HEAVENLY SWORD SYSTEM

HEAVENLY SWORD SYSTEM
Bab 041 - Menolong Raja Kota Kong.


__ADS_3

BIASAKAN LIKE DAN KOMEN SEBELUM MEMBACA!!!


***


“Jangan terlalu sopan seperti itu Raja Kota Kong, kami berdua masih muda, Anda bisa memanggil kami, nak atau apa pun yang pantas saja untuk anak muda seperti kami,” ucap Han Chen ramah.


“Kalau begitu jangan panggil aku Raja Kota, lebih baik memanggilku Paman Kong saja, lagi pula aku juga tidak terlalu tua untuk dipanggil Kakek bukan? Haha!” Paman Kong mencoba untuk bercanda.


“Baiklah, Paman Kong. Sebelum kami berdua menanyakan kenapa Anda memanggil kami berdua kesini dan bantuan apa yang bisa kami berikan, kami berdua ingin meminta maaf mengenai–”


“Jangan dipikirkan lagi, mengenai anak haram yang ternyata memang bukan anakku itu dan tetua pertama busuk itu, anak itu ternyata hasil selingkuh salah satu selirku dengan tetua pertama itu.”


“Jadi, sudah benar kalian berdua membunuh kedua orang biadab itu dan selirku yang merupakan selingkuhan tetua pertama dan ibu dari anak itu juga sudah diusir dari kediaman ini.”


“Tidak perlu membahas orang tidak penting seperti mereka dan mengenai permintaan tolong yang aku ajukan adalah menyembuhkan ayah dan anak kandungku, bisakah kalian melakukannya?”


Paman Kong memotong perkataan Han Chen dan langsung menjelaskan duduk perkaranya mengenai anak dan tetua yang dibunuh oleh keduanya, kemudian dilanjut dengan permintaan aslinya.


“Saya tidak berani menjamin bahwa saya bisa menyembuhkannya. Namun, jika saya bisa melihat penyakit apa yang menjangkiti ayah dan anak Anda, saya akan memutuskannya nanti, bagaimana?” tanya Han Chen.


“Baiklah, Nak Chen. Mari saya antarkan menuju ke kamar ayah dan anakku.” Paman Kong berjalan diikuti Han Chen dan Fang Yin menuju ke kamar yang dimaksud.


*


*


*


Setelah melihat keadaan ayah dan anak Paman Kong, Han Chen menyimpulkan bahwa ini bukanlah penyakit, melainkan ini adalah sebuah berkah yang entah dari mana datangnya.

__ADS_1


“Mereka berdua sudah tidak sadarkan diri bertahun-tahun, bagaimana bisa ini adalah sebuah keberkahan? Kamu pasti seorang tabib baru dan tidak tahu mengenai penyakit ini, bukan? Kamu sudah dibohongi suamiku!” teriak Istri Paman Kong.


“Diamlah! Jika sekali lagi kamu mengatakan omong kosong pada tamu yang aku undang, kamu yang akan aku usir dari sini!” tegas Paman Kong.


“Sudahlah Paman Kong, wajar saja istri Anda memiliki sikap seperti itu. Dan lagi wajah Anda juga pada akhirnya sedikit tidak mempercayai perkataanku bukan? Kalau begitu mari saya tunjukkan,” ucap Han Chen.


Dia meminta Fang Yin untuk membantu anak Paman Kong duduk, kemudian dia mengeluarkan Jarum Emas Dewa miliknya, dia menusuk titik akupunktur tempat penyumbatan energi anak itu selama bertahun-tahun.


Tidak berhenti di situ, ketika pertengahan pengobatan akupunktur, Han Chen mengeluarkan Pil Pembangkit Jiwa dan meminumkannya pada anak itu.


Efek dari pil tersebut membuat tubuh anak itu melayang beberapa inci, dari dalam tubuhnya mengeluarkan banyak sekali kotoran bekas kultivasi, serta muncul sebuah siluet Harimau Putih yang mengaum sangat keras.


*ROAR!


Han Chen tidak berhenti melakukan perawatannya, hingga beberapa jam kemudian akhirnya perawatannya selesai dan tubuh anak itu sudah terbaring di kasur serta dengan perlahan anak itu membuka matanya.


“A … ayah! I … bu! Kenapa di sini ramai sekali? Memangnya ada apa ini?” Suara anak itu terdengar terbata-bata karena setelah beberapa tahun tidak sadarkan diri.


Han Chen dan Fang Yin ikut senang dengan peristiwa yang ada di depan mereka ini, terutama Han Chen, dia seperti ingat bagaimana dulu ayahnya senang sekali ketika memeluknya.


Paman Kong akhirnya tersadar bahwa Han Chen dan Fang Yin masih berada di sana dan sepertinya hendak mengatakan sesuatu mengenai ayahnya.


“Maafkan aku, Nak Chen! Apa yang hendak kamu sampaikan mengenai keadaan ayahku? Dia masih bisa selamat, bukan?” tanya Paman Kong.


“Jawablah aku dengan jujur, Paman Kong! Dia bukan ayah kandungmu bukan? Jika aku tidak salah, kamu tidak memilih hubungan darah apa pun dengannya bukan?” tanya Han Chen langsung ke intinya.


*DEG!


Rahasia yang selama ini tidak pernah ada orang yang tahu termasuk istri dan semua orang yang ada di kediaman ini akhirnya terbongkar, Paman Kong langsung mengambil posisi siap bertarung.

__ADS_1


Dia mengambil sikap itu karena dulu ayahnya pernah bercerita mengenai banyak orang yang menjadi musuhnya, sampai pada akhirnya dia selalu waswas dengan orang baru karena bisa saja dia orang yang dikirim untuk membunuh ayahnya itu.


“Tenanglah! Kalau aku sudah berniat buruk, sejak awal kedatanganku kesini, aku sudah memorak-porandakan kediaman ini, kamu tahu sendiri bagaimana kekuatanku dan kekasihku ini dengan langsung bukan?” tanya Han Chen tetap tenang.


Paman Kong sadar dengan apa yang dia lakukan, dia meminta maaf dan kemudian dia mengatakan bahwa semua perkataan Han Chen adalah kebenaran.


“Tidak heran, karena sebagai seorang tabib dan alkemis, aku merasakan konstruksi tubuh pak tua ini sangat istimewa, dia adalah kultivator yang sangat kuat,” kagum Han Chen.


“Apa maksudmu mengatakan itu, Nak Chen? Aku tidak paham sama sekali?” tanya Paman Kong.


“Jiwa Harimau Putih yang ada dalam tubuh anakmu itu adalah pemberian pak tua ini dan itu merupakan salah satu dari Monster Surgawi yang memiliki kultivasi di atas ranah Surgawi, kamu bisa membayangkan kekuatannya, kan?”


“Dan bagaimana kultivasi pak tua ini jika dia saja berhasil menaklukkan Harimau Putih itu dan diberikan secara langsung pada anakmu? Dia benar-benar kultivator yang sangat kuat,” kagum Han Chen lagi.


“Baiklah, untuk menyembuhkan pak tua ini, aku membutuhkan waktu yang cukup lama. Jadi, sebelum itu kalian semua keluarlah! Kecuali Paman Kong dan kekasihku! Agar tidak mengganggu konsentrasiku,” ucap Han Chen.


Mereka semua mendengarkan perintah Han Chen, setelah semuanya cukup kondusif sesuai dengan keinginan Han Chen, dia sudah menyiapkan beberapa kotak yang berisi pil-pil tingkat tinggi.


“Ketika aku berhasil mengeluarkan darah kotor dan membuat tubuhnya mengeluarkan bau yang menyengat, Paman Kong tolong tahan tubuh pak tua ini dengan sekuat tenaga, dan Yin’er tolong nanti langsung masukkan semua pil ini secara bersamaan!”


Han Chen saat ini sudah masuk dalam fokus tinggi, dia menggunakan teknik akupunktur yang sangat indah, puluhan Jarum Dewa Emas miliknya melayang dengan bantuan energi qi miliknya.


Dan dengan waktu yang tepat, dia langsung menusuk belasan titik secara bersamaan, dimulai dari bagian dada, kemudian bagian punggung, lanjut ke bagian kepala dan diakhiri di bagian perut dan sekitar dantiannya.


Proses penanaman jarum itu cukup lama, karena Han Chen harus menggunakan hampir sebagian besar energi qi miliknya agar jarum-jarum itu bisa menembus saraf di balik kulit pak tua itu.


Setelah beberapa jam kemudian, semua jarum sudah berada dalam posisinya, kemudian keluar kotoran yang sangat banyak dari tubuh pak tua itu, mulai dari muntahan mulutnya dan juga cairan hitam dari jarum-jarum Han Chen.


Bau menyengat sudah mulai menyebar.

__ADS_1


“Sekarang!”


__ADS_2