
Harapan dan penantian Rio yang sangat cemas berakir ketika terdengan suara tangis bayi dalam Ruangan tempat Rein di rawat. Rio langsung berlari menghampiri mereka di Ruangan tempat Susan dirawat karena dia tidak sanggup melihat Susan kesakita sehingga Dia di Luar ketika proses kelahiran anak kedua mereka.
Rio memberi nama anak kedua mereka dengan nama Rose yang artinya bunga Mawar. Semua yang ada dalam Ruangan tempat Susan bersalin menyetujui nama pemberian Rio pada Putri keduanya itu.
Rio mengambil filosofi dari bungan mawar itu sendiri, meskipun indah dan menawan, Kamu tetap harus berhati – hati untuk mengambilnya karena berduru yang sewaktu – waktu bisa menikammu jika tidak hati – hati.
Susan sama sekali tidak keberatan dengan nama itu. Proses melahirkan anak kedua mereka di Rumah sakit di temani oleh Pak kasih dan keluarganya serta kedua orang tua Susan. Mereka langsung ke Rumah Sakit ketika mendengar Susan hendak melahirkan.
Susan sangat senang dengan kehadiran kedua orang tuanya di Rumah Sakit. Begitu juga dengan Rio. Dia sangat berterima kasih karena mereka sudah bersedia datang menemani Susan bersalin di Rumah Sakit. Kehadiran mereka merupakan kekuatan dan juga semangat tersendiri bagi Susan.
Sejak kelahiran Rosa anak kedua mereka, tanggung jawab buat Ary diserahkan pada Rio dan pak Kasih. Mereka berdua kini mengambil alihDavid karena Susan harus mengurusb Rose, jika dia mengurus keduanya sekalian akan sangat merepotkan Bagi Susan.
Rio tidak keberatan dengan semua itu. apa lagi pak kasih orang yang sangat senang. Karena kini dia sudah bisa menjalankan tugasnya. Dia begitu senang bermain bersama David kecil.
Dia masih begitu kecil sehingga mere hanya bermain bersamanya. Hampir setiap Hari pak Kasih bersama David karena Rio harus mengurus Susan yang baru saja melahirkan dan bayi mereka mawar.
Sebenarnya banyak yang ingin membantu mereka, namun Rio hanya berusaha untuk memenuhi kewajibannya sebagai suami.
Rio melakukan itu semua karena selama ini Susan suda menjadi istri yang baik buatnya. Sehingga kini saatnya dia untuk melakukan hal yang sama pada istrinya di saat istrinya lagi dalam keadaan yang kesulit karena baru saja melahirkan.
Pak Mimin yang sudah tua datang mengunjungi mereka mengecek keadaan Rio dan keluarga kecil mendengar Rein melahirkan anak kedua mereka. dia sanagat senang juga kwatir mengenai keadaan mereka sehingga ingin mengunjungi mereka.
Rein meminta Rio untuk menyiapkan beberapa oleh – oleh kepada pak Mimin untuk dibawa saat pak Mimin kembali kerumahnya. sebagai hadiah yang diberikan oleh Rio dan keluarganya untuk keluarga pak Mimin.
Rio menuruti itu sehingga menyuruh orang di rumah mereka mempersiapkan sesuai dengan ke inginan Rein. Dalam hatinya Rio mulai berpikir kalau Rein sudah benar – benar bisa menggantikan posisi ibunya yang sudah di panggil Tuhan terlebih dahulu.
Rio sangat senang mendapat kunjungan dari pak Mimin. Karena selama ini pak Mimin sudah begitu banyak berjasa buat dirinya.
Setelah melihat Susan dia kembali teras Rumah untuk bercakap – cakap dengan Rio
“gimana kabarmu, nak ?”
__ADS_1
“baik pak”
“oh,,,, gitu. Jaga anak – anakmu dan juga istrimu ya nak”
“iya pak”
“Aku sudah semakin Tua. Mungkin satu dua tahun lagi akan meninggalkan kamu dan keluargamu. Aku harap kamu bisa menjaga mereka. Rein anak yang baik, Dia hanya butuh kamu berada di sampingnya” nasehat pak kasih
“iya pak. Terima kasih ya, sudah mencarikan jodoh yang baik buat aku” sahut Rio
“iya nak. aku selalu berusaha memberikan yang terbaik buatmu”
“terima kasih pak. Aku akan menjaga Rein seperti ayahku menjaga ibuku” sahut Ary
“iya nak. aku sangat mengharapkan itu. Sepertinya sebentar lagi aku akan pergi sebentar lagi” sahut pak Kasih
“iya pak” sahut Rio
Mereka mengobrol hingga sore hari baru pak Mimin kembali ke rumahnya di antar oleh pak Kasih. Rio hanya mengantar pak Mimin sampai ke mobil karena dia harus menemani Rein dan bayi mereka yang baru Lahir.
Mawar sangat rewel sehingga Rein sedikit kesusahan mengurusnya. Beberapa bulan setelah Pak Mimin mengunjungi Rumah Rio, dia meninggal Dunia karena termakan umur yang semakin Tua. Rio membawa serta semua keluarga kecil pergi melayat jenasah Pak Mimin Hingga jenasahnya di makamkan.
Rio dan keluarganya melakukan semua itu sebagai penghormatan kepada pak Mimin karena selama ini sudah selalu setia menemani mereka. jasa pak mimin sangat besar buat keluarganya sehingga pak Mimin pantas dan layak mendapatkannya.
Rio benar – benar merasa kehilangan dengan kematian pak Mimin. Hal itu karena pak Mimin sudah Dia anggap sebagai keluarganya sendiri. Dia juga selama ini sudah setia menemaninya melewati semua masa – masa sulit yang dia jalani.
Namun kesedihan Rio cepat berlalu karena di hibur oleh Susan dan kedua buah hatinya. Gairah hidup dan semangat Hidup Rio selalu cepat kembali ketika memikirkan masa depan anak – anaknya. Dia sangat sayang pada kedua anaknya begitu juga pada istrinya Rein.
“kamu gk usah terlalu bersedih pa, ada aku sama anak – anak kita yang menemani kamu sekarang” hibur Rein pada suaminya
“iya ma. Aku sangat mengharapkan itu” sahut Rio
__ADS_1
“iya pa. Aku akan selalu berada di sampingmu”
“iya. Terima kasih. Aku sedih karena semua orang yang berada di sampingku semenjak kecil sudah mulai pergi” sahut Rio
“itu karena mereka yakin bahwa kamu sudah bisa mandiri pa” sahut Rein
“ada benarnya juga kamu Rein. Terima kasih sudah menyadarkanku”
“iya pak. Itu tugasku sebagai istri”
“terima kasih ma” Semenjak kepergian pak mimin. Rio dan Rein benar – benar sendirian mengurus
segala sesuatunya. Tidak yang menemani mereka lagi. Karena pak mimin yang selama setia
menemani mereka sudah meninggal dunia.
Pak kasih yang di tugaskan untuk menggantikan pak Mimin hanya menemani Ary putra pertama mereka karena Rio dan Rein masih bisa mengurus segala sesuatunya sendiri.
Mereka tidak ingin merepotkan pak Kasih.
Semenjak kematian pak Mimin, Rein dan Rio lebih sering menghabiskan waktu bersama. Mereka selalu menghadiri undangan bersama. Susan tidak pernah membiarkan Rio pergi sendirian. Dia selalu menemani kemanapun Rio pergi bersama bayi mereka Rosa.
Dia tidak ingin Rio merasa sendirian dan menghadapi segala sesuatunya sendirian. Dia
ingin selalu berada di samping Rio dan menghadapi segala sesuatunya bersama. Karena paknMimin sudah tiada sehingga Rio benar – benar sendirian sekarang.
Itu juga yang di pesan Almarhuma Bunda Rida dan Almarhum pak Mimin sebelum mereka meninggal Dunia. Agar Susan selalu setia menemani Rio kemanapun Dia pergi dan jangan pernah membiarkannya sendirian.
Rio sangat beruntung memiliki istri yang sangat baik juga pengertian seperti Susan yang selalu berusaha berada disisinya. Susan menjadi sosok yang sangat sempurna bagi Rio.
Dia begitu sabar menemani Rio menghadapi segala situasi yang mereka hadapi. Tugasnya pak kasih lebih mudah karena hanya mendidik David yang masih kecil.
__ADS_1
Terkadang Dia juga membantu Rio di perkebunan. Rio sudah mempercayai pak Kasih seperti pak Mimin sehingga pak Kasih di beri kebebasan seperti pak Mimin dulu untuk mengurus segala sesuatunya.
David didik dengan penuh kasih sayang oleh pak Kasi sejak kecil sehingga dia tumbuh menjadi pribadi yang Nakal, Arogan, Cuek dan juga tangguh. David juga sangat cerdas dan penuh percaya diri. Rio sangat mengagumi perkembangan putra sulungnya itu meskipun masih kecil.