
Portal hitam muncul, setelah itu Levi segera memasukinya.
Saat Levi keluar dari portal hitam itu, dia mendapatkan dirinya disebuah padang rumput yang sangat luas, sepi, tidak ada tanda-tanda makhluk hidup, hanya ada sebuah batu yang terolesi darah disini, itu bekas pertarungan.
Levi segera menuju kebatu itu berada, dan dia sudah membuat satu kesimpulan.
"Aku sudah tiba di dunia Shingeki No Kyojin. " (Levi)
Levi mengatakan sambil tersenyum, dia segera berjalan kedepan, sambil mengecek keadaannya.
Dia mengecek tangannya, tangannya telah mengecil, bukan hanya tangannya, melainkan semua anggota badannya.
Dia berpenampilan seperti anak usia tujuh tahun, rambut perak dan bola mata birunya saja yang sama seperti dia ketika dewasa.
...(Levi Kecil)...
Dia tidak terkejut akan hal itu, karena ini adalah permintaan dia sebelum pergi kedunia ini yaitu ingin seusia sama dengan para kadet angkatan 104.
Levi berjalan disebuah padang rumput yang sangat luas, sambil melihat keadaan disekitar.
"Apa aku dipulau Paradise?" (Levi)
Dia tidak tahu ada dimana, hanya kebingunan yang dia dapat.
Setelah lama berjalan, dia melihat ada sebuah pohon yang sangat besar, dia menuju kepohon itu dan segera naik keatas pohon itu.
"Aku harus naik ke atas, agar jika ada Titan aku tidak dimakan. " (Levi)
Mengingat kalau Titan memakan manusia, Levi harus tetap waspada dengan itu, walaupun dia memiliki sihir tapi jika dia lengah, itu sama saja hal yang sia-sia.
Levi melihat keadaan disekitar sambil menaiki pohon, tidak ada apa-apa, semua aman, aneh, benar kata aneh adalah yang paling tepat untuk keadaan saat ini.
Karena dia melihat tidak ada yang perlu diwaspadai, Levi memutuskan untuk tidur diatas pohon yang dia naiki.
"Aku ingin tidur dulu sebentar, tadi malam aku habis bergadang main game sama Diablo." (Levi)
Beberapa saat kemudian Levi tertidur diatas pohon, dan pada saat dia tertidur suatu keganjalan muncul.
*Beberapa Jam Kemudian
BRUK!! BRUK!!
Pohon yang Levi naiki bergetar, seseorang seperti menabrak pohon itu, tapi pohon ini sangat besar dari orang biasa, bahkan jika manusia menendangnya itu tidak akan berefek apapun.
BRUK!! BRUK!!
Getaran pohon lebih hebat, burung kecil mulai bertebaran di udara dan membunyikan suara.
BRUK!! BRUK!!
__ADS_1
Getaran lebih cepat dari sebelumnya, dan terjadi berulang kali, Levi terbangun dari tidurnya, dia melihat kearah bawah, dan terkejut.
"TITAN!!" (Levi)
Benar para Titan yang telah mengguncang pohon yang Levi naiki.
"1...8...9 tidak bukan jumlahnya lebih dari 12, itu adalah 17. " (Levi)
Tujuh belas beraneka ragam ukuran Titan muncul disini, para titan menggoyang pohon sambil membuka mulutnya, mereka seperti ingin memakan sesuatu, Levi yang melihat itu hanya menyipitkan matanya.
"Ada lima titan ukuran 8 meter, sepuluh ukuran 15 meter, dan dua ukuran sekitar 19 meter." (Levi)
Levi menghitung Titan dengan santai, para Titan menggoyang pohon sambil melihat kearah Levi, Levi hanya diam dan bersiap bertarung.
"Nah sekarang, mari kita coba skill dari Levi Ackerman." (Levi)
Setelah itu Levi segera mengambil pedang biasa di inventorinya, lalu manatap para titan dari atas pohon.
"Mari Mulai." (Levi)
Levi turun kebawah sambil terbang diudara, dia meloncat dari pohon ke pohon lain, dia seperti menggunakan Manuver 3D.
Levi berhenti disebuah salah satu pohon dan mempusatkan seluruh kekuatannya dikakinya, lalu mendorong kakinya kearah depan dengan cepat.
HUSH!!
Levi menuju kepara titan berada, dengan cepat Levi segera mengukur dimana letak tungkuk dari titan, tungkuk adalah kelemahan dari titan, jika tungkuk itu ditebas menggunakan pedang, maka otomatis titan itu akan mati, kecuali war hamer titan yang berbeda dengan titan lainnya.
Salah satu titan melihat Levi kearahnya segera melompat, spontan Levi dengan cepat memutar tubuhnya, dan....
SLASH!!
HUSH! HUSH! HUSH!
Levi dengan sangat cepat meloncat dari satu pohon ke pohon lain, dan dia segera menuju kearah lima titan yang berukuran 8 meter.
SLASH! SLASH! SLASH!
Levi berhasil membunuh tiga titan ukuran 8 meter, tinggal sisa dua titan, salah satu dari titan itu segera mengarahkan tangannya untuk menangkap Levi, dengan cepat Levi memutar-mutar tubuhnya seperti sebuah gangsing sambil menebas tangan dari Titan itu.
SLASH!
Tangan Titan itu terpotong, dengan cepat Levi segera menebas tungkuk dari titan itu..
SLASH!
Levi berhasil menebasnya, dan sekarang hanya tersisa satu yang berukuran 8 meter.
Levi segera membuat tubuh titan yang baru dia bunuh itu sebagai tumpuan untuk menuju ketitan 8 meter yang satunya.
HUSH!
__ADS_1
Dengan kecepatan gila, Levi menuju kearah titan 8 meter itu, dan dia segera membentangkan pedangnya...
SLASH!!
Tungkuk dari titan 8 meter sudah ditebas, sekarang hanya tinggal titan ukuran 15 meter sebanyak 9, dan titan ukuran 19 meter sebanyak 2.
Levi segera mengeluarkan semua kekuatannya pada saat-saat terakhir ini.
Levi segera memusatkan kekuatannya pada kakinya, dengan kecepatan dewa Levi meloncat dari satu pohon ke pohon lainnya, tapi saat dia meloncat ke pohon, Levi juga sambil menebas tengkuk para titan.
BRUK!! BRUK!! BRUK!!
Tiga titan ukuran 15 meter telah tumbang karena kecepatan tebasan Levi sambil meloncat dari pohon ke pohon.
Levi menyipitkan matanya, dan segera membalik pedangnya, seperti cara Levi Ackerman memegang pedang.
Mata Biru Levi segera menyala, kekuatan Levi bertambah, dan dia segera menuju ke para titan.
SLASH! SLASH! SLASH! SLASH! SLASH!
Levi menebas semua para titan yang tersisa dengan sangat teratur, tubuh Levi ternodai oleh darah para titan.
"Apa ini sudah semuanya? " (Levi)
Levi berkata sambil melihat kearah matahari terbit, pada hari pertama dia memasuki dunia attack on titan, dia telah membunuh 17 titan, terlebih lagi dia hanya menggunakan tubuh anak kecil, bagaimana jika dia menggunakan tubuh dewasa? kita pasti sudah menebak hal itu.
"Aku tidak pernah mengira jika skill Levi Ackerman segila ini." (Levi)
Levi benar, kekuatan dari Levi Ackerman memang gila, Levi bisa meningkatkan kekuatan berpedang dengan sangat pesat karena skill itu, dia tadi bertarung tanpa menggunakan Manuver 3D, tapi bagaimana jika dia bertarung menggunakan Manuver 3D? mungkin dia akan menjadi kembarannya Levi Ackerman, terlebih lagi nama mereka sama.
Sehabis itu Levi segera menuju kedepan untuk melihat keadaan didepan, dan berbicara dengan Raphael.
Raphael-san, apa kamu sudah istirahat dengan cukup?
Kamu sih suka boros-boros kekuatan.
< Jawab. Itu adalah hal yang wajib saya lakukan ketika anda meminta sebuah permintaan. >
Ya terima kasih dengan itu, kalau begitu apa kau bisa mengaktifkan sihir ruang dan waktu? aku ingin pergi kedalam pulau paradis.
< Jawab. Saya bisa >
Oh iya, jangan lupa teleport ditempat yang tidak ada orang, dan aku harus tiba di distrik shiganshina, tepat tembok Maria.
< Permintaan Dikonfirmasi, Mengaktifkan Sihir Ruang Dan Waktu >
< Sihir Ruang Dan Waktu : Koordinat Distrik Shiganshina >
__ADS_1
Setelah itu muncul portal bundar yang ada didepan Levi, dan Levi segera memasuki portal itu.
Sesudah dia memasuki portal itu, dia tiba di pulau paradis, tepat di distrik Shiganshina, tembok Maria.