
Setelah aku melenyapkan Sang Malaikat Jatuh Kokabiel,aku segera ketempat Diablo berada.
"Maaf Diablo, sepertinya kau tidak mendapatkan bagian."
"Tidak apa-apa Levi-sama, lagi pula saya melihat Levi-sama bertarung adalah suatu kehormatan bagi saya!!."
Selang bicara dengan Diablo,Rias dan bawahannya lekas mendekat kearahku dan Diablo berada.
"S-Siapa kau?dan juga terima kasih menyelamatkanku dan bawahanku, kalau boleh tahu apa tujuanmu kemari?"Rias berbicara dengan suara yang halus.
"Tenang saja,tujuanku hanya ingin menyelamatkan kalian,tidak kurang dan tidak lebih."
"Kenapa kau menyelamatkan kami?,apa kita pernah saling mengenal?"Jawab Issei dengan wajah kebingungan,diikuti dengan yang lainnya.
Setelah mendengar pertanyaan Issei dan Rias, aku segera melepas topeng emas armor nagaku,Rambut putih perakku terurai oleh hembusan angin,Bola mata biruku segera menatap mereka dan memasang wajah tersenyum.
"Ini aku Levi Ozora,murid pindahan tahun kedua dari Akademi Kuoh."
Mereka yang melihatku membuka topeng armor naga emasku,segera memasang wajah tercengang.
"L-Levi senpai?kamu adalah pria Azure itu?dan juga kamu memiliki Balance Breaker seperti milikku,jadi beberapa waktu lalu aku merasakan aura naga yang kuat adalah milikmu." yang berbicara seperti itu adalah Issei.
"Levi-kun?? kamu juga bukan manusia biasa, aku terkejut." itu Rias
"Ara...ara... pria gagah ini rupanya Levi-kun toh!!" itu Akeno
Untuk Kiba dan Koneko hanya terdiam melihatku, mungkin karena aku belum akrab dengan mereka.
Tap,Tap,Tap.
Setelah aku mendengar pertanyaan yang dilontarkan mereka kepadaku,aku mendengar suara orang lari menuju kemari.
"Rias apa kau sudah membunuh Kokabiel?" yang berbicara itu adalah Sona Sitri.
"Bukan kami yang membunuhnya,tapi Levi-kun yang membunuhnya."
Segera Sona dan para bawahannya kaget melihatku mengenakan armor naga emas,begitu juga Saji.
"L-Levi senpai, kenapa kau memiliki armor seperti milik Issei?." Saji bertanya kepadaku dengan wajah kebingungan dan sekaligus kaget.
"Untuk alasannya, aku adalah seseorang pemilik Sacred Gear yang didalamnya terdapat naga,kurang lebih begitu."
"Hah???" wajah Saji tambah kaget mendengar penyataanku.
"Lalu Levi-kun siapa sosok yang disebelahmu?aku merasakan aura iblis tingkat Raja Iblis padanya." Rias bertanya kepadaku.
"Oh ini namanya Diablo,dia adalah bawahanku sekaligus Queenku,Diablo cepat perkenalkan dirimu."
"Halo para teman baik tuanku, namaku Diablo bawahan dari Levi-sama."Diablo segera memperkenalkan diri.
__ADS_1
Mendengar bahwa Diablo adalah bawahanku sekaligus peerageku tidak tepatnya queenku, mereka memasang wajah terkejut untuk beberapa kalinya.
(Paarage adalah prajurit dalam evil pieces,sebelas dua belas dengan bawahan.)
"D-Dia adalah bawahanmu Levi senpai?"Saji berkata dengan nada gemetar.
"Begitulah,ngomong-ngomong apa kalian baik-baik saja?terlebih lagi kamu Issei,tadi kau terkena sihir milik Kokabiel."
"Aku baik-baik saja,Ddraig segera menyembuhkan semua lukaku untungnya." Issei bicara dengan wajah tenang.
"Narkoto, kalau begitu syukurlah."
Sekeryutei Ddraig berbicara didalam pikiran Issei.
"Partner,aku ingin berbicara dengan naga didalam tubuh pemuda itu."Ddraig meminta tolong pada Issei.
"Sebentar,aku bicara pada Levi senpai dulu." Jawab Issei.
"Levi senpai,Naga yang didalam tubuhku ingin berbicara pada naga didalam tubuhmu apakah boleh?"
Setelah mendengar pertanyaan Issei aku dengan cepat berbicara didalam pikiranku dengan Azure.
"Azure,apakah boleh?"
"Tentu saja,segera kau jawab dia partner."
"Baiklah Issei, Azure mengizinkannya."
Setelah mendengar jawaban Issei,Gauntlent merah keluar dari tangan kanannya,dan terdengar suara dari gaunlentnya.
(Gauntlent\= sarung tangan)
"Halo,apakah aku bisa bicara denganmu kawan." Tanya Ddraig Sang Welsh Dragon.
Setelah mendengar pertanyaan Ddraig, Gauntlent emasku berbicara.
"Tentu saja boleh." Jawab Azure.
"Namaku Y Ddraig Coach,Sang Welsh Dragon,salam kenal." Jawab Ddraig.
"Namaku Golden Azure,Seekor Emperor Dragon Dari 9 alam,kau bisa memanggilku Azure,jadi apa yang ingin kau bicarakan Ddraig?" Jawab Azure.
"Kalau boleh tahu,kenapa aku tidak pernah melihatmu didunia ini,padahal kau ini sangat kuat."Ddraig bertanya pada Azure.
"Oh aku ya,seperti yang aku bilang tadi kalau aku naga dari 9 alam semesta,jadi aku sering berkeliling dunia yang berbeda." Jawab Azure.
"Naga dari sembilan alam semesta?Pantas saja aura nagamu lebih kuat dari pada Great Red dan Ophis,tapi kenapa kau bisa berakhir di Sacred Gear?apa kau disegel?"Jawab Ddraig.
(Great Red dan Ophis adalah Seekor Dragon God (Dewa Naga).)
__ADS_1
"Disegel?Hahaha...mana ada orang yang mampu menyegelku, aku berada disini karena permintaan dari Dewa Noir-sama,Dewa Pencipta Tertinggi dari sembilan alam memintaku untuk menemani Levi untuk bertarung, karena aku sudah bosan berkeliling alam,jadi aku menyetujui permintaannya."Jawab Azure dengan sombong.
"Jadi kau menemaniku karena kau bosan Azure?" Aku bertanya pada Azure.
"Tidak kau salah paham Partner!!,intinya kau salah paham,tadi aku hanya bercanda." Azure panik mendengar pertanyaanku.
"Be-Begitu ya jadi kamu adalah seekor naga yang telah melintasi sembilan alam?" Ddraig bicara dengan nada sedikit gemetar.
"Kurang lebih seperti itu."Jawab Azure.
Setelah mereka berdua bicara dalam beberapa menit,aku segera melepas semua armor naga emas miliku,karena jika aku memakainya terasa sangat berat.
"Jadi setelah ini rencananya kalian mau kemana?" Tanya Sona.
"Aku dan para bawahanku akan segera pulang karena hari telah gelap gulita,kalau kamu bagaimana Levi-kun?"tanya Rias kepadaku.
"Aku dan Diablo sepertinya juga akan segera pulang,takutnya orang tuaku akan mencariku." Jawab aku.
"Begitukah?kalau begitu kami mohon undur diri."Sona berbicara seperti itu dan segera meninggalkan aku dan para bawahan Rias.
"Levi senpai, ketika disekolah kau harus menceritakan semuanya kepadaku."Kata Saji.
"Seterah kau saja,Saji-kun." Jawab aku.
"Kalau begitu,aku dan para bawahanku juga ikut undur diri." Kata Rias kepadaku,tapi sebelum dia berjalan.
"Auchhh,kakiku sakit sekali!" kata rias.
Setelah mendengar suara Rias dengan cepat aku ketempatnya dan mengaktifkan sihir Healku,lalu wajah Rias tampak merona kemerahan.
[Lord Of Uriel : Heal]
Setelah aku menyembuhkan Rias,nampaknya Issei sedikit cemburu kepada aku,dan dia memalingkan wajahnya.
"Terima kasih Levi-kun,karena telah menyembuhkan lukaku."Jawab Rias dengan wajah memerah.
"Tidak masalah,kau bisa memanggilku dengan Levi,Rias-san." Jawab aku.
"Kalau begitu kau juga bisa memanggilku Rias,L-Levi." kata Rias yang wajah tetap merona.
"Baiklah kalau begitu,aku dan para bawahanku mohon undur diri,kita akan bertemu disekolah lagi Levi."Kata Rias dengan wajah tersenyum.
"Baiklah,sampai jumpa Rias."
Setelah mereka pergi,aku mendengar percakapan antara Issei dan Akeno,tampaknya Akeno sedang mengoda Issei yang cemburu.
"Ara...Ara...Issei-kun,apa kau cemburu dengan Levi-kun?"
"Jangan mengodaku Akeno-san."
__ADS_1
Setelah itu Akeno terus menggoda Issei sepanjang perjalanan pulang,dan untuk Rias dia menyuruhnya untuk berhenti menggodanya.