
Ketika Rio keluar dari kelas dan hendak pergi menemui Susan di kantin tempat biasa mereka saling menunggu, ada bisikan dari teman - teman kuliahnya kalau tadi Susan berpapasan dengan Bungan mantan pacar Rio dan sempat mengobrol dengannya.
Mendengar itu, Rio langsung berlari menghampiri Susan. Rio sangat mencemaskan Susan. Dia sangat kwatir Bungan akan berbicara yang tidak - tidak pada Susan dan mumbuatnya emosi sehingga melakukan sesuatu yang bisa membuatnya malu.
Karena bungan merupakan anak yang nekad dan tidak pedulian sedangkan Susan anak yang lumayan bawel dan juga emosian sehingga kemungkinan besar mereka bisa berantem jika salah satu dari mereka tidak dapat menahan diri.
Rio tidak ingin Hal itu terjadi, apalagi pada Susan orang yang Rio sayang. Dia tidak ingin Susan mempermalukan dirinya sendiri di depan orang banyak sehingga membuatnya akan di gosip orang sekampus tentang pertengkaran mereka.
Di kantin, Rio melihat Susan sedang duduk sendirian sambil ngemil makanan yang di pesannya sehingga Rio langsung menghampiri Susan dan dengan napas yang masih terengah karena berlari kecil tadi, Rio bertanya pada Susan
"San, tadi katanya kamu bertemu sama Bunga, yank" tanya Rio dengan panik pada Susan
"iya.... Dia baru saja pergi" jawab Susan dengan santai tanpa melihat ke arah Rio
"kamu gk di apa - apain sama Bunga, kan ?" tanya Rio lagi pada Susan yang sedang santai ngemil jajan yang di belinya
"gk ko. Dia tadi cuma bertanya padaku mengenai Resep untuk bertahan sama kamu" sahut Susan yang masih terus ngemil Jajan yang di belinya tadi dan masih belum menoleh pada Rio
"oh gitu. aku pikir kamu bakalan di apa - apain sama Dia, makanya aku buru - buru kesini menghampirimu" sahut Rio yang dan mulai duduk di samping bungan karena Dia mulai merasakan aura negative dari Susan
"kak bungah itu cantik dan seksi ya ?" sahut Susan melihat ke arah Rio yang sudah duduk di samping
"iya sih. tapi kamu gk usah meniru gayanya ya. aku gk punya cukup uang buat itu, lagian kedua orang tuamu juga gk akan suka sama itu" sahut Rio yang sudah mulai cemas sambil menasehati Susan yang menatap tajam.pada dirinya
__ADS_1
"hmmm.... menurutmu aku seksi gk ?" tanya Susan lagi sambil terus mengemil makanan yang di belinya tadi
"hmmm... kamu itu sudah cukup seksi buat aku yank" bisik Rio sambil membelai Rambut Susan yang masih terus ngemil
"kamu gk lagi ngegombalin aku kan, yank ?" tanya Susan masih ketus pada Rio sambil terus ngemil jajan yang di belikan pada dirinya
"gk sayang. Cuma kamu seorang yang ada di hatiku. bagi donk makanan Ringannya. nanti bisa gendut kalau terus ngemil" goda Rio sambil mengambil makanan Ringan di depan Susan karena Dia ingin mengalihkan pembicaraan mereka
"hmmm.... tadi kak Bunga memperingatkanku, kalau Dia akan berusaha untuk merebutmu dariku, Yank" Sahut Susan yang mulai menatap Wajah Rio
"ohh... jadi itu yang menyebabkan pacarku ini jadi cuek sama aku. itu gk bakalan terjadi, karena hanya kamu yang aku sayang gadis cemburuanku" sahut Rio sambil menyuapi Susan makanan Ringan yang sedang di pegangnya
"kalau aku gendut, aku gk boleh di tinggalin yah" sahut Susan sambil makan makanan ringan yang di suapin Rio
"kak Rio, kak Rio mau aku teriakin disini" sahut Susan mulai manja pada Rio
"Mau badanmu segede drum juga, aku gk bakalan ninggalin kamu, aku sayang sama kamu gadis manjaku" sahut Rio sambil menyuapin Susan lagi karena Susan akan senang jika di manjain Rio
"iya sayang. makasi yah, aku bakalan usahin yang terbaik buat kamu. Susan sayang sama kak Rio" jawab Susan dengan manja pada Rio
"iya... aku tau itu sayang. ayo kita kerumahku. aku pengen ngajak kamu ke perkebunan milik ayahku, eh salah maksudnya perkebunan milik kita" ajak Rio pada Susan
"ayuk..." jawab Susan dengan semangat, karena Sudah lama Dia menanti ajakan Rio tersebut
__ADS_1
Susan sangat bersemangat ketika di ajak Rio menengok perkebunan milik Rio sehingga sekarang Dia yang malah mengajak Rio untuk cepat piulang. Meskipun makanan ringan yang di belinya tadi belum habis. Dia sangat penasaran dengan perkebunan milik Rio karena selama ini, Rio belum pernah mengajaknya perkebunan milik Rio.
selama ini, Susan hanya mendengar cerita dari Rio tentang perkebunan yang sedang di kelolanya saat ini sehingga Dia sangat penasaran dengan isi kebun milik Rio. Sekalian Dia ingin berkenalan dengan para pegawai perkebunan yang selalu Rio ceritakan padanya ketika mereka sedang bersantai berdua.
Susan langsung menggandeng tangan Rio menuju mobilnya karena disitu masih ada Bunga sehingga Dia ingin menunjukan pada bungan kalau Rio adalah miliknya dan Dia tidak ingin siapapun merebut apa yang menjadi miliknya.
Bunga hanya menatapi Susan dengan kesal, namun Dia tidak bisa berbuat apa - apa. Karena Dia tau, bahwa Rio juga sangat mencintai Susan bahkan Rio yang dulu di kenal sebagai laki - laki yang dingin dan cuek kini berubah jadi laki - laki yang Romantis dan periang.
mengetahui Fakta itu, membuat Susan sedikit kesal namun Dia tidak bisa berbuat banyak karena memang Susanlah yang berhasil mencairkan hati Rio yang dingin tersebut bukan dirinya. Bahkan Dia juga yang sudah mengubah Rio menjadi seperti sekarang sehingga Bunhan hanya bisa bertanya pada Susan tentang bagaimana caranya.
Rio berubah seperti ini karena Susan yang sangat cengeng dan manja sehingga Rio harus mengikuti semua keinginannya. jika tidak maka Susan akan ngambek sama Rio dan kalau itu terjadi maka semua akan jadi berantakan dan Rio sangat tidak menginginkan itu sehingga Rio harus mengikuti semua keinginan bunga.
Meskipun demikian, Rio sangat bahagia menjadi pacar Suaan karena Susan selalu ada di sisinya dan selalu setia menemaninya. Jika Susan tidak ada di sampingnya, maka Rio akan merasa ada yang ganjil sehingga mereka berdua seperti sesuatu yang berbeda dan di satukan.
Jika salah satu dari mereka tidak ada, maka akan terasa sangat Ganjil. Bahkan Rio tidak akan bisa berbuat apa - apa tanpa Susan. begitu juga Susan, Dia sudah merasa nyaman dengan Rio sehingga jika terlalu lama tidak bertemu Rio membuat Dia sangat kesepian.
Selain itu, Rio juga merasa bertanggung jawab pada Susan karena hubungan mereka sudah di ketahui kedua orang tua mereka masing - masing. Bahkan Rio sudah di percayai orang tua Susan untuk menjaga dan melindungi Susan sehingga Dia tidak ingin mengecewakan kedua orang tua mereka.
Meskipun cengeng dan manja, Namun Susan sangat peduli dengan keadaan Rio sehingga membuat Rio semakin nyaman dengan Susan. Bahkan Susan sudah sangat mengenal pribadi Rio sehingga terkadang ada masalah yang sedang di hadapi Rio tanpa di ceritakan pada Susan, namun Susan sudah bisa mengetahuinya dan bertanya padanya serta membantunya sehingga membuat Rio semakin sayang padanya.
Karena Rio merupakan pribadi yang tertutup sehingga sangat jarang Dia mengeluh atau menceritakan masalah yang di hadapinya pada Orang lain termasuk Susan dan Susan selalu mengetahui itu sehingga membuat Rio semakin nyaman sama Susan.
Susan seperti seorang dewa bagi Rio, karena Dia selalu mengetahui isi hati Rio tanpa harus Rio ceritakan padanya. Hal itulah yang membuat Rio semakin nyaman dengannya.
__ADS_1