
BIASAKAN LIKE DAN KOMEN SEBELUM MEMBACA!!!
***
“Seluruh pasukan! Kita akan bersiap untuk memberikan serangan balasan, lepaskan anak panah khusus kalian setelah aba-aba dariku … satu … dua … sekaraaaaaang!”
Fang Ho dengan gagahnya berdiri di puncak tertinggi benteng, dimana di sana ada sebuah bendera yang melambangkan Kekaisaran Han dan merupakan puncak komando seluruh pasukan.
*JLEB!
*JLEB!
*JLEB!
Anak panah khusus untuk membunuh para kultivator itu sudah dilepaskan ke arah barat dan timur benteng, pihak musuh mencoba menggunakan energi qi untuk memblokir serangan tersebut.
Namun naas, anak panah yang mereka pikir itu adalah hal yang biasa salah besar, mereka semua adalah anak panah yang sudah dilapisi sebuah logam khusus pemberian Han Chen.
Dinding pertahanan energi qi saja tidak akan mampu menahan serangan anak panah tersebut, beberapa kultivator kuat dari pihak musuh yang mengetahui hal ini langsung mengeluarkan artefak pertahanan miliknya.
“Artefak Pelindung Kura Kura Ular!” Ratusan artefak yang memiliki diameter 100 meter tersebut sudah mulai aktif dan membuat anak panah yang ditembakkan dari benteng tidak efektif lagi.
“Para Jenderal Perangku! Tinggalkan panah dan serang musuh menggunakan senjata khusus kita, jangan biarkan mereka bertahan dalam cangkang kura kura itu terlalu lama!”
Fang Ho memberikan instruksi lagi, dia benar-benar seorang Panglima Perang yang sangat handal, tidak banyak yang tahu bahwa dirinya dulu anak seorang panglima besar di sebuah kekaisaran.
Sebuah senjata tidak masuk akal yang memiliki penampakan seperti meriam raksasa pihak musuh mulai bermunculan dari atas benteng tersebut, moncong meriam itu sudah memilih target masing-masing.
“Biarkan aku memberikan aba-aba lagi, buat semua musuh lari ketakutan melihat senjata kita tapi tetap tahan meriam raksasa musuh menyentuh benteng dengan senjata itu!”
__ADS_1
“Satu … dua … sekaraaaaaang!” Fang Ho berteriak sangat keras, wajahnya memerah dan sangat berminat untuk menang di hadapan kaisarnya sendiri, atau bisa dikatakan anaknya sendiri.
Setelah itu serangan meriam musuh mulai bisa teratasi dan meriam milik fraksi sudah mulai memunculkan kekuatan yang sangat kuat sekali, bahkan dalam sekali serangannya, meriam itu mampu membuat kawah di tanah sedalam 3 meter.
“Formasi Perang Gunung Pandau!” Jenderal Perang pihak musuh tidak kalah akal, dia bisa mengimbangi kecepatan perputaran serangan Fang Ho dengan sebuah formasi tingkat tingginya.
Formasi yang dilakukan pihak musuh bukan hanya sebagai sebuah pertahanan semata, namun dari langit kemudian muncul sebuah gunung qi raksasa yang bersiap menghantam benteng.
Fang Ho yang melihat itu langsung terbang ke atas dengan cepat, dia bersama dengan para jenderal terkuatnya berusaha untuk menahan sebuah formasi pertahanan sekaligus penyerangan musuh.
Namun, karena musuh yang berjumlah 10 juta orang itu menyatukan kekuatan, Fang Ho dan para jendralnya mulai terdorong ke bawah, mereka semua sedikit kesulitan menahan Formasi Gunung Pandau tersebut.
Han Chen yang sedari tadi melihat bagaimana perjuangan para bawahannya dalam peperangan ini, akhirnya ikut bergabung dalam pertempuran nyata, bukan hanya memberikan instruksi dari balik kursinya.
“Pedang Pertama dan Para Jenderal! Lepaskan beban gunung itu, aku akan membelahnya menjadi bentuk bentuk kecil, aku akan membuat formasi lemah itu hancur berantakan!”
“Kemudian, manfaatkan kesempatan itu untuk memberikan serangan, gunakan taktik yang sudah aku bicarakan sebelumnya, lepaskan sekarang!”
Han Chen kemudian mengeluarkan Pedang Asura Pelahap miliknya, dia juga sudah menyiapkan kuda-kuda untuk menggunakan jurus Seni Pedang Tertinggi.
“Dengan namaku dan kehendakku, hancurlah!” Han Chen terlihat menebaskan pedangnya ke udara kosong yang ada di atasnya sebanyak ribuan kali.
Tak berapa lama kemudian, Gunung Qi Raksasa itu sudah hancur berkeping-keping akibat serangan Han Chen, dia menghancurkan formasi yang dibentuk oleh seluruh pasukan musuh dalam beberapa detik saja.
“Sekaraaaaaang!” Fang Ho memberikan kode untuk langsung menggunakan taktik yang dikatakan oleh Han Chen sebelumnya, seluruh jenderal langsung menginstruksikan pada para kapten.
Dan para kapten pasukan itu langsung paham dengan instruksi jenderal mereka dan memimpin pasukan fraksi menuju ke depan gerbang.
Mereka lalu membukanya dan kemudian serangan langsung antara para kultivator dimulai, mereka memanfaatkan musuh yang masih kesakitan setelah formasinya hancur barusan.
__ADS_1
Satu juta pasukan fraksi yang menyebar ke gerbang barat dan timur dalam sekejap mata, pertarungan antara satu juta pasukan melawan 10 juta pasukan musuh sudah terjadi di mana-mana.
Namun, bukannya mencapai *******, setelah setiap dari pasukan fraksi membunuh 2 orang, mereka akan secara bertahap kembali masuk ke benteng dan kemudian mulai menutup gerbang.
Kali ini rencana mereka sukses besar, lebih dari dua juta pihak musuh terluka parah dan kebanyakan dari mereka semua mati mengenaskan akibat serangan kejutan pasukan fraksi.
“Kembali sekarang juga dan tutup pintu gerbangnya!” Fang Ho berteriak keras dari menara komando yang ada di tengah benteng, dia menyatakan bahwa rencana ini sukses besar.
*
*
*
“Sial! Apa-apaan mereka itu, bukankah sekali mereka membuka gerbang, peperangan sungguhan akan terjadi, apalagi mereka semua memiliki kualitas kultivasi yang lebih tinggi dari kita semua,” ucap salah satu jenderal musuh.
“Jangan kehilangan fokus, tetap lindungi pasukan kita dengan artefak pertahanan, mereka sangat cerdas dengan mengincar kita ketika dalam kondisi terkena luka dalam akibat formasi tadi,” imbuh jenderal lainnya.
“Jangan memuji musuh, itu akan membuat mental pasukan kita menurun, lebih baik sekarang perintahkan pasukan kalian yang terluka untuk mundur, kali ini gunakan serangan jarak jauh dengan efek yang lebih kecil!”
Jenderal Besar atau Panglima Perang Kekaisaran Xuan memarahi bawahannya, dia yang tidak pernah sekalipun kalah dalam peperangan sedikit tersinggung dengan perkataan jenderalnya tadi.
Setelah itu, pasukan musuh mengubah strategi perang mereka dengan membiarkan semua orang yang terluka diobati di garis belakang, sedangkan yang ada di garis depan adalah para kultivator yang memiliki jurus serangan qi jarak jauh.
“Incar keempat bagian benteng musuh yang memiliki bendera, kita akan membuat mental mereka turun dengan mencuri salah satu bendera dan menginjak-injaknya!”
Sesuai dengan perintah Jenderal Besar, para jenderal lainnya langsung memerintahkan pasukan mereka melakukan itu, ada beberapa divisi khusus juga yang masih memainkan meriam raksasa milik mereka untuk menghancurkan tembok benteng.
“Semoga Ratu Xuan sudah berada di dalam benteng dan sudah melakukan gerakan mematikan yang sangat brutal di sana, aku sangat berharap itu terjadi,” gumam Jenderal Besar Kekaisaran Xuan dalam hati.
__ADS_1
Ternyata Ratu Xuan selama ini sudah datang ke dalam benteng dan menyamar menjadi seorang pelayan perempuan, dia bersama dengan beberapa menteri lainnya sudah datang sejak beberapa hari yang lalu dan menyusup ke dalam.
Mereka berniat mengalahkan Kekaisaran Han dengan sebuah racun dan serangan diam-diam pada para petingginya, tugas 10 juta pasukan di luar sebenarnya hanyalah mengulur waktu, itulah strategi mereka sebenarnya.