GARIS TUJUH BELAS

GARIS TUJUH BELAS
Perasaan Berbeda-1


__ADS_3

Aini


​Untuk pertama kalinya aku merasakan kesepian di dalam rumahku. Bunda sama Ayah harus kerumah sakit melihat Eyang pagi-pagi sekali sebelum aku terbangun dari tidurku. Aku hanya diberikan pesan-pesan yang tertempel di kulkas. Pagi ini aku harus sarapan sendiri dan memasak masakanku sendiri. Aku jadi kepikiran sama Aldo. Jadi selama ini dia seperti ini. Aku mungkin hanya sesekali di tinggalkan di rumah sendirian seperti ini. Sedang kan Aldo? Yah, jelas sekali hampir setiap harinya dia harus dirumah sendirian. Hm, sepertinya ada baiknya jika aku kerumah Aldo nanti siang. Ya, hitung-hitung hilangin stress dirumah deh.


​Akhir-akhir ini aku jarang sekali mengobrol dengan Aldo. Kami terlalu sibuk dengan kesibukan masing-masing hingga tak memiliki waktu berbicara dengan bebas.


​Kurasakan getaran Blackberry ku di saku celana.


​“Halo” kataku membuka pembicaraan.


“Aini?” kata seseorang diseberang sana.


“Iya, ini siapa?”


“Ini aku Gara ni”


“Ohh, Gara? Ada apa Gara?”


“Ntar siang kamu free gak ni? Aku mau ngajak kamu jalan-jalan”


“Kemana? Boleh deh boleh. Pass banget nih aku juga lagi bosen dirumah sendirian”


“Ketaman hiburan aja ya ni? Atau kamu mau kita nonton bioskop?”


“Taman hiburan aja Gara. Biar lebih seru dan menantang hehe”


“Oke. Ntar aku jemput kamu jam 1 siang ya?”

__ADS_1


“Sipp”


Ketaman hiburan bareng Gara? Berduan aja? Dihh, kok aku jadi ngerasa senang banget gini ya? Ihh, gaboleh Aini gaboleh! Apaan sih aku ini.


Tapi…. Umm…. Kok deg… deg…an gini ya? Isss kenapa sih aku ini!


Sekarang udah jam 11. Masih ada waktu 2 jam lagi sebelum Gara jemput aku kerumah. Aku mau pakai baju apa ya?


Ku bongkar lemariku dan ku coba satu-persatu baju yang ku punya. Tapi sungguh butuh waktu lama banget buat aku ngerasa memakai baju yang cocok. Sekitar 1 jam lebih aku baru mendapatkan pakaian yang cocok. Aku bergegas mandi dan bersiap-siap agar Gara tak menungguku terlalu lama.


Setelah aku siap. Aku mengirimkan pesan kepada Bunda agar Bunda nanti tidak bingung mencariku jika aku pulang lama.


Untuk: Bunda kesayangan Aini


Bunda, Aini mau pergi ke taman hiburan siang ini. Kalau pulangnya agak telat di maklumin ya Bunda :* Bunda tenang aja Aini pergi sama teman Aini kok Bunda.


​Setelah aku mengirim kan pesan itu aku pun merasa lebih lega. Tiba-tiba terpikir olehku Aldo? Apa lebih baik aku ngajak Aldo aja ya? Akupun mengirimnya pesan juga memastikan dia mau ikut bersamaku atau tidak.


​Untuk: My best Aldo


​Aku mengerutkan keningku setelah membaca pesan balasan Aldo.


​Dari: My best Aldo


Wah, kamu kok gak bilang sama aku dari smlm sih? Aku udah ada jnji nih. Sorry ya bawel


\~

__ADS_1


​Untuk: My best Aldo


Oke deh. Aku bedua sama Gara aja. *Have fun***ya buat kamu jelek.**


\~


Dari: My best Aldo


Iya, kamu juga ya bawel


\~


​Tak lama kemudian aku mendengarkan Bell rumahku berbunyi.


Itu pasti Gara! Pikirku. Aku berlari kecil dan segera membukakan pintu.


​“Aku lama ya ni?” tanyanya kepadaku.


​“Enggak kok, yuk pergi. Aku udah siap nih” balasku dengan cepat.


​Kami pun pergi. Kali ini Gara bawa Motor besarnya. Dia memberikanku helm dan menyuruhku naik. Aku menuruti perintahnya. Aneh! Biasanya kalau pergi kemana-mana sama Aldo naik Motor besar ginian aku biasa aja. Ini kok aku ngerasa senang banget ya? Huh!


“Kamu biasa pergi sama Aldo naik Motor kayak gini ya ni?” tiba-tiba Gara berbicara ditengah keheningan kami.


“Ha? Maksud kamu?”


“Kita lagi naik Motor ni. Jadi kamu pegangan yang erat ya. Aku gak mau kamu kenapa-kenapa” kata Gara mengingatkan.

__ADS_1


“Eh, iya sorry” akupun memeluk punggung Gara.


Aku merasakan aliran darahku dan aliran darah Gara. Ada rasa kehangatan yang luar biasa saat aku memeluknya seperti ini. Aku berharap Gara tak merasakan getaran jantungku yang berdegup sangat kencang. Kenapa aku merasa nyaman di dekat Gara? Aku merasa seperti sedang bersama Aldo. Walau jika bersama Gara aku lebih merasa jantungku berdegup secara tak beraturan, tapi aku merasa Gara melindungiku. Aku merasa Gara membuatku merasakan ketenangan yang sangat luar biasa.


__ADS_2