
...LEVI*POV*...
Aku sekarang sedang berjalan bersama Rias, Issei dan Koneko-chan untuk kembali kepesta.
"Ano.... Levi-senpai, terima kasih karena tadi tidak menyakiti kakakku." (Koneko)
"Itu bukan masalah besar Koneko-chan, tenang saja ketika hari ini berakhir, kamu segera bisa kembali bertemu dengan Kuroka." (Levi)
Koneko-chan tersenyum bahagia ketika mendengar perkataanku, ah loli memang sangatlah imut.
"Hei Koneko-chan, apa kamu tidak berterima kasih padaku?." (Issei)
"Issei-senpai tidak melakukan apa-apa, dan siapa suruh kamu mengikuti aku sampai kehutan." (Koneko)
Setelah itu aku mendengarkan Issei dan Koneko-chan berdebat sampai kami tiba dipesta kembali.
Aku masuk kepesta dan melihat yang lainnya sedang berkumpul.
"Hei, kenapa kalian berkumpul seperti itu, orang jalan akan jadi susah." (Levi)
"Levi.....!!!" (Tia)
"Dasar bodoh kami mencari kamu tahu, makanya kami sedang disini." (Oda)
"Begitu, aku tadi ada sedikit urusan, untuk lengkapnya aku tidak mau ceritakan karena merepotkan." (Levi)
Mereka semua segera menatap tajam kearahku setelah aku mengatakan itu.
Diablo, Kiba kenapa kalian mengikuti tatapan para gadis? dasar kalian selalu membuat aku kerepotan.
Sepertinya aku benar-benar harus menceritakan apa yang terjadi, terkadang teman memang menyeramkan, bahkan kekasih lebih dari itu semua.
Aku menceritakan tentang apa yang terjadi tadi saat aku pergi, dan mereka hanya mengangguk dan berkata.
'Kalau kamu mau pergi harus izin dulu.'
Aku sudah menceritakan panjang kali lebar, dan dibalas dengan kata itu, itu sangat menyakitkan.
Kami hanya pergi selama satu jam, dan sepertinya tamu-tamu malah bertambah bukannya berkurang, ini adalah hal yang paling tidak aku sukai.
Ruangan akan jadi sumpat karena kebanyakan orang, itu sangat mengganggu aku.
Tapi sepertinya saat aku bertarung dengan Bikou tadi, Api Biruku sudah menjadi bertambah kuat begitu juga Api Hitamku, bagaimana jika aku kombinasi mereka dengan Armor Evolusi? itu akan menjadi kekuatan yang sangat kuat, aku takut itu bisa menghancurkan sebuah negara didunia.
Hei Azure, kau sedang tidurkan?
"Tidak aku masih bangun." (Azure)
Aku ingin menanyakan sesuatu padamu, dan kau harus menjawabnya dengan secara detail.
__ADS_1
"Apa itu?." (Azure)
Apa kekuatan dari Api Biru sangat kuat? bagaimana jika aku kombinasikan dengan Armor Evolusi?
"Tentu saja Api Biru sangat kuat, karena itu terbuat dari kekuatan alam semesta, jika kau kombinasikan dengan Armor Evolusi itu mungkin bisa menjadi sumber kekuatan terkuat untukmu, tapi efek sampingnya pasti akan sangat parah, kamu bisa-bisa lebih kelelahan karena mengkombinasinya, atau yang lebih parah lagi bisa mencapai kematian." (Azure)
Begitu aku mengerti, pasti suatu kekuatan akan memiliki efek samping, itu adalah hal yang wajar jika ingin mendapatkan kekuatan yang lebih kuat.
"Kamu benar, lebih baik kamu terus berlatih dengan Api Birumu dan jangan lupa kalau kau punya Api hitam." (Azure)
Kau benar aku juga memiliki Api Hitam dan juga aku memiliki skill-skill yang aku dapatkan dari Dewa-san, sepertinya dimasa depan aku harus lebih banyak berlatih.
"Tenang saja Partner, Azure-sensei akan membantumu menjadi kuat." (Azure)
Kamu memang bisa diandalkan, walaupun aku benci mengakuinya.
"Hei-Hei, bisakah kau lebih menghargaiku yang sudah banyak mengajarimu banyak hal." (Azure)
Baik-baik, aku minta maaf Azure-sama yang maha agung.
"Hahaha!! terus puji aku." (Azure)
Tidak jadi kamu menjadi sangat kesenangan, dan aku benci itu.
"Ayolah partner." (Azure)
Sudah-sudah aku ingin kembali menikmati pesta, kamu lebih baik tidur saja sana.
Setelah berbicara, Azure kembali tertidur, dan aku sekarang berjalan menuju ketempat minuman untuk mengambil wine.
Wine disini cukup nikmat, aku mengeluarkan satu batang rokok dari sakuku, membakarnya lalu menghisapnya, ini sangat nikmat.
Aku melihat Rias dan Sona sedang berbicara dengan seorang wanita cantik berkacamata hitam.
Aku segera menghampiri mereka sambil merokok, ini benar-benar cara yang elegan untuk bertemu gadis.
Rias menyadari aku menuju kearahnya dan dia segera menyuruhku untuk cepat datang kearahnya.
"Halo Sona kita bertemu lagi." (Levi)
"Halo juga Levi-kun." (Sona)
"Seekvera ini adalah tunanganku, Levi segera perkenalkan dirimu." (Levi)
Aku segera memperkenalkan diriku sambil memasang wajah tersenyum.
"Halo, namaku Levi Ozora, tunangan dari Rias." (Levi)
Wanita berkacamata hitam itu segera memasang wajah kemerahan ketika melihat aku tersenyum dan berbicara.
__ADS_1
"Namaku Seekvera Agares, salam kenal Levi-kun." (Seekvera)
"Salam kenal juga Seekvera." (Levi)
"Hei Levi, tadi kamu habis dari mana saja, aku tidak melihatmu tadi." (Rias)
"Aku tadi habis mengambil secangkir wine diruangan sebelah." (Levi)
"Pantas saja aku tidak bertemu denganmu tadi." (Rias)
"Ngomong-ngomong Sona tadi impianmu untuk membangun sekolah adalah impian yang bagus." (Levi)
"Terima kasih Levi-kun, apa kamu tahu kalau Saji ingin menjadi guru jika aku berhasil membangun sekolah." (Sona)
"Saji menjadi guru? sepertinya itu adalah hal yang bagus." (Levi)
"Oh iya Levi, kamu aku daftarkan pertandingan untuk para Iblis muda, dan sistemnya adalah duel." (Rias)
Apa?? kenapa Rias mendaftarkan aku tanpa berbicara kepadaku? dia benar benar orang yang selalu asal melakukan sesuatu.
"Eh kamu ini, tapikan aku manusia bukan Iblis jadi aku tidak perlu mengikuti acara itu." (Levi)
"Apa kau tidak mendengarkan apa yang dikatakan oleh Onii-sama tadi, kamu ini juga bagian dari Keluarga Gremory, intinya kamu tidak boleh menolaknya." (Rias)
Ah dia memang selalu seperti ini, aku sangat tidak ingin melakukan hal seperti itu, aku tidak ingin bertarung dengan alasan yang tidak jelas.
"Tapi apa aku mendapatkan uang? jika dapat aku akan ikut." (Levi)
"Tentu saja, kamu juga akan mendapatkan penghargaan." (Rias)
"Oke aku ikut." (Levi)
Ah jika dapat uang aku baru mau mengikutinya, walaupun aku tidak peduli dengan penghargaan, tapi apakah Iblis muda semuanya kuat? sepertinya para Iblis muda pada zaman ini hanya memandang kekuasaan bukan kekuatan, jadi mereka tidak bisa menjadi kuat karena sudah dibutakan oleh kekuasaan.
"Rias apakah Sairaorg ikut?." (Levi)
"Tentu saja karena dia adalah yang terkuat dari Iblis muda." (Rias)
"Kamu apa juga ikut?." (Levi)
"Tentu saja, karena aku adalah perwakilan dari Keluarga Gremory, dan aku harus menang." (Rias)
"Baiklah jika kamu memang menang, aku akan mengalah jika melawanmu nanti." (Levi)
"Jangan pernah melakukan itu." (Rias)
Ha'ah ini benar-benar menyebalkan.
Kata Rias, Sairaorg adalah yang terkuat dari para Iblis muda, aku harap nanti Sairaorg bisa memberikan perlawanan kepadaku nanti jika aku berduel dengannya.
__ADS_1
Sepertinya besok akan menjadi hari yang sedikit menyenangkan karena aku akan ikut dalam turnamen pertandingan para Iblis muda.