
BIASAKAN LIKE DAN KOMEN SEBELUM MEMBACA!!!
***
Setelah semua orang dipasangkan segel budak, Han Chen juga menyuruh mereka mencoba untuk berpikir mengkhianatinya, lagi-lagi semua orang terasa seperti terbakar dan berteriak keras.
Kemudian, mereka semua juga bisa melihat seberapa lama segel itu akan terpasang dalam jiwa mereka, segel menunjukkan angka 50 tahun, di mana bagi seorang kultivator angka itu tidaklah panjang.
“Kami semua menyambut Ketua Sekte Han Chen, kalau boleh kami tahu di mana tempat sekte ini akan dibentuk dan apa nama sekte yang akan menjadi tempat kita bernaung tersebut?”
“Nama sektenya adalah Sekte Pedang Surgawi Tertinggi dan untuk tempatnya adalah sekte ini, bisakah Kakek Zhao Junpeng menjelaskannya agar semua orang tidak salah paham?” pinta Han Chen.
“Baiklah, seperti yang kalian tahu sebelumnya, aku adalah Ketua Sekte dari Matahari Tenggelam ini. Namun, sebelumnya semua orang yang ada dalam sekte sudah mengusulkan Tuan Han Chen untuk menjadi Ketua Sekte.” Kakek Zhao Junpeng mulai menjelaskan.
“Tapi, karena dia menolak, oleh karena itu saya menjabatnya. Dan setelah beberapa pembicaraan sebelum pertemuan ini, kami semua sepakat mengubah nama dan menjadikan sekte ini menjadi sekte baru.”
“Banyak alasan kami melakukan itu, tapi salah satunya adalah karena nama Sekte Matahari Tenggelam sudah terlanjur menjadi jelek karena perbuatan ketua sekte sebelumnya.”
“Dan terlebih lagi, semua tetua yang kuat sebelumnya sudah menjadi iblis dan sudah terbunuh semuanya. Jadi, kami memutuskan untuk menyerahkan semuanya pada Tuan Han Chen.” Kakek Zhao Junpeng mengakhiri penjelasannya.
Semua orang mengangguk paham, tidak ada masalah dengan penjelasannya. Mereka semua juga sudah mendengar bahwa yang membiayai semua pembangunan ulang sekte ini adalah Han Chen.
Jadi, menurut semua orang, wajar saja jika Han Chen ditunjuk menjadi seorang Ketua Sekte mengingat jasanya yang sangat besar, apalagi dia masih muda dan memiliki masa depan yang cemerlang.
“Sekarang mari kita membahas mengenai pemindahan semua orang ke dalam sekte ini. Karena kita akan melakukan pelatihan, kita semua harus berada dalam satu lokasi, agar lebih efisien.”
“Ayah, berapa lama yang dibutuhkan oleh semua penduduk desa untuk berpindah menuju ke sini?” tanya Han Chen pada Fang Ho.
“Maksimal satu minggu, kami semua akan berada di sekte ini, tenang saja, semua orang akan senang jika yang menyuruh mereka pindah adalah kamu, anakku,” jawab Fang Ho senang.
“Baguslah, jika Sekte Awan Biru Laut, apakah kalian harus mendiskusikan hal ini pada Ketua Sekte terlebih dulu? Dan jika harus segera pindah, berapa lama waktu yang dibutuhkan?” tanya Han Chen.
“Karena kami semua memiliki murid yang yang cukup banyak dan ketua sekte atau anakku itu cukup keras kepala, mungkin kami akan membutuhkan waktu dua minggu penuh untuk melakukannya,” jawab Kakek Zhang Yu.
“Baiklah, itu cukup bagus. Jangan khawatir dengan semua kebutuhan, aku akan memenuhi semuanya dengan baik, bahkan bisa saja lebih.” Han Chen meyakinkan Kakek Zhang Yu dan Zhang Kang.
__ADS_1
“Sekarang sumber uang kita, berapa lama memindahkan semua pelanggan ke pusat provinsi ini? Dari kalian bertiga siapa yang akan menjawab?” tanya Han Chen.
“Karena kami akan memindahkan perdagangan sekaligus membawa semua pelanggan yang sudah dimiliki, setidaknya kami semua membutuhkan waktu satu bulan penuh saudaraku,” ucap Han Xue.
“Hmm … apakah tidak bisa dipercepat? Atau begini saja, kalian pindahlah dalam waktu dua minggu, kalian bawa saja pelanggan yang memang bisa dibawa.”
“Setelah sampai di sini, kita akan menarik pelanggan dengan semua barang-barang ini, aku yakin mereka semua akan tertarik untuk menuju ke pusat provinsi ini.”
Han Chen mengeluarkan lusinan senjata tingkat perunggu sampai emas, puluhan botol pil dengan kualitas lebih bagus lagi dari senjata-senjata itu.
“Hahaha! Kamu pasti sudah menyiapkan semuanya, kalau begitu aku yang akan menjamin kita semua akan pindah dalam waktu dua minggu, kamu tunggulah di sini, saudara dari menantuku,” senang Kakek Liu Changhai.
Instingnya sebagai seorang pedagang besar yang melihat semua barang Han Chen tentu saja sangat tertarik, dia langsung menarik cucu menantu dan cucunya agar segera kembali ke kota asal mereka untuk berkemas menuju ke pusat provinsi ini.
“Saudaraku, kamu masih harus belajar dari Kakek Liu Changhai dalam mengambil kesempatan, aku tunggu dua minggu lagi di sini,” teriak Han Chen melepas kepergian ketiga orang tersebut.
“Nah sekarang kalian semua lakukanlah semuanya dan cepat kembali kesini, aku juga akan menunggu kalian semua. Dan Yin’er apakah kamu ingin ikut kembali ayah untuk membujuk semua penduduk desa?” tanya Han Chen.
“Tidak, aku akan tetap di sini bersama denganmu, aku takut jika ada wanita gatal yang menggodamu ketika aku tidak ada. Jadi, jangan paksa aku untuk meninggalkanmu sendirian,” ucap Fang Yin tersenyum.
“Kita akan membahasnya nanti setelah semua orang berlatih dengan rajin dan aku bisa mendelegasikan beberapa tugas pada mereka, setelah itu semua aku berjanji akan menikahi kakak,” goda Han Chen.
“Kakak? Apakah aku memang setua itu, setelah kamu membuatku tersipu malu, sekarang kamu malah mengejekku karena tua, dasar bodoh!” Fang Yin memukul kepala Han Chen.
“Aduh-aduh…”
Semua orang yang tersisa di ruangan tertawa bersama. Beberapa saat kemudian semua orang kembali ke tempat asal masing-masing, mereka semua sudah melakukan hal yang memang sudah seharusnya dilakukan.
Sedangkan Han Chen masih berbicara bersama dengan Kakek Zhao Junpeng.
“Kakek, apakah kamu memang benar-benar merelakan mengenai sekte ini?” tanya Han Chen membuka pembicaraan.
“Aku tidak memiliki keturunan dan semua tetua juga mendukung idemu ini, jadi apa salahnya aku juga menyerahkan sekte ini padamu.”
“Aku yakin denganmu sebagai ketua sekte, semua orang akan menjadi lebih kuat dan kita benar-benar bisa lebih maju dan mengalahkan para ras iblis hina itu.”
__ADS_1
Kakek Zhao Junpeng memiliki pandangan yang tinggi pada Han Chen, dia berharap banyak dengan hal itu.
“Oh iya, setelah mengatakan bahwa posisi Raja Kota akan diserahkan pada Ketua Sekte yang baru, Kong Yu menitipkan sebuah surat padamu,” ucap Kakek Zhao Junpeng sambil memberikan sepucuk surat.
Sepucuk Serat …
Untuk Ketua Sekte Han Chen …
Mohon maafkan saya karena belum bisa memenuhi keinginan yang ditinggalkan oleh ayah angkat, saya ingin mencerna dan menenangkan diri terlebih dulu sebelum bisa berguna untuk Anda.
Saya akan melakukan perjalanan selama setahun penuh, setelah itu saya akan kembali ke pusat provinsi. Begitu saja pesan yang ingin saya sampaikan, sampai jumpa nanti.
(Saya sudah menitipkan semua dokumen pemindahan kekuasaan Raja Kota pada Paman Zhao Junpeng, aku akan menyerahkan kota itu pada Anda.)
Semoga berhasil.
Selesai …
“Kakek Zhao Junpeng, aku ingin minta tolong untuk mengurus semua dokumen-dokumen penting mengenai kota ini padamu, kita akan mengubah nama kota ini sesuai dengan nama sekte kita.”
“Kota Pedang Surgawi Tertinggi.”
“Baik.”
*
*
*Beberapa minggu kemudian semua orang sudah berdatangan dari berbagai arah, mereka semua sudah masuk ke dalam sekte dan berpindah ke sana.
Dan Han Chen langsung memberikan latihan keras pada mereka semua sesuai dengan karakteristik masing-masing, semua orang selalu mengeluh mengenai pelatihan keras tersebut.
Dan begitulah satu tahun berlalu.
Kini Sekte dan Kota sangat makmur, bahkan puluhan kali lipat dari pada sebelumnya. Nama Sekte Pedang Surgawi Tertinggi juga sudah sangat terkenal seantero kerajaan.
__ADS_1