
...LEVI*POV*...
Aku sekarang terbangun dari tidurku pada malam hari dan masih berada di atap rumah lalu aku memeriksa jam.
"Oh sial aku ketiduran, aku terlambat datang kepertemuan yang diadakan di Akademi Kuoh." (Levi)
Hari adalah hari berkumpulnya para Iblis, Malaikat, dan Malaikat Jatuh.
Aku terlambat datang kesana karena ketiduran, sepertinya Kuroka sudah pergi dari rumahku.
Aku segera turun kebawah, dan memeriksa apa Rias dan yang lainnya sudah berangkat.
Setelah turun aku melihat Diablo dan Oda duduk disofa sedang mengobrol, kenapa Rias dan yang lainnya tidak ada disini? Apa mereka sudah berangkat? Sial aku terlambat.
Aku segera menghampiri Diablo dan Oda yang sedang mengobrol.
"Diablo, Oda dimana Rias dan yang lainnya?" (Levi)
"Mereka semua sudah ke Akademi Levi-sama, kami sudah mencari Levi-sama dimana-mana, tapi kami tidak berhasil mencari anda." (Diablo)
"Levi kamu habis dari mana saja? Aku sangat khawatir tadi." (Oda)
"Aku tadi ketiduran di atap rumah, kapan mereka pergi?" (Levi)
"Sekitar satu jam yang lalu, apa yang akan kita lakukan Levi-sama?" (Diablo)
"Apa kita akan menyusulnya?" (Oda)
"Benar kita harus bergegas kesana." (Levi)
Raphael-san, Tolong aktifkan Sihir Ruang dan Waktu dengan koordinat Akademi Kuoh.
« Permintaan Diterima »
« Sihir Ruang Dan Waktu : Koordinat Akademi Kuoh »
Setelah itu portal bundar muncul didepan kami semua.
"Ayo kita harus bergegas kesana, jangan sampai kita terlambat." (Levi)
Kami segera masuk kedalam portal bundar itu, aku harap tidak terlambat.
Kami semua telah keluar dari portal bundar dan berteleportasi di Akademi.
DUAR!!
Suara ledakan menyambut kami, saat aku melihat sekeliling Akademi semua nya hancur lembur.
"Ada apa ini?" (Levi)
Setelah itu aku melihat Issei memakai Armor Merahnya bertarung dengan seseorang dilangit.
Rias dan yang lainnya sedikit terluka dan meraka melihat Issei bertarung.
Sirzech-sama, Azazel dan Michael sedang melawan seorang wanita dengan bawahannya.
Kalau tidak salah ingat bukannya ini adalah anggota Maou lama? pada novelnya mereka benar menyerang saat diskusi dilakukan, dan yang memimpin mereka adalah pewaris darah sebelumnya Leviathan, Cattlaye Leviathan.
Mereka juga bekerja sama dengan Chaos Brigade, lalu mendapatkan ular Ophis untuk memperkuat kekuatan mereka semua.
Aku kembali melihat Issei yang bertarung dengan seseorang yang menggunakan Armor Putih seperti Armor Merah Issei.
Aku tahu dia adalah Vali Lucifer, Pemegang Sacred Gear Divine Dividing, Dia juga pemilik naga seperti aku dan Issie, Yaitu Vanishing Dragon.
Issei berhasil memojokkan Vali dengan Pedang Ascalonnya, Tapi kenapa Boosted Gearnya berwarna putih? Apa dia sudah mengambil kekuatan dari Vanishing Dragon seperti di Novel.
Issei jatuh ke tanah setelah bertarung habis-habisan dengan Vali.
"Hyodou Issei, aku tidak percaya kamu sekuat ini, kalau begitu aku akan sedikit lebih serius." (Vali)
Vali kembali terbang diudara dengan sayap naganya.
[Half Dimension]
Setelah itu mengeluarkan sihir yang bisa mengecilkan objek lalu menghancurkannya.
Aku dan bawahanku segera ketempat Issei berada.
"Vali sangat kuat." (Rias)
"Sial, kenapa aku sangat lemah padahal aku sudah dilatih oleh Levi-senpai." (Issei)
"Apa kalian membicarakan aku." (Levi)
Mereka segera melihat kearah sumber suara dan terkejut siapa yang mereka lihat itu.
"Levi, dasar bodoh kamu habis dari mana saja." (Rias)
Rias bergegas kearah Levi sambil memukul Levi dengan pelan sambil memasang wajah kwatir.
"Levi-senpai, syukurlah kamu datang." (Kiba)
"Ara, Levi-kun kamu sangat terlambat tahu." (Akeno)
"Reuninya hentikan dulu, Issei sepertinya kamu mengambil kekuatan Vali benarkan?" (Levi)
"Benar, aku mengambil kekuatan Divine Dividing, tapi umurku terpangkas karena melakukan ini." (Issei)
"Begitu, bisakah serahkan dia kepadaku?" (Levi)
"Tapi Levi-senpai, dia adalah keturunan dari Lucifer, kami diberitahu olehnya saat sebelum bertarung." (Issei)
"Aku tahu itu, jadi Vali-kun kamu anggota Chaos Brigade benar?" (Levi)
"Mungkin, apa kau kuat? Jika kau kuat kau boleh melawanku." (Vali)
"Baiklah, aku cukup kuat, tapi aku peringatkanmu untuk memakai Juggernaut Drive sekarang." (Levi)
"Aku akan melakukannya Jika kamu kuat, Itu saja." (Vali)
"Baiklah." (Levi)
__ADS_1
[Emperor Gear]
Sarung Tangan Emas muncul ditangan kanan Levi.
"Azure mohon bantuannya." (Levi)
"Serahkan padaku." (Azure)
[Emperor Gear : Balance Breaker]
Setelah itu suara dari Sarung Tangan Emas bergema.
[Emperor Dragon : Balance Breaker]
Armor Emas menyelimuti tubuh Levi dan menerangi Akademi.
"Jadi kamu pengguna naga." (Vali)
Levi dan Vali bertukar tatap lalu Levi menghela nafas dan terbang kearah Vali.
Levi mengepal tangan kanannya bertujuan untuk meninju Vali, Begitu juga Vali dia mengepalkan tinjunya dan terbang kearah Levi.
DUAR!!
Mereka berdua saling beradu tinju dan menyebabkan ledakan aura yang besar.
BRUKK!!
Vali terjatuh kepermukaan tanah, dan Levi masih terbang diudara tanpa terluka sedikitpun.
"Ada apa Hakuryukou?" (Levi)
"Hahaha!! Aku terkejut kamu kuat, sepertinya aku harus lebih serius." (Vali)
Vali kembali terbang ke udara dan melepaskan sihirnya ke arah Levi.
[Half Dimension]
Sihir Vali bisa mengecilkan suatu objek lalu menghancurkannya, Levi dengan cepat mengaktifkan barriernya.
[Teknik Pembalik Kutukan : Pertahanan Hitam]
Barrier hitam menyelimuti Levi, dan segera Levi masuk kedalam Barrier.
DUAR!!
Benturan dari kedua sihir menyebabkan ledakan, Tapi sihir Vali tidak berhasil melenyapkan Barrier Levi.
Barrier Hitam lama-lama luntur, Lalu Levi segera membentangkan sayap naganya, dan menuju kearah Vali.
Vali spontan langsung ingin memukul Levi, Tapi Levi sudah menganalisis seranganya dengan Skill milik Levi Ackerman.
Setelah itu Levi gantian menyerang Vali dengan tinjunya, dan itu dilakukan secara berkali-kali.
BRUKK!!
Vali terjatuh ketanah, dan Armornya retak-retak, permukaan tanah hancur karena berbenturan dengan tubuh Vali.
Levi segera mengeluarkan Cannon dipunggungnya.
[Emperor Dragon : Gold Blaster]
Bola Meriam Emas keluar dari cannonnya Levi dan segera menuju ketempat Vali berada.
DUARRRRR!!!!
Area disekitar hancur dengan sangat parah, Armor Putih Vali hancur tak tersisa dan darahnya keluar dari seluruh tubuhnya.
Levi segera kembali kepermukaan tanah dan memasang wajah dingin.
Para gadis yang melihat Levi bertarung malah terpesona karena melihat keanggunan Levi bertarung.
Sedangkan para lelaki hanya gemetar ketakutan.
"Rias apa kamu baik-baik saja?" (Sirzech)
"Onii-sama, Aku baik-baik saja." (Rias)
"Vali sepertinya sudah dikalahkan oleh Levi." (Azazel)
"Apa dia juga pengguna naga?"(Michael)
Semua orang mengangguk atas pertanyaan Michael, dan kembali melihat situasi pertarungan.
"Vali-kun, Aku sudah memperingatimu untuk menggunakan Juggernaut Drive dari awal." (Levi)
"Albion, Apa dia cocok untuk memperlihatkan Juggernaut Drive miliki kita?." (Vali)
"Jangan ceroboh Vali, Apa kau ingin mengacaukan area disekitar?." (Albion)
"Area ini memang sudah hancur dari tadi, kalau kita tidak menggunakan Juggernaut Drive kita akan kalah." (Vali)
"Kau ada benarnya juga." (Albion)
Setelah itu Vali kembali bangkit dan merapalkan mantra Juggernaut Drive.
'Aku yang terbangun ini adalah Naga Langit yang telah mengambil prinsip-prinsip supremasi Tuhan, Iriku Tak Terbatas, Rinduku Tak Terbatas, Aku akan menjadi Naga Supremasi dan aku akan membawamu kebatas surga putih'
[Juggernaut Drive]
Armor Putih Vali telah berubah menjadi berukuran yang lebih besar, dan mengeluarkan tekanan sihir yang sangat hebat.
Levi tersenyum dibalik Helm Naganya karena Vali akhirnya mengeluarkan Juggernaut Drive.
__ADS_1
"Levi Ozora, Aku harap kamu bisa bertahan dengan kekuatanku." (Vali)
Vali terbang kearah Levi dengan kecepatan yang sangat luar biasa.
Divide.Divide.Divide.Divide.
Suara itu keluar dari Sacred Gear Divine Dividing milik Vali.
Vali mengeluarkan Bola Sihir dari tangannya kearah Levi.
Levi sudah menganalisis semua serangannya Vali, dan bisa menghindarinya, Tapi tembakan Vali tidak berhenti disitu, Dia melakukannya berkali-kali.
Levi sangat kesulitan menghindarinya, Tapi dia bisa menghindari semua serangannya Vali.
Vali segera mengeluarkan Bola Sihir yang lebih besar dari tangannya, Itu berukuran sekitar tiga kali Bola Basket.
Vali menembakan bola sihirnya ke Levi, Levi yang sedang kesulitan menghindari Bola Sihir sebelumnya malah ditambahi dengan Bola Sihir yang lebih besar.
DUAR!!
Bola sihir itu meledak dan Levi juga terkena serangannya lalu semua Armor Emasnya hancur tak tersisa, Tubuh Levi tergeletak ditanah.
"Ada apa Levi Ozora? Apa hanya segitu kekuatanmu?." (Vali)
Semua yang melihat Levi terjatuh segera ingin membantunya bertarung dengan Vali, Tapi...
"Dasar menyebalkan." (Levi)
Levi kembali bangkit dan semua luka-lukanya telah sembuh karena dia meminta Raphael menyembuhkannya.
"Azure sepertinya kita terpaksa menggunakan 'itu'." (Levi)
"Hahaha!! Tunjukan hasil latihanmu dari apa yang diajarkan oleh Azure-sensei, Partner." (Azure)
[Emperor Gear : Evolution]
Sarung Tangan Emas Levi berubah bentuk menjadi sangat berbeda dari sebelumnya dan memancarkan Aura yang lebih besar dari Vali.
'Indahnya' Pikir semua orang yang melihat Sarung Tangan Levi.
"Kamu benar-benar kuat, Levi Ozora." (Vali)
Vali mengatakan sambil tersenyum bahagia karena mendapatkan lawan yang kuat.
Lalu Levi merapalkan mantra untuk memanggil Armor Evolusinya.
'Datanglah Naga Kematian yang berpesta dengan darah para Dewa, Koyaklah awan putih disurga dengan api penyucian keemasan'
Gambaran Naga muncul di belakang Levi dengan sangat terang.
'Azure Dragon'
Setelah merapalkan mantra terakhir, Gambaran Naga itu berubah bentuk menjadi Armor.
Lalu suara Sarung Tangan Emas bergema.
[Emperor Dragon : Armor Golden Purgatory Explusion]
Armor Emas Kebiruan menyelimuti tubuh Levi dan memancarkan aura yang sangat mengesankan.
'Terlalu Indah' Pikir semua orang yang melihat Armor Levi.
"Oh Vanishing Dragon, Aku ingin melihat bagaimana perjuanganmu." (Levi)
Setelah Levi mengatakan itu tiba-tiba dia menghilang entah kemana.
Vali sedang mencari dimana Levi, Tiba-tiba sesaat Levi muncul didepannya lalu meninju perutnya.
BRUKKKKKKK!!!!!
Vali terhempas kegedung Akademi dan dia gemetar ketakutan untuk pertama kalinya.
Levi segera kembali membentangkan Sayap Emas miliknya sambil memunculkan Cannon dipunggungnya.
[Emperor Dragon : Cannon Ball Golden Blue Serphir]
Bola Sihir Emas Kebiruan keluar dari Cannon dipunggung Levi dan segera menuju ke Vali berada.
DUAR!!
Gedung Akademi hancur karena berbenturan dengan Bola Sihir Levi dan hancur tak tersisa, Hanya ada Vali yang tergeletak dipuing-puing bangunan itu.
Levi masih belum puas menghajar Vali, Tapi tiba-tiba ditempat Vali bereda ada portal bundar yang muncul.
Spontan Levi berhenti diudara dan melihatnya.
"Vali apa kamu baik-baik saja?." (Arthur)
"Arthurkah? Aku masih ingin bertarung." (Vali)
Jadi dia adalah bagian dari Tim Vali ya?Siapa namanya? Arthur kalau tidak salah.
"Vali apa kau lupa dengan perintah Ophis?." (Arthur)
"Ah jadi sudah dimulai." (Vali)
Apa yang dua kepala kacang ini bicarakan? Dasar membosankan.
"Levi Ozora, Terima kasih telah menghiburku, untuk sekarang aku mengaku kalah, Tapi dilain waktu aku akan menghajarmu." (Vali)
Vali dan Arthur segera masuk kedalam portal kembali, Lalu menghilang.
Eh jadi mereka melarikan diri?
__ADS_1
Setelah itu Levi kembali kepermukaan tanah dan melepas semua Armor Naganya Lalu jatuh pingsan karena belum bisa mengendalikan kekuatan dari Armor Evolusinya.