
Hari berlalu begitu cepat, tidak terasa mereka kini sudah semester 7. Rio mengambil Kerja Praktek sekaligus Kuliah Kerja Nyata karena Di ingin di wisuda tepat Waktu Begitu juga dengan Susan yang ikut mengambil Kerja Praktek karena Dia ingin mengejar target Wisudah di semester 7.
Rio juga memaksa ketiga sahabatnya sehingga mereka melakukan hal yang sama seperti Rio. Rio ingin mereka semua di wisudakan bersamaan. Rio tidak ingin Salah satu dari mereka tertinggal dan batal di wisudakan.
Rio memaksa mereka untuk sama - sama mencari kantor tempat mereka magang agar mereka bisa magang bersamaan. Hal itu Rio lakukan karena jika mencarinya sendiri - sendiri, maka semua dari mereka akan down dan bisa - bisa magang mereka semester ini gagal.
Mereka semua magang di tempat yang sama, kecuali Rivan. Dia harus magang di kantor yang berbeda dari mereka. Rio sedikit memaksa Rivan untuk serius mencari kantor tempat Dia bisa magang bahkan membantu Rivan mencarinya hingga mereka berhasil menemukan kantor yang menerima Rivan untuk Magang disana.
Mereka masuk magang bersamaan sehingga selesai magang juga bersamaan. Karena itulah, Hampir setiap hari mereka berkumpul bersama untuk sama - sama mengerjakan laporan Kuliah Praktek Mereka.
Rio sangat serius mengawasi mereka saat mengerjakan laporan magangg sehingga mereka semua bisa dapat menyelesaikan laporan magang bersamaan. Semua itu Dia lakukan karena Dia ingin mereka Wisudah bersamaan.
Rio juga ingin mereka semua menyelesaikan laporan magang sebelum KKN di mulai sehingga di saat KKN nanti, mereka sudah tidak perlu sibuk mengurus laporan Kuliah Praktek lagi.
Karena ketegasan Rio itu, akhirnya semua dari mereka menyelesaikan laporan magang mereka bersamaan sebelum KKN di mulai. Karena hal itu, ketiga sahabatnya semakin segan dan hormat sama Rio. Meskipun mendapat rasa hormat yang begitu besar dari ketiga sahabatnya, Namun Dia tidak pernah sombong. Dia tetap menjadi orang yang renda Hati. KKN mereka juga berjalan dengan Normal.
Di semester 8, mereka semua sudah sangat santai karena mereka hanya mengerjakan Tugas Akir mereka. Kecuali Rivan, Dia harus mengulang beberapa mata kuliah karena IPK'nya masih di bawah standar. Begitu juga dengan Susan, jadwal kuliahnya sangat padat karena Dia harus mengejar materi untuk menyelesaikan materinya.
Di semester 8, Mereka juga mengerjakan Tugas Akir mereka bersamaan sehingga mereka dapat menyelesaikan Tugas Akir mereka tepat pada waktunya. selama mengerjakan tugas akir, Susan selalu setia menemani Rio. sekalian Dia mengerjakan tugas kampusnya.
Karena ketegasan Rio, Mereka berempat akhirnya bisa di wisudakan secara bersamaan. Mereka sangat berterima kasih pada Rio, karena berkat bantuannya mereka bisa wisudah tepat pada waktunya.
ketiga sahabatnya datang memperkenal orang tua mereka masing - masing pada Rio karena Riolah yang selama berjuang untuk mereka hingga mereka bisa sama - sama di wisudakan. jika tidak ada Rio, mungkin ceritanya akan berbeda sekarang.
Terutama Dias dan Rivan, mereka tidak menyangkah bahwa bisa wisudah tepat pada waktunya.Karena sewaktu mwngikuti organisasi, kuliah mereka menjadi sedikit berantakan. Akan tetapi berkat dorongan dari Rio membuat mereka akhirnya berhasil menyelesaikan Tugas Akir mereka tepat pada waktunya.
mereka tidak bisa menghadiri acara syukuran wisudah mereka Karena masing - masing dari orang tua mereka mengadakan pesta syukuran untuk merayakan Wisudah mereka. Mereka hanya sempat Foto bersama di gedung tempat mereka melangsung acara wisudah tadi.
Setelah itu, mereka sudah tidak saling berjumpa lagi karena sudah kembali ke daerah mereka masing - masing. Mereka hanya mengabarkan kabar antar satu dengan yang lainnya menggunakan telfon genggam. Hal itu karena kota mereka yang sedikit berjauhan satu dengan yang lainnya.
__ADS_1
Setelah Wisudah, Rio semakin berani menunjukan kemesraannya bersama Susan di hadapan semua orang termasuk keluarga besarnya. Hal itu karena Dia sudah yakin untuk menikahi Susan. Dia hanya menunggu Susan Wisudah barulah Dia akan melamar Susan.
Rivan langsung bekerja di kantoran Setelah Wisudah karena ayahnya merupakan salah satu pejabat di kota mereka, begitu juga dengan pacarnya sewaktu kuliah. Mereka lalu menikah setelah beberapa bulan bekerja.
Rio Di undang ke acara pernikahan Rivan begitu juga dengan Dias dan Heru. Rio kesana bersama Susan, begitu juga dengan Dias yang pergi ke acara Nikahan Rivan dengan menggandeng kekasih mereka masing - masing.
Rivan dan Hanna sangat senang ketika melihat Rio dan yang lainnya datang sehingga Dia bersama Hanna langsung datang menghampiri ketiga sahabatnya itu untuk mengobrol bersama mereka.
Di selah obrolan tersebut, Rivan dan Hanna Selalu menggoda Rio dan Susan agar segera menyusul mengingat hubungan mereka yang sudah lama dan juga keluarga mereka yang sudah mengetahui hubungan mereka.
Rio dengan sumringan menjawab bahwa Dia akan segera menikahi Susan setelah Dia wisudah berbeda dengan Susan yang hanya tersenyum menanggapi godaan Rivan dan Hanna. Mereka terus bercanda bersama Hingga Rivan di panggil ibunya karena kenalan ayahnya baru saja datang sehingga ayahnya meminta mereka sebagai pengantin baru untuk bertemu dengan kenalan ayahnya itu.
Sebelum pergi Rivan berpesan kepada mereka agar menikmati acara tersebut. setelah menerima tamu, mereka pasti akan kembali bergabung untuk bernostalgia bersama. Hal itu karena mereka baru bertemu lagi setelah sekian lama mereka berpisah.
Setelah pulang dari pernikahan Rivan, beberapa Minggu kemudian Rio mendapat kabar jika sekarang Dias dan juga Heru sudah mendapat kerja di kantoran. Mereka sangat senang sehingga langsung mengabarkan kabar baik pada Rio.
Berbeda dengan Rio, Dia tidak berniat untuk bekerja di kantoran. Dia lebih memilih untukcmengurus perkebunan peninggalan Almarhum ayahnya. Sudah beberapa kali ayah Susan menawarkan Rio untuk bekerja di kantoran namun Rio selalu menolak dengan alasan masih ingin mengurus dan mengembangkan perkebunan ayahnya.
Susan di wisudakan sesuai target yang di tentukannya yaitu 3,5 tahun. Setelah Wisudah, Susan berusaha untuk terus mendekati Bunda Rida ibu Rio dengan berbagai cara namun selalu gagal sehingga membuatnya mulai kecewa dan pasrah.
Bunda Rida malah kini semakin berusaha menjauhkan Rio dari Susan setelah Susan Wisudah sehingga membuat Susan semakin kecewa. Hal itu Bunda Rida lakukan karena Dia merasa bahwa Susan tidak pantas untuk Rio.
Susan Selalu menangis setelah bertemu dengan Bunda Rida karena perlakuannya. Hal itu membuatnya menjadi down sehingga Dia memutuskan untuk pergi jauh meninggalkan Rio. Dia tidak ingin menghancurkan keluarga Rio hanya karena kehendaknya sendiri.
Di saat mereka sedang keluar bersama, susan mengutarakan niatnya itu pada Rio
"yank... aku pengen lanjut kuliah S2" kata Susan dengan serius di sela obrolan mereka
"dimana ?" tanya Rio singkat
__ADS_1
"di jakarta atau Singapura" jawab Susan Sambil minum minuman yang mereka pesan
"jauh bangat. kamu serius ?" tanya Rio lagi pada Susan
"ya serius. orang tuaku juga sudah menyetujuinya" jawab Susan lagi dengan yakin sambil menganggukan kepala
"apa kamu tidak ingin mempertimbangkannya dulu ?" tanya Rio dengan maksud ingin melarangnya pergi
"Sudah... sudah ku pertimbangkan. ini rencana yang sudah lama, Rio" jawab Susan sambil melihat ke arah lain karena Dia tidak tega menatap raut kekecewaan di Wajah Rio
"ya sudah. aku akan menunggumu hingga kamu kembali" Sahut Rio sambil memaling wajah Susan untuk melihat dirinya
"kamu Serius" tanya Susan seakan tidak yakin
"apa semua yang selama ini aku lakukan padamu belum cukup untuk membuktikan kalau aku sayang sama kamu, San ?" Tanya Rio yang sudah tidak bisa menahan Rasa kecewanya lagi
"aku tau itu. aku juga sayang sama kamu. tetapi kita berasal dari tempat yang berbeda" sahut Susan sudah tidak bisa menahan emosinya lagi
"akan ku usahakan untuk itu. berilah aku sedikit Waktu, San" bujuk Rio pada Susan yang sudah mulai menangis
"tapi aku udah gk kuat menghadapi semuanya Rio. hampir setiap malam aku menangis setelah pulang dari Rumahmu. kamu gk tau gimana sakitnya itu ?" sahut Susan meluapkan semua emosi yang di tahannya selama ini pada Rio
"ya sudah. terserah sama kamu. aku juga gk bisa ngapa - ngapain kalau kamu terus seperti ini" sahut Rio yang sudah pasrah dengan keputusan Susan untuk kuliah jauh
"terima kasih Rio.... kalau kita berjodoh, aku yakin kita pasti akan di satukan oleh Tuhan suatu saat nanti" jawab Susan memaksakan diri untuk mencoba tegar
"aku akan menunggumu disini" sahut Rio sambil mengajak Susan pulang karena Dia sudah kesal dengan apa yang di utarakan Susan barusan
Susan menanggapi tingkah Rio itu sebagai tanda bahwa Rio tidak begitu mencintainya sehingga keesokan harinya Dia langsung membeli tiket untuk pergi kuliah di luar negeri. Dia ingin berlari sejauh mungkin dari Rio.
__ADS_1
Rio hanya pasrah ketika mendapat kabar dari Susan bahwa Dia telah membeli tiket pesawat ke singapura serta memberitahukan tanggal keberangkatannya ke singapura pada Rio.
Semenjak kejadian itu, komunikasi mereka semakin tidak lancar. hal itu karena kekecewaan Rio pada Susan yang secara sepihak memutuskan untuk kuliah di singapura. apalagi setelah keberangkatan Susan, hubungan mereka semakin renggang bahkan sudah tidak ada komonikasi antar mereka berdua.