Galexsa

Galexsa
bisikan murid


__ADS_3

Dengan senyum yang lebar ia menurunkan kakinya dari mobil, senyum indah tak pernah luntur dari wajah orang itu saat menatap lingkungan sekolahnya


"Tak sia-sia nanya Ama mamih" gumam Alex


yah kemarin ia bertanya kepada mamihnya tentang nama sekolah yang ia tempati. ia sengaja menayangkan itu agar dia bisa tampil sempurna di sekolahnya, menyesuaikan diri dan berpakaian yang semestinya.


ia mencari tau semua tentang smart internasional school di internet, dari situ ia tau bahwa di sekolah ini bayak siswa yang pintar, berbakat serta dari keluarga kalangan atas dan sekolah ini terkenal dengan murid yang rapih, bahkan sekolah ini menjadi sekolah favorit di negaranya.


ia berjalan mencari kelasnya. bayak mata yang menatap dirinya kagum, terutama para siswi yang melihat tanpa berkedip.


"Itu Alex?" pagil siswa dari konidor sembari melambaikan tangan.


"Alex sini" ucapnya lagi. alex yang merasa di panggil lantas melangkah kan kakinya mendekat ke asal suara.


"Lu mangil gue?" tanya Alek bingung


"Yah siapa lagi"


"Gila lu Lex setelah sadar dari koma lu berubah drastis" ucap nikol menatap kagum.


"Pakaian lu lagi,dimana celana kebanggaan lu yang cutbray itu"


"Sumpah Lex lu gak kaya Alex yang gue kenal dulu"


"Liat ini sekarang lu pakai dasi, biasanya lu kaga meskipun lu di paksa lu bakal beralasan memakai dasi membuat leher lu tercekik"


"Dan lihat sepatu lu, dimana sepatu kesayangan yang merah lu itu"


"Dan penampilan lu, sumpah lu rapih bener, lu keliatan keren lex bahkan melebihi gue" lanjut nikol menatap kagum temannya.


Alex tak mengubiskan perkataan temannya menurut itu tidak penting dan membalas semua ucapannya akan menyia-nyiakan waktu.


" Alex tungu" ucap nikol yang di tinggal pergi oleh bos nya.


"Lu mau kemana Lex" serunya. karena melihat Alex berjalan tak sesuai dengan arah kelasnya.

__ADS_1


"kelas" balas Alex singkat


"Kelas lu bukan di situ, kelas lu di sana" tunjuk nikol memberi tahu Alex.


alex pun memutar tubuhnya melihat kerah yang di tunjuk oleh siswa itu yang dulu pernah datang menjenguk dirinya di rumah sakit bersama para temannya.


iapun melangkah menuju arah yang di tunjukan nikol. sedangkan nikol ia terus membuntuti Alex.


"Alex lu kenapa?" ucap nikol yang merasa heran dengan temannya. yah nikol dan yang lainnya belum mengetahui amnesia yang di derita alex, hanya keluarga nya saja yang tau termasuk Afran.


"Alex" panggil Afran sembari melangkah mendekat ke arah Alex.


"Kenapa?" tanya Alex malas. ia tau Afran karena Mamih mengenalkan nya, mamih juga menyuruh Afran agar menjaganya disekolah semasa amnesia nya.


entah mengapa ketika mamih mengenalkan dirinya dengan Afran ada rasa benci kepada orang itu padahal Alex baru saja melihatnya.


"Gak gue cuma mau tanya ke adaan lu, lu baik kan?"


"Gue baik" ucap Alex singkat lalu melangkah pergi


Langkah Alex terhenti ketika melihat banyak kelas di hadapannya, ia lupa menayangkan pada mamihnya.


"Gue di kelas yang mana?" tanya Alex pada Afran.


"12 MIPA satu" jawab Afran sembari menunjukan ke arah kelas yang paling ujung.


Nikol yang ada si sana hanya bisa terdiam, pikirannya campur aduk melihat keanehan Alex.


"K**enapa dia, apa dia sudah lupa dengan kelasnya" batin nikol


kini Alex sampai pada kelasnya ia bingung di mana tempat duduknya dulu. Afran yang melihat ke bingung Alex kini menunjukan tempatnya.


"Di sana, lu duduk di kuris paling belakang" ucap Afran sambil menunjuk korsi yang paling pojok.


"Huuuu"

__ADS_1


helaan napas berat terdengar dari Alex, ia tak menyangka bisa-bisanya dulu ia duduk di paling belakang. dengan langkah yang berat ia menghampiri kursi itu dan duduk di sana.


karena suasana masih cukup pagi, di kelas itu masih cukup sepi, hanya beberapa murid saja yang ada di sana sembari menatap Alex kagum.


Alex sengaja berangkat lebih pagi karena dia tidak tau jam berapa kegiatan belajar mengajar akan di bulai, karena ia tidak temukan di internet, di internet hanya tercantum prestasi dan alamat sekolah ini. karna dari itu Alex berangkat lebih awal agar tidak terlambat dan tertinggal menteri.


cukup waktu ia koma saja ia tertinggal pelajaran, untuk selanjutnya tidak akan pernah, dia akan belajar semaksimal mungkin untuk masa depannya.


iapun kini membuka buku-buku yang akan di pelajari, mengecek apakah ada tugas yang belum di isi sebelum. tetapi tidak ada,


tidak ada satu titik pun tinta yang tertulis di buku itu.


Alex sangat prustasi, bisa-bisanya dulu ia tak menulis lalu buat apa di belajar di sekolah ini, buat apa dia menjadi siswa di sekolah favorit bila dia dulu tak mau belajar bahkan untuk mencatat saja malas.


sungguh ia hanya menjadi penghalang jalan masuk untuk orang lain yang ingin sekolah di sini, kenapa di sekolah ini mau menampung dirinya dulu, apa yang membuat ia ingin belajar di sini, sebenarnya apa tujuan awal dirinya seolah di sini. pikir Alex yang bertanya di tanya dengan dirinya sendiri.


karena di buku catatan kosong, ia kini belajar dari LKS, mempelajari ulang dari bab pertama kemudian mencatat hal yang menurut nya penting di dalam buku.


sungguh nikol yang melihat bos sekaligus temannya itu merasa bingung, ada hal yang aneh menurut nya.


"Alex lu gak papa?" tanya nikol curiga dengan perubahan Alex.


"em" jawab Alex singkat dia merasa aneh jika dekat dengan nikol, mungkin itu karna belum terbiasa. pikir Alex berusaha berpikir positif


Kini tak terasa tiga puluh menit Alex berkutik dengan LKS itu, tanpa mengarahkan pandangannya ke manapun, ia terlalu pukus dengan buku tanpa sadar di kelas itu sudah ramai.


Beberapa menit kemudian kini bel masuk pelajaran terdengar bergema memenuhi sekolah itu. kini para murid berhamburan memasuki ruangan kelas.


"Alex" ucap siswa yang duduk di sebelah. Alex mengangkat sebelah alisnya.


"Siapin" lanjutnya.


"Hah" seru Alex tak mengerti.


karena Alex hanya diam saja, akhirnya Galang lah yang menyiapkan kelas itu yang berperan sebagi wakil KM. setelah selesai berdoa tak lama guru masuk ke kelasnya dan mengabsen satu persatu nama murid sampai tiba pada nama murid terkenal bolos dan akhir-akhir ini sakit.

__ADS_1


__ADS_2