GOLDEN EMPEROR DRAGON DxD UNIVERSE

GOLDEN EMPEROR DRAGON DxD UNIVERSE
CHAPTER 26 - CIUMAN DAN GASPER VLADI.


__ADS_3

“Ara, Diablo, kamu begitu Tampan di video!”


Ibuku tampak antusias sambil menonton TV di depannya.


“Hahahaha! Memperhatikan pertumbuhan anaknya adalah tugas orangtua!”


Sambil meminum sake, ayah Rias tertawa terbahak-bahak. Orang itu, setelah meminum sake menjadi orang ceria yang sangat berbeda........Bahkan meski ia tampak seperti sosok ayah yang tegas sebelumnya.


Setelah makan malam di keluarga Ozora, pertemuan pengaguman untuk Kunjungan Kelas hari ini telah dimulai.


Pesertanya antara lain ayahku, ibuku, ayahnya Rias, dan Sirzechs-sama.


Sambil meneguk sake, mereka saling membandingkan video yang mereka ambil.


Gadis-gadis yang tengah dibahas hanya bisa terduduk di sudut ruangan dengan wajah memerah sambil berdoa “Cepatlah selesai! Cepatlah selesai!”. Ini sama saja setengah mati.


Mereka juga seenaknya mengambil gambarku! Jangan ambil gambarku waktu belajar bahasa inggris ! Aku tak tahu apa yang orang tuaku dan ayahnya Rias bicarakan di sekolah tapi sudah jelas kalau mereka sangat serasi dan sudah menjadi dekat. Astaga, apa yang terjadi?


“Ini........Neraka, yang belum pernah ada sebelumnya........”


Seluruh tubuh Rias bergetar hebat dengan wajahnya memerah sampai maksimum.


“Lihat ini! Rias-tan kita sedang mengangkat tangannya dan menjawab pertanyaan guru!”


Sirzechs-sama! Dia sedang mengomentari pertumbuhan adik perempuannya dengan tegangan tinggi! Ooh! Rias menutupi wajahnya dengan kedua tangannya.


“Aku tak tahan lagi! Onii-sama, kamu bodoh!”


Aah! Rias kabur karena sudah tak kuat menahannya lagi.


[Bukk]


Sirzechs-sama dipukul oleh seorang pakaian maid disampingnya dia adalah Grayfia-san,seorang Quuennya Sirzech-sama.


“Riass!”


Aku menjadi khawatir dan mengejar Rias.


Rias sedang duduk di depan kamarku.


Dia menggembungkan pipinya seolah tidak senang. Aku heran apa yang salah.


“Ri-Rias, maukah kamu memasuki kamarku?”

__ADS_1


Rias mengangguk oleh kata-kataku. Entah kenapa, dia menjadi gadis yang normal.


Setelah memasuki ruangan, Rias melompat ke ranjang, dan terus terdiam selagi berbaring tengkurap.


mengatakan sesuatu. Aku duduk di lantai dan berusaha mencari kata-kata yang sesuai dalam otakku.


“Ibuku, ayahku, dan keluargamu sepertinya tampak rukun sekali.”


“.............”


Uh, tak ada kata-kata. Tidak, aku merasa kalau kamar yang sunyi lebih tidak menyenangkan, jadi tanpa khawatir aku melanjutkan.


“Pertemuan ini.......kurasa bagus. Ayah dan ibu sepertinya sangat menikmatinya. Ayahmu dan yang lainnya juga...........Memang mereka terlalu berlebihan tapi......”


“.........Aku tahu, aku senang juga kalau ayahku dan ayahnya Levi mengobrol dengan sukaria.”


Ah, aku dapat balasan. Baguslah.


“Hei, Levi.”


“Iya?”


“Apa kamu bahagia karena sudah menemuiku?”


Aku tak pernah membayangkan pertanyaan itu. Rias melanjutkan.


“Aku senang sudah bertemu Levi. Hidup tanpamu terasa mustahil. Kuanggap suatu kehormatan. Kamu mendapat banyak ruang dalam hatiku, tahu?”


"Aku juga begitu Rias Sayang!! Aku pikir aku adalah seorang pria yang paling bahagia jika bersamamu."


Setelah aku mengatakan itu Mendadak mulutku tersegel. Ia melingkarkan lengannya disekitar leherku, dengan chuu.....aku menerima ciuman Riasss!? Uooooooooh! Aku mencium Riass sekali lagi!


I-ini! Sensasi dari bibirnya! Bisa mencicipinya lagi! Kontak yang begitu lembut dan sensual!


Ini ciuman keduaku dengan Rias! Aku melakukannya! Aku menerima ciuman kedua Rias! Um, tapi ini hadiah untuk apa? Bu-bukan, kesampingkan saja hal kecil itu! A-aku ingin terus menikmati sensasi ini!


Dengan itu, sambil aku bergerak, lidah Rias sedikit terasa di bibirku! Seperti itu terasa memasuki mulutku!


Guh!


Lidahku dan lidah Rias saling bertemu kemudian leherku seperti ditarik, dan ciuman yang aku rasa akan lebih mendalam berakhir.


Benang air liur merentang diantara mulutku dan Rias,Rias sepertinya memasang ekspresi menyesal.

__ADS_1


Uhiiii! Benang air liur dari mulutku dan Rias! Aku merasa hampir mati setelah merasakan semua ini!


Tidak, mati juga tak apa-apa! Ah, sudah kuduga! Tidak, kalau aku harus mati aku akan melakukannya setelah banyak berkontak lidah dengan Rias! Apalagi, aku tak ingin melupakan sensasi jilatan Rias! Itu sangat luar biasa!


Tapi kesenanganku dihancurkan oleh Diablo,yang memanggil aku dan Rias untuk kembali kebawah,dan sesudah sampai dibawah aku seperti orang mati dengan wajah suram.


*kebesokan hari sepulang sekolah.


Aku sekarang berada didepan pintu Ruangan pintu Klub Penelitian Gaib,sendiri saja,Diablo katanya ingin pulang dan main game karena dia kemarin tidak melakukan kegiatan rutinnya itu.


Setelah aku masuk ruangan,tampaknya semua anggota klub penelitian gaib berkumpul.


Eh tunggu-tunggu,kenapa disana ada kerdus?


"Etto..kenapa disana ada kerdus ya?"


"Oh ini adalah bidak peluncurku,dia seorang yang pemalu." Kata Rias.


"Ara..ara.. Gasper-kun coba kamu perkenalkan dirimu." Kata Akeno.


Gasper?jadi dia adalah Gasper Vladi seorang Vampire dari budaknya Rias,aku kenal dia karena membaca novel High School DxD sebelum bereinkarnasi,dan satu hal lagi dia adalah laki-laki berpenampilan Codsplay.


"Na-Namaku Gasper Vladi,ah tidakkk aku malu sekali."


"Namaku Levi Ozora,anak tunggal dari Keluarga Ozora,salam kenal Gasper-kun."


"Ba-baik Levi-senpai." Kata Gasper sambil keluar dari kardusnya.


"Oh iya Levi dia seorang laki-laki." Kata Rias.


"Oh begitu,kamu imut sekali Gasper-kun."


"Eh Levi-senpai bukannya ini tidak adil,aku kira Gasper Wanita tahu,lagian dia juga pake seragam sekolah wanita,ini sungguh tidak adil." Kata Issei sambil mengeluarkan mode alaynya.


"Haha!!kau benar-benar pecinta wanita Issei-kun."


"Le-Levi senpai terima kasih telah memanggilku imut." Kata Gasper malu-malu.


"Ah kau jangan bilang begitu Gasper-kun,kau memang benar-benar imut kok."


"Te-terima kasih Levi-senpai." Kata Gasper sambil tersenyum.


[Prok]

__ADS_1


Rias segera tepuk tangan dan bilang kalau kegiatan klub penelitian gaib dimulai,dan aku hanya tidur disofa sambil malas-malasan,ya lagi pula aku bukan klub penelitian gaib.


__ADS_2