GOLDEN EMPEROR DRAGON DxD UNIVERSE

GOLDEN EMPEROR DRAGON DxD UNIVERSE
39- AZURE SENSEI KEMBALI MENGAJAR


__ADS_3

...Levi *pov*...


Aku dan Tiamat segera pulang kerumah karena aku berpikir kalau okaa-san dan otou-san dan yang lainnya sudah sampai dirumah.


"Levi apa aku tidak apa-apa jika tinggal dirumahmu?." (Tiamat)


"Tenang saja, rumahku tidak menyeramkan kok, aku baru tahu kalau Raja Naga-sama bisa gugup karena hal seperti ini." (Levi)


"Dasar kamu ini, apa kamu kira aku adalah monster yang tidak bisa gugup?." (Tiamat)


Aku hanya mengabaikan Tia yang gugup karena mau tinggal dirumahku, hati para wanita memang sulit ditebak.


Tok. Tok. Tok


Aku mengetuk pintu lalu aku dan Tia segera masuk kedalam rumah.


"Aku pulang." (Levi)


"Selamat datang Levi, sepertinya kamu sudah bangun, habis dari mana kamu?." (Ibu Levi)


Harusnya aku yang bertanya kalian habis dari mana saja saat aku masih pingsan dikamar, sepertinya aku benar-benar dilupakan.


"Untuk itu aku menjemput seseorang, dan dia ada disini sekarang." (Levi)


Tia segera membungkuk didepan ibuku, mungkin itu adalah cara dia memberi salam.


"Ara, siapa gadis cantik ini?." (Ibu Levi)


"Ini adalah Tiamat, okaa-san bisa memanggilnya Tia lalu dia juga kekasih aku yang baru." (Levi)


"APA!! Levi kamu punya kekasih baru selain Rias-san?." (Ibu Levi)


"APAA!!!." (Ayah Levi)


Otou-san segera berlari kearah aku sepertinya dia mendengar apa yang okaa-san katakan.


Aku benar-benar lupa memberi tahu otou-san dan okaa-san kalau aku memiliki empat pasang kekasih sekarang.


"Sebenarnya selain Rias dan Tia, Akeno dan Oda juga adalah kekasihku." (Levi)


"Apa!! oh tidak sepertinya ibu akan memiliki banyak sekali cucu." (Ibu Levi)


"Sialan kamu Levi, kamu benar-benar laki-laki sejati, seperti ayahmu." (Ayah Levi)


Aku hanya melewati mereka yang sedang berfantasi liar tentang aku.


Lalu aku membawa Tia bertemu dengan yang lainnya, mereka sekarang sedang menonton TV di ruang tamu, kecuali Diablo aku tahu kalau dia sekarang lagi main game.


"Halo semuanya, sepertinya kalian tadi sudah jalan-jalan dan melupakan aku." (Levi)

__ADS_1


Mereka semua segera melihat kearahku lalu Rias dan Oda berlari kemudian memeluk aku.


Wanita memang susah sekali ditebak hatinya, tapi aku cukup nyaman dipeluk mereka.


"Levi syukurlah kamu sudah bangun." (Rias)


"Levi aku kira kamu akan meninggalkan aku dan yang lainnya." (Oda)


Hei apa kalian berpikir kalau aku sudah mati, dasar kalian selalu berpikir dengan berlebihan.


"Aku baik-baik saja, oh iya ini adalah bawahanku yang baru." (Levi)


"Halo namaku Tiamat, kalian bisa memanggil aku Tia atau juga Raja Naga." (Tiamat)


Hei hilangkan kata yang terakhir itu, Rias dan yang lainnya kaget tentang itu.


Jadi aku menjelaskan apa yang terjadi selama aku bangun dari pingsan, juga aku bilang kepada mereka kalau Tia telah menjadi kekasihku, lalu Rias, Akeno, dan Oda menyetujuinya.


"Aku ingin keluar sebentar." (Levi)


"Kamu mau kemana Levi?." (Oda)


"Latihan sebentar." (Levi)


Setelah itu aku segera meninggalkan mereka semua dan juga sudah meminta izin ke orang tuaku, aku ingin berlatih dengan Azure hari ini.


Setelah itu aku meminta Raphael-san memanggil jiwa Azure lalu memasukkannya kedalam tubuh replika.


Setelah proses selesai, keluar sebuah pemuda dengan rambut merah, dan dia sangat berisik.



"Hahaha!! akhirnya aku kembali kesini lagi, jadi apa kau ingin mengendalikan Armor Evolusi milikmu itu?." (Azure)


"Kau benar Azure, aku harus mengendalikannya secepat mungkin, tubuh duplikat hanya bertahan selama 24 jam dan itu sepertinya waktu yang singkat." (Levi)


"Akukan sudah bilang panggil aku Azure-sensei, kalau tidak aku tidak akan memulai pelatihan." (Azure)


Dasar Naga Mesum sialan, banyak sekali maunya, aku terpaksa menyebutkan kata yang paling aku benci.


"Baik Azure-sensei, muridmu ini meminta pembelajaran kepadamu." (Levi)


"Hahaha!! baiklah kalau begitu kamu harus keluarkan Sacred Gearnya." (Azure)


[Emperor Gear : Evolution]



Sarung Tangan Emas muncul dengan bentuk baru keluar dari tanganku, dan memberi kesan aura keemasan.

__ADS_1


"Jadi apa yang aku lakukan selanjutnya? apa aku juga harus menggunakan Armor Evolusi?" (Levi)


"Tidak perlu, sekarang kamu tinggal duduk bersila dan keluar aura dari Sarung Tanganmu itu lalu kamu akan tahu apa yang terjadi selanjutnya terjadi." (Azure)


Jadi ini adalah semacam kultivasi, aku sepertinya mengerti, ini seperti manhua yang pernah aku baca sebelum bereinkarnasi.


Aku segera duduk bersila lalu memejamkan mataku dan mengeluarkan aura sihir pada Sarung Tangan Emas.


Setelah melakukan hal itu aku bisa merasakan kekuatan tanah, bumi dan bahkan langit, jadi beginikah jika menjadi seorang kultivator? lumayan hebat.


Tiga puluh menit telah berlalu sekarang aku bisa merasakan kekuatan sembilan planet yang ada ditata surya.



Aku juga bisa menyerap semua kekuatan dari sembilan planet tersebut, kekuatan murni dari alam semesta benar-benar hebat, semua kekuatan aku pusatkan diseluruh badanku, aku juga bisa merasakan kalau aku bertambah kuat dalam waktu sangat singkat, sepertinya metode dari Azure memang sangat ampuh, walaupun aku benci mengakuinya.


Aku segera kembali membuka mata lalu mata biruku menyala dengan sangat terang, sepertinya aku benar-benar bertambah kuat.


Aku melihat Sarung Tangan Emasku mengeluarkan kekuatan murni dari alam semesta, kekuatan murni dari alam semesta lebih kuat dari pada kekuatan pada umumnya.


Tapi aneh, kenapa aku tidak melihat Azure? Apa dia sudah kehabisan waktu? jadi sepertinya aku berkutivasi selama 24 jam.


Sepertinya aku bisa menghancurkan sebuah dunia dengan kekuatan ini, aku berpikir seperti ini karena aura yang dikeluarkan dari Sarung Tangan Emas benar-benar sangat hebat.


Oh iya aku ingin mengecek apa keadaan dirumah baik-baik saja, aku ingin memanggil Beru karena dia yang selama ini menjadi satpam dirumahku bahkan dia sampai menemani Diablo bermain game, duo maniak game telah terlahir.


"Beru." (Levi)



Beru keluar dari bayangan dan segera berlutut didepanku.


"Anda memanggil saya Levi-sama?." (Beru)


"Bagaimana keadaan dirumah?." (Levi)


"Mereka semua baik-baik saja Levi-sama, juga yang lainnya sekarang mencari anda." (Beru)


Sepertinya aku benar-benar sangat dikwatirkan, aku cukup senang dengan itu karena pada kehidupan sebelumnya jika aku belum pulang seharian pasti tidak ada yang mencariku, aku benar-benar beruntung sudah bereinkarnasi dan mendapatkan keluarga yang sangat baik juga aku mendapatkan teman dan kekasih yang sangat bisa dipercaya.


"Aku mengerti nanti aku akan pulang, kau bisa kembali kebayangan Beru." (Levi)


"Seperti yang anda minta Levi-sama." (Beru)


Beru segera kembali bayangan dan kemudian menghilang, sepertinya dia kembali menjadi satpam dirumahku.


Tapi aku tidak boleh meremehkan pekerjaan satpam karena pekerjaan itu aku bisa merasakan kedamaian dan kebebasan.


Aku segera pulang kerumah karena semua orang khawatir bagaimana keadaan aku.

__ADS_1


__ADS_2