GOLDEN EMPEROR DRAGON DxD UNIVERSE

GOLDEN EMPEROR DRAGON DxD UNIVERSE
27 - ODA NOBUNAGA


__ADS_3

* Kamar Levi Ozora


Sekarang aku Levi Ozora, berada dikamar seperti biasa , Diablo sekarang tambah gila bermain game, karena dia sampai nangis terharu karena dibelikan game konsol edisi terbaru oleh Keluarga Rias.


Aku sekarang berada dalam keadaan bosan....


Liburan musim panas hanya berada dirumah, maksudku coba saja kalian sedang berada dirumah dan tidak melakukan kegiatan, apa kalian akan merasa bosan?


Raphael-san,apa ada kegiatan yang buat aku tidak bosan?


«Jawab. Levi-sama,anda bisa memanggil bawahan dengan menggunakan Gift Card "Celah Dimensi"»


Eh benarkah? Bukannya itu cooldown selama tiga tahun,Raphael-san?


«Jawab. Gift Card anda telah berovulasi, Cooldownnya cuman selama tiga bulan.»


Begitu ya,Oh begitu baiklah Raphael-san aku akan memanggil bawahan.


«Serahkan semuanya pada saya, Levi-sama.»


Kau memang dapat diandalkan Raphael-san.


«Jawab. Bukan masalah besar Levi-sama»


* Hutan Kota Kuoh.


Aku sekarang berada di Kota Kuoh untuk ritual pemanggilan bawahan.


Raphael-san,tolong mulai prosesnya.


«Pemberitahuan : Mengirim 20.000 jiwa pada Gift Card 'Celah Dimensi' untuk membangun jembatan, membutuhkan persetujuan tuan. YES/NO.»


YES.


«Pemberitahuan : Persetujuan diterima membangun jembatan celah dimensi, koordinat/tempat tujuan dibutuhkan.


Dimana anda akan menyambungkan jembatan,Levi-sama.»


Aku ingin memanggil individu "Oda Nobunaga".


«Pemberitahuan : Tujuan dikonfirmasi jembatan dibangun dalam 1...%...24%...33...%...48%...56%...71%...87%...99%...100%.»


«Pemberitahuan : Konfirmasi individu telah diterima, pemanggilan akan dilaksanakan, menyiapkan tumbal 20.000 jiwa untuk 'Oda Nobunaga',YES/NO.»


Tentu saja,YES.


«Pemberitahuan : pemanggilan 'Oda Nobunaga' selesai dalam 3...2...1. Pemanggilan sukses.»



Asap hitam kemerahan keluar dari Gift Card yang saya pegang, disana berdiri siluet setinggi Wanita cantik menggunakan pedang ditengah kabut hitam kemerahan yang keluar.


Tunggu!! Kenapa Oda Nobunaga Wanita Raphael-san??


«Jawab. Gift Card 'Celah Dimensi',hanya bisa memanggil Karakter Dunia Fiksi,Jadi ini adalah Karakter Dunia Fiksi 'Oda Nobunaga'.»


Begitu ya? Tapi bukannya dia cantik sekali Raphael-san.


"D-Dimana ini? Bukannya aku sedang berperang tadi.." (Oda Nobunaga)


Eh jadi dia seorang wanita maniak perang ya?


"UhukUhuk,kamu sekarang berada didunia lain." (Levi)


"Siapa kamu?apa kau bagian dari pihak musuh?" (Oda Nobunaga)


Ehhhhhh????musuh?? Apa yang dibicarakan onee-san ini si.


"E-eh,aku bukan musuhmu kok."(Levi)


"Terus siapa kau? dan apa yang terjadi, kenapa aku bisa disini?" (Oda Nobunaga.)


"Ya singkatnya aku memanggil mu untuk menjadi salah satu Paarageku." (Levi)


"Apa itu Pasageku." (Oda Nobunaga)


Paarage yang bener woy!!


"Itu semacam pasukanku."(Levi)


"He'eh....jadi kau ingin Panglima Tempur ini jadi bawahanmu gitu?" (Oda Nobunaga)


"Bisa dibilang seperti itu ,mungkin." (Levi)


"Baiklah,tapi dengan satu syarat kau harus bisa mengalahkanku,tapi jika aku menang kau yang harus menjadi bawahanku." (Oda Nobunaga)


"Tawaran yang menarik baiklah Kalau begit-"


Sebelum Levi menyelesaikan kalimat , Levi diserang oleh Oda Nobunaga dengan pedangnya, pedangnya datang dengan cepat sekali.


"Eh, hebat sekali kau bisa menghindari pedangku, Tapi ini belum selesai..." (Oda Nobunaga)


Oda menyerang Levi dengan pedangnya untuk kedua kalinya dan lebih cepat dari sebelumnya.

__ADS_1


Tapi Levi bisa menghalau pedangnya, dia terus-menerus menyerang Levi secara brutal.


"Eh aku tidak dapat giliran menyerang loh." (Levi)


Levi segera menjaga jarak dengan Oda, lalu terbang ke udara untuk memakai sihir.


[Geo Greas]


Api hitam kemerahan keluar dari tangan Levi dan menuju ke Oda Nobunaga.


Duar...


Api itu meledak, tapi Oda Nobunaga bisa menghindar dengan cepat, seperti yang diharapkan dari 'Panglima Tempur'.


"Eh sihir yang mengesankan, kalau begitu aku juga serius sedikit." (Oda Nobunaga)


Oda Nobunaga memusatkan Api diujung pedangnya, dan segera melepasnya ke arah Levi.


[Fire Greass]


Api itu sangat menyeramkan dan sangat terang...


[Barrier Lord Of Uriel.]


Levi mengaktifkan Barriernya , untuk menghindari tebasan Api milik Oda Nobunaga.


"Perlindungan yang mengesankan." (Oda Nobunaga)


Setelah Oda Nobunaga mengatakan itu, dia segera terbang kearah Levi sambil memegang pedangnya yang menyatu dengan Api Merah.


Raphael-san,tolong summon 'pedang Venudzhonor'.


«Mensummon Berhasil»


[Pedang Sihir Kehancuran Venudzhonor]



Pedang Hitam Pekat muncul didepan Levi lalu mengambilnya, dan Levi segera menuju ketempat Oda Nobunaga berada.


"He'eh... jadi kita akan beradu pedang, tunjukan kehebatanmu Rambut Perak...." (Oda Nobunaga)


Duar....


Pedang mereka bertabrakan, pepohonan satu-satu tumbang, mereka merobek-robek hembusan udara dengan pedangnya masing-masing.


"Kau boleh juga bisa mengimbangi pertarungan pedang denganku." (Oda Nobunaga)


Eh sepertinya dia sangat bersenang-senang dengan ini, aku juga merasa senang beradu pedang dengan orang yang lebih senior dijalur pedang.


Oda memulai ingin menebas Levi dengan Pedang Api Merahnya, Levi dengan spontan menahannya dengan 'Pedang Venudzhonor' , Mereka terus beradu pedang dengan cara yang tidak bisa diikuti dengan kasat mata.


Levi segera mengumumkan bahwa pertarungan ini akan sedikit lagi berakhir.


"Oh Oda Nobunaga sepertinya ini akan segera berakhir." (Levi)


Levi menghunuskan 'Pedang Venudzhonor' keatas....


[Teknik Pedang Kehancuran : Dictericion Edran]


Pedang hitam Pekat Venudzhonor, memancarkan cahaya kehitaman pekat dan segera menebas ke Oda Nobunaga berada.


Brukkk....


Oda Nobunaga terjatuh kepermukaan tanah, dan tanah disana hancur dengan benturan badannya.


"Sepertinya sudah selesai Oda Nobunaga." (Levi)


Levi mengatakan itu sambil turun kepermukaan tanah tapi...


"Ini belum selesai,bakayarou." (Oda Nobunaga)


Eh apa yang ingin wanita ini lakukan??


Dia segera memusatkan kekuatan Api Merahnya diujung pedang, itu menyebabkan diarea sekitar sini sangat panas, Levi sampai keringatan.


"Aku yang harusnya bilang ini sudah berakhir Rambut Perak....." (Oda Nobunaga)


Pedang yang terbakar Api Merah itu segera kearah Levi...


Tapi dengan anehnya kenapa aku tersenyum saat dia menyerang? Maksudku kenapa aku sangat senang mendapatkan lawan yang kuat?


"Hahaha!! Oda Nobunaga kau sangat kuat, baiklah kalau begitu tebaslah aku dengan pedang-mu itu!!." (Levi)


Pedang Api Oda Nobunaga mulai menyerang Levi... tapi Levi sudah siap untuk mengaktifkan sihir pertahanan hitam.


[Teknik Pembalikan Kutukan : Pertahanan Hitam]



Sihir hitam segera menyelimuti Levi, dan membuat lingkaran, lalu Levi diselimuti kedalamnya.


Duar....

__ADS_1


Pertahanan Hitamku membentur dengan Api Merahnya Oda, dan menyebabkan ledakan yang sangat besar.


Saat masih ada waktu didalam pertahanan hitam, Levi segera mengaktifkan Emperor Gear.


"Emperor Gear : Balance Breaker Aktifkan"


Sarung tangan emas muncul ditangan Levi, dan menggema...


[Emperor Dragon : Balance Breaker]



Armor Emas menyelimuti Levi , Pertahanan hitam sedikit demi sedikit sudah luntur, Lalu Levi terbang dengan sayap keemasan menuju ke Oda Nobunaga.


Oda dengan sigap mengacungkan pedangnya kearah Levi , dan Levi dengan mudah memegang pedangnya dengan Tangan Armor Emas.


Lalu Levi segera mengaktifkan 'Cannon Ball Gold Dragon'...


[Emperor Dragon : Cannon Ball]


Bola emas seukuran bola basket menuju ke Oda Nobunaga


Duar..


Bola itu meledak tepat didepan Oda Nobunaga, dan dia segera terhempas kejauhan, apa dia sudah kalah?


"Sepertinya aku menang Oda Nobunaga-san?" (Levi)


"I-ini belum selesai rambut perak!!." (Oda Nobunaga)


Eh?? Dia sudah terluka parah loh!! Tapi dia masih bisa bangkit walau terluka dengan sangat-sangat parah?


Aku kasihan dengan dia, lebih baik aku segera mengakhirinya dengan tanpa kekerasan.


[Teknik Perluasan Ruangan : Kehampaan Tak Terbatas.]



Ruangan tiba-tiba terganti yang tadi dihutan sekarang berada diruangan seperti dilangit berbintang tak terbatas


setelah Levi mengaktifkan Teknik Jujutsu milik Gojou Satoru.


"Ke-kenapa aku disini?dan lagi kenapa aku tak bergerak?" (Oda Nobunaga)


"Ini adalah Teknik Jujutsu milikku, hukum waktu didunia tidak berlaku disini, Ruangan ini bisa aku atur sesuka hatiku, Ini adalah cara satu-satunya agar kau menyerah." (Levi)


"A-Aku tidak akan menyerah..."(Oda Nobunaga)


Yang benar saja, sebenarnya aku tidak mau melawan wanita sejauh ini, apa lagi membunuhnya, sekarang saja kalau aku berpikir seperti psikopat.


"Oda lebih baik kau menyerah saja, sebenarnya aku tidak ingin melawan wanita cantik sampai sejauh ini tau." (Levi)


"E-eh aku cantik?" (Oda Nobunaga sambil merona)


"Eh emang kau tidak nyadar kalau kau cantik ya? Apa lagi kau mempunyai Rambut Crimson seperti seseorang." (Levi)


'Aku cantik? Perasaan apa ini? Kenapa aku yang maniak berperang bisa gugup karena omongan dia?' (Pikir Oda Nobunaga)


"Sekarang apa kau menyerah Oda-san?" (Levi)


"B-Baiklah aku menyerah." (Oda Nobunaga)


Raphael-san tolong non-aktifkan Teknik Jujutsu.


«Men-nonaktifkan»


Setelah itu ruangan berganti kembali ke hutan sebelumnya.


"Oda kau terluka sangat parah,sini aku obati luka-lukamu." (Levi)


[Healing : Cour]


Aku segera mengaktifkan sihir penyembuhan,Hmm... kenapa Oda mukanya memerah?


"A-anu terima kasih telah mengobatiku, Rambut Perak-kun." (Oda Nobunaga)


"Etto....Sepertinya aku belum memperkenalkan diri ya? Nama ku Levi Ozora, kau bisa memanggilku sesuka hatimu." (Levi)


"Ba-Bagaimana kalau Levi saja?" (Oda Nobunaga)


"Ah baiklah,Tapi sebelum itu kau harus menepati janjimu untuk menjadi Paargeku." (Levi)


"Baiklah Levi, Kebijakanku selalu tidak mengingkari janjiku, dan aku bersumpah setia kepadamu." (Oda Nobunaga)


Aku hanya tersenyum menanggapi kalimat Oda, lalu mengeluarkan Evil Peaces (Kuda), dan segera resmi Oda Nobunaga menjadi Paarageku.


"Sekarang tolong bantuannya,Levi." (Oda Nobunaga)


"Baiklah kalau begitu ayo kita pulang kerumahku, Oda-san." (Levi)


"Ehh? Saya tinggal dirumah anda?" (Oda Nobunaga)


"Memangnya kau mau tinggal dimana?" (Levi)

__ADS_1


"Ah baiklah, Maaf kalau nanti merepotkan" (Oda Nobunaga)


Setelah itu kami segera pulang bersama dan disana akan terjadi kekacauan,eh kenapa aku berpikir seperti itu? Entah kenapa aku merasa merinding membawa perempuan,eh siapa yang peduli.


__ADS_2