
" 104 Kamp Pelatihan Kadet Korps dimulai sekarang! " teriak instruktur kepala botak itu.
" Aku tidak bermaksud untuk memberi kalian semua sambutan hangat. Saat ini, kalian semua adalah ternak bagi para raksasa diluar! Tidak, yang mungkin lebih buruk! Aku akan menghabiskan 3 Tahun kedepan untuk melatih kalian semua! Mengajari kalian bagaimana caranya pertahankan kemanusiaan dan bunuh raksasa itu. " Keith Shadis berteriak lagi dengan sangat keras, dan berjalan sambil melihat-melihat para Kadett.
Keith Shadis sekarang telah pensiun menjadi Komandan Pasukan Pengintai, dan telah mengajar para Kadett sebagai seorang Instruktur.
Keith Shadis juga melihat Eren yang ada dibarisan tengah para Kadett, dia tentunya mengenal Eren karena dia berteman dekat dengan Grisha dan Carla, dia hanya berharap kalau Eren adalah orang yang istimewa seperti yang dibilang ayahnya Grisha.
Dia masih mengingat semua insiden tentang Grisha yang menghilang tiba-tiba, dan Eren kecil yang tak sadarkan diri sebuah hutan.
Melupakan hal itu, Keith Shadis kembali memasang wajah yang serius.
Instruktur berdiri didepan seorang anak muda berambut kuning pendek dengan posisi tegak.
" Kamu! Siapa kamu?" Keith Shadis bertanya dengan nada tinggi.
"Baik! Armin Arleth, Tembok Maria Distrik Shiganshina." Armin menjawab sambil mengepal tangan kanannya di jantungnya.
"Begitu ya? Nama yang bodoh! apa itu dari orang tuamu?" Keith Shadis berkata sambil mendekatkan wajahnya di depan Armin.
"Tidak! Kakek saya yang menamakan aku." Kata Armin.
"Arleth untuk apa kamu datang kesini?" Kata Keith.
"Untuk membantu kemenangan umat manusia." Kata Armin dengan tekad dimatanya.
__ADS_1
"Houh! pencapaian yang bagus, sekarang berbalik." Kata Keith Shadis sambil membalik badan Armin kebelakang.
Levi hanya mengabaikan Keith Shadis menanyai semua para Kadett, dan dia mulai memerhatikan para protargonis dari Anime Attack On Titan.
Dia melihat Jean Kristein yang cukup tinggi, tapi dia masih heran kenapa semua orang menganggapnya seperti kuda, tapi memang benar si, kalau mukanya agak mirip kuda.
Lalu ada Ymir yang dari tadi melihat Historia, dia seperti dianime yaitu sangat terpaku dengan Historia, Levi berpikir untuk berteman baik dengannya, agar bisa memanfaatkan Jaw Titan miliknya.
Terus dia melihat Conny Springer yang sedang diomeli Instruktur karena salah membeli hormat, dan kepalanya dicengkeram oleh Instruktur.
Melihat kebelakang ada Sasha Braus, yang sedang memakan kentang, Instruktur mengomelinya karena memakan kentang, tapi dia malah menawarkan setengah kentangnya, tapi yang dibagi bukan setengah melainkan hanya seperempat, dan mukanya juga celemotan karena memakan kentang.
Melihat lebih jauh dia melihat Rainer yang sedang fokus kearah depan dengan wajah yang serius, mungkin itu adalah efek dari pelatihan Pejuang Marley, dia sudah biasa hal yang seperti ini.
Dan dia juga melihat Annie yang dari tadi memperhatikannya, apa dia menyadari kalau dulu saat di pengungsian Levi menatapnya dengan kesal? dia hanya tidak ingin memikirkan hal seperti itu lagi.
Setelah beberapa menit kemudian, Instruktur berdiri didepannya.
"Sialan! kamu siapa?" Instruktur berbicara dengan wajah serius dan sedikit horor, tapi Levi tidak takut dengan itu dan tetap tenang.
"Lutfy Ozora, Distrik Shiganshina" Kata Levi dengan santai sambil memberi hormat.
"Begitukah! Ozora untuk apa kamu datang kesini?" Kata Keith Shadis.
"Membunuh semua musuh, mau itu disebrang dinding atau disebrang lautan luar." Kata Levi dengan tekad matanya.
__ADS_1
Rainer, Berthold dan Annie mendengar kata 'Sebrang Lautan', segera memasang wajah terkejut, dan banyak muncul sebuah pertanyaan di kepalanya.
'Dia? apa yang dia pikirkan sebenarnya?' Batin Rainer.
'Orang yang sangat seram jika menebak sesuatu.' Batin Annie.
"Begitukah! ingin membunuh para musuh? Ozora, apa kamu berani jika aku menjadikanmu makanan Titan?" Kata Keith Shadis mengancam.
"Saya tidak takut, tinggal bunuh Titan itu saya selamat." Kata Levi.
"Bagus! berbalik." Kata Kaith Shadis.
Levi segera berbalik kearah berlawanan, dan setelah itu Keith Shadis melanjutkan menanyai para Kadett Satu-satu.
——————————————————————————————————————————————————————————————————
Beberapa jam kemudian, sekarang waktunya istirahat, dan Sasha sedang dihukum karena memakan Kentang saat pelatihan dimulai.
Levi melihat Historia yang memberikan minum kepada Sasha, dan ada Ymir yang menghampirinya lalu menggendong Sasha kekamarnya, ini memang seperti pada Animenya.
Dan didalam terlihat Jean yang sedang bertengkar dengan Eren, karena Eren bilang kalau dia akan membunuh para Titan, dan Jean mengejeknya.
Semua orang juga sedang bersenang-senang melihat Eren yang bertengkar, sedangkan Levi merasakan dirinya ditatap dengan tajam oleh Annie, dia mungkin sangat curiga pada identitas sebenarnya Levi, tapi Levi hanya mengabaikan hal itu dan tetap dalam keadaan yang tenang.
Beberapa menit kemudian, Mikasa menghampirinya, dia bertanya kenapa Levi tidak bergabung dengan lainnya, Levi hanya bilang untuk mencari udara segar diluar, didalam sangat sesak, dan Levi juga mengajak Mikasa untuk berkeliling di Kamp Pelatihan, Mikasa tentunya tidak menolaknya dan sangat bahagia karena diajak oleh Levi.
__ADS_1
( Catatan : Maaf karena telah lama ga update, beberapa akhir ini Wi-fi dirumah mati jadi ga bisa update, tapi sekarang sudah bisa lagi, dan Author akan tetap Update dengan rajin. )