Hasrat Cinta Putra Sang Penguasa

Hasrat Cinta Putra Sang Penguasa
Terpuruk


__ADS_3

"Maafkan aku, Vin." Indah menundukan kepalanya penuh penyesalan.


"Tidak, saya tidak ingin hubungan kita berakhir begitu saja. Saya akan memperjuangkan cinta kita dan mencari cara agar saya bisa menggagalkan perjodohan saya dengan Evelyn. Saya sama sekali tidak mencintai dia, wanita yang saya cintai itu kamu, hanya kamu, Indah.'' Kelvin kembali memeluk tubuh Indah, kedua matanya bahkan mulai berkaca-kaca.


Dia tidak tahu bahwa rasanya akan sesakit ini. Niat awal dia yang akan mengakhiri hubungannya dengan Indah malah berakhir sebaliknya. Wanita yang dia cintai itu balik ingin mengakhiri hubungan mereka setelah dia tahu siapa dirinya yang sebenarnya. Sungguh hati seorang Kelvin benar-benar merasa sangat terluka.


"Bagaimana caranya? Kamu gak mungkin melawan ayah kamu. Lagi pula keselamatan Ibu kamu akan terancam juga kalau kita nekat meneruskan hubungan kita ini hiks hiks hiks!'' Tangis Indah seketika pecah.


"Saya akan mencari cara, apapun akan saya lakukan agar saya bisa melawan Daddy saya itu."


"Gak akan bisa, kamu bilang Daddy kamu itu jahat. Aku takut kalau dia akan benar-benar mencelakai Mommy kamu nanti."


"Tapi, Ndah. Saya gak ingin berpisah dengan kamu, saya cinta sama kamu melebihi apapun. Kamu adalah wanita yang paling saya cintai setelah Mommy. Pokoknya saya gak ingin hubungan kita berakhir hiks hiks hiks!" Air mata Kelvin akhirnya tumpah juga di dalam dekapan Indah wanita yang sangat dia cintai.


"Maafkan saya, Vin.'' Indah mulai mengurai pelukan.


"Jangan, Ndah. Saya mohon."


Indah menggelengkan kepalanya. Buliran air mata pun membasahi wajah cantiknya kini. Sesak, dadanya merasa sangat sesak kini. Dia tidak menyangka, hari yang semula terasa menyenangkan berakhir dengan sangat menyakitkan. Indah pun berbalik dan hendak membuka pintu mobil.


"Tunggu, Ndah."


Indah seketika menghentikan gerakan tangannya.


"Saya harap kamu mau menunggu saya. Saya janji akan menyelesaikan masalah saya dan segera kembali kepada kamu apapun yang terjadi. Saya hanya jatuh cinta satu kali dalam hidup saya dan wanita itu adalah kamu. Anggap saja kalau hubungan kita ini sedang break,'' lirih Kelvin penuh penekanan.


Ceklek!


Indah pun membuka pintu mobil lalu menutupnya pelan setelah wanita itu benar-benar keluar dari dalam mobil. Kelvin hanya bisa menatap kepergian Indah dengan hati dan perasaan terluka. Sesaat, dia pun merasa bahwa hidupnya benar-benar telah hancur. Namun, dia mengingat ucapan yang baru saja dia katakan kepada Indah bahwa dirinya akan memperjuangkan hubungan mereka bagaimana pun caranga. Kelvin mengepalkan kedua tangannya penuh tekad.

__ADS_1


'Satu-satunya cara agar saya bisa bersatu dengan kamu adalah dengan mencari kelemahan Daddy. Saya yakin kalau dia punya satidaknya satu kelemahan yang tidak saya ketahui,' (batin Kelvin.)


***


Pukul 01.00 dini hari. Kelvin baru pulang ke rumahnya setelah dia menenangkan diri dengan hanya sekedar berbendara tanpa tujuan hanya untuk mengobati rasa sakitnya patah hati. Akan tetapi, rasa itu masih saja terasa menyiksa bahkan rasa sakitnya melebihi dari apapun di dunia ini.


Ceklek!


Kelvin membuka pintu rumah lalu masuk ke dalamnya. Dia berjalan gontai menuju lantai dua dimana kamarnya berada. Namun, seketika dia pun menghentikan langkah kakinya saat melihat seorang wanita bejalan dari arah dimana kamar sang ayah berada.


Dia memang tidak melihat pasti kalau wanita itu benar-benar keluar dari kamar sang ayah. Namun, dia akan mencari tahu tentang apa yang telah wanita itu lakukan malam-malam seperti ini di kediamannya. Dia pun menyipitkan kedua matanya menatap dengan seksama wajah wanita tersebut di tengah suasana rumah dengan minimnya pencahayaan.


"Mbak Melani?" gumam Kelvin merasa tidak percaya dengan apa yang dia lihat saat ini.


Wanita yang dia panggil dengan sebutan Mbak Melani keluar dari dalam kamar ayahnya di tengah malam? Sungguh sebuah kejutan yang tidak terduga. Kelvin pun tersenyum menyeringai. Akhirnya, dia menemukan senjata yang akan dia gunakan untuk melawan sang ayah. Dia pun memutar badan hendak melanjutkan langkah kakinya. Namun, tiba-tiba saja dia menahan langkah kaki dan seketika mengepalkan kedua tangannya.


Dia melanjutkan langkah kakinya kemudian. Rasa bencinya kepada sang ayah semakin menjadi-jadi kini. Kelvin bersumpah di dalam hatinya bahwa dia akan membalas atas apa yang telah dilakukan oleh Tuan Alamsyah tidak peduli kalau dia akan di sebut sebagai anak durhaka nantinya.


Ceklek!


Blug!


Kelvin membuka pintu kamar lalu menutupnya kemudian dengan keras dan bertenaga hingga suaranya terdengar nyaring juga memecah keheningan malam. Setelah itu, dia pun duduk tepat untuk belakang pintu dengan perasaan getir. Hancur ... Hati pemuda berparas tampan dan juga tinggi itu benar-benar merasa hancur berkeping-keping. Setelah merasa patah hati karena harus kehilangan orang yang dia cintai, Kelvin di buat sakit setelah mengetahui perselingkuhan ayahnya dengan Melani di tegah kondisi sang ibu yang saat ini masih terbaring koma.


Kelvin memukul dadanya sendiri secara berkali-kali berharap dengan dia melakukan hal itu rasa sesak di dadanya itu akan sedikit berkurang. Namun, apalah daya rasa sakit yang dia terima terlalu menyiksa. Berapa kali pun dia memukuli dadanya, rasa itu tidak kunjung hilang malah dadanya semakin terasa sesak.


"Haaaaaa!"


Dia pun berteriak kencang. Suaranya terdengar menggema memecah keheningan malam. Sungguh, Kelvin benar-benar dalam keadaan terpuruk sekarang. Air matanya pun tidak lagi bisa dia tahan, Kelvin Alamsyah benar-benar menangis sesenggukan dengan suara tangis yang sedikit dia tahan.

__ADS_1


*******


Hari berganti waktu berlalu. Sudah satu bulan lamanya dari semenjak Kelvin berpisah dengan gadis bernama Indah Permata. Hari-hari yang dijalani oleh Kelvin benar-benar hampa. Rumahnya pun tidak lebih dari sebuah neraka baginya dan sampai saat ini, dia masih belum menemukan bukti yang falid tentang perselingkuhan Tuan Alamsyah sang ayah dengan Melani.


Hari pertunangan dirinya dengan gadis bernama Evelyn pun semakin dekat. Sementara dirinya sama sekali tidak mencintai gadis itu dan mereka pun hanya beberapa kali berjumpa. Hari ini, dia dan Evelyn berencana bertemu di sebuah Restoran besar untuk membicarakan prihal pertunangan.


"Maaf menunggu lama," terdengar suara lembut seorang wanita membuyarkan lamunan Kelvin yang saat ini sedang duduk di dalam Restoran.


"Tidak ko, saya baru juga sampai," jawab Kelvin tersenyum hambar.


"O ya? Hmm ... Syukurlah," ucap Evelyn seraya duduk di kursi berhadapan dengan Kelvin kemudian.


"Langsung saja ke intinya. Apakah kamu benar-benar menginginkan pernikahan ini?" tanya Kelvin tanpa basa-basi sama sekali.


"Apa yang bisa aku lakukan? Aku sama sekali tidak mampu menolak keinginan Daddy."


"Seperti itu rupanya. Kamu putri penurut yang akan patuh dengan apapun yang diperintahkan oleh Pak Presiden.''


Evelyn hanya tersenyum getir. Jauh di lubuk hatinya yang paling dalam, dia pun ingin sekali menggagalkan pernikahan ini sebenarnya. Namun, dia tidak tahu harus bagaimana dan apa yang harus dia lakukan agar perjodohan ini bisa di gagalkan. Kelvin pun sepertinya dapat membaca raut wajah Evelyn yang sama sekali tidak terlihat senang dengan pertemuan mereka.


"Apa kamu ingin perjodohan kita dibatalkan?'' tanya Kelvin kemudian.


"Kalau memang bisa, aku ingin perjodohan ini tidak dilanjutkan. Mana mungkin kita menikah tanpa dilandasi dengan rasa cinta? Aku juga tidak yakin kalau pemuda tampan seperti kamu tidak punya seorang kekasih."


Kelvin tersenyum senang. Raut wajah yang semula terlihat dingin sedingin es pun seketika terlihat sumringah. Dia akan membuat rencana dengan Evelyn agar perjodohan mereka bisa dibatalkan.


"Kita harus bekerja sama agar perjodohan ini dibatalkan. Saya juga tidak ingin menikah tanpa dilandaskan dengan rasa cinta. Evelyn, saya juga yakin kalau kamu juga punya seorang kekasih yang sangat kamu cintai."


...****************...

__ADS_1


__ADS_2