
Sahabatku sangat hangat sekali, perasaan sedih karena tidak bertemu dengan kak Diki sudah mulai pulih, kini aku bisa berbagi rasa ku kepada para sahabatku. Mereka sangat ahli dalam menghibur diri. Benar-benar sangat d'best sekali. Thank you so much.
Remedial sudah dilewati tinggal menunggu hasil akhir saja. Aku tidak cemas menunggu hasil akhir, soal bagus atau tidaknya tidak ada urusan yang terpenting aku mengerjakan ulangan tidak mencontek ke buku walaupun ada beberapa soal dijawab oleh teman dadakan si, tapi lumayan lah hanya satu atau dua soal yang dijawab oleh teman dadakan yang lainnya murni dari pikiranku.
Masa-masa indah dan buruk sudah terlewati, sekarang aku sedang sibuk mengurusi pikiranku yang sedang renggang karena tidak lagi memikirkan pelajaran sekolah tetapi malah sibuk memikirkan kak Diki.
Pekerjaan diliburan ku kali ini yaitu mencari info dari kehidupan seorang kak Diki. Mungkin ada suatu hal yang ia sukai atau apalah gitu.
Kak Diki aktif banget di akun Pesbue nya. Aku bisa lihat aktivitas dia, di saat ini belum tenar itgram dan lainnya cuma ada Pesbue dan Titerr saja. Masih belum ada status video, hanya berupa kata-kata saja. Saat itu mungkin sekitar akhir tahun 2014.
Ternyata kak Diki itu anak kedua dari tiga saudara, ia mempunyai adik dan kakak perempuan, hanya dia satu-satunya yang laki-laki. Kalau dilihat dari fotonya ia sangat dekat dengan kakaknya, lebih banyak foto dengan kakaknya ketimbang foto dengan adiknya. Malahan ada foto dimana dia dengan teman-teman kakaknya sedang liburan ke kawah putih. Wah, indah banget wajahnya. Eh maksudku pemandangannya. Saat melihat foto itu, aku ingin sekali menginjakkan kaki ku di sana, di tempat jejak kaki langkah kak Diki.
Biar ku simpan satu foto saat dia berada di Kawah putih, maaf ya ka, aku ambil foto kakak yang ini, jangan salahkan aku jika orang lain dengan bebas mengambil foto kakak. Habisnya, kakak ganteng banget si. Sok cool gimana gitu tapi aku suka.
Ingin sekali aku memberanikan diri untuk memulai obrolan dengannya di Pesbue. Namun apalah daya ku yang tak sanggup untuk mengetik satu huruf pun. Mati kutu jika bertemu tapi banyak gaya jika sudah lewat.
Sepanjang liburan kegiatan prioritas ku adalah mengorek-ngorek informasi mengenai kak Diki.
Kakak Diki. Kalau dipikir-pikir panjang juga ya panggilannya. Hmm, aku ingin mencoba memendekkan panggilannya. Apa ya yang pas untuk manggilnya. Kak Diki. Bagaimana jika ku panggil Ka Ki, ka dari kata kakak dan ki dari Diki, nah benar juga. KAKI. Nama yang cocok. Nama yang nantinya bisa ku kenang jejak-jejak kakinya, jejak kaki itu tidak akan bisa menghilang, ia akan terus timbul dengan lengkap tidak ada satupun yang hilang dari jejak itu. Ia akan terus membekas dalam perjalanan hidupku. KAKI. Sepertinya sangat tepat sekali.
__ADS_1
Aku mulai membuat kisah dengannya dipikiranku, wajahnya yang tak bisa ku lupakan, suaranya yang sampai ku ingat hingga saat ini, dan sikapnya yang kalem dan jarang pernah marah. Uhh manisnya.
Hari ini adalah hari ahad, teman-temanku sebentar lagi akan datang. Aku sudah kangen dengan teman-temanku, biasanya tiap hari bertemu sekarang jadi jarang ketemu. Beres-beres basecamp dulu lah, biar nanti yang lain tinggal duduk menikmati basecamp.
****
15 menit kemudian.
Hello, Zena. Selamat datang di basecamp, silakan duduk. Hari ini kita mau main apa? Apakah ada yang ingin kau katakan? Apakah ada masalah pada liburan kali ini? Kalau ada silakan cerita, kalau tidak ada ya cerita saja apapun itu.
Semua teman-temanku mendapat sambutan seperti itu, mungkin karena aku terlalu excited menyambut mereka. Mereka semua datang dengan wajah gembira. Alhamdulillah.
Pada ahad ini, aku dan temanku akan menonton film, film bergenre romantis, biasalah anak-anak usia remaja yang sangat menggemari film romantis, saat adegan yang sering terjadi di film keromantisan, seperti tidak sengaja tertabrak lalu buku jatuh semua kemudian sama-sama memunguti buku itu, dan tidak sengaja memegang tangan. Aduh adegan klise banget kan. Tapi aneh aja, adegan klise tetap saja ditonton.
Kehadiran teman-temanku sebagai pelipur kerinduan ku terhadap kaki, seakan-akan aku tidak mengenali kaki, dan juga tidak memiliki rasa kepadanya. Hari ini sangat seru sekali, selain menonton film, aku dan temanku juga bermain ToD, yaitu truth or dare, kejujuran atau tantangan.
Permainan ini bisa kalian coba jika ingin mengetahui persoalan yang terjadi kepada salah satu teman kalian. Aku dan temanku mengubah posisi menjadi lingkaran, setelah itu taruh botol di tengah-tengah kami. Botol itu pun diputar lalu tunggu sampai terhenti sendiri, dan jika tutup botol mengarah ke salah satu orang yang ada di lingkaran tersebut maka orang itu akan memilih truth or dare, jika memilih truth maka nanti akan diberi pertanyaan dan orang itu akan menjadi dengan jujur, jika memiliki dare maka orang tersebut akan diberi tantangan dan melakukan tantangan tersebut.
Hitungan ke tiga botol itu sudah diputar oleh Naren, kemudian botol itu berhenti di April.
__ADS_1
"Asik nih berhenti di April, T or D?" ucap Naren
"D" ucap ku
"Kamu jadikan foto aibmu sebagai foto profil bbm."ucap Iren
"Serius nih, enggak mau ah, enggak suka darenya, ganti dongg." ucap ku
"Enggak bisa diganti dong, harus lakukan tantangannya, cepet!" ucap Zena
"Oke oke, aku lakukan." ucap ku
Susah banget melakukan tantangannya, aku yang jarang sekali menggunakan foto profil dengan foto diri sendiri sangat tidak suka dengan tantangan ini. Foto diri di profil saja tidak suka apalagi harus pasang foto aib. Dasar mereka, tidak tanggung-tanggung memberikan tantangan.
Akhirnya aku mengubah foto profil ku, dengan sangat berat hati. Foto profil ini boleh dihapus jika sudah 24 jam, berarti seharian aku akan menggunakan foto aib ku di profil BBM. Sabar sabar, tahan emosi. Jangan sampai liburan kali ini darah tinggi.
"Nih, sudah aku ganti ya." ucapku
"Iya, sipp deh."ucap Zena
__ADS_1
Gitu dong, sekali-sekali harus pakai foto profil sendiri, jangan gambaran terus yang dijadikan foto profil.
Aku sudah melakukan tantangannya, sekarang botol itu siap-siap diputar kembali. Aku dag-dig-dug karena takut kena lagi. Lihat saja nanti, aku akan memberikan yang susah juga buat kalian. Hahaha *tawa jahat.