GOLDEN EMPEROR DRAGON DxD UNIVERSE

GOLDEN EMPEROR DRAGON DxD UNIVERSE
59- PERGI KE DUNIA 'ATTACK ON TITAN'


__ADS_3

Pagi hari yang cerah, tidak ada lagi yang meragukan hal itu, matahari terbit dari timur, hembusan angin masuk melalui jendela dikamar Levi.


Levi sekarang sedang bermain game dengan Diablo, dia ditantang main game oleh Diablo, katanya pada saat Levi pergi ke Kyoto, skill main gamenya Diablo telah meningkat menjadi level Dewa.


Akan tetapi beberapa saat dia main game, Diablo masih kalah dengannya, Diablo frustasi, stick ps rusak gara-gara kemarahannya.


Bukk!!


Levi memukul Diablo menggunakan bantal, Diablo langsung ceming.


"Hei bodoh, jangan merusaki stick ps jika kalah, dasar noob." (Levi)


"Ma-Maafkan aku Levi-sama, anda terlalu hebat, apa anda tahu bagaimana trik mengalahkan anda? " (Diablo)


"Kenapa kamu bertanya suatu trik pada musuhmu? dasar bodoh!" (Levi)


"Lagi pula, aku tidak bisa bertanya pada siapapun lagi." (Diablo)


Malas mendengar Diablo mengoceh, Levi segera meninggalkan kamarnya.


Saat Levi keluar dari kamarnya, tiba-tiba ada sebuah makhluk hitam keluar dari bayangan disamping Diablo.



Makhluk hitam itu adalah Beru, salah satu pasukan bayangan dari Levi.


"Diablo-sama! apa Levi-sama sudah pergi dari sini?" (Beru)


"Sudah, aku tadi sudah duel dengannya tadi, dan masih kalah, sial! Beru mari kita lanjutkan main 'God Of War' seperti kemarin." (Diablo)


"Anda jangan menjadi beban aku lagi, Diablo-sama." (Beru)


"Hei kamu baru beberapa minggu main game saja sudah sombong, aku ini lebih senior dari pada kamu." (Diablo)


Beru hanya menggelengkan kepala, lalu mereka berdua segera bermain game tanpa sepengetahuan dari Levi.


...LEVI POV...


Aku keluar dari rumah, meninggalkan Diablo yang sedang gila game, lalu pergi ke sebuah tempat.


Tempat untuk menghilangkan kebosanan, alias gabut!


Karena tidak ada kegiatan, aku memutuskan untuk berkeliling Kota Kuoh.


Aku hanya mampir ke sebuah Kafe, Pedagang kaki lima, dan beberapa toko yang menjual kaset game.


Ya aku mampir ke toko game, karena Diablo yang meminta membelikan kaset jika aku pergi keluar, dia memang super merepotkan aku sekarang.


Rias dan lainnya sekarang sedang membaca novel dikamarnya masing-masing, dan novel itu adalah novelku semua, mereka semua mencuri novelku ketika aku tidur, dasar wanita memang suka merepotkan.


Mengingat beberapa waktu lalu aku pergi ke Kyoto, Yasaka dan Kunao juga sering memberi kabar lewat telepon denganku, ya aku cukup senang saling bertukar kabar denganku, apa mereka kesepian karena tidak ada aku? lebih baik aku tidak boleh nuduh.


Akhir-akhir ini aku kepikiran, apa aku bisa pergi ke dunia anime lain? lebih baik kita tanyakan pada Raphael-san.

__ADS_1


Raphael-san, apa aku bisa pergi ke dunia anime yang lain? itu akan menyenangkan jika bisa pergi.


< Jawab. Anda bisa, skill dari Gift Card 'Celah Dimensi' telah berevolusi, anda bisa pergi kedunia yang diinginkan.>


Apa? Benarkah? aku bisa pergi ke dunia anime yang lain?


< Jawab. Anda bisa Levi-sama, tapi dengan syarat Anda harus membatasi kekuatan Anda ketika disana. >


Kalau yang seperti itu aku tahu kali, aku akan menahan kekuatanku dengan hati-hati.


< Gift Card ini akan berfungsi ketika pukul 00.00 Malam >


Jadi ada waktu ditentukan ya!? apa ada batas waktu jika disana Raphael-san?


< Anda akan didunia Anime lain, selama sepuluh tahun. >


Apa aku disana selama sepuluh tahun? Bukannya itu terlalu lama? Bagaimana kalau aku datang kedunia ini lagi?


< Jawab. Satu tahun di dunia lain sama dengan satu bulan didunia ini. >


Hm… jadi aku disini hanya menghilang selama sepuluh bulan, berarti itu hampir satu tahun, tapi ini sangat menarik, Yosh mari kita nanti kesana…


Aku segera pulang kerumah, lalu kasih satu kaset ke Diablo, sesampainya aku dikamar aku melihat Beru yang sedang bermain PS dengan Diablo, apa dia sudah terpengaruh oleh Diablo.


"Hei Beru, apa yang kamu lakukan disini? inikan kamarku." (Levi)


Beru terkejut karena aku tiba-tiba datang masuk ke kamar.


"A-Ah maafkan aku Levi-sama, aku tadi diajak oleh Diablo-sama." (Beru)


"Bukannya anda tadi menyuruhku untuk kemari? " (Beru)


"Apa-Apaan kau ini? " (Diablo)


Setelah itu mereka berdebat selama beberapa menit, kepalaku mau meledak mendengar ocehan mereka.


BUK! BUK!


Aku menjitak kepala mereka, dan menyuruh mereka duduk dengan benar, lalu mendengarkan aku berbicara.


"Kalian berdua jangan main game lagi selama satu minggu, dan Beru kamu akan ikut aku berpetualang kedunia lain nanti, bersama Shadow Army lainnya, jangan malas ingat." (Levi)


"Saya minta maaf tentang main game tadi, saya akan mengikuti Levi-sama berpetualang." (Beru)


"Kalau aku? aku ikut tidak?" (Diablo)


"Kamu tidak ikut, itu sebagai hukuman kamu karena suka main game, dasar Maniak Game." (Levi)


"Aku minta maaf Levi-sama." (Diablo)


Setelah itu aku pergi keluar untuk mandi, lalu aku mendengar suara Diablo dan Beru yang saling salah-salahan, mereka benar-benar seperti anak-anak.


Sesudah mandi aku segera pergi ke kamar untuk memakai pakaian, tiba-tiba suara Naga muncul dikepalaku.

__ADS_1


"Rekan, apa kamu ingin pergi ke dunia lain? " (Azure)


"Iya, benar." (Levi)


"Apa aku diajak? " (Azure)


"Tentulah bodoh! nanti jika aku ingin mengeluarkan kekuatan bagaimana? masa aku cuman memakai beberapa sihir." (Levi)


"BENARKAH? Yeay, akhirnya aku bisa melihat dunia lain lagi." (Azure)


"Kalau tidak salah kamu juga pernah berkeliling alam semesta lain bukan Azure?" (Levi)


"Itu benar, itu sangat-sangat menyenangkan." (Azure)


Seusai berbicara dengan Azure selama beberapa menit, aku segera nonton TV diruang tamu, sambil menunggu jam 12.00 malam untuk pergi kedunia lain.


*PUKUL 00.00


Jam 12 malam telah tiba, aku segera keluar dari rumah, dan pergi ke danau belakang Kota Kuoh.


Aku memutuskan untuk hanya membawa Shadow Armyku saja yang menemaniku, untuk lainnya aku tidak ajak, karena ini adalah kisah petualangku.


Aku berjalan menuju bagian belakang danau hingga saya tidak merasakan aura seseorangpun dalam radius deteksiku, segera aku mengeluarkan gift card dimensi pribadi.


"Yosh, ayo" (Levi)


Raphael-san sisanya aku serahkan padamu.


«Jawab. Serahkan sisanya pada saya, Levi-sama.»


« Menghubungkan Jembatan Antar Dimensi Membutuhkan Tumbal Jiwa Sebesar 12.000, Jiwa yang dimiliki adalah 100.000, apa anda ingin memberi tumbal sebesar 12.000 jiwa YES/NO »


YES.


« Persetujuan Diterima, Konfirmasi Tujuan Dunia yang ingin pengguna kunjungi. »


Dunia Attack On Titan.


« Mengonfirmasi, pada saat kejadian apa anda ingin disana? »


Aku ingin disana sebelum Mikasa bertemu dengen Eren Yeager, jadi aku bisa menyelamatkannya, lalu ubah aku menjadi umur anak 7 Tahun.


« Permintaan Dikonfirmasi, anda ketika tiba disana ingin tinggal ditempat apa?»


Pulau Paradise.


« Semua Permintaan Diterima, Memproses Berjalan ...1%...10%...34%...41%...56%...69%...75%...86%...90%...100% »


« Memproses berhasil, Portal Celah Dimensi akan muncul dalam hitungan mundur ...3...2...1. Sukses »


Setelah itu muncul sebuah portal hitam didepanku.


"Yosh, Dunia Shingeki No Kyojin Aku akan tiba...."

__ADS_1


Aku segera masuk kedalam dan berpindah dunia....


...TERIMA KASIH KARENA SUDAH MEMBACA, MAAF KEMARIN GA UPDATE KARENA KEMARIN WIFI MATI, AUTHOR AKAN CRAZY UP BESOK....


__ADS_2