
BIASAKAN LIKE DAN KOMEN SEBELUM MEMBACA!!!
***
[Status Terbaru.]
[Nama : Han Chen (25).]
[Kultivasi Pedang : Saint ✩ 1 (1/100 miliar).]
[Teknik : Seni Pedang Tertinggi.]
[Senjata : Pedang Asura Pelahap.]
[Profesi : Alkemis Spiritual, Tabib Spiritual.]
[Shop : Bisa membeli semua kebutuhan kultivasi.]
[Pelelangan Dimensi : Lelang diadakan setiap tahun.]
[Dunia Jiwa : Tungku Api Phoenix, Jarum Dewa Emas, Inti Iblis Tingkat Tinggi, Sutra 12 Binatang Surgawi.]
[Uang : 1 miliar emas, 100 juta perak.]
[Poin Sistem : 30,582 miliar PS]
Han Chen melihat layar transparan di depannya, dia sudah sadar dan merasa bahwa seluruh tubuhnya sekarang kosong akan energi qi.
Dia juga melihat dalam statusnya beberapa hal berubah, terutama mengenai istilah Kultivasi Pedang yang baru muncul di dalamnya, dia kemudian bertanya pada sistem.
[Jalur Pedang dan Tingkatan Kultivasi sekarang akan menjadi satu dan sekarang bisa dikatakan Host sudah tidak butuh Pedang lagi untuk menebas sesuatu, cukup dengan mengayunkan tangan saja.]
[Mengenai energi qi yang menghilang sepenuhnya dari tubuh Host, karena energi qi sudah berganti menjadi Saint Qi, ini adalah dua hal yang berbeda secara kegunaan.]
[Pengolahan Saint Qi lebih sulit 10 kali lipat dari energi qi, tapi akan memiliki kekuatan yang setara dengan usaha yang dikeluarkan untuk mendapat Saint Qi ini.]
[Sebagai perbandingan, jika 2-3 Kultivator Surgawi ✩ 10 akan setara dengan 1 kultivator ranah Nirwana secara kekuatan.]
[Tapi khusus untuk kultivator ranah Saint ✩ 1 akan setara dengan 10 ranah Nirwana ✩ 10, begitulah perbandingannya secara sederhana.]
“Sekarang aku mengerti, lalu bagaimana caraku mengolah Saint Qi untuk memenuhi seluruh tubuhku seperti aku menggunakan energi qi biasa sebelumnya?”
__ADS_1
Sebelum sistem menjawab, Han Chen langsung bermeditasi, dia seperti tahu bagaimana cara mengolah Saint Qi secara otomatis dan memang begitulah yang terjadi pada seluruh ranah Saint.
Han Chen masih melawan di atas Pedang Asura Pelahap miliknya selama beberapa jam, seluruh bawahannya juga menunggunya dengan setia.
Tidak ada yang berniat menegur Han Chen sama sekali, karena ini mereka semua menganggap dia sedang menguatkan pondasinya kembali setelah melakukan terobosan.
“Sekarang aku sudah tidak bisa lagi menggunakan Pil-Pil Energi Qi, aku sudah menjadi seorang kultivator ranah Saint ✩ 1 dan sekarang aku hanya bisa mengonsumsi Saint Qi yang aku olah sendiri.”
Han Chen berbicara dengan dirinya sendiri tanpa sadar bahwa hampir semua bawahan terdekatnya sedang menunggunya di bawah.
Melihat hal itu, dia kemudian turun dengan Pedang Asura Pelahap yang sekarang memiliki kemampuan menjadi Pedang Terbang setelah menerima Kesengsaraan Petir juga.
“Selamat atas kenaikan tingkat ke Orang Suci (Saint), sebuah berkah bisa melihatnya secara langsung dan menjadikan Anda sebagai tuan kami,” ucap semua orang tanpa terkecuali.
“Apa yang kalian katakan? Aku juga akan membantu kalian menjadi seorang Saint jika memang sudah waktunya, untuk sekarang bagaimana jika kita sekarang kembali ke Istana?” tawar Han Chen.
Semua bawahannya senang dengan harapan yang diberikan Han Chen. Semua orang yang ada disini bahkan bisa mendapatkan kekuatan ranah Nirwana saja sudah sebuah berkah.
Bagaimana jika mereka semua benar-benar bisa menembus ranah Saint dan menjadi Orang Suci yang notabene sudah seperti orang paling kuat di seluruh benua.
*
*
*
“Jadi mereka semua sudah menggerakan pasukannya menuju ke daerah perbatasan, lalu bagaimana dengan pasukan kita, bisakah ada yang melaporkannya secara rinci?” pinta Han Chen.
“Izinkan saya yang memberikan laporan mengenai jumlah pasukan, strategi yang akan kita gunakan dan bagaimana kita menghadapi mereka.”
Han Yuwen menawarkan diri, dia, Paman Xu Xin dan Paman Ma Long memang ditugaskan Han Chen untuk berpindah ke divisi yang dipimpin Pedang Pertama, Fang Ho.
Han Yuwen disini mewakili Pedang Pertama, Fang Ho, karena dia harus menuju perbatasan lebih dulu untuk memimpin semua pasukan selama terobosan Han Chen tadi.
“Lanjutkan!” pinta Han Chen, dia sudah bersiap mendengarkan laporan ini dengan serius.
“Jumlah pasukan musuh diperkirakan mencapai 10 juta kultivator dengan penyebaran ranah Transformasi sampai Nirwana Puncak. Mereka diperkirakan sampai di perbatasan dalam tiga hari lagi.”
“Sedangkan jumlah pasukan kita hanya sekitar 1 juta saja, tapi secara kualitas kita unggul dalam hal ini, karena penyebaran kekuatannya mencakup ranah Kesengsaraan sampai Nirwana.”
“Kita akan menggunakan kelebihan jumlah pasukan musuh untuk mengambil keuntungan besar, kita akan menggunakan senjata kelas berat untuk serangan area karena efektifitasnya.”
__ADS_1
Han Yuwen selesai menyampaikan laporannya, kemudian Han Chen terlihat sedang berpikir sejenak, semuanya terlalu bagus untuk terjadi, kenapa para musuhnya tidak mengirimkan pengacau ke kekaisaran ini, itulah yang sedang dipikirkannya.
“Baiklah kalau begitu, aku ingin kalian semua akan menjadi satu kesatuan, Pedang Pertama sudah menuju kesana terlebih dulu, aku juga akan segera kesana setelah melakukan beberapa hal!”
“Setelah itu, aku ingin kalian bertiga Pedang Kedua, Pedang Ketiga dan Pedang Keempat menggantikanku di istana ini, kita akan masuk dalam kondisi peperangan, kalian harus siap!”
“Baiklah Han Yuwen pimpin semua orang kuat yang tersisa untuk bersiap berangkat, kita akan berangkat dalam satu jam lagi, kita akan meratakan pasukan musuh dari Kekaisaran Xuan itu!”
Han Chen kemudian berlalu dari sana dan mengajak Fang Yin dan Lian Jianghi, dia ingin membuat Lian Jiangshi untuk meminum darahnya terlebih dulu.
“Baik, Yang Mulia Kaisar!” Semua orang langsung repot dengan pekerjaan masing-masing, dalam masa peperangan seperti ini, kinerja mereka dalam mengatur kekaisaran benar-benar diuji.
*
*
*
Di Kamar Utama Kaisar.
“Kemarilah Lian Jianghi, aku akan memberimu darahku yang sangat istimewa, setelah itu aku hanya ingin kamu berjanji satu hal padaku! Bisakah kamu melakukannya?” ucap Han Chen.
“Apapun untukmu tuan, aku akan melakukan semuanya, selama itu adalah keinginan tuan.” Lian Jianshi kemudian mendekat pada Han Chen dan sudah mengeluarkan taring giginya.
Han Chen memberikan lehernya agar Lian Jiangshi bisa menyerap darahnya dengan bebas dan bisa meminumnya sampai puas, meskipun Han CHen sudah kuat, bantuan dari Lian Jiangshi bukanlah sesuatu hal yang salah.
Fang Yin hanya melihat dari jauh, dia membiarkan hal tersebut terjadi, karena toh dia yang menyuruh Han Chen untuk memberikan darahnya dan dilihat dari wajah serius kekasihnya itu, sepertinya dia memiliki sebuah rencana untuk Lian Jiangshi.
*GLEK!
*GLEK!
*GLEK!
Lian Jiangshi awalnya menganggap darah Han Chen sama seperti tuannya sebelumnya, tapi pada kenyataannya, darah Han Chen ribuan kali lipat lebih nikmat dari tuan sebelumnya.
Han Chen terlihat semakin pucat, padahal sekarang baru beberapa menit saja, hal ini dikarenakan sedotan darah Lian Jiangshi tidak main-main banyaknya, dia menyedot seperti tidak ingin melepaskannya.
*BOOOM!
*BOOOM!
__ADS_1
*BOOOM!
Lian Jiangshi sudah selesai meminum darah Han Chen dengan rakus, kini tubuhnya sudah terselimuti dengan kepompong darah dan terdengar suara terobosan yang sangat banyak dari dalam.