Hai!! Kaki

Hai!! Kaki
Episode 7


__ADS_3

Berakhirnya UKK pikiranku belum plongggg, aku takut jika hasil ulanganku jelek, apalagi hari senin ada jadwal remedial. Kalau ada yang di remed aku males banget, harus buka buku lagi buat mengerjakan tugas remed seharusnya udah santai tapi malah panik kayak di klinik. Hadeuhh.


Sekolahku masuk dari hari senin sampai hari jumat, libur dua hari, enak sekali walaupun pulang jam 3 sore. Tetapi kalau ulangan jam 2 juga sudah pulang apalagi kalau remedial, jam 12 juga sudah pulang tapi lebih bebas si kalau remedial mau pulang kapanpun juga terserah asalkan kalau ada yang diremed ya harus ikut.


Hal itu nanti saja ku pikirkan, hari ini aku mau santai di rumah. Aku suka sekali hari libur, siapa si yang enggak suka hari libur, menikmati kemalasan ini Hehe . Bangun tidur aku langsung sholat setelah itu menonton tv sambil ngemil, sampai jam 10 aku bersih-bersih rumah dahulu, jam 12 baru deh mandi abis itu sholat zuhur sampai nanti malem aku tidak mandi lagi. Setiap hari libur aku hanya mandi sekali aja, irit air.


Kling... Kling....


Kling... Kling...


Gawai ku berbunyi berulang kali, siapa si yang menggangu hari kemalasanku.


"P"


"P"


"Pril"


"Pril" pesan dari Iren


"Iya kenapa, Ren? Ganggu aja nih, kirain siapa gitu." ucapku


"Emang lagi nunggu pesan dari siapa, Pril? "jawab Iren

__ADS_1


"Enggak nunggu pesan dari siapa-siapa kok, kamu ganggu aja nih, berisik tau." ucapku


"Iya, maaf deh ya." ucap Iren


"Ada apa, Ren? Tumben chat?" ucapku


"Hari senin masuk jam berapa si? Aku lupa nih." tanya Iren


"Palingan jam 8 aja masuknya, kan santai ini kalau remedial." ucapku


"Okeee kalau gitu, makasih loh atas infonya." ucap Iren.


Iren itu pelupa banget, untung saja dia nanya, coba kalau diam pasti bisaa-bisa di hari senin dia berangkat pagi banget. Ya begitulah orangnya, apalagi kalau tertawa telatnya kebangetan. Orang-orang sudah selesai ketawa dia baru mulai ketawa otomatis semuanya juga ikut ketawa, bukan senyum doang yang bisa sambar tapi ketawa juga. Jadinya dia yang memperpanjang hiburan kita wkwk, lucu kan. Pasti banyak banget pahalanya, suka buat orang tertawa lebih lama.


Hari libur sekolah tidak ada istimewanya selain bertemu dengan orang tua. Untuk liburanku saat ini, aku memiliki pekerjaan baru walaupun tidak digaji tetapi bisa memuaskan hati. Media sosial yang lagi tenar dipakai yaitu Pesbue, di sanalah aku mulai menjadi stalker untuk sedikit lebih kenal tentang kakak rese itu, aku juga ingin bisa chatan dengan kakak itu, agar bisa selalu pantau dan tidak memicu terjadinya rindu. Asooy sekali.


"Hmmm.. Siapa ya nama kakak itu?" ucapku


"Arghh aku lupa namanya, yang aku ingat ada 3 kata, tapi siapa ya?" ucapku kesal


Sebenarnya, tidak hanya Iren saja yang pelupa, aku pun juga termasuk orang yang pelupa tingkat dewi. Jangan heran, namanya juga manusia pasti tempatnya lupa. Aku melupakan hal penting sekali, aku lupa dan menyesal sekal karena tidak mencatat nama asli kakak rese itu, padahal ada kertas dan otak yang bisa dijadikan sebagai media untuk mengingat tapi malah enggak digunakan. Sabar sabar, kali aja pas remedial masih ada nama-nama siswa di ruangan itu. Aku pun dengan cemas memikirkanmya, aku takut kalau tidak ada lagi nama-nama siswanya di tempelan kertas di atas meja itu.


"Semoga besok belum dibersihkan tempelan-tempelan nama siswanya, Aamiin." ucap ku.

__ADS_1


***


"Oiya, kelas ku kan di lantai dua sedangkan ruang kemarin kan ada di lantai tiga, nanti minta anterin siapa ya ke lantai tiga, kalau minta dianterin bakal ketahuan dong." ucapku


"Serba salah kek raisa." ucapku


Pada saat itu, aku berbicara sendiri untuk merancang rencana ke lantai tiga tanpa ketahuan oleh para temanku.


"Mungkin aku bilang mau ke toilet aja kali ya, wahh ide yang bagus tuh. Akhirnya dapet juga cara ngeles, kalau ketahuan abis ke lantai tiga jawabnya apa ya, hmm, lantai tiga juga ada kamar mandinya kan, yaudah nanti bilang aja kamar mandi di lantai dua penuh jadinya aku ke kamar mandi lantai tiga deh. Ide cemerlang bangettt, goodjob." ucapku


Rencana sudah dipikirkan secara matang sempurna, tinggal menjalankan rencananya. Semoga berhasil demi kakak rese itu. Jadi kangen kakak rese, udah enggak bisa duduk berdua lagi, semoga aja aku dan kakak rese bisa duduk berdua seperti kemarin tapi di pelaminan, haha mimpinya kebangetan.


"Aarghh kakak rese, jahat banget si sukanya tebar-tebar pesona ke Dede emesshh. Jadi galau kan nih karena kangen senyumannya, mana suaranya lembut dan pelan banget, cocok bangett dijadiin calon suami kayaknya dia juga jarang marah deh, dasar cowok lembut. Sesuka itu pada kakak rese ku."ucap ku sambil mengingat kejadian itu.


Jadi, rasanya jatuh cinta itu seperti ini ya, dari jarak dekat jantung enggak karuan, berdebar kencang sekali lalu tangan mulai dingin, dan pikiran hanya berisi tentang orang itu, tapi disaat berjauhan muncul rindu yang datang tiba-tiba tidak melihat sikon, berat sekali menanggung itu semua. Semuanya tidak bisa dikendalikan, langsung lepas begitu saja.


Waktu terus berjalan tetapi pikiranku tidak berjalan, masih saja tentang dia yang ada dipikiranku, ternyata sudah jam segini, dikit lagi cinta cenat cenut sudah habis, jam terakhir ku bertemu dengan selingkuhan ku, Woaaah Rafael. Walau bagaimana pun juga aku tetap memilih kakak rese itu, kakak rese itu nyata dan hadir di hidupku, pernah dekat pula dengannya. Dekat karena teman sebangku, hanya berjarak beberapa cm saja, semoga dikasih kesempatan lagi untuk bertemu dengannya, kali saja di ulangan-ulangan berikutnya. Walaupun tidak sebangku tidak apa-apa asal masih satu ruangan.


Ingin sekali bisa dekat dengannya lagi, berolahraga jantung lagi, tangan mendingin lagi sama dengan sikapnya yang dingin dan rese itu. Hidupku saat ini seperti dikelilingi oleh bunga-bunga yang bermekaran, bunga warna warni yang telah mengharumi perasaanku. Hadir sebagai penyemangat serta kecemasan yang melandaku.


Jatuh cinta si asik tapi ingat dunia, jangan sampai lupa diri dan salah berpijak. Cinta monyet si sudah biasa terjadi pada semua orang, siapa si yang tidak pernah merasakan cinta monyet? Jatuh cinta boleh-boleh saja asal dengan cara yang baik, memang si jatuh cinta itu tidak melihat siapa orangnya, jatuh cinta itu hadir mendadak tanpa terduga tapi ingat jika kamu salah jatuh bukannya ditolong malah ditambah semakin jatuh dengan orang itu, sehingga kamu akan terus-menerus seperti itu, semakin lama semakin jatuh di tempat, tertatih bangkit namun tetap saja lemah dalam kubangan rasa itu.


Nikmati saja alurnya, ikuti saja aliran sungai berjalan dengan semestinya tapi harus sadar diri juga. Jatuh cinta itu adahal hal yang istimewa dan berbahaya.

__ADS_1


__ADS_2