HEAVENLY SWORD SYSTEM

HEAVENLY SWORD SYSTEM
Bab 055 - Menerima Undangan Kerajaan.


__ADS_3

BIASAKAN LIKE DAN KOMEN SEBELUM MEMBACA!!!


MULAI TANGGAL 14 - 21, AUTHOR MAU CRAZY UP.


JADI JANGAN LUPA UNTUK KOMENTAR YANG BANYAK YA TIAP BAB, BIAR SEMANGAT KALAU MAU CRAZY UP LAGI.


😄😄😄😄😄


***


“Maafkan aku yang telah membunuh ayah angkatmu sampai kamu berlatih dalam keterpurukkan seperti itu, bahkan kamu membuat banyak pengorbanan demi mendapatkan kekuatan lebih.”


Han Chen meminta maaf setelah Paman Kong Yu menceritakan ke mana saja dia selama ini.


“Tidak masalah, biarlah yang sudah berlalu benar-benar berlalu, aku tidak ingin mengingatnya lagi, apalagi beliau juga sudah menetapkan kamu menjadi tuan baruku,” ucap Paman Kong Yu.


“Selama dalam perjalananku, sesekali aku juga berpikir bahwa aku bodoh karena melakukan hal yang gegabah seperti tadi, bahkan hatiku bimbang sampai sebelum aku bertarung denganmu tadi,” sambung Paman Kong Yu.


Paman Kong Yu dan Han Chen bercerita panjang lebar dan saling meminta maaf karena kesalahan masa lalunya. Han Chen juga sedikit menyinggung mengenai di mana keberadaan anak dan istrinya. Namun, Paman Kong Yu terlihat cukup terkejut dengan pertanyaan Han Chen.


“Bukankah kamu yang telah membunuh mereka? Kenapa kamu tidak mau mengakuinya tuanku?” tanya Paman Kong Yu sedikit emosi.


“Aku hanya mengakhiri hidup Kakek Kong Guo, aku tidak menyentuh Kong Kun dan ibunya sama sekali, aku berani bersumpah demi dantian kultivasiku,” sumpah Han Chen di hadapan semua orang.


“Tidak ada reaksi dari dantianmu, itu artinya kamu tidak berbohong. Kalau begitu bukankah aku selama ini sudah ditipu oleh seseorang mengenai kematian anak dan istriku?” gumam Paman Kong Yu.


“Aku malah berpikiran bahwa Paman yang telah membawa mereka pergi agar bisa menjauhkannya dariku, sepertinya kita sama-sama tertipu oleh seseorang,” ucap Han Chen membenarkan.


“Biarlah, mereka berdua juga sama-sama berhati busuk, aku tidak akan mengakui mereka lagi sebagai keluarga dan sekarang, bagaimana caranya agar aku bisa menjadi salah satu bawahan resmimu, Ketua Sekte?” tanya Paman Kong Yu mengalihkan pembicaraan.


Han Chen kemudian menjelaskan mengenai segel budak dan syarat-syarat lainnya. Paman Kong Yu tidak menolak itu semua, dia bersedia melakukan apa pun untuk menjadi bawahan Han Chen sesuai dengan wasiat ayah angkatnya dulu.


“Baiklah, sekarang Paman Kong sudah menjadi salah satu bagian dari kami semua, anggap saja semua yang ada di sini adalah keluarga. Paman sementara akan menjadi pengawal pribadiku bersama dengan ayah angkatku, Fang Yin, tidak masalah bukan?” tanya Han Chen.


“Tentu saja tidak masalah, gunakan saja aku sesukamu, Ketua Sekte. Aku tidak akan membantah apa pun perintahmu, aku berjanji,” ucap Paman Kong Yu penuh keyakinan.

__ADS_1


“Baiklah kalau begitu, perintah pertamaku adalah untuk menyembuhkan semua luka paman terlebih dulu. Paman akan ditemani oleh Kakek Zhao Junpeng di sini, aku masih ada urusan lainnya,” ucap Han Chen.


“Baiklah, aku akan segera menyembuhkan diri agar bisa menemani kamu sebagai pengawal,” ucap Paman Kong Yu.


“Dan Paman Kong bisa memanggilku seperti biasanya, hanya ketika saat-saat tertentu saja paman harus menggunakan panggilan ketua sekte padaku, jadi panggil aku dengan Chen atau Tuan muda saja,” pinta Han Chen.


“Baik, Tuan muda.”


“Bagus, kalau begitu sampai jumpa nanti Paman. Kakek Zhao Junpeng aku percayakan Paman Kong Yu padamu, dan akan aku sampaikan salammu pada Kakek Liu Changhai,” ucap Han Chen.


“Baiklah, Ayah Fang Ho dan Fang Yin, mari kita menuju ke Rumah Dagang Bulan Perak untuk menemui mereka semua dan memperhatikan bagaimana aliran uang yang akan diperoleh sekte kita,” ajak Han Chen.


“Mari!” Fang Ho dan Fang Yin menjawab serentak, kemudian ketiga orang itu berjalan keluar dari aula tersebut dan terbang menuju ke kota.


*


*


*


“Selamat datang, Ketua Sekte! Tuan Han Xue, Nona Liu Annchi dan Tuan Besar Liu Changhai ada di ruang pemimpin, mereka tengah melakukan rapat dengan beberapa tamu,” sambut Penjaga.


“Oh, kalau begitu biarkanlah mereka semua menyelesaikan urusannya terlebih dulu, aku akan menunggu di taman dan tolong siapkan teh seperti biasanya,” pinta Han Chen pada penjaga tersebut.


Setelah beberapa saat, beberapa pelayan mengantarkan teh dan beberapa camilan yang akan disuguhkan kepada Han Chen dan dua lainnya.


Namun, karena kurang hati-hati dan karena ada seseorang yang berjalan cepat keluar dari dalam ruangan utama. Pelayan tersebut menabraknya dan menjatuhkan teh dan camilan itu hingga mengotori bajunya.


“Dasar pelayan rendahan, berani sekali kamu membuat bajuku kotor, apakah kamu tahu siapa orang yang telah kamu tabrak dan kamu siram dengan teh kotormu itu?”


“Tidak aku sangka Rumah Dagang Bulan Perak yang terkenal karena pengaruhnya yang besar memiliki pelayan buruk sepertimu.”


“Aku akan menggantikan pemimpin cabang rumah dagang ini untuk memberikan hukuman padamu, bersiaplah untuk mati!”


Orang yang terlihat mengenakan pakaian emas dengan corak naga itu ingin membunuh pelayan hanya karena menumpahkan teh ke bajunya, sungguh arogan sekali.

__ADS_1


“Bisakah aku membunuhnya?” Fang Ho geram melihat itu.


“Buat dia babak belur saja, Ayah. Melihat pakaiannya, dia sepertinya orang kerajaan, sedikit sulit untuk berurusan dengan mereka sekarang,” jawab Han Chen tenang.


“Bola Energi Ledakan!”


Fang Ho sedikit kecewa karena tidak bisa membunuhnya, namun sesuai dengan keinginan anak angkatnya itu dia hanya menyerang orang itu di beberapa titik yang tidak fatal.


*DUAR!


Tangan orang itu langsung patah karena mendapat serangan jarak jauh dari Fang Ho, dia langsung melirik tajam ke arah bangunan minum teh yang tidak jauh dari tempatnya.


“Tuan tolong terimalah ini, pil ini bisa menyembuhkan patah tulang dan meningkatkan kultivasi, mungkin tamu yang ada di sana tidak mengenal siapa Anda, jadi saya mohon ampuni kami semua,” ucap Han Xue yang keluar dari rumah utama.


“Untung saja kamu memiliki ketulusan tinggi dengan memberikanku produk terbaik milik rumah dagang ini dengan jumlah yang lumayan ini, kalau begitu aku akan bertemu dengannya sebentar.”


“Hei kamu orang yang telah menyerangku, kamu seharusnya berterima kasih pada anak muda itu, jika tidak aku akan membuat hidup kalian berantakan karena aku adalah utusan dari kerajaan.”


“Memangnya kenapa kalau kamu adalah utusan kerajaan, apakah kamu pikir aku akan diam saja ketika aku melihat bagaimana kamu akan membunuh pelayan itu hanya karena masalah sepele?” Fang Ho sedikit meninggikan suaranya.


“Sudah, Ayah. Tuan terhormat yang tangannya sudah patah, bagaimana kalau kamu dan semua pengawal yang kamu bawa, termasuk yang tengah bersembunyi di balik-balik bangunan ini untuk segera pergi?” ancam Han Chen.


“Sebelum ayahku yang pemarah ini benar-benar membantai kalian semua, jadi aku sangat-sangat menyarankan kalian semua pergi,” ucap Han Chen.


Utusan kerajaan itu, tidak merasakan kebohongan dari perkataan Han Chen.


“Bagaimana kamu tahu mengenai pasukan bayanganku, kamu boleh juga anak muda. Kalau begitu aku akan pergi sekarang, tapi aku pastikan membalas kalian suatu hari nanti.”


Utusan dan semua pengawalnya pergi meninggalkan Rumah Dagang Bulan Perak.


“Ada urusan apa mereka kesini?” tanya Han Chen pada Han Xue.


“Mereka mengirimkan surat dan titah raja agar mengundang ketua sekte sekaligus Raja Kota ini untuk menghadiri Konferensi Gubernur tahunan,” jawab Han Xue.


“Oh … lalu kenapa kamu kakak tadi membiarkannya menindas pelayan itu?” tanya Han Chen.

__ADS_1


__ADS_2