, Dave diam tidak menjawab, dia merasa pantas karena sikap yang lumayan jahat.


Adelia berjalan masuk ke dalam ruangan rawat Drew meninggalkan keluarganya di koridor rumah sakit.


Dave terdiam menunduk, Nanas hanya menghela napas kemudian berjalan ke arah Dave. "Pak Dave, maafin kakak saya yah, dia memang agak tempramen apalagi ini menyangkut suaminya."


"Saya mengerti, Nanas."


"Tapi Pak Dave- kenapa Bapak ngelakuin ini semua, kenapa Bapak nyulik suamiku dan suami Adel?"

__ADS_1


Dave mengangkat kepala, dia melirik sekelilingnya dan menatap satu persatu wajah penasaran itu, kecuali Anthony yang sudah tahu apa alasannya.


Di koridor yang tenang di rumah sakit, Dave duduk bersama dengan yang lain. Ketegangan dan kekhawatiran masih menggantung di udara, dan Dave tahu bahwa saatnya tiba untuk mengungkapkan sebuah rahasia yang telah ia sembunyikan selama begitu lama.


Dia menatap Mama Reni dengan tatapan yang penuh perasaan campur aduk, dan kemudian berbicara dengan hati-hati. "Mama Reni, Papa Prabu, Nanas, Adelia, saya harus memberi tahu kalian sesuatu yang saya sembunyikan selama ini."


Semua orang di ruangan itu menatap Dave dengan heran, tidak tahu apa yang akan diungkapkan oleh pria itu.


Dave melanjutkan, "Saya adalah anak kandung Mama Reni yang hilang dan saya adalah saudara kembar Nanas."


"Hah?"


Wajah Mama Reni dan Papa Prabu berubah menjadi campuran antara kejutan dan sedikit perasaan lain.


"Tunggu? Saudara kembar?" tanya Nanas yang namanya ikut dalam cerita ini. "Maksudnya?"


Dave berdiam diri sejenak sebelum berucap. "Benar Nanas, kita adalah saudara kembar, sebelum menikahi Papa Prabu, Mama Reni pernah melahirkan sepasang anak kembar tapi anak laki-laki itu di asuh oleh Ayah dari Mama Reni dan anak perempuannya di serahkan kepada-"


Belum sempat Dave menyelesaikan pembicaraannya, Papa Prabu sudah memotongnya. "Benarkah itu Ma? Nanas adalah anak Mama yang hilang? Dan Dave dia adalah anak Mama yang Papa tidak ketahui?"


Mama Reni terdiam, air matanya jatuh seketika, apakah rahasia yang sudah dia tutup rapat-rapat itu akan terbongkar sekarang.

__ADS_1


...----------------...


__ADS_2