Gejolak Darah Muda

Gejolak Darah Muda
43


__ADS_3

Bungan hanya bisa pasrah ketika mendengar Susan menyusul Rio ke jakarta. Dia sudah berusaha keras untuk menggantikan posisi Susan di hati Rio namun Dia gagal. Semenjak Bungan menyadari akan Cinta tulus yang di berikan Rio padanya, Dia berusaha untuk memperbaiki semuanya dan berharap Dia akan menghabiskan masa tuanya bersama Rio namun takdir berkata lain. Rio lebih bahagia bersama Susan ketimbang dirinya.


Meskipun hatinya sangat sakit mengetahui kenyataan itu, Bunga tetap iklas menerimanya. Bungah tidak ingin memaksakan kehendaknya kepada sahabat masa kecilnya itu. Dia tidak ingin merenggut kebahagian sahabat masa kecilnya itu maupun kebahagian dirinya hanya karena keinginannya semata.


Sewaktu masih kecil, Rio dan Bungan sering bermain bersama. Bahkan setelah pulang dari Jakarta, Rio masih sering pergi bersama Bunga. namun kedekatan mereka hanya sebagai sahabat hingga masuk kuliah barulah mereka Resmi berpacaran.


Karena tidak tahan dengan Sifat Rio yang Dingin dan suka mengatur, Bungan memutuskan untuk mereka kembali berteman saja. bungan saat itu masih remaja sehingga Dia ingin menikmati kebebasannya. Bungan juga kini sudah Resmi menjalin hubungan dengan Rekan kantornya ketika mendengar Susan menyusul Rio ke jakarta.


Ketika mendengar Rio dan Susan telah kembali ke kota kecil mereka, Bungan dan pacar barunya mengajak Rio dan Susan untuk pergi kencan ganda sekaligus bersilahturami.


Awalnya Susan menolak namun karena bujuk rayu dari Rio, Susan akirnya menerima ajakan Bunga. Kencan Ganda mereka berjalan dengan baik karena bungan ternyata orang yang baik dan pintar menjaga sikap. apalagi sebelumnya Rio sudah memberitahukan kepada Bungan jika Susan orang yang cemburuan.


Melihat kemesraan antara Rio dan Susan membuat bungan sedikit menyesal karena pernah menyia - nyiakan Cinta tulus yang pernah di berikan Rio padanya, namun Dia tidak bisa berbuat apa - apa karena sahabat masa kecilnya itu kini sudah nyaman dengan cewek lain bukan dirinya.


Dia hanya bisa berdoa agar hubungan Rio dan Susan berjalan dengan langgeng. Entah kenapa, Dia sangat ingin melihat Rio bahagia meskipun bukan dengan dirinya.


Bunga sangat sedih melihat kemesraan yang di tunjukan Rio dan Susan pada dirinya. Kemesraan itu terlihat sangat Natural. Bunga tidak menyangka jika Rio bisa menjadi penurut seperti itu pada Susan.


Sesuai Janjinya pada Susan sewaktu di jakarta, Rio mengajak Susan jalan - jalan ke kota Revan sekaligus berkunjung ke rumahnya. Dia ingin menghibur Susan agar kembali menjadi Sosok Susan seutuhnya seperti dulu pada dirinya.


Mendapat perhatian serta kasih sayang yang tulus dari Rio membuat Rasa percaya diri pada Susan timbul lagi. Kini Susan sudah kembali menjadi pribadinya yang dulu. Dia sudah tidak canggung lagi baik pada Rio maupun dengan Bunda Rida ibunya.


Hubungan Rio dan Susan kini semakin akrab dan lengket seperti prangko setelah mereka pulang dari jakarta. Masing - masing dari mereka tidak ingin kehilangan satu sama lain untuk kedua kalinya sehingga hampir keseharian mereka selalu saling mengabarkan satu dengan yang lainnya.


Sebulan setelah kencan ganda mereka, Bungan akhirnya resmi menikah dengan pacar yang sekantor dengannya. Dia mengundang Serta Rio dan Susan untuk ikut hadir di acara pernikahan mereka.


Pesta pernikahan Bungan seperti Reunian Teman lama bagi Rio. Hampir semua teman Bunga adalah teman Rio karena dulu mereka sering nongkrong dan ugal - ugalan bersama. banyak dari mereka sudah menikah sehingga pergi dengan pasangan mereka masing - masing dan juga anak mereka yang masih bayi.

__ADS_1


Banyak dari mereka yang bertanya pada Rio mengenai kapan Dia akan meresmikan Susan di depan pastor mengingat hubungan mereka yang berrjalan sudah begitu lama di balas Rio dengan candaan jika Dia akan meresmikan Susan tahun depan.


Susan hanya tersenyum sambil mempererat gandengannya ketika mendengar jawaban Rio tentang gurauan teman - temannya. Dia menyerahkan semua keputusan pada Rio.


Karena tidak ingin kehilangan Susan untuk kedua kalinya, Rio membawa serta keluarga besarnya untuk meminang secara adat ( tunangan ) pada Susan dan keluarganya. Meskipun ada beberapa pihak yang tidak menyetujuinya, namun Dia tetap nekad untuk melangsung lamaran itu.


Dia sudah tidak ingin kehilangan Susan untuk kedua kalinya lagi. Begitu juga dengan Pak Beni, Dia menerima Pinangan dari Rio dengan penuh kecemasan berharap Keluarga Rio dan Susan tidak akan bernasib sama seperti keluarganya.


Namun akan lebih menyakitkan jika Dia harus menolak pinangan Rio. Itu akan menyebabkan Rio dan Susan cukup terluka bahkan luka itu mungkin akan di bawa mereka sampai mati dan Dia sangat tidak ingin hal itu terjadi apalagi pada putri kecil mereka.


Sangat di sayangkan, Paman dan bibinya tidak akan hadir di cara lamaran Susan. Ria hanya mengabarkan pada mereka melalui telfon genggam mengenai Lamaran untuk mempersunting Susan.


Hans hanya berpesan pada Rio agar bisa menjadi istri yang baik buat Rein setelah menikah nanti serta menjadi ayah yang baik buat anak - anak mereka nantinya. Hans juga meminta maaf atas ketidak hadirannya atas lamaran Rio.


Rio dapat memaklumi keadaan pamannya serta berpesan pada mereka untuk menjaga kesehatan serta mengurangi kesibukan mengingat umurnya yang sudah semakin tua dan semakin rentah terhadap penyakit.


Acara Pertunangan mereka Hanya di hadiri oleh kerabat dekat Rio dan juga Susan. Selain itu, Dia hanya mengundang serta ketiga sahabatnya yaitu Revan, Dias dan juga Heru.


Revan dan Dias datang bersama istri dan anaknya sedangkan Heru datang bersama pacarnya yang Dia bawah setahun yang lalu ke pesta pernikahan Dias. sepertinya wanita itu benar - benar telah mengambil hati sang playboy.


Proses lamaran Rio berjalan dengan lancar karena keluarga kedua pelah sudah setuju dengan hubungan mereka berdua. Keluarga kedua bela pihak yang hadir dalam acara itu menasehati Rio dan Susan agar saling menjaga satu dengan yang lainnya, saling melengkapi serta menjaga hubungan mereka hingga hari tua nanti.


Mereka juga menasehati Rio agar lebih bertanggung jawab pada Susan karena setelah menikah Nanti, Susan akan menjadi tanggung jawab Rio.


Tidak begitu banyak nasehat yang di berikan mereka yang hadir kepada Rio dan Susan karena mereka sudah sangat yakin bahwa Rio mampu menjaga Rein. Mereka hanya mengingatkan Susan untuk sebisa mungkin melengkin melengkapi Rio dan selalu ada disisinya baik dalam keadaan sulit maupun senang.


Setelah memberi nasehat kepada dua calon pengantin, Mereka lalu makan bersama dan membubarkan diri untuk kembali ke rumah masing - masing.

__ADS_1


Setelah bertunangan, Rio menjadi sangat Sibuk. Dia berencana ingin membukah toko buah - buahan miliknya sendiri yang menjual berbagai jenis buah - buahan dari perkebunannya serta parsel buah - buahan.


Selama ini ayahnya hanya menjadi pemasok buah - buahan hasil perkebunan mereka kepada perusahaan yang bekerja sama dengan perkebunan milik ayahnya.


Rio ingin mengurangi Volume pasokan buah - buahan kepada perusahaan dan mencoba menjualnya sendiri di tokoh buah - buahan miliknya sendiri karena itu di nilai cukup menguntungkan dirinya.


Rio juga selalu meminta saran dari Susan mengenai rencananya ini karena idenya ini merupakan sebuah perjudian yang bisa saja menghancurkan perkebunannya atau memajukan perkebunannya.


Rio terpaksa harus melakukakan perjudian itu karena Dia ingin mengembangkan usaha ayahnya. Dia ingin sebisa mungkin memajukan usaha yang sudah lamah di kelola oleh keluarga ayahnya ini.


Rio menyampaikan Niatnya itu kepada pamannya namun pamannya sedikit keberatan dengan ide Rio. Hans tidak ingin membahayakan perkebunan yang sudah di kelola sejak dulu oleh kakek buyut mereka.


Namun keputusan pastinya tetap di serahkan kepada Rio karena Rio mempunyai wewenang seutuhnya terhadap perkebunan yang di kelolanya saat ini.


Dengan berbagai pertimbangan, Rio akirnya berniat membukan tokoh miliknya secara umum yaitu menjual buah - buahan sekaligus dengan kebutuhan pokok lainnya seperti makan Ringan agar tidak terlalu nampak jika toko itu adalah toko yang menjual buah - buahan hasil perkebunan miliknya. Susan selalu menemani Rio mengecek Pembangunan toko yang sedang di bangun Rio pusat kota kecil mereka.


Ada tawaran kerja dari dari kampus tempat Rio dan bungan mengambil Strata 1 mereka untuk meminta Susan menjadi dosen di kampus lama mereka. Bungan yang menerima tawaran itu tidak buru - buru mengiyakannya.


Susan ingin mendiskusikan hal ini bersama Rio. Dia ingin meminta pertimbangan dari Rio. Dia tidak ingin buru - buru mengambil keputusan sendiri dan mengabaikan Rio tunangannya.


Ketika mendiskusikan tawaran kerja yang Susan terima, Rio langsung menyetujuinya. Rio tau bahwa itu merupakan salah satu cita - cita Susan yaitu menjadi dosen dan Dia tidak ingin mengecewakan kekasihnya itu karena larangan darinya.


Susan sangat senang mendepat ijin dari Rio untuk bekerja. Namun seperti biasa, Untuk segala administrasi dan lainnya Dia pasti akan merepotkan Rio. Dia selalu meminta Rio untuk menemaninya mengurus semua kebutuhan dan persyaratan untuk menjadi Dosen di kampus lamanya. Rio membantu Susan mengurus semuanya hingga selesai.


Awal pembangunan toko cukup menguras tabungan milik Rio sehingga membuat Rio sedikit cemas. Dia takut idenya ini gagal dan akan membuat Dia kehilangan begitu banyak uang.


Susan yang melihat kecemasan dan kegelisahan pada Rio selalu menghibur dan menemaninya sehingga Dia menjadi lebih tenang dan bersemangat untuk membangun toko itu hingga toko di buka. Dia tidak ingin Rio menjadi down dan menghentikan semua pembangunan tokonya.

__ADS_1


Berkat dorongan dari Susan, toko Rio berhasil Dia resmikan. Rio sangat senang dan juga Risau berharap tokonya ini ramai pengunjungnya sehingga Dia bisa mendapatkan lagi modal yang selama ini sudah Dia gunakan untuk membangun toko. Karena tabungan Rio sudah sangat menipis karena anggaran untuk pembangunan tokonya ini cukup memakan biaya.


__ADS_2