GOLDEN EMPEROR DRAGON DxD UNIVERSE

GOLDEN EMPEROR DRAGON DxD UNIVERSE
CHAPTER 24- ANGGOTA BARU PENELITIAN GAIB


__ADS_3

Beberapa hari setelah insiden dengan Xenovia. Diablo dan aku yang datang ke ruang klub kami terkejut karena melihat seorang gadis asing tengah duduk diatas sofa.


“Hei, Rambut perak.”


Gadis dengan jumbai hijau, Xenovia, berada disana mengenakan seragam Akademi Kuou.


“Ke......kenapa kamu ada disini!?”


Aku tak bisa menyembunyikan kekagetanku sambil mengacungkan jariku ke arahnya.


PA!


Kemudian sepasang sayap hitam membentang dari punggung Xenovia! Eeeeeeeeeeeeeeeh!? Itu kan sayap Iblis!? Apa artinya ini!?


“Aku sudah menyadari kalau Tuhan tak ada lagi,dan kata-katamu juga sangat keren kemarin,Jadi aku memilih menjadi Iblis sebagai pengabaian diri. Aku menerima bidak [Kuda] dari Rias Gremory. Sepertinya bukan aku yang hebat, namun Durandal. Jadi aku menjadi Iblis dengan 1 bidak. Dan aku juga mulai bersekolah disini. Mulai sekarang, aku adalah siswa kelas 2 dan juga anggota Klub Penelitian Ilmu Gaib. Mohon kerjasamanya, Levi-senpai.”Kata Xenovia


Oh iya kemarin juga menjelaskan keklub penelitian gaib tentang tuhan yang mati,jadi mereka sekarang sudah tahu kalau tuhan mati.


“.......Jangan buat suara imut dengan wajah serius.”


“Aku meniru Irina, tapi kelihatannya tidak mudah.” Kata Xenovia


“Tapi bereinkarnasi!? Rias, tak apa apakah memakai bidak yang berharga itu?”


Ya, dia sudah menyadari kalau Tuhan tidak ada. Namun, ini terlalu cepat!


“Tak apa. Memiliki pengguna Durandal terasa bisa diandalkan. Dengan ini, adalah kelahiran dua pendekar pedang selain Yuuto.”


Rias nampaknya bahagia.


Hei, tak apa apakah? Tapi tak memikirkan hal hal kecil memang sifat khas Rias


Tapi tentu saja memiliki pendekar pedang yang memakai Pedang Suci, Durandal, terasa sangat bagus.


 “Ya. Aku Iblis sekarang. Aku tak bisa kembali lagi. Tidak, mungkin ini hal yang bagus. Hmm, tapi karena Tuhan sudah tidak ada berarti hidupku gagal. Namun melayani Iblis yang pernah menjadi musuhku.........meskipun dia adalah adik perempuan Maou........” Kata Xenovia.


“Ngomong ngomong, dimana Irina?”


Kenapa dia disini dan Shidou Irina?

__ADS_1


“Irina kembali ke markas pusat” Kata Xenovia.


“Tak apa apakah kamu memberikan Excalibur-mu? Selain itu tak apa apakah kamu mengkhianati Gereja?”


“Aku harus mengembalikan Excalibur buat jaga jaga. Tak seperti Durandal, ada pengguna lain yang bisa dipilih. Durandal saja sudah cukup buatku. Saat kusebutkan ketiadaan Tuhan pada mereka, mereka terdiam membisu. Jadi aku dianggap sesat karena mengetahui ketiadaan Tuhan. Gereja sangat membenci orang orang sesat. Walau orang itu adalah pengguna Durandal sekalipun, mereka akan mengusirnya. Sama persis dengan insiden yang dialami Asia Argento." Kata Xenovia.


Dia mentertawakan dirinya.......? Apa Gereja sampai berbuat sejauh itu untuk menyingkirkan orang orang yang mereka pandang sesat? Mereka sangat ekstrim.


“Irina masih beruntung. Biarpun dia tak ikut serta dalam pertarungan karena luka lukanya, dia akhirnya tak mengetahui kebenaran. Dia punya keyakinan lebih kuat dariku. Kalau dia tahu Tuhan sudah tak ada, aku tak tahu apa yang akan terjadi padanya.” Kata Xenovia.


Makin berbakti seorang Kristen, makin menyakitkan jadinya saat mereka menyadari kebenaran. Dalam kondisi terburuk, artinya seluruh hidup mereka ditolak. Kalau itu terjadi, kalian takkan tahu apa yang akan terjadi pada manusia.


“Kecuali, dia sangat kecewa karena aku menjadi Iblis. Tak bisa kukatakan padanya kalau ini disebabkan oleh ketiadaan Tuhan. Perpisahan kami terasa sangat canggung. Mungkin kami akan menjadi musuh kalau nanti bertemu lagi.” Kata Xenovia.


Xenovia mengatakannya sambil menyipitkan matanya. Bagaimana perasaan Irina saat kembali ke rumahnya......?


“Namun sekolah ini sungguh mengerikan. Karena ada saudara perempuan Maou lain yang bersekolah disini.”


Xenovia mengatakannya sambil mendesah. Ada saudara perempuan Maou lain? Tunggu.....mungkinkah......hanya ada dua Iblis Kelas Tinggi yang bersekolah disini. Jangan jangan........Sona? Saat aku melihat Rias, dia mengangguk mengiyakan.


Hawawawawa.........hal menegangkan semacam itu benar benar terjadi?


Azazel ya?Jadi Jenderal Malaikat Jatuh adalah orang dengan banyak ego. Tapi bukankah akan jadi hal besar kalau perwakilan dari ketiga pihak akan berkumpul? Aku tak tahu apa yang mereka akan bicarakan, tapi sepertinya akan mempengaruhi masa depan dunia ini..........


“Kita juga diundang dalam pertemuan itu. Kita harus melaporkan tentang insiden Kokabiel dalam pertemuan karena kita sudah terlibat di dalamnya,kamu juga harus ikut Levi dan Diablo." Kata Rias.


“Seriuskah!?”


Aku bukan satu satunya yang kaget oleh ucapan Rias. Semua orang sama sama berwajah kaget. Itu wajar saja. Siapapun akan kaget kalau mereka disuruh datang ke tempat yang berisi orang orang sangat penting! Apa yang akan terjadi!? Bagi dunia kami itu..........ah, benar juga. Aku menanyai Xenovia sesuatu yang terus menggangguku selama ini.


“.............”Vanishing Dragon” berada di pihak Malaikat Jatuh kan?”


“Itu benar. Azazel terus mengumpulkan pemilik Sacred Gear yang memiliki “Longinus”. Aku tak tahu apa yang dia pikirkan, namun pasti bukan hal bagus. Sang “Vanishing Dragon” adalah petarung top diantara mereka. Kupikir dia terkuat keempat atau kelima dari semua orang orang kuat disana termasuk para pemimpin Grigori.”


Terkuat keempat!?


“........Benar juga. aku akan minta maaf pada Asia Argento. Karena Tuhan tak ada, maka cinta dan bantuannya juga tak ada. Asia Argento, pukullah aku sebanyak yang kamu mau.” Kata Xenovia.


Xenovia membungkukkan kepalanya ke bawah. Cara orang Jepang meminta maaf. Ekspresinya tak berubah jadi aku tak tahu apakah dia serius atau tidak.

__ADS_1


“...........Tidak. Aku tak ingin melakukan hal seperti itu. Xenovia-san, aku menikmati gaya hidupku saat ini. Meskipun sekarang aku Iblis, aku menemui seseorang.........orang orang yang penting bagiku. Aku senang karena tempatku tinggal sekarang dan orang orang yang kutemui.” Kata Asia.


Asia tersenyum seperti Virgin Mary dan ia memaafkannya.


“.........Jadi hanya kamu dan akulah Orang Kristen yang mengetahui ketiadaan Tuhan. Aku takkan bisa mengatakan hal bernama Hukuman Tuhan padamu sekarang. Jadi kita sesat ya? Aku adalah pengguna Pedang Suci yang dikagumi, tapi sekarang jadi sesat. Aku tak bisa melupakan bagaimana mata dan sikap mereka berubah drastis saat melihatku.” Kata Xenovia


Pada saat itu, aku merasa ada sekelebat kesedihan di mata Xenovia.


“Kalau begitu aku pergi dulu. Ada banyak hal yang perlu kuketahui sebelum pindah ke sekolah ini.”


Xenovia hampir meninggalkan ruang klub.


“U.....Umm!”


Asia menghentikan Xenovia.


“Minggu depan aku akan bermain main dengan semua orang. Maukah kamu ikut serta, Xenovia-san?”


Asia mengatakannya dengan senyuman. Xenovia melebarkan matanya dalam kekagetan dan tersenyum pahit.


“Lain kali saja. Kali ini aku sedang sibuk. Tapi.........”


“Tapi?”


Xenovia kemudian mengatakannya sambil tersenyum pada Asia.


“Bisakah kamu mengajakku berkeliling sekolah besok?”


“Iya!”


Asia juga menjawab sambil tersenyum. Hmm, kuharap mereka jadi teman baik. Agak susah memahaminya, tapi Xenovia sepertinya orang yang baik.


“Aku akan bersumpah dengan nama Pedang Suciku, Durandal. Aku juga akan bertarung lagi dengan pengguna Pedang Suci Iblis disana.”


“Baiklah. Selanjutnya aku takkan kalah.”


Kiba juga membalas sambil tersenyum. Setelah mengkonfirmasi itu, Xenovia meninggalkan ruangan. Aku bisa merasakan kekuatan dan kepercayaan diri dari tubuh Kiba.


Waktu itu Xenovia di tempat itu, insiden itu telah mengubah sesuatu di dalam dirinya.

__ADS_1


__ADS_2