GOLDEN EMPEROR DRAGON DxD UNIVERSE

GOLDEN EMPEROR DRAGON DxD UNIVERSE
36- KEMBALI BERSEKOLAH SETELAH LIBURAN MUSIM PANAS


__ADS_3

Prok..Prok..Prok..


Levi dipukul pakai bantal, Karena terlambat bersekolah.


"Levi bangunlah, Cepat kamu terlambat sekolah yang lainnya sudah dari tadi berangkat." (Ibu Levi)


Levi segera membuka matanya dengan keadaan setengah sadar, Lalu dia melihat jam.


"APAA!! Aku terlambat sekolah!!." (Levi)


"Yang lainnya sudah berangkat dari tadi, Kamu cepat sana mandi, Apa kau begadang semalam." (Ibu Levi)


"Nanti saat pulang sekolah aku jelaskan, Aku harus mandi dulu." (Levi)


Levi segera turun kebawah sambil lari bertujuan untuk mandi.


"Sialan, Kenapa rumahku jadi enam lantai!!." (Levi)


Levi segera masuk ke kamar mandi, Lalu mandi dengan sangat cepat.


Setelah mandi dia langsung memakai seragam sekolah, Lalu langsung berlari kesekolah.


"Levi kamu tidak sarapan." (Ibu Levi)


"Aku sudah telat Okaa-san." (Levi)


Levi dengan cepet berlari ke sekolah, Levi mengaktifkan Sihir Kecepatan Naga, Levi lupa kalau bisa menggunakan Sihir Ruang Dan Waktu.


« Pemberitahuan. Levi-sama didepan anda ada Iblis liar, Jumlah sebanyak dua belas, Harap Levi-sama hati-hati. »


Yang benar saja Raphael-san, Sialan aku sudah telat loh...


"Pasukan Igris Keluarlah."



Para Knight Shadow Army keluar dari bayangan, Lalu Levi memberi perintah sambil fokus berlari.


"Igris, Bunuh para Iblis liar." (Levi)


Igris mengangguk tanda jawabannya, Lalu segera menghajar para Iblis liar dengan cepat.


Iblis liar semuanya kaget karena mereka semua diserang dengan sangat cepat, Para Knight membunuh Iblis liar dengan mudah, Lalu kembali kedalam bayangan.


*Akademi Kuoh.


Krak...Krak...


Pintu gerbang ditutup oleh penjaga dan Levi sekarang berada didepan gerbang Akademi Kuoh sambil kelelahan.


"Sialan, Aku terlambat." (Levi)


Raphael-san, Bagaimana caranya agar aku bisa masuk kedalam?


« Jawab. Levi-sama bisa menggunakan Sihir Ruang Dan Waktu milik anda. »


Ah aku benar-benar lupa itu, Kalau saja aku menggunakan Sihir Ruang Dan Waktu dari awal pasti aku tidak kecapean begini, Raphael-san tolong aktifkan Sihir Ruang dan Waktu dengan koordinat Ruang Osis, Aku pikir muncul disana adalah pilihan yang tepat.


« Mengaktifkan Sihir Ruang dan Waktu »


« Sihir Ruang Dan Waktu : Koordinat Ruang Osis Akademi Kuoh. »


Setelah itu portal bundar muncul didepan Levi, Dan dia segera mengecek keadaan disekitar lalu masuk kedalam.


*Ruang Osis


"Sona-kaichou semua laporan sudah kami selesaikan." (Tsubaki)


"Kerja bagus, Kalian sekarang bisa masuk ke kelasnya masing-masing." (Sona)


"Ah... Akhirnya selesai juga." (Saji)


"Saji kau dari tadi hanya menulis laporan yang sedikit, Tapi kau malah kelelahan seperti itu." (Momo)


"Aku semalam kurang tidur karena membaca novel yang seru." (Saji)


"Sudah-sudah kalian semua segera masuk kelas." (Sona)


Sebelum Osis meninggalkan ruangan, Tiba-tiba ada portal bundar berwarna hitam muncul didalam ruangan.


"Apa itu? " (Saji)


"Semua siap-siap bertarung." (Sona)


Para Osis segera bersiap-siap bertarung karena kemunculan portal bundar itu.


Lalu Levi segera keluar dari portal bunda itu.


"Etto... Sepertinya aku masuk tanpa Izin." (Levi)

__ADS_1


"Levi-senpai? Kenapa kamu ada disitu?" (Saji)


"Levi-kun? " (Sona)


"Ah maafkan aku karena masuk tanpa Izin, Sebenarnya aku telat tadi lalu aku menggunakan Sihir Ruang Dan Waktu, Dan berteleportasi disini." (Levi)


"Fufufu, Kenapa kamu bisa telat Levi-kun? " (Sona)


"Ah aku bermain game semalam dengan Diablo, tapi sepertinya Diablo tidak telat sepertiku." (Levi)


"Hahaha!! Jadi kau bergadang semalam Levi-senpai, Aku juga semalam bergadang karena membaca novel." (Saji)


"Ah benarkah." (Levi)


"Sudah-sudah jangan gaduh, Levi-kun sebaiknya kamu segera masuk kelas karena pembelajaran sudah dimulai beberapa menit yang lalu." (Sona)


"Baiklah, Dan juga terima kasih untuk tumpangan ruangannya." (Levi)


Levi segera keluar dari ruangan osis, Lalu dia berjalan dilorong Akademi.


"Sepertinya semua sudah pada masuk." (Levi)


Levi sekarang sudah berada didepan ruangan kelas 3-B, Lalu mendengar guru menjelaskan pelajaran dan Levi mengetuk pintu.


Tok.Tok.Tok.


"Permisi, Aku masuk." (Levi)


Levi segera memasuki ruangan kelas lalu mencium tangan senseinya.


"Kenapa kamu terlambat Levi, Apa kamu baik-baik saja? " (Sensei)


"Maafkan aku sensei, Aku kesiangan." (Levi)


"Untung saja kamu segera masuk kelas, Kalau tidak, Pertanyaan sensei berikan tidak ada yang bisa menjawab, Kamu bisa duduk Levi." (Sensei)


Ah untung saja aku pintar, Kepintaran terkadang menyelamatkan nyawaku.


"Terima kasih sensei." (Levi)


Levi segera duduk ditempat duduknya dan melihat Rias dan Akeno tertawa.


Kenapa mereka berdua tertawa? Apa dia mengejekku karena telat?


"Hei Diablo kenapa kamu tidak membangunkan aku? " (Levi)


"Saya sudah membangunkan anda Levi-sama, Tapi Levi-sama bilang lima menit lagi." (Diablo)


"Selanjutnya saya akan mencobanya Levi-sama." (Diablo)


Setelah itu Levi segera mendengarkan Sensei menjelaskan pembelajaran.


Levi seperti biasa dia disuruh untuk menjawab pertanyaan yang dikasih oleh Sensei, Levi bisa menjawabnya dengan baik.


Untung saja pada kehidupan sebelumnya aku adalah orang yang pintar.


Kring...Kring...Kring.


Bel tandanya makan siang berbunyi lalu Levi segera meninggalkan ruangan kelasnya.


"Levi tunggu." (Rias)


"Ada apa Rias? " (Levi)


"Apakah kamu ingin ikut aku ke ruangan osis? " (Rias)


"Baiklah, Tapi kenapa kamu mau kesana? " (Levi)


"Aku hanya berkunjung kesana." (Rias)


Setelah itu Levi dan Rias menuju ke Ruangan Osis.


*Ruangan Osis


Tok.Tok.Tok


"Ini aku Rias Gremory, Bolehkah aku masuk kedalam ruangan?" (Rias)


"Silahkan Masuk, Rias." (Sona)


Rias membuka pintu ruangan osis dan aku melihat didalam ada Sona, Saji, Dan Tsubaki.


"Sudah lama Sona." (Rias)


"Benar sudah lama Rias, Ara ada Levi-kun juga." (Sona)


"Halo,Terima kasih untuk yang tadi pagi." (Levi)


"Itu tidak masalah Levi-kun." (Sona)

__ADS_1


"Ada apa dengan tadi pagi? " (Rias)


"Aku tidak mau ceritakan." (Levi)


"Kamu sangat menyebalkan Levi." (Rias)


"Rias apa kamu saat liburan musim panas ke dunia bawah? " (Sona)


"Benar, Kami sekalian berlatih disana." (Rias)


"Begitu ya, Aku mengerti." (Sona)


"Apa yang kalian lakukan saat liburan musim panas? " (Rias)


"Kami juga berlatih di Kota Kuoh, Bertujuan untuk bertambah kuat saat pertemuan ketiga ras nanti." (Sona)


"Benar, Kami sudah kuat loh." (Saji)


"Oh benarkah Saji-kun? Bolehkan aku melihat kekuatanmu? " (Levi)


"Hahaha!! Tentu Levi-senpai." (Saji)


[Sacred Gear]



Setelah Saji mengatakan itu, Sarung Tangan Hitam muncul.


"Ara, Apa itu seperti punya aku dan Issei? " (Levi)


"Benar punyaku juga ada Naga didalamnya, Salah Satu dari Lima Raja Naga, Raja Naga Vritha." (Saji)


"Kamu hebat Saji-kun." (Levi)


"Saji apa kamu mau pamer? " (Tsubaki)


"Aku hanya ingin memperlihatkan kekuatanku saja Tsubaki-FukuKaichou, Levi-senpai bolehkah aku melihat kekuatanmu? " (Saji)


Ah lebih baik aku isengin mereka saja yang ada disini.


Levi tiba-tiba tersenyum jahat dan mereka yang melihat merasa keheranan dan perasaan buruk muncul.


"Baiklah dengan senang hati." (Levi)


Levi segera melipat jari tengah dan jari telunjuknya, Lalu tiba-tiba mata birunya menyala.



[Teknik Perluasan Ruang : Kehampaan Tak Terbatas]



Setelah Levi mengaktifkan Skill milik Gojou Satoru, Ruangan Osis berubah menjadi ruangan langit yang tak berujung.


"Kenapa aku tak bisa bergerak? " (Rias)


"Di-Dimana ini? " (Sona)


"Apa kita diserang? " (Tsubaki)


Tap.Tap.Tap


Aku berjalan diruangan hampa dan bergegas kearah mereka.


"Ke-Kenapa Levi-senpai bisa bergerak, Jangan-jangan ini adalah sihir milik Levi-senpai." (Saji)


"Kamu benar Saji-kun, Ini adalah Teknik jujutsu, Diruangan ini Hukum Waktu di dunia tidak berlaku, Ruangan ini mutlak dengan semua perintahku, Mereka yang berada disini hanya mendapatkan kehampaan atau bisa dikatakan kematian." (Levi)


"Mu-Mustahil, Itu adalah teknik yang bisa melebihi Raja Iblis." (Sona)


"Ke-Kenapa aku gemetaran? " (Tsubaki)


"Levi segera lepaskan kami." (Rias)


"Benar Levi-senpai." (Saji)


Raphael-san, Tolong Non-Aktifkan skill.


« Menon-Aktifkan »


Ruangan kembali berganti seperti semula.


Semua yang merasakan Ruang Hampa milik Levi segera kelemasan.


"Ta-Tadi mengerikan." (Sona)


"Aku takut kalau kita nanti akan menjadi musuh Levi-kun." (Tsubaki)


"Levi kamu selalu saja mengerjai aku." (Rias)

__ADS_1


"Levi-senpai yang terbaik." (Saji)


Setelah kejadian itu Levi dan Rias meninggalkan Ruangan Osis karena Bel tandanya masuk telah berbunyi, Rias masuk kelas masih dalam keadaan sangat lemas.


__ADS_2