
Melihat teman - teman Rio yang semuanya Sudah menikah membuat Bunda Rida sangat Cemas. Dia sangat takut jika Rio tidak akan menikah karena Rasa sakit Rio pada Susan yang telah pergi meninggalkan dirinya.
Di tambah lagi Bungan yang kini sudah jarang bermain ke rumah mereka membuat Bunda Rida semakin Panik. Dia tidak ingin anaknya melajang seumur hidupnya. Bunda Rida ingin anaknya bisa mempunyai keturunan. Dia juga sudah tidak sabar ingin menimang Cucu dari Rio.
Bunda Rida bahkan Kini mencari tau tentang keberadaan Susan. Dia ingin menjodohkan kembali Susan pada Rio yang merupakan cewek yang paling di sayang Rio selain Dirinya. Dia ingin sebisa mungkin menebus kesalahan yang sudah Dia lakukan pada Rio putra semata wayangnya itu.
Bunda Rida bahkan menghubungi Susan tanpa sepengetahuan Rio untuk membujuknya kembali ke pelukan Rio. Dia menceritakan keadaan Rio pada Susan setelah kepergiannya ke singapura meninggalkan Rio sendirian disini tanpa kabar.
Mendengar cerita Bunda Rida membuat Susan sangat sedih. Dia tidak menyangkah bahwa kepergiannya ke singapura cukup membuat Hati Rio terluka untuk kedua kalinya. Dia pikir dengan meninggalkan Rio, semua akan menjadi lebi baik akan tetapi tidak malah semakin menperburuk keadaan.
meninggalkan Rio ternyata hanya menyiksa perasaan mereka berdua. Susan sangat menyesali perbuatannya itu sehingga Dia berjanji pada Bunda Rida untuk secepatnya bertemu dengan Rio dan meminta maaf padanya karena Susan juga masih sangat mencintai Rio.
###
Pak Beni ayah Susan setuju Susan pergi meninggalkan Rio karena Dia tidak ingin keluarga Rio dan Susan menjadi seperti keluarganya saat ini. Dia juga tidak ingin nasib keluarga Rio dan putrinya sama seperti dirinya sehingga Dia akirnya setuju ketika Susan memilih untuk menghindari Rio meskipun itu akan menyebabkan Luka yang cukup dalam bagi putri kecilnya.
Namun Dia lebih senang putrinya kecilnya itu terluka saat ini daripada Dia harus terluka setelah mereka menikah nantinya. Karena luka itu akan di bawa hingga masa tuanya nanti dan itu sangat tidak di inginkan pak Beni.
###
Bunda Rida dan Susan bercerita dengan mesra layaknya anak dan ibu. Susan sangat kaget dengan perlakuan Bunda Rida tersebut. Dia tidak menyangka bahwa bunda Rida orangnya sebaik itu. Selama ini Bunda Rida sedikit cuek padanya karena tertutup Ego dirinya.
Namun semua perlahan berubah karena Rio yang sangat terpuruk setelah di tinggal pergi Susan. Melihat hal itulah yang membuat Ego Bunda Rida langsung hilang karena menurutnya kebahagian Rio adalah segalanya Buat Dia.
Bunda Rida harus bisa menerima Susan yang berstatus darah Campuran meskipun strata mereka sebenarnya sama sebelum ayah Susan di usir dari keluarga mereka. Dia tidak ingin Egonya akan menghancurkan kebahagian putra semata wayangnya untuk seumur Hidup.
Setelah bertemu dengan Bunda Rida membuat Susan semakin yakin untuk menemui Rio. Dia mencari waktu yang tepat untuk bisa menemui Rio. Susan masih cemas dan takut Rio akan memarahinya karena sudah pergi meninggalkannya tanpa terlebih dahulu meminta ijin padanya.
Dia tidak ingin Hal itu terjadi padanya hingga membuat hubungan mereka menjadi semakin berantakan. Apalagi Beberapa Hari yang lalu mereka sempat berpapasan namun Rio sama sekali tidak pedulu dengan Susan bahkan sekedar menyapapun tidak Rio lakukan.
__ADS_1
Itu yang membuat Susan menjadi semakin cemas. Dia takut akan semakin berbuat kesalahan hingga membuat Rio jadi membencinya bukan menerimanya lagi untuk menjadi kekasih seperti dulu sebelum Susan pergi ke singapura.
Kemarin Rio tidak sempat menyapa Susan karena Dia sibuk berdiskusi dengan partner bisnis yang menyuplai kebutuhan pertanian di perkebunannya sehingga Dia tidak bisa menyapa Susan yang sedang melewati mereka. Dia hanya sekilas melihat Susan yang berlalu pergi. Rio juga tidak begitu yakin, itu Susan atau bukan karena hanya sekilas Dia melihatnya.
di selah Susan menyiapkan rencana untuk menemui Rio, Rio mendapat Surat Undangan dari CV yang bekerja sama dengan Rio untuk pelatihan pengusaha kecil menengah selama 2,5 bulan di Jakarta.
Rio Langsung menyetujui undangan tersebut tanpa berpikir Dua kali. karena ini sesuai tujuan awalnya yaitu mengembangkan pertanian ayahnya sehingga ayahnya akan bangga padanya.
Susan yang mendapat kabar dari Bunda Rida jika Rio akan segera berangkat ke Jakarta memenuhi undanga pelatihan pengusaha kecil membuat dirinya ssngat kesal karena itu artinya bahwa dia harus menunggu 2,5 bulan lagi untuk bertemu dengan Rio sementara Dia sudah menahan Rasa kangennya pada Rio 2 tahun terakir.
Itu membuatnya berteriak - teriak seperti orang gila di kamarnya sehingga harus di tegur oleh bu Marlin ibu Susan
"San... kamu kenapa nak, teriak - teriak kayak anak kecil. kamu itu udah gede, bukan lagi anak kecil seperti dulu" teriak balas ibunya dari Ruang keluarga mereka yang lagi seru menonton drama kesukaannya
"bu... aku benci sama keadaanku" sahut Susan sambil berlari menghampiri Bu Marlin di Ruang keluarga rumah mereka
"kamu kenapa Nak" sahut bu Marlin sambil mengulurkan tangan pada Susan yang sudah dekat dengannya
"katanya kamu pengen menjauh darinya" tanya bunda Rida yang sedikit heran karena putrinya yang ingin kembali ke pelukan Rio
"Bunda Rida ibunya Sudah menyetujui hubungan kami bu. bahkan sekarang Dia berusahan untuk mendekatkan kami lagi bu" jawab Susan semakin erat memeluk ibunya
"kalau seperti ini akirnya, kenapa kamu harus menyiksa dirimu dengan pergi meninggalkan Rio 2 tahun yang lalu, Nak" sahut bu Marlin sambil mengucek - ngucep pipi Susan
"ehehe... ibu. habisnya aku masih sayang sama kak Rio bu" Susan tertawa cengengesan paa ibunya yang kembali ingin menggodanya
"ibu tau itu ko. Kan Dia yang menjebolmu, mana bisa kamu semudah itu melupakannya" sahut ibunya sambil bercanda dengan Susan
"makanya ibu bantuin biar Rio gk di rebut lagi sama orang dari Susan" rengek Susan pada Bu marlin
__ADS_1
"hmm.... aku dengar - dengar. Rio itu dulu SMP'nya di jakarta loh. Dia tiga tahun bersekolah di jakarta. jadi kamu hati - hati aja, jangan sampe Dia di rebut teman sekolahan Rio di jakarta waktu dulu" Goda ibunya yang ingin menakuti Susan
"ibu... ko ibu malah membuat Susan semakin Risau. Ayah... ibu ngegodain Susan yah" adu Susan pada ayahnya yang lagi santai di depan
"gk pa. Susan pengen dekat lagi sama Rio, pi" teriak balas ibunya yang kembali mengadu Susan pada Suaminya
Pak Beni yang mendengar keributan kedua wanita yang paling Dia sayang itu, langsung pergi menghampiri mereka dan bertanya pada mereka
"ada apa kalian berdua. ko kalian teriak malam - malam kayak gini ?" tegur pak Beni ketika sudah berada di hadapan mereka
"anak papa pengen rujuk lagi sama Rio, pi" adu bu Marlin kepada Pak Beni suaminya
"apa kamu sudah cukup kuat buat sakit hati lagi. apa yang kemarin belum cukup, San" tegur Pak Beni ayah Susan mengingat kembali kejadian di saat pertama kali Susan berusaha menghindari Rio
"papa.... Bunda Rida yang ingin menyatukan kami lagi pa. Susan juga masih sangat mencintai Rio, pa" sahut Susan memohon pada ayahnya agar kembali menyetujui hubungannya dengan Rio
"terus apalagi yang kamu tunggu, kamu mau Rio di rebut orang lagi darimu" sahut pak Beni pada Susan karena Dia tau bahwa Susan masih sangat mencintai Rio
"itu yang membuatku panik pi. Rio besok mau berangkat ke Jakarta" jawab Susan yang sudah Hampir menangis karena Cemas
"hmmm.... yang papi dengar Sih, pamannya cukup sukses di jakarta. semoga aja Dia gk di jodohkan sama orang sana" goda papinya lagi pada Susan agar cepat kembali Rujuk dengan Rio karena sudah lama Dia tidak melihat putrinya sebahagia ini
"papi.... Huh, papi sama mami sama - sama gk ada faedahnya selain membuat Susan semakin Cemas" sahut Susan yang mulai kesal dan ingin pergi ke kamarnya
"lah... kamu mau kemana, San ?" tanya bu Marlin ketika melihat Susan beranjak dari tempat duduknya
"ke kamarku mi. pusing mikirin Rio yang Hendak pergi ke jakarta besok. padahal aku Sudah menyimpan Rindu ini selama 2 tahun terakir padanya mi" keluh Susan jujur pada ibu
"ya... kamu pringatin Dia buat gk nakal di Jakarta, karena ada kamu yang menunggu kepulangannya kesini" nasehat Pak Beni yang tidak tegah melihat anaknya cemas seperti itu
__ADS_1
"terima kasih pi. Aku akan menghubunginya sekarang. aku sayang papa" jawab Susan sambil berlari kecil menuju kamarnya.
Susan sudah tidak sabar ingin segera menghubungi Rio. Dia sudah tidak peduli lagi dengan apa yang akan di katakan Rio nantinya. Untuk saat ini Dia hanya ingin menghubungi Rio untuk memperingatinya agar tidak macam - macam di Jakarta karena ada Dia yang menunggunya disini.