HEAVENLY SWORD SYSTEM

HEAVENLY SWORD SYSTEM
Bab 101 - Fakta & Amarah Han Bersaudara.


__ADS_3

BIASAKAN LIKE DAN KOMEN SEBELUM MEMBACA!!!


***


“Itu tidak seperti yang kamu pikirkan, Sayang! Aku– aku–” Fang Yin yang baru saja datang berniat menjelaskan mengenai semua perkataan ratu musuh tadi, tapi suaranya tidak mau keluar karena fakta yang didengar Han Chen barusan.


Fang Ho Si Pedang Pertama juga tidak membantah mengenai permasalahan tersebut, bagaimanapun Han Chen berhak tahu mengenai hal itu cepat atau lambat, oleh karena itu dia tidak berusaha membela diri sama sekali.


Han Xue dan Han Yuwen yang mendengar itu dari barisan pasukan sangat marah atas bagaimana sikap Fang Ho dan Fang Yin, mereka keluar dari barisan dan menuju Han Chen yang terjatuh lemas.


Mereka berdua berjalan sambil menatap wajah kedua orang yang telah ikut menghancurkan klan mereka tersebut, bahkan tatapan mata mereka berdua sangat tidak bersahabat dan menakutkan.


“Aku minta maaf, aku waktu itu sudah terpedaya oleh ratu dan akhirnya aku dan ayahku digunakan sebagai senjata untuk menghancurkan klan kalian, aku minta maaf … hiks … hiks … hiks … ”


Fang Yin tak kuasa menahan tangisnya, dia juga tidak mampu untuk mendekat ke Han Chen yang terlihat sangat terpukul atas fakta tersebut, dia hanya bisa menangis dan memeluk ayahnya.


Sedangkan Han Xue dan Han Yuwen mendekati Han Chen, mereka berdua merangkul saudaranya itu agar tetap tabah dan menerima semua fakta menyakitkan tersebut.


Mereka berdua juga menahan amarah yang menggebu dalam hatinya, jika bisa mereka ingin sekali membunuh Fang Yin dan Fang Ho.


Tapi, mereka berdua sadar bahwa kedua orang itu adalah yang paling dekat dengan Han Chen, serta dua orang yang selalu mendukung dan merawat Han Chen setelah kejadian tersebut.


“Aku sudah baik-baik saja saudara, kita masih dalam masa peperangan, aku tidak ingin masalah pribadi kita akan mempengaruhi proses kemenangan kita,” ucap Han Chen mencoba tegar.


Han Chen kemudian menatap Fang Yin kekasihnya dan Fang Ho ayah angkatnya, dia mendekati keduanya dibantu oleh Han Xue dan Han Yuwen yang membopong tubuhnya.


“Aku tidak menyangka kalian berdua menyembunyikan hal tersebut sejak awal, padahal aku sudah mengatakan mengenai jati diriku yang asli pada kalian berdua, sekarang aku sangat kecewa,” ucap Han Chen.


“Tapi tidak bisa dipungkiri bahwa kalian berdua dan seluruh desa waktu itu sangat menyayangi, mau menerimaku apa adanya, bahkan membantuku dalam memenuhi ambisiku,” tambah Han Chen.

__ADS_1


“Namun, aku mohon mulai sekarang sedikit menjauhlah dariku, aku tidak mau menatap wajah kalian, karena aku akan membayangkan peristiwa dimana ayahku mati terpenggal oleh kalian berdua,” ucap Han Chen.


“A– aku minta maaf … hiks … hiks … hiks … ” Fang Yin hanya bisa menangis, sedangkan Fang Ho hanya bisa menangis dalam diam, dia sudah menganggap Han Chen seperti anaknya sendiri.


Akan tetapi, karena Fang Ho lebih dewasa dan bisa berpikiran lebih maju, dia tahu bahwa sekarang Han Chen masih sangat terguncang dan tidak mau menerima bantahan apapun.


“Baik, aku dan anakku akan menjauh dari peperangan serta akan menghindari semua kontak langsung dengan Anda, saya berharap Yang Mulia Kaisar bisa memenangkan peperangan ini.”


Fang Ho membawa Fang Yin menjauh dari kerumunan orang di sana, tatapan mata semua orang yang awalnya memujinya, kini menjadi tatapan menghina seorang penjahat yang keji.


Bagaimanapun tingkat kesetiaan mereka bukan pada Fang Ho, namun pada Han Chen yang notabene adalah kaisar mereka. Terlebih lagi yang membuat mereka bersatu adalah Han Chen.


Disisi lain, Han Chen terlihat sedikit meneteskan air mata, dia merasa kata-katanya barusan sangat kasar, namun hal ini lebih baik daripada dia terus membayangkan adegan tersebut dan tidak bisa fokus dalam peperangan.


Han Xue dan Han Yuwen menguatkan Han Chen, mereka berdua adalah saudara terdekat dan memang orang terdekat Han Chen sejak dulu, mereka berdua terus membuat Han Chen kembali fokus dalam peperangan.


“Terima kasih saudara pertama dan saudara kedua, sekarang aku menjadi lebih tenang,” ucap Han Chen sambil menahan kesedihan, dia kemudian memberi instruksi pada semua orang yang ada di sana.


“Kita akan melanjutkan peperangan, kita akan memperlihatkan bagaimana Fraksi Kekaisaran Han bersatu dan tidak bisa digoyahkan oleh semua orang, kita akan membuat para musuh ketakutan dengan kekuatan kita!”


“Hidup Yang Mulia Kaisar Han Chen!”


“Hidup Fraksi Kekaisaran Han!”


“Hancurkan musuh hina dan berdosa!”


Semua pasukan kembali bersatu di bawah satu suara, mereka semua akan selalu mendukung apa saja yang dibutuhkan oleh Han Chen.


“Kembali ke posisi masing-masing! Ambil senjata kalian, sekarang pasti musuh sedang mendekat ke benteng, jangan lengah!” Han Chen memberikan perintah dengan ketegasan dan kewibawaannya.

__ADS_1


“Siap, Yang Mulia Kaisar!”


Semua pasukan langsung menyebar ke seluruh arah, mereka semua kini sudah siap dalam posisi mereka masing-masing dan menunggu arahan lebih lanjut dari Han Chen.


“Sistem tolong belikan air suci yang bisa membuat racun di sumur dan seluruh sumber daya air benteng ini menjadi kembali bersih dan murni, belikan yang termahal!”


[Perintah diterima! Membeli Air Suci - 9 Mata Air Surga seharga 5 miliar, kegunaan bisa menjadikan seluruh air menjadi murni kembali dan hasil dari air ini bisa meningkatkan umur serta mengembalikan energi qi murni.]


Han Chen tersenyum sebentar, lalu dia terbang di langit dan mengeraskan suaranya untuk memberikan instruksi lebih lanjut pada semua orang.


“Para Jenderal Perangku! Bersiaplah mendengarkan aba-abaku, gunakan senjata terkuat yang kita miliki, gunakan energi qi kalian untuk membuatnya memberikan efek magis yang besar!”


“Siap Yang Mulia Kaisar!”


Setelah semua orang menyiapkan penyerangan pertama, semua senjata yang berjumlah ribuan senjata tersebut sudah terisi dengan energi murni dari para pasukan kultivator Kekaisaran Han.


“Tembakan sekarang! Incar senjata musuh dan lindungi tembok benteng! Lakukan!” Han Chen berteriak kencang, dia sendiri membuat sebuah barikade energi pelindung satu arah agar serangan musuh tidak menghancurkan tembok benteng.


Barikade pertahanan yang dibentuk oleh Han Chen membuat serangan lawan tidak bisa mencapai benteng, namun disisi lain, serangan dari benteng bisa keluar dan menyerang musuh.


“Cepat isi dan lakukan lagi! Jika kalian kehabisan energi qi murni, gantikan diri kalian dengan pasukan di belakang dan langsung minum air yang ada di sepanjang sumber air untuk mengembalikan energi qi murni! Lakukan!” perintah Han Chen lagi.


“Siap, Yang Mulia Kaisar!”


*BOOM!


*BOOM!


*BOOM!

__ADS_1


Serangan senjata terkuat milik kekaisaran han ini sangat sulit dihentikan oleh pasukan kekaisaran xuan lawan, namun pada akhirnya 3 kultivator ranah saint bertindak dan menghalau seluruh serangan sendirian.


“Sepertinya sudah waktunya kita membuat pergerakan besar, seluruh petinggi pasukanku, kita akan melakukan konfrontasi langsung! Biarkan ketiga orang itu menjadi lawanku, kalian semua cari lawan yang sepadan, perang sesungguhnya baru dimulai!” Han Chen memberikan perintah pada semua orang.


__ADS_2