
BIASAKAN LIKE DAN KOMEN SEBELUM MEMBACA!!!
***
“Tuan muda. Tolong maafkan penjaga kami, sebagai kompensasi, kami akan memberikan potongan harga untuk semua makanan yang tuan dan nona pesan nanti, bagaimana?” tanya nenek itu.
Fang Yin mengangguk dan menarik tangan Han Chen ke dalam rumah makan serta langsung duduk di salah satu meja kosong yang ada di dekat pintu.
“Sudahlah Chen Gege, kenapa kamu hari sangat pemarah? Apakah karena kamu sudah lama tidak melepaskan stresmu tadi malam setelah melihatku berganti pakaian?” tanya Fang Yin berbisik menggoda.
“Tadi malam kamu sangat tegas Yin’er, bagaimana bisa kamu berganti pakaian di depanku dan kamu hanya memesan satu kamar saja, apakah kamu tahu bagaimana tersiksanya diriku ini?” protes Han Chen.
“Salah sendiri sebelumnya kamu malah berbicara dengan perempuan cantik yang ada di kedai jajanan di pasar, jadi anggap saja itu sebagai hukuman,” ucap Fang Yin.
Selama seminggu terakhir hubungan mereka benar-benar sudah berkembang jauh dan bisa dikatakan seperti layaknya sepasang kekasih yang sedang berbulan madu.
Tapi harus digaris bawahi bahwa mereka berdua belum melakukan ‘Hal Itu’, mereka hanya saling menggoda dan menarik ulur perasaan masing-masing saja.
Singkat cerita, mereka berdua sudah memesan dan makanan langsung datang, namun sebuah masalah baru kembali muncul kepada mereka berdua.
Baru saja Han Chen akan memasukkan makanan ke dalam mulut, dia sudah diganggu lagi oleh beberapa pengawal yang tidak tahu diri.
“Kalian berdua, cepat pergi dari sini, murid dari Sekte Matahari Tenggelam ingin makan di sini dan kalian hanyalah pelancong kebetulan lewat bukan? Lebih baik kalian cepat pergi sebelum tuan kami marah,” hardik seorang pengawal.
“Sial! Aku mau makan saja tidak bisa tenang, kenapa masalah selalu datang kepadaku hari ini? Aku sekarang sangat marah, lebih baik tutup mulutmu itu dan pergi dari sini sebelum aku semakin marah!” ancam balik Han Chen.
“Dasar orang rendahan! Apa kamu tahu siapa yang barusan kamu ancam? Selain murid dari Sekte Matahari Tenggelam, dia juga merupakan anak dari Keluarga Kong. Apakah kamu yakin untuk menyinggungnya?” tanya pengawal itu dengan sombong.
__ADS_1
Han Chen tidak nafsu lagi untuk makan, dia mengeluarkan niat pedangnya dan mengarahkannya pada pelayan itu. Dalam sekejap mata, tangan kanan pengawal itu putus dan darah mengucur deras dari sana.
“Anggap saja ini balasan untuk kata-kata kasarmu dan karena tidak sopan kamu mengacungkan tangan kananmu dengan kasar padaku dan kekasihku, sekarang menyingkirlah sebelum aku gelap mata dan membunuhmu!”
Han Chen masih memberikan kesempatan ketiga sekaligus terakhir pada pengawal itu dan teman-temannya untuk menyingkir, tapi memang kadang-kadang dunia ini dipenuhi dengan orang bodoh juga.
Para pengawal itu malah berniat menyerang Han Chen dengan kekuatan penuh, mereka semua sudah menghunuskan pedang di dalam rumah makan tersebut dan membuat semua mata pelanggan tertuju ke arah mereka.
“Dasar bajingan! Kamu sudah memutuskan tangan salah satu teman kami, kalau begitu jangan harap kamu bisa keluar dari rumah makan ini dengan utuh, terima serangan kami bertiga ini!”
Ketiga pengawal lainnya langsung menyerang Han Chen dengan tinju dari berbagai arah. Han Chen yang sudah terlanjur marah dan sudah memberikan kesempatan berkali-kali tidak tahan lagi, dia juga hendak melakukan serangan.
Namun, tangannya ditahan oleh Fang Yin. Kini giliran Fang Yin yang memberikan para pengacau itu sebuah hukuman mati. Dan di sinilah kita bisa melihat kepribadian Fang Yin yang lainnya.
Meskipun Han Chen sebelumnya sedikit emosi, tapi berbeda dengan Fang Yin. Dia tidak akan menampakkan emosinya pada musuh, dia lebih terlatih dalam hal ini daripada Han Chen.
Tapi karena Fang Yin sudah turun tangan, sudah bisa dipastikan nyawa tiga pengawal itu akan melayang, hanya dengan serangan energi qi biasa saja darinya, bisa membuat kepala ketiga pengawal itu, terpisah dari tubuhnya.
Fang Yin menyerang tanpa mengubah posisi duduknya sama sekali, dia mengeluarkan tebasan energi qi miliknya dengan tenang dan tiba-tiba saja kepala ketiga orang itu sudah berpisah dari tubuhnya.
Semua pelanggan rumah makan ini sangat tertarik dengan Fang Yin. Bagaimanapun mereka semua adalah kultivator dan teknik yang digunakan oleh Fang Yin merupakan salah satu teknik yang sulit.
Mereka semua tertarik untuk merekrut Fang Yin dalam kelompoknya masing-masing setelah melihat pertunjukkan tadi.
“Kamu lebih kejam dari diriku, Yin’er!” gumam Han Chen.
Fang Yin hanya tersenyum menyeramkan dan tidak mengomentari apa yang dikatakan Han Chen. Dia kemudian membiarkan darah bergenang di sampingnya dan tetap melanjutkan makan seperti tadi.
__ADS_1
Satu pengawal yang hanya kehilangan tangannya langsung melarikan diri dan berlarian menuju tuannya yang berada tidak jauh di pintu masuk rumah makan.
“Lebih baik kita kembali ke rumah terlebih dulu, kita tidak bisa melawan anak muda dan nona cantik itu dengan kekuatan kita sekarang, kita harus minta bantuan tetua,” ucap tuan dari para pengawal.
“Lalu bagaimana dengan tiga teman hamba yang terpenggal itu?” tanya pengawal yang kehilangan satu tangan itu.
“Biarkan saja, apakah kamu mau mengantarkan nyawamu dan mati dengan konyol? Sekarang lebih baik kita kembali ke rumah dulu,” ucap tuannya itu.
Tuan dan pengawalnya itu langsung kembali menuju ke kediamannya, mereka berniat mengadukan Han Chen dan Fang Yin pada tetua di kediamannya nanti.
Sedangkan Han Chen dan Fang Yin sendiri tidak terlalu memedulikannya, mereka bahkan mengira bahwa masalah itu akan selesai.
Namun, setelah beberapa saat kemudian, banyak pelanggan lain termasuk dan termasuk pemilik rumah makan menyarankan agar segera keluar dari pusat provinsi ini, hampir dari mereka semua menyarankan hal yang sama.
Tapi, ada beberapa orang yang memiliki saran yang berbeda.
“Hei anak muda dan nona, daripada mendengarkan para kultivator pengecut yang ada di sini, bagaimana jika kalian berdua mendengarkan saranku?” tanya Orang itu tiba-tiba.
“Aku bisa melihat sekuat apa kalian berdua dari kedua serangan pembentukan energi qi yang menyerupai bilah pedang tadi. Jadi, bagaimana jika aku melindungi kalian tapi nanti kalian harus melakukan sesuatu untukku?” tanya Orang itu.
“Pak tua itu melakukannya lagi, dia selalu merekrut orang-orang berpotensi yang ada di rumah makan ini. Tapi, setelah masuk ke sekte itu, tidak ada yang kembali dan terlihat lagi, jangan-jangan dia melakukan pengorbanan iblis?”
Ketika mendengar suara Orang itu, semua kultivator kembali ke tempat duduknya masing-masing, alasannya karena mereka semua tidak bisa mengalahkan pak tua itu dan hanya bisa membicarakannya di belakang.
“Memangnya apa yang harus kami lakukan agar Anda melakukan hal itu?” tanya Han Chen coba memancing syarat yang diajukan pak tua tadi.
“Aku hanya menginginkan kalian mengacaukan kekuatan dari fraksi tuan muda tadi, serta karena kalian akan dalam pengawasanku maka salah satu syaratnya adalah menjadi muridku, bagaimana?” tanya Orang itu.
__ADS_1