Hai Cinta Kembalilah

Hai Cinta Kembalilah
bab 57. Masih Sama


__ADS_3

"Terima kasih untuk makan malamnya. Besok kita akan melihat lokasi di sebelah barat dari tempat kita lihat tadi." kata Chris sehabis makan malam.


"Ok Pak, itu lokasi yang nanti akan kita buat waterboom dan area rekreasi keluarga lainnya." kataku.


"Iya betul lokasi itu." kata Chris.


"Kalau begitu kami pamit lebih dulu." kata Chris kepadaku.


"Ok Pak, sampai besok pagi." jawabku.


Chris pergi diikuti staffnya. Aku mampir sebentar ke bagian kasir untuk mengurus pembayaran.


Saat aku berbalik dari meja kasir. Aku menabrak sesuatu. Ternyata ada seseorang yang berdiri tepat di belakangku sedari tadi.


"Ah.. maaf." kataku.


"It's ok.." katanya sambil tersenyum.


"Bapak, kok masih di sini? Tadikan.." kataku saat melihat orang yang kutabrak.


"Ya.. saya pikir tidak sopan membiarkan kamu seorang diri. Jadi saya balik untuk menemani kamu." jawabnya.


"Oh iya, saya mau bersantai sebentar. Tetapi tidak ada teman. Boleh saya minta tolong ditemani? Ya sekedar menikmati live music sambil melihat pemandangan kota ini di malam hari." katanya.


"Hmm.. ok. Kami ada Sky Bar, dengan live music dan view kota ini dari atas." jawabku.


Kami berjalan menuju Sky Bar di lantai paling atas.


Chris memesan sebotol champagne dan aku memesan segelas orange juice.


"Saya pamit ke toilet sebentar." kata Chris.


"Ok!" jawabku.


Saat Chris pergi aku berjalan menuju area luar untuk menikmati angin malam dan melihat pemandangan kota secara langsung tanpa terhalang kaca.


Sangat indah terlihat kerlap kerlip lampu di bawah sana. Angin membelai wajahku, dan kupejamkan mataku.


"Indahnya.." kataku berbisik pada diri sendiri.


"Iya memang sangat indah." kata seseorang.


Saat kubuka mata ternyata Chris ada di sana bersandar pada dinding pembatas. Sambil melihat ke arahku.


"Sudah malam, sebaiknya kita beristirahat Pak." kataku.

__ADS_1


"Kita? Maksud kamu.." kata Chris.


Pikiran nakal yang ada di kepala Chris.


"Iya, kita beristirahat karena besok pagi kan harus kerja lagi." jawabku.


"Oh iya..ya." kata Chris sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


Buru-buru Chris tersadar akan pikiran sesatnya.


Kami kembali ke kamar masing-masing dan beristirahat.


***


Pagi ini kami menuju lokasi yang semalam kami bicarakan. Chris memintaku ikut di mobilnya, sambil membicarakan tentang beberapa hal soal project kami.


Di lokasi kami berjalan menyusuri tiap sudutnya. Ternyata ada satu bagian tanah basah yang tidak sengaja aku injak. Itu membuatku terpleset.


"Aah!" pekikku.


Sebuah tangan besar dan kokoh dengan sigap menangkap tubuhku. Sekarang aku sudah ada dipelukannya. Tercium harum tubuh dan pelukan nyaman yang pernah kukenal.


"Terima kasih." kataku sambil mencoba lepas dari pelukannya.


"Ah iya.." kata Chris sambil melepaskan pelukannya.


***


Diperjalan menuju hotel, Chris tidak fokus mendengarkan penjelasan Sally. Dia hanya terpaku menatap Sally.


Dalam hati Chris berkata..


"Aku ingin selalu memandang indah mu seperti malam lalu.


Aku ingin selalu memelukmu erat dalam rengkuhanku seperti tadi.


Aku ingin selalu menjagamu, dan buah hatimu."


Tanpa sadar Chris tersenyum sendiri.


"Pak! Apakah ada yang mau direvisi?" tanyaku.


"Oh.. tidak.. tidak. Itu sudah ok" jawab Chris.


Ciiiiit!!!

__ADS_1


Tiba-tiba mobil mengerem mendadak. Di depan sana ada mobil yang oleng dan tiba-tiba menabrak pohon.


Itu membuat mobil yang kami tumpangi mengerem mendadak, dan membuang arah ke kanan secara tiba-tiba.


Tubuhku terdorong ke samping. Menimpa dada Chris. Saat ini aku seperti sedang bersandar di dadanya. Sedangkan Chris memegang tubuhku dengan erat.


"Maaf.." kataku sambil berusaha lepas.


"Ini sudah kedua kalinya Sally. Sepertinya alampun ingin kita dalam posisi ini. Tolong beri aku waktu beberapa menit seperti ini." kata Chris berbisik.


Chris enggan melepaskan pelukannya dariku.


"Chris.." pintaku memohon.


"Aku mohon kali ini saja. Biarkan kita seperti ini." kata Chris sambil mengeratkan pelukannya dan mencium puncak kepalaku.


Pelukan yang dulu membuatku sangat nyaman dan akhirnya jatuh cinta padanya. Tidak.. tidak.. pelukan ini masih sama. Masih terasa sangat nyaman.


Kami saling menikmati dalam posisi ini. Dan baru tersadar saat mobil hampir memasuki lobby Smurk Hotel.


Mobil berhenti di lobby hotel. Kami berdua turun di lobby. Hari sudah menjelang malam. Kami langsung menuju kamar masing-masing untuk bersiap makan malam.


***


Saat aku turun menuju resto, ternyata hanya ada Chris di sana.


"Selamat malam Pak. Yang lain belum turun?" tanyaku.


"Mereka semua langsung kembali ke pusat kota Contento. Cuma saya yang tertinggal." kata Chris santai sambil memajukan kursinya.


Rencana awal semua akan pulang bersama besok pagi. Tetapi staff-staff Chris ternyata sudah pulang terlebih dahulu.


Kami menikmati makan malam kami bersama. Hanya ada kesunyian dan dentingan sendok garpu yang menyentuh piring.


"Oh iya, boleh aku main ke rumahmu untuk bermain bersama Lea? Aku sangat menyukainya. Bahkan aku sudah jatuh cinta saat pertama bertemu dengannya." kata Chris sambil menatapku saat kami sudah selesai makan.


"Hmm.. boleh." jawabku sambil tertunduk.


Setelahnya kami menuju kamar kami masing-masing untuk beristirahat.


---


Terima kasih buat teman-teman yang masih mampir dan membaca cerita saya.


salam

__ADS_1


vatty


__ADS_2