GOLDEN EMPEROR DRAGON DxD UNIVERSE

GOLDEN EMPEROR DRAGON DxD UNIVERSE
CHAPTER 22- DIABLO VS BELION.


__ADS_3

Setelah aku membangkitkan Vajra dan Lucas yang seorang Raja Iblis dan Seekor Naga Berkepala 4 Vritra,Aku Levi Ozora segera pulang kerumah karena semua urusanku sudah selesai.


"Aku pulang."


"Selamat Datang!!" Kata semua orang yang ada didalam.


Aku segera masuk kerumah dan melihat ayah dan ibuku sedang menonton Tv.


Para gadis klub penelitian gaib dan Diablo sedang duduk disofa bersama-sama,eh Diablo tumben sekali dia gak main game,sepertinya mereka semua sedang membicarakan sesuatu,aku sedikit curiga!!


"Oy! Kalian tumben sekali berkumpul disini,terutama kau Diablo,sedang ngapain kalian?"


"Ah Levi, kami sedang membicarakan tentang aura monster yang kuat dari hutan Kota Kuoh." Kata Rias.


"Benar Levi-sama,saya juga merasakannya saat main game." Kata Diablo.


Eh tunggu dulu! Aura monster itu jangan-jangan?? Vajra dan Lucas?


Mereka semua yang melihatku memasang wajah cemas,segera mencurigaiku.


"Levi,kau tadi habis dari mana emangnya?" Kata Rias.


"Fufufu Levi-kun kenapa kau memasang wajah sedikit pucat." Kata Akeno.


Oh tidak apa aku akan mengaku?


"A-Aku sepertinya habis dari Hut-"


Oh tidak dasar bodoh kamu Levi!! kenapa kamu malah keceplosan.


Oioi!! Kalian semua jangan melihat kemari, Diablo sialan kenapa kau juga melihat kemari,Siall!!


"Sepertinya tersangka sudah ditemukan." Kata Rias ala detektif.


"SEPAKAT!!" Kata mereka semua dengan serentak.


Baiklah aku menyerah!!


Menyerah!!


Jadi aku menjelaskan tentang mereka kejadian dihutan,dan dengan cepat mereka semua terkejut dengan hal ini.


Aku sudah menebak hal ini,tapi kata Koneko-chan dia ingin melihat Shadow Armyku,diikuti juga dengan yang lain.


Karena aku tidak punya pilahan,maksudku aku hanya malas berdebat dengan gadis jika menolaknya,dan untuk Diablo,dia malah setuju dengan para gadis,dasar kau penghianat Diablo!!


*Hutan Kota Kuoh.


Aku,Diablo,dan Para gadis klub penelitian gaib sekarang berada dihutan Kota Kuoh untuk melihat Shadow Armyku.


Aku pikir-pikir dulu siapa yang akan aku panggil.....


Ah bagaimana dengan komandan 100.000 Shadow Soldier...

__ADS_1


"Belion"



Setelah memanggil nama "Belion" sosok hitam muncul dari bayangan,dia berbadan sangat kekar dan gagah,seperti yang diharapkan dari Commandan Of Shadow Soldier.


Mereka yang melihat Belion segera memasang wajah pucat,kecuali Diablo yang tersenyum,Oi Diablo tolong hentikan senyuman jelekmu itu!!


"Apa anda memanggilku tuanku."


Belion berbicara padaku dengan suara yang gemuruh,mereka yang merasakan aura kuat keluar dari Belion sampai sekarang masih tidak berkata-berkata.


"Ini adalah Belion,salah satu Shadow Armyku."


"Salam kenal semua,saya adalah bawahan dari Levi-sama."


Eh tunggu-tunggu,kenapa Belion bisa tau namaku?apa dia diberitahu dengan para Shadow Army yang lainnya,eh siapa yang peduli.


"L-Levi bukannya ini terlalu kuat ya?" Kata Rias memasang wajah pucat.


"Be-Benar Levi-senpai bukannya ini sedikit belebihan" kata Koneko-chan.


"Ya ini adalah salah satu bawahan Shadow Armyku."


Kenapa kalian malah memasang wajah pucat begitu?tadi katanya ingin melihat Shadow Armyku.


"Levi-sama bolehkah saya menantang duel dengan Belion?" Kata Diablo.


He'eh sepertinya itu sedikit menarik,aku ingin melihat Diablo dikalahkan oleh Belion Hahaha!!


"Saya akan melakukan jika anda menyuruhnya,Levi-sama." Kata Belion.


"Oke,sekarang kalian bisa bersiap-siap."


"Terima kasih atas permurahan hati anda Levi-sama" kata Diablo.


Mereka berdua segera bersiap-siap untuk bertarung,Diablo segera mengeluarkan Cakar Iblisnya dan Belion mengeluarkan Pedangnya yang melengkung.


"Diablo-sama semoga anda tidak terlalu serius melawanku." Kata Belion.


"Ayolah,Belion-sama anda juga jangan merendah begitu." Kata Diablo.


"PERTARUNGAN DIABLO VS BELION MULAI!!"


Setelah itu segera mulai menyerang dengan kecepatan yang tidak bisa diikuti dengan mata biasa.


Belion menebas Diablo dengan cepat,tapi dengan mudah Diablo segera menghindarinya.


Diablo menyerang Belion dengan cakar iblisnya secara elegan,tapi dengan mudah Belion menahannya dengan tangannya,Mereka terus menyerang secara bertubi-tubi,tidak ada yang bisa menghentikan mereka!!


Semua orang yang disini menyaksikan pertandingan yang menegangkan dan indah.


Pertarungan mereka seakan-akan tarian dansa yang indah.

__ADS_1


Benar tarian dansa, mereka seakan-akan menari diatas udara,hembusan angin mewarnai pertarungan mereka,suara gemuruh bumi terdengar,langit-langit ditutupi oleh aura yang dipancarkan mereka,tanah bergetar,pepohanan satu-satu tumbang,suara gemuruh burung terdengar diatas langit.


'Ini benar-benar menggemparkan!!' Semua orang yang disini pasti memikirkan hal itu, tentu saja karena meraka menyerang dengan secara elegan tapi juga brutal,mereka berdua bertarung seakan-akan kedua hal itu berdiri dikedua koin yang sama.


Brukk..


Diablo terjatuh dibawah tanah,tapi apa yang ada ditangan Diablo?


Itu adalah tangan Belion yang putus!!, kenapa dia bisa mengambilnya? Apa dia berpura-pura jatuh agar bisa mencabut tangan Belion?


Sedangkan Belion segera meregenasi tangannya.


"Diablo-sama,anda benar-benar hebat!." Kata Belion dengan nada senang.


"Anda juga sangat kuat,Belion-sama." Kata Diablo sambil tersenyum.


Mereka segera menaikan tekanan aura, hutan hancur dengan mudah karena tekanan mereka,serius apa ini nyata? tekanan mereka benar-benar sangat kuat!!


Oh tidak mereka akan menggunakan kekuatan penuh,gawat hutan ini akan hancur,sial apa yang aku lakukan!! aku benar-benar bingung!!


Diablo terbang ke udara menuju Belion,Begitu juga dengan Belion.


Ah tidak!! Kalau begini,para gadis akan terkena dampaknya.


Diablo segera ingin beradu tinju dengan Belion.


Aku dengan cepat mengaktifkan Skill Ruang dan Waktu,lalu menghentikan kedua tangan mereka yang hampir beradu tinju dengan kedua tanganku.


[HUSHH]


Pusaran angin terbang diudara,karena aku menghentikan tinju mereka,udara disini segera berubah sangat drastis.


"Oi,bukannya kalian sedikit berlebihan." Kata Aku sambil memegang kedua tangan mereka.


"L-Levi-sama kenapa anda bisa didepan saya?" Kata Diablo.


"T-Tuanku?" Kata Belion.


Setelah itu aku melepas kedua tangan mereka,lalu pergi menuju kepermukaan tanah.


Anehnya aku tidak merasa kesakitan dengan tinju mereka berdua,padahal atmosfer berubah drastis karena serangan mereka.


Para gadis yang melihat ini masih tercengang,Rias gemetaran,Akeno keringatan,Koneko-chan berlutut ditanah sambil melihat keatas.


"Maafkan kami karena berlebihan Levi-sama." Kata Diablo.


"A-Aku juga meminta maaf tuanku." Kata Belion.


"Baik-baik aku maafkan,tapi kalau kalian bertarung harus melihat keadaan disekitar dong!!."


"Baik Levi-sama." Kata mereka berdua secara serentak.


"Belion,kau boleh kembali."

__ADS_1


Setelah itu Belion kembali kebayangan,lalu menghilang.


Kami semua segera pulang kerumah,dan para gadis segera tidur dikamar mereka masing-masing karena masih trauma karena kejadian itu.


__ADS_2