Hasrat Cinta Putra Sang Penguasa

Hasrat Cinta Putra Sang Penguasa
Hasrat Cinta Putra Sang Penguasa


__ADS_3

Beberapa jam sebelumnya.


Akhirnya, Kelvin berhasil membawa tubuh Indah di punggungnya ke dalam kamar hotel. Dirinya yang juga dalam keadaan mabuk berat membuatnya harus bersusah payah bahkan berkali-kali hampir saja tersungkur. Namun, dia pun akhirnya dapat bernapas lega karena dirinya masih mampu menguasai tubuhnya sendiri dan sudah berada di dalam kamar hotel sekarang.


Bruk!


Tubuh Indah pun di hempaskan ke atas ranjang dan dia pun melakukan hal yang sama kemudian. Keduanya kini sama-sama berbaring dengan posisi yang sama. Indah nampak mulai membuka kedua matanya kini.


"Dimana kita? Apa kita sudah sampai di kamar hotel?" tanya Indah, memutar badan dan meringkuk tepat di samping tubuh Kelvin.


"Iya, Indah. Kamu berat juga ternyata," jawab Kelvin mencoba mengatur helaan napasnya yang saat ini berhembus tidak beraturan.


"Hahahaha! Kamu benar-benar superman, kekuatan kamu benar-benar luar biasa, Vin.''


Kelvin pun tersenyum kecil lalu memutar badan. Mereka meringkuk saling berhadapan sekarang. Kedua mata mereka pun saling bertemu dan menatap satu sama lain juga saling melayangkan senyuman.


"Saya cinta sama kamu, Indah,'' lirih Kelvin.


Entah karena dia sedang berada di bawah pengaruh minuman beralkohol. Atau, itu memang benar-benar tulus dari lubuk hatinya yang paling dalam. Dia pun tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi dengan dirinya.


"Benarkah? Cinta? Aku tidak pernah merasakan yang namanya dicintai apalagi di sayangi bahkan oleh kedua orang tua aku sendiri," jawab Indah tersenyum kecil.


"Hmm ... Sebenarnya saya juga seperti itu, Indah. Saya sama sekali tidak pernah merasakan kasih sayang tulus dari kedua orang tua saya. Mereka hanya menuntut kesempurnaan dari saya, tapi saya tidak pernah mendapatkan hak saya sebagai seorang anak.''


"Benarkah? Kasian banget si kamu. Jangan khawatir, aku akan memberikan kamu kasih sayang yang tidak pernah diberikan oleh Kedua orang tua kamu. Aku bisa jadi Daddy kamu juga Mommy kamu, gimana?'' tanya Indah, suaranya terdengar meliuk-liuk layaknya orang yang sedang mabuk.


"Hahahaha! Tidak Indah. Saya tidak ingin mendapatkan kasih sayang dari kamu sebagai orang tua saya, tapi saya ingin kamu menyayangi saya layaknya seorang kekasih. Saya sama sekali gak butuh kasih sayang dari mereka,'' jawab Kelvin dengan nada suara yang sama.


"Hah? Kasih sayang seorang kekasih yang seperti apa maksud kamu?''

__ADS_1


"Seperti ini."


Cup ...


Kelvin tiba-tiba meng*cup bibir Indah mesra. Posisi mereka yang memang sangat dekat bahkan hampir tanpa jarak sedikitpun membuat dia tidak kesulitan untuk melakukan hal itu. Wajah Indah pun seketika memerah merasa malu.


"Dih, dasar nakal ya," celetuknya merasakan getaran yang aneh di dalam jiwanya kini.


"Kamu belum pernah berc*uman?''


Indah diam tidak menjawab pertanyaan Kelvin.


"Mau saya ajari gimana caranya berci*man?''


"Memangnya kamu sudah sering melakukan hal yang seperti ini?"


"Sebenarnya si tidak, ini pertama kalinya saya menyentuh bibir seorang wanita, dan rasanya manis juga ternyata.'' Kelvin terkekeh.


Dengan tanpa rasa malu sama sekali dan dengan jiwa yang telah benar-benar dikuasai oleh minuman beralkohol, Indah benar-benar melayangkan ciu*an di bibir pemuda bernama lengkap Kelvin Alamsyah itu. Tentu saja hal itu sukses membuat h*srat putra sang penguasa yang selama ini terpendam di dalam jiwa seorang Kelvin terbangunkan dan seketika meununtut sesuatu yang lain.


Malam yang dingin pun seketika berubah panas seiringan dengan panasnya permainan yang mereka lakukan. Bukan hanya sekedar ciu*an ataupun kecupan kecil semata, mereka pun akhirnya tidak bisa mengendalikan ha*rat di dalam jiwa masing-masing juga benar-benar memburu sesuatu yang lain. Hal yang seharusnya tidak pernah mereka lakukan.


Kelvin dan Indah benar-benar melakukan hal terlarang di bawah pengaruh minuman beralkohol. Keduanya bergulat di atas ranjang sampai akhirnya benar-benar meng*rang secara bersamaan dan apa yang mereka buru berhasil mereka dapatkan.


***


Pagi hari.


Kelvin seketika mengusap wajahnya kasar. Dia sama sekali tidak menyangka akan melakukan hal yang terlarang bersama gadis bernama Indah. Sesuatu yang sama sekali tidak boleh dia lakukan sebenarnya.

__ADS_1


Jiwanya yang telah dikuasai oleh minuman beralkohol semalam, membuatnya benar-benar melakukan sesuatu yang di luar kesadarannya. Alkohol telah membawa petaka di hidupnya. Alkohol juga telah membuatnya merenggut kesucian dari seorang wanita, sesuatu yang sama sekali tidak pernah dia bayangkan.


Apakah dia harus bertanggung jawab dan menikahi wanita bernama Indah ini? Atau, dia akan meninggalkan gadis itu karena sang ayah pasti tidak akan pernah mengizinkan dirinya menikah dengan seorang gadis biasa? Hati Kelvin benar-benar dilanda dilema.


"Vin?"


Tiba-tiba terdengar suara Indah lirih memanggil namanya. Sontak, Kelvin pun menoleh dan menatap wajah Indah yang saat ini sudah dalam keadaan membuka kedua matanya. Kelvin tersenyum getir, tatapan matanya pun terlihat sayu menyiratkan penyesalan yang mendalam.


"Kamu sudah bangun?" tanya Kelvin kemudian.


"Semalam kita--" Indah tidak kuasa meneruskan ucapannya.


Kedua matanya seketika berkaca-kaca. Menahan rasa getir di hatinya sekaligus menahan rasa sakit di bagian intinya kini karena mereka melakukannya secara berkali-kali. Semalam dia benar-benar hilang kendali.


"Maafkan saya, Ndah. Saya benar-benar menyesal karena telah melakukan hal itu sama kamu.''


"Apa yang akan kita lakukan sekarang? Kamu harus bertanggung jawab, Vin. Pokoknya harus hiks hiks hiks!" tangis Indah pun seketika pecah begitu memekikkan telinga.


Baru saja Kelvin hendak menenangkan gadis bernama Indah yang baru saja dia renggut kesuciannya, tiba-tiba saja ponselnya pun berdering nyaring. Dia meraih ponsel tersebut lalu menatap layarnya kemudian. Dia pun meminta Indah untuk berhenti menangis sebelum akhirnya dia mengangkat telpon.


📞 "Ha-lo, Dad."


📞 "Dimana kamu? Apa kamu lupa kalau hari ini kamu akan bertemu dengan Evelin? Pokoknya Daddy tidak mau kalau kamu sampai datang terlambat. Ingat, Evelin itu putra dari seorang Presiden.''


BERSAMBUNG ...


...****************...


PROMOSI NOVEL

__ADS_1



__ADS_2