GOLDEN EMPEROR DRAGON DxD UNIVERSE

GOLDEN EMPEROR DRAGON DxD UNIVERSE
CHAPTER 10- HARI PERTAMA DIABLO BERSEKOLAH.


__ADS_3

Aku Levi Ozora,setelah bertemu dengan pemimpin malaikat jatuh,Azazel dan mendapatkan skill transformasi Raja Iblis Tirani Anos Voldigoad,kini sedang menatap kelangit-langit yang ada dikamarku.


Diablo sekarang masih bermain game Ps4 yang baru saja aku beli,aku sudah menyuruhnya untuk jangan sering-sering bermain game,dan dia hanya mengatakan.


"Maaf Levi-sama,aku hanya ingin menjadi pemain game yang handal!!"


Itu adalah kata-kata singkat,padat dan jelas yang dia berikan kepadaku.


Aku tidak pernah menyangka seorang 'Primordial Black' yang sangat kejam dan membunuh tanpa pandang bulu akan luluh dengan bermain game Ps4.


Setelah menyaksikan permainan game Diablo, sepertinya dia sudah semakin handal dalam bermain game.


Jadi aku mengajaknya duel dalam bermain game 'Naruto Ninja Storm 4',dan tentu saja dia kalah denganku karena pada kehidupan sebelumnya aku dijuluki dengan 'Dewa Permainan',aku selalu banyak memenangkan beberapa turnamen game Ps4.


Jadi setelah Diablo kalah berduel denganku dia berkata kalau dia akan melampauiku dalam tiga tahun.


Jadi aku hanya mengiyakan perkataannya,dan juga Diablo akan bersekolah di Akademi Kuoh,dia telah resmi menjadi anak angkat keluargaku dan memiliki nama baru yaitu Diablo Ozora.


Seperti itulah Diablo yang sekarang ini, setelah mengalahkan Diablo aku segera tidur ditempat tidurku dan Diablo masih melanjutkan main game selama semalam.


*Keesokan harinya.


Hari libur telah berakhir dan sekarang aku akan masuk sekolah seperti biasa.


Hari ini Diablo akan masuk ke Akademi Kuoh, jadi aku sedikit bersemangat bersekolah karena aku sudah memiliki teman bermain.


Tapi si Diablo nampaknya masih mengantuk saat sedang sarapan pagi,bahkan dia salah memakan makanan yang dia makan malah sendok ditanganya sambil memasang wajah orang bergadang semalaman.


"Diablo,apa kau bergadang tadi malam?" Kata ibuku.


"Ha'ah,iya okaa-sama sepertinya aku bergadang saat bermain game 'God Of War 4' yang baru dibeli Levi-oniisan." Kata Diablo dengan memasang wajah mengantuk.


Karena Diablo sudah resmi menjadi anak angkat keluargaku,jadi dia memanggil aku dengan Levi-oniisan saat ada didepan orang tuaku.


"Kamu tidak boleh bergadang semalam seperti itu!sedikit bersemangatlah karena hari ini hari pertamamu bersekolah." Kata ibuku memberi semagat kepada Diablo.


"Baik,okaa-sama aku akan berjuang,(uahhhh)." Kata Diablo sambil menguap tanpa mulutnya ditutup.


Setelah aku dan Diablo selesai bersarapan,kami berdua segera berangkat bersekolah.


Sesampainya disekolah kami banyak sekali mendengar suara para gadis mengiringi kami sambil berjalan.


"Siapa yang disamping Levi-san itu? Tampan sekali..!!!"


"Benar-benar,apa dia saudaranya Levi-kun?"


"Rambutnya keren!!"


"Levi-kun juga tidak kalah tampannya!!"


"Benar-benar."


Demikianlah suara para gadis yang melontarkan aku dan Diablo,jadi kami berdua hanya tersenyum mendengarnya.

__ADS_1


Setelah masuk sekolah aku bertemu dengan Sona Sitri dengan para bawahannya,dan juga Saji-kun.


"Selamat pagi para osis,sepertinya kalian sedang sangat sibuk hari ini." Kata aku.


"Pagi juga Levi-kun,apa yang disampingmu itu adalah bawahanmu yang waktu itu?" Kata Sona yang melihat Diablo.


"Benar,dia Diablo yang sekarang menjadi saudara angkatku."Kata aku.


"Selamat pagi semua namaku Diablo Ozora,mohon bantuannya."Kata Diablo dengan suara bermatabat.


"Levi-senpai kau harus menjelaskan semua yang terjadi waktu itu!" Kata Saji.


"Hufft,kau masih mengingatnya Saji,baiklah kau nanti datang kekelasku saja." Kata aku menjawab pertanyaan Saji.


"Baiklah Levi-senpai." Kata Saji.


"Kalau begitu Sona-san dan para bawahannya aku dan Diablo mohon undur diri dulu." Kata aku


"Baiklah kalau begitu Levi-kun,dan juga Diablo selamat datang DiAkademi Kuoh." Kata Sona.


Setelah meninggalkan para osis,aku segera masuk ke kelas.


Kalau Diablo dia harus melapor dulu ke kantor kepala sekolah.


(Kring.Kring.Kring)


Suara bel tandanya masuk telah berbunyi,para siswa dan siswi segera memasuki ruang kelasnya masing-masing,diikuti para guru.


*Didalam Kelas 2-B


Sementara aku hanya tiduran (No Live) dikelas, dan menunggu pembelajaran dimulai.


Aku melihat Rias dan Akeno yang sedang mengobrol satu sama lain,mungkin aku saja yang disini jarang berbicara karena tidak punya kenalan laki-laki,sebagian besar mereka iri kepadaku karena para gadis menyukaiku.


Tapi tenang saja hari ini aku tidak kesepian karena ada Diablo akan bersekolah disini,akhirnya kehidupan kesepianku hancur.


(Tap.Tap.Tap.)


Terdengar suara langkah kaki segera masuk ke kelasku,itu adalah guruku.


"Anak-anak harap jangan berisik,sekarang kita mendapatkan siswa baru,silahkan masuk."


Dengan cepat siswa baru itu masuk keruangan kelas,walaupun aku tahu kalau dia adalah Diablo.



Pria berambut hitam dengan garis-garis emas kemerahan,masuk keruangan kelas dan diiringi suara para gadis,aku sudah menebak hal ini akan terjadi.


"Siapa itu?dia lumayan tampan seperti Levi-kun."


"Bukannya dia yang tadi pagi berjalan dengan Levi-san ya?keren sekali dia masuk kelas yang sama denganku."


"wahh manis sekali!!."

__ADS_1


Aneka ragam kata terlontar kepada Diablo,tentu saja Rias dan Akeno mengenalinya,karena mereka bertemu saat aku mengalahkan Kokabiel.


"Sudah-Sudah jangan ribut,silahkan kamu perkenalkan dirimu." kata guru.


Diablo yang disuruh memperkenalkan diri lekas maju didepan papan tulis.


"Namaku Diablo Ozora,hobiku bermain game Ps4,mohon bantuannya." kata Diablo dengan anggun memperkenalkan diri.


Setelah Diablo memperkenalkan diri,para gadis seperti biasa mengomentari Diablo.


"Ozora?apa dia saudaranya Levi-kun"


"Pantas saja dia tampan sekali,tau-taunya dia saudaranya Levi-kun."


Diablo hanya acuh tak acuh mendengar mereka,dan segara duduk ditempat duduk didepanku.


"Oioioi,Diablo kenapa kamu menyebutkan hobimu bermain game?" kata aku.


"Karena game sangat menyenangkan,Levi-sama" kata Diablo sambil tersenyum.


"Apaa-apaan kau ini Diablo." aku menjawab sambil menghela napas.


Aku tidak pernah berpikir seorang 'Primordial Black' sekarang menjadi maniak game.


Setelah berbicara dengan Diablo selang beberapa menit,guru segera memulai pembelajarannya.


Aku melihat Rias yang sedang mendengarkan pembelajaran,Akeno yang sedang mencatat beberapa hal,dan Diablo yang tertidur karena bergadang.


(Kring.Kring.Kring)


Bel tandanya makan siang berbunyi,dan para siswa dan siswi segera meninggalkan kelasnya masing-masing.


Begitu juga aku dan Diablo,kami segera menuju kekantin untuk makan siang,Tapi....


"Levi tunggu..."


Seorang gadis cantik berambut crimson memanggilku,aku dan Diablo segera berbalik lalu berbicara...


"Ada apa Rias?" Kata aku yang melihat Rias berlari kearahku dan Diablo.


"Ano..,Levi maukah kau berkunjung ke penelitian gaib sepulang sekolah?kau juga bisa mengajak Diablo." Kata Rias dengan wajah merona seperti rambutnya.


"Berkunjung ya?apa kau mau Diablo?" Kata aku yang bertanya Diablo yang sedang menyari pulpennya yang terjatuh.


"Seterah Levi-sama saja,tapi saat kita pulang dari sana apakah aku boleh melanjutkan bermain game?" Kata Diablo sambil memohon.


"Sesuka hatimu saja Diablo,baiklah Rias aku dan Diablo akan berkunjung saat pembelajaran usai." Kata aku sambil tersenyum.


"Benarkah?Hore!! Maaf-maaf kalau begitu aku ingin kembali kekelas dulu,terima kasih untuk meluangkan waktunya." Kata Rias sambil kegirangan lalu segera pergi dengan wajah berbahagia.


Setalah Rias pergi,aku dan Diablo segera melanjutkan perjalananku kekantin.


CHAPTER 10 END

__ADS_1


Nanti chapter 11 akan rilis jam setengah 11-12 pada tanggal 19 Desember,Jangan lupa like dan komennya bosque...


__ADS_2