
BIASAKAN LIKE DAN KOMEN SEBELUM MEMBACA!!!
***
Setelah hari itu, pada akhirnya Han Chen tetap melakukan pembersihan dan pembukaan titik akupuntur Fang Yin untuk melakukan penguatan fondasi kultivasi dan membiasakan diri terlebih dulu sebelum mulai mengonsumsi pil kultivasi.
Empat bulan berlalu begitu saja …
Fang Yin sudah melakukan semua perintah Han Chen, dia sudah siap untuk menyerap pil kultivasi berbagai macam dengan tubuh dan fondasi kultivasi miliknya.
Sedangkan Han Chen sudah selesai melatih semua keterampilan alkemisnya, dia saat ini memiliki ribuan pil dengan kualitas terbaik yang telah dibuat selama empat bulan terakhir.
Sekarang dia sudah berada di kamar kultivasi tempat Fang Yin berada, kali ini peningkatan sesungguhnya akan dilakukan olehnya.
Ketika pintu kamar itu terbuka, Fang Yin keluar dari meditasinya dan menyambut Han Chen.
“Apakah sekarang sudah waktunya, Chen Gege?” tanya Fang Yin.
“Benar, kita akan memulainya secara langsung, aku lihat fondasimu juga sudah cukup kuat untuk menerima penerobosan instan dengan semua pil yang aku bawa ini,” jelas Han Chen.
“Baiklah! Mari kita lakukan,” jawab Fang Yin.
Fang Yin lekas duduk kembali serta Han Chen berada tepat di depannya untuk menyuplai pil kultivasi yang akan dimakan oleh Fang Yin.
Fang Yin langsung mengambil 10 Pil Energi Qi 10 Tahun secara langsung, dia langsung memasukkan ke dalam mulutnya yang setara dengan 100 tahun energi qi.
Tubuhnya langsung mengeluarkan energi qi yang sangat besar, bahkan energi tersebut bisa dirasakan dalam radius 10 li lebih dan membuat beberapa tetua merasakannya.
“Jangan menolak energi itu, langsung serap dengan semuanya dengan 36 titik akupunktur dan pusatkan dalam dantianmu, Yin’er!” perintah Han Chen.
Fang Yin cukup kesulitan memahami perintah Han Chen, tapi dia berusaha keras untuk melakukan yang terbaik, hal tersebut bisa ditandai dengan luapan energi qi yang sudah bisa diserap kembali ke dalam tubuhnya.
“Sistem tolong berikan aku pemberitahuan ketika Yin’er akan menerobos!” perintah Han Chen, dia melakukan itu agar bisa membantu penerobosan menjadi lebih aman dan cepat dengan bantuan energi murni miliknya.
Beberapa saat kemudian …
[Fang Yin akan menerobos menuju ke ranah Kesengsaraan ✩ 6.]
__ADS_1
Han Chen langsung bersiap untuk memberikan suntikan energi qi murni miliknya agar energi qi dari pil yang diserap Fang Yin tidak terbuang sia-sia.
Selama sehari penuh akhirnya Fang Yin berhasil naik ke ranah Kesengsaraan ✩ 6. Dan proses itu dilakukan secara berulang kali sampai satu bulan penuh.
Dan pada akhirnya, dengan semua sumber daya pil yang dimiliki oleh Han Chen dan atas kerja keras Fang Yin, Fang Yin berhasil menerobos sampai ke ranah Surgawi ✩ 10.
“Selamat kamu sekarang sudah berada di ranah Surgawi Puncak!” ucap Han Chen senang melihat Fang Yin yang baru saja selesai menyesuaikan kondisi perubahannya.
“Semua ini berkat kamu, Chen Gege! Aku tidak tahu bahwa memang ada metode seperti ini dalam berkultivasi, bahkan meskipun hampir setiap dua hari sekali aku menerobos, tapi fondasi kultivasiku masih tetap aman dan baik-baik saja.”
Fang Yin yang terlalu senang tidak sengaja langsung mencium pipi Han Chen, dia ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas karunia kekuatan yang dimilikinya sekarang.
*CUP!
“Hmm … sepertinya kamu sangat senang ya? Bahkan memberikan aku hadiah seperti itu, tapi apakah kamu tidak takut kejadian sebulan yang lalu terulang kembali, jadi tolong jangan buat aku melakukan kesalahan seperti waktu itu,” pinta Han Chen tenang.
“Tentu saja aku masih ingat, tapi setelah dipikir-pikir kenapa waktu itu aku menolak ya? Padahal pada akhirnya kita juga tetap akan menjadi seorang kekasih dan suami istri,” goda Fang Yin sambil mencium pipi Han Chen yang satunya.
“Dasar wanita! Padahal kamu sendiri yang menolak dan membuat aku merasa sangat bersalah, dan sekarang dengan entengnya mengatakan hal itu, dasar tidak punya hati.”
Han Chen mengeluh di dalam hatinya, dia tidak mengutarakan keluh kesahnya secara langsung pada Fang Yin.
“Baiklah, bagaimana jika kita menuju ke Menara Kultivasi Tubuh sekali lagi? Masih ada waktu sampai seminggu lagi untuk berlatih di lantai 10 menara itu,” ajak Fang Yin.
“Boleh saja, tapi jangan lupa untuk menyembunyikan kekuatan dan kultivasimu, kita masih tidak boleh menonjol sampai seminggu lagi,” jawab Han Chen.
“Baiklah, Sayangku!” ucap Fang Yin menggoda Han Chen lagi.
“Benar-benar meresahkan sekali dia itu, untung saja aku mencintai dan menyukainya,” gumam Han Chen lagi.
“Apa yang kamu gumamkan?” tanya Fang Yin tidak merasa bersalah.
“Tidak ada, lebih baik kita segera menuju ke menara saja, ayo kita ke sana,” ucap Han Chen dengan berjalan meninggalkan Fang Yin di belakangnya.
“Tunggu aku!”
Dan selama seminggu itu, lagi-lagi Han Chen dan Fang Yin memecahkan rekor lagi, mereka berdua bahkan bertahan selama seminggu penuh di lantai 10 dan menyebabkan kehebohan sebelum kompetisi murid dalam dimulai.
__ADS_1
*
*
*
Arena Kompetisi Murid Dalam.
Bangku para tetua terbagi menjadi satu barisan yang memanjang, namun penempatan tempat duduk mereka sudah diatur sedemikian rupa dan menyatakan diri bahwa mereka memiliki fraksi sendiri.
Kursi tetua yang berada di sebelah kanan merupakan fraksi dari Kakek Zhao Junpeng, sedangkan kursi tetua yang berada di kiri merupakan musuhnya atau lebih tepatnya yang sejalan dengan ketua sekte yang sekarang.
Dalam kompetisi ini ada 16 arena pertarungan yang akan digunakan, kompetisi hanya akan dilakukan dengan satu cara yaitu seluruh murid dalam akan naik ke atas arena secara rata di 16 arena dan satu orang akan keluar menjadi pemenangnya.
Setelah itu 16 murid dalam yang berhasil lolos akan melakukan sebuah pertarungan dengan sistem gugur, mereka yang menang melaju ke babak selanjutnya dan yang kalah akan tersingkir.
Ketika pertandingan akan dimulai, semua orang masih berbicara mengenai di mana Han Chen dan Fang Yin berada, tentu saja semua murid senang jika mereka berdua tidak ikut dalam kompetisi ini.
Namun, sangat disayangkan juga mereka semua tidak bisa melihat seberapa besar kekuatan dari dua orang yang selalu membuat heboh sekte selama enam bulan terakhir.
“Baiklah karena semua peserta sudah berkumpul maka kita akan mulai kompetisi murid dalam tahun ini, aku tidak akan menjelaskan peraturannya, karena peraturannya masih sama dan semua murid juga sudah tahu,” teriak tetua itu.
“Dan bagi 4 orang peringkat teratas akan masuk dan menjadi murid inti setelah kompetisi ini berakhir, dan untuk hadiahnya, sekte sudah menyiapkan semua kebutuhan kalian dan bisa membuat kalian menembus ranah transformasi sebelum usia 30 tahun,” teriaknya lagi.
“Kalau begitu mari kita mulai kompetisi murid dalam tahun–”
“Tunggu dulu tetua, kedua murid saya masih belum datang, bisakah kita sedikit memundurkan waktu kompetisi ini?” tanya Tetua Zhao Junpeng dari kursinya, dia berusaha keras demi hari ini.
“Tidak bisa Tetua Zhao, apakah murid Anda ini kurang disiplin sampai acara sepenting hari ini saja tidak bisa datang, dasar murid bodoh–”
*BOOOM!
Kedatangan Han Chen dan Fang Yin memberikan momentum yang sangat kuat, mereka berdua langsung memberikan hormat pada Kakek Zhao Junpeng.
“Master, mohon maaf atas keterlambatan murid dalam mengikuti kompetisi ini, karena kami harus mengurus beberapa hewan ternak tidak tahu diri dari kalangan murid inti yang menghalangi kami menuju kesini,” ucap Han Chen keras.
“Tapi, aku tidak tahu mereka semua itu murid siapa, atau jangan-jangan ada tetua yang ada di sana yang mengirim muridnya untuk melakukan kecurangan itu pada kami? Memalukan,” ucap Han Chen membuat suasana menjadi panas.
__ADS_1