
"Kaka gak sekolah" tanya seorang yang tengah berbaring.
"Kaka bolos" ucapnya sambil tersenyum
"kan Kaka mau jemput kamu" lanjutnya
"ka, raya bisa sendiri ko" ucap raya merasa tida enak pada galexsa
"sttt, mana ada Kaka yg gak jemput adek nya waktu pulang dari rumah sakit" ucap galexsa sambil menuntun raya
kini mereka pun sampai di sebuah apartemen sederhana milik Galexsa. apeetemen itu terlihat bersih dan rapih,wajar karena ada bibi Uyun yang selalu membersihkan tempat itu
"den udah pulang?"
"iya bi" bales galexsa
"den raya gimana udah baikan"
"Alhamdulillah,tapi ia belum boleh bayak bergerak"
"bi bantu raya yah, saya mau pergi" lanjutnya
"den Alex ga makan dulu"
"ga bi saya buru buru" ucapnya lalu lekas pergi,raya yang melihat Kaka nya pergih haya bisa terdiam,dia tau bahwa kakanya itu sangat sibuk.
di rumah zajila ia sedang kedatangan beberapa tamu,yang tengah berbincang dengan papah nya.
"bagaimana pak alto,dengan tawaran saya bulan lalu?"
"pak Wihan tenang saja tentang itu,saya menyetujui nya, bila bapak ingin segera menikahkan putri saya dengan anak bapa sekarang saya siap" ucapnya matang
"tapi bagaimana dengan putri mu, apa dia mau"
"putri saya sangat penurut pak dia pasti mau"
"baiklah, sesuai dengan kesepakatan kita bulan lalu, bila pernikahan ini terjadi saya akan melunasi semua hutang perusahaan mu,dan aku akan bantu perusahaan mu"
"baik pak terima kasih,atas bantuannya"
"ini pak minumannya, silahkan di minum" ucap jila mendekat pada tiga orang itu.
"ini neng zajila?" tanyanya Wihan
"iya pak"ucapnya sembari tersenyum
__ADS_1
"wahh kau manis sekali bila tersenyum" ucapnya memuji,pantes saja anak ku menyukai mu" satu alis jila tertarik ke atas,ia binggung siapa anaknya yang di maksud
"kamu tau ga"
"drezzzzz" bunyi panggil ponsel dari kantong celana wihan membuat kata kata itu terhenti
tak perangsang lama panggil ponsel pun dimatikan secara sepihak oleh wihan. kemudian ia bergegas kembali ke ruang tamu.
"di mana zajila?" ucap wihan ketika melihat gadis itu sudah tiada di tempat
"dia ke kamar,biar saya panggil jila lagi" Dito
"tidak usah,biarkan saja" ucapnya lalu kembali duduk di sofa, membahas tentang perkejaan.
di tempat lain kini galexsa sedang menghentikan motornya,tepat di garis finis, seperti biasanya galexsa memenangkan pertandingan itu.
"prok prok prok" suara tepuk tangan dari orang-orang yang ada di sana.
"horeh, kak Alex Manang" ucap seorang gadis sembari berlari menghampiri galexsa,lalu memeluk nya. semua orang yang ada di sana menatap wanita itu,mereka mengira wanita itu pacaran galexsa.
"dasar cewe cabe" ucap salah satu anak buah galexsa.
"udah di Tolak beberapa kali, tetep aja nempel" lanjutnya
"salah bos juga sih,tetep bersikap baik pada cewe,jadi kan tuh cewe nya tambah nempel"ucap ardi menanggapi.
"bener tuh kata Ardi" ucap nikol membenarkan perkataan temannya.
"diem lu,kalian berdua sama aja"ucap Al kesal pada dua mahluk itu.
...gestarz...
merupakan nama geng motor yang di ketuai oleh galexsa.gang motor itu terdiri dari 15 orang dan 5 orang terpenting di geng itu.salah satunya
Galeksa andrizan
yang sering di panggil galexsa atau Alex yang beroperasi sebagai ketua di geng gestarz. ia dari keluarga terkaya nomor 1 dinegaranya,namun meskipun ia terlahir dari keluarga kaya ia tak pernah sombong dan angkuh. ia seorang yang pintar, bar-bar ,dan dingin namun di gin itu bisa hilang kepada orang yang ia sayangi.ada satu sifat yang tak pernah di ketahui semua orang,haya ayah dan Mamih ya saja yg mengetahui nya.
arfiansyah
atau yang sering di panggil dengan Ardi,ia merupakan cowok bar-bar, pintar dan gengsi. cowok ini terlahir dari keluarga kaya.
hardianikol
atau yang sering di panggil Nikol
__ADS_1
cowok Ter keren di geng gestarz,namun ia juga terkenal playboy.
Al farozi harfi
atau yang lebih di kenal dengan panggilan al.cowok ketus, kutu buku, dan pintar, ia sangat irit bicara, namu bila ia berbicara semua akan terdiam mendengar kan nya.
Gion agraha
atau yang sering di panggil gion, ia merupakan orang kepercayaan Alex, Gion orang yang memiliki sifat pendiam, cuek, dan Dingin, kulitnya yang sawo matang,rahang yang keras membuat cewe-cewek takut padanya.
Lima orang itu bersekolah di satu sekolah an yang sama yaitu smart internasional school.
yah sesuai dengan namanya sekolah itu haya bisa di masuk anak-anak yang berprestasi dan pintar, namun tak jarang bayak orang kaya memasukan anaknya lewat jalur dalam. bayak murid yang dari luar negri belajar di situ termasuk galexsa ia merupakan orang Korea namun karena papah ya memiliki perusahaan di sini maka keluarga ya pindah ke sini dengan alasan agar perusahaan di negara ini mudah di awasi. galexsa merupakan siswa pindahan pada saat ia kelas 11 semester genap.
kini hari pun mulai semakin malam.cuaca muali hujan dengan suara Petir sebagai penghilang kesunyian. terlihat seorang gadis yg terbangun kedinginan matanya sembab tangganya terluka dan mukanya pucat, kini ia terduduk di depan pintu tanpa alas dan Selimut,
"mamah tolong aku" ucap gadis itu
"mamah aku rindu" ucapnya lirih
"mamah bisakah kau datang pada ku"
"ya Allah apa salah ku" ucapnya lirih sambil menangis
"Arya kau di mana, Kaka rindu nak, kenapa mamah dan kamu tak pernah menjenguk ku"
"apa kau telah melupakan ku" terdengar Isak ab tangisan di sana.
"papah maaf kan aku" ucapnya lirih kemudian tertidur kembali.
matahari pulai terbit, kini burung mulai berkicau di langit, membangun kan manusia yang tertidur.
"woy bangun lu," ucap gita sambari menendang wanita yang tertidur di depan pintu itu
"bangun woy udang siang ini, budeg ya lu" ucapnya lagi sembari terus menendang nendang.
"o, lu pura-pura tidur ya Oky kalu begitu" lanjut nya lekas begitu pergi
"byuuur"
air kotor bekas cucian piring pun tumpah ke seluruh badan gadis itu, jila pun terbangun karena merasakan dingin dan baua di seluruh tubuh nya, kini matanya membuka melihat siapa yang telah melakukan hal itu padanya. tak salah lagi sesuai dugaan jila itu pasti mamah tirinya.
"cepet pangun lu anak sialan" ucap intan dengan sorot mata tajam.jila pun langsung bangun dari tidurnya dan berdiri
"Lu cepet masak mamah sama Gita sudah lapar, jangan lupa setelah lu masak beresin ruamah karena mulai sekarang lu menggantikan Bu Iyem" ucap intan sembari menunjuk ke arah jila.
__ADS_1