GOLDEN EMPEROR DRAGON DxD UNIVERSE

GOLDEN EMPEROR DRAGON DxD UNIVERSE
46- MAIN CATUR DENGAN SONA


__ADS_3

...LEVI*POV*...


Kebesokan harinya, sekarang aku sedang siap-siap untuk berangkat kesekolah, walaupun aku sangat kelelahan karena kemarin aku habis pulang dari pesta, dan aku berangkat hari ini.


Oda dan Tia sekarang telah menjadi anak tahun ketiga dari Akademi Kuoh, mereka baru pindah hari ini.


Otou-san dan Okaa-san yang mendaftarkan Oda dan Tia sekolah, dia juga akan sekelas dengan aku.


Akhirnya kehidupan sekolah dimulai, jadi aku tidak kebosanan saat dirumah, serius aku sampai sumpek gara-gara kemarin pesta banyak sekali orang.


Jujur saja aku memang orang yang tidak suka keramaian, karena udara disekitar akan menjadi berkurang, itu adalah hukum alam didunia.


Sekarang aku sudah sampai didepan gerbang sekolah dengan Oda, Tia dan Diablo, untuk Rias dan yang lainnya mereka sudah berangkat pagi-pagi sekali, aku tidak tahu mereka mau ngapain, tapi katanya mereka ingin melakukan hal yang penting.


Saat digerbang sekolah terdengar suara para gadis maupun laki-laki seperti biasa, dan itu sangat mengganggu.


"Hei lihat siapa yang disampingnya Levi-kun dan Diablo-kun, apa dia siswi baru dari Akademi?." (Gadis 1)


"Sepertinya begitu, mereka berdua juga sangat cantik." (Gadis 2)


"Sialan! Tuan populer memang banyak sekali mendapatkan gadis cantik, aku iri sial...!!!." (Cowok 1)


Hei kalian bisa tidak menggosip pagi pagi? kupingku pengang mendengarnya, aku berjalan lebih cepat karena malas mendengar ocehan mereka, dasar netizen-netizen.


Kami sudah sampai didepan kelas 3-B, keadaan disini sangat ramai, banyak siswa maupun siswi mengobrol satu sama lain.


Aku dan Diablo segera masuk kekelas, lalu Oda dan Tia juga masuk, seperti biasa banyak orang yang mengoceh tentang mereka berdua, dan aku merasa terganggu, mereka bahkan bisa menebak kalau Oda dan Tia adalah kekasihku, manusia kalau berbicara memang kadang-kadang suka benar.


(Kring. Kring. Kring)


Bel tandanya masuk telah berbunyi, para sensei telah memasuki kelasnya.


Setelah sensei masuk, dia meminta Oda dan Tia memperkenalkan diri, dan saat mereka memperkenalkan diri aku tidur dikelas, ngapain aku mendengarkan mereka memperkenalkan diri, aku sudah kenal mereka berdua, lebih baik aku tidur.


Tinggal menghitung hari akan diadakan Turnamen para Iblis muda, serius aku sangat terganggu dengan itu, aku malas sekali bertarung.


Tapi aku terpaksa karena hadiahnya uang loh, siapa yang tidak mau uang jika hadiahnya bukan? manusia normal memang ingin mendapatkan uang, aku akan bertarung dengan tidak serius nanti, kalian pasti tahu jika aku serius akan menyebabkan malapetaka pada dunia, dan itu adalah suatu fakta.


Sensei sekarang telah menjelaskan tentang hukum fisika, aku mengerti tentang hukum fisika.


Hukum fisika juga bisa dibuat menjadi kekuatan.


Hukum fisika berbeda dari teori ilmiah dengan kesederhanaannya.


Teori ilmiah memiliki banyak persamaan sifat sebagai hukum, namun umumnya lebih kompleks daripada hukum, mempunyai banyak komponen bagian, dan lebih mungkin berubah sebagai kumpulan data percobaan yang tersedia dan pengembangan analisis.


Dengan faktor hukum tersebut biasanya kita bisa merubah menjadi sebuah kekuatan, jika kalian bisa menguasai hukum, mungkin kalian bisa merubah hukum pada dunia ini.

__ADS_1


Sebagai contoh hukum waktu didunia ini memiliki waktu 1 hari sama dengan 24 jam, itu adalah fakta hukum waktu didunia ini.


Tapi lain cerita jika kalian memiliki kekuatan suatu hukum, dengan kekuatan hukum kalian bisa merubah 1 hari sama dengan 48 jam, dan itu sangat membantu jika kalian ingin melawan orang yang kuat.


Bagaimanapun, perubahan fundamental pada hukum tak mungkin besar-besaran, sejak ini akan menyatakan perubahan secara tak langsung pada susunan dasar semesta, yang akan hampir pasti membuatnya dengan segera tak dapat didiami, jika hukum berubah, kita takkan di sini untuk mengamati dunia.


Hukum yang berkedudukan kokoh telah sungguh dibuat tak berlaku dalam beberapa kasus khusus.


Namun formulasi baru yang diciptakan untuk menjelaskan ketidakcocokan dapat dikatakan menyamaratakan pada, daripada penggulingan, aslinya.


Hukum yang tak berlaku itu telah ditemukan untuk menjadi satu-satunya perkiraan akhir, pada yang istilah atau faktor lain harus ditambahkan untuk menutupi yang sebelumnya tak terhitung-untuk syarat, contoh, skala waktu atau ruang yang lebih besar atau lebih kecil, kecepatan atau massa yang besar, dsb.


Jadi, daripada pengetahuan yang tak berubah, sebenarnya hukum fisika lebih baik dipandang sebagai rangkaian memperbaiki perkiraan.


Ya aku sangat mengerti tentang pelajaran walaupun aku orang yang sangat pemalas, dikehidupan sebelumnya aku terus belajar dengan giat, walaupun itu dipaksa oleh orang tuaku, tapi sepertinya hal itu menjadi bermanfaat setelah aku bereinkarnasi.


Setelah bosan mendengarkan Sensei menjelaskan tentang hukum fisika, aku tertidur dikelas dengan sangat tenang, untungnya aku tidak ketahuan oleh sensei.


Beberapa jam kemudian setelah aku tertidur, bel tandanya makan siang berbunyi.


(Kring. Kring. Kring.)


Rencananya aku ingin berkunjung ke ruangan penelitian gaib setelah kekantin sebentar, Oda, Tia dan Diablo tidak ikut denganku karena aku menyuruhnya untuk tidak ikut denganku, aku malas kalau orangnya rame, itu saja.


Aku sudah sampai didepan pintu ruangan klub penelitian gaib, dan aku segera mengetuk pintu tentunya.


"Ini aku Levi." (Levi)


Seseorang menjawab dari dalam ruangan klub penelitian gaib, dan itu adalah Rias.


"Silahkan Masuk." (Rias)


Aku segera membuka pintu dan melihat Rias dan Sona sedang main catur didalam, tapi dimana yang lainnya.


"Tumben sepi." (Levi)


"Yang lain sedang memburu Iblis liar diluar, tadi mereka masuk tanpa Izin ke Akademi, hitung-hitung itu juga sebagai bahan latihan mereka." (Rias)


"Memburu Iblis liar saat sekolah berlangsung, kamu memang orang yang sembrono Rias." (Levi)


"SkakMat" (Sona)


Sona mengatakan hal itu, sepertinya Sona lumayan handal main catur, aku jadi ingin melawannya.


"Ah kamu memang hebat Sona, ini untuk ketiga kalinya aku kalah." (Rias)


"Ayolah Rias kamu jangan mengeluh seperti itu." (Sona)

__ADS_1


"Apa Sona sehebat itu bermain catur?, aku cukup penasaran dengan itu." (Levi)


"Apa kamu tidak tahu kalau dia yang terbaik dalam main catur dari para Iblis, banyak Iblis kalah padanya." (Rias)


"Eh begitukah, Sona bolehkah aku melawanmu? aku ingin melihat bagaimana permainan dari orang yang mengalahkan para Iblis bermain catur, itu sepertinya akan menarik." (Levi)


"Fufufu, tentu saja Levi-kun." (Sona)


Rias segera memberi tempat untuk aku bermain catur.


Pada kehidupan sebelumnya aku juga seorang yang suka bereksperimen tentang catur tahu, aku dulu mencari cara bagaimana menang dalam catur dalam waktu yang sangat singkat.


Hasilnya aku berhasil menemuinya, yaitu tiga langkah langsung skakmat.


Caranya adalah berikut:


1. Gerakkan pion raja Anda maju ke e4. Dalam kedua metode ini, kuncinya adalah ratu Anda. Anda akan menggunakan Ratu untuk melakukan skakmat, jadi pada langkah pertama Anda harus membuka jalan bagi ratu untuk bergerak secara diagonal. Dengan menggerakkan maju pion raja dua petak ke kotak e4, Anda akan memperoleh hasil seperti ini (e4).




Makan pion lawan Anda di kotak f5. Sekarang, gunakan pion Anda untuk memakan pion lawan yang sudah maju dengan menyerang secara diagonal. Langkah tersebut jika dinotasikan menjadi “e4xf5”. Saat ini Anda mendorong lawan untuk menggerakkan pion gajahnya agar maju 2 petak ke g5, di samping pion Anda.




Gerakkan ratu putih Anda ke h5 (Qh5). Skakmat! Sekarang Anda dapat menggerakkan ratu menyamping ke h5 dan menyergap raja lawan. Tamat! Anda akan melihat bahwa jika lawan Anda tidak menggerakkan pion mereka maju pada kesempatan terakhirnya, mereka pasti sudah menghalangi ratu Anda dengan meletakkan pion di jalannya di g6.




Dalam cara seperti itu aku akan mengalahkan Sona, dan dia sekarang terpancing dalam permainanku.


"Skakmat." (Levi)


Sona terkejut aku bisa mengalahkan dia hanya dalam tiga langkah, hohoho aku bisa mengalahkan Ratu Catur para Iblis.


"A-Apa tidak mungkin!!." (Sona)


"Le-Levi kamu mengalahkan Sona hanya dalam tiga langkah?." (Rias)


Aku hanya tersenyum menanggapi mereka, dan Sona terus mencoba ingin melawanku dan hasilnya dia kalah sebanyak 10 kali berturut-turut.


Kami berhenti bermain karena waktu istirahat siang telah habis, dan aku segera kembali kekelas lalu tidur dikelas.

__ADS_1


__ADS_2