
BIASAKAN LIKE DAN KOMEN SEBELUM MEMBACA!!!
***
Selama perjalanan menuju ke pusat provinsi, Han Chen dan Fang Yin bertemu dengan salah seorang saudagar kaya dan kebetulan merupakan kenalan Kakek Liu Changhai.
Dan saudagar itu memberikan tumpangan gratis menuju ke pusat ibukota. Han Chen dan Fang Yin sedikit tidak enak jika menolak, karena saudagar itu terus memaksanya.
Perjalanan akan memakan waktu beberapa hari. Han Chen dan Fang Yin ditempatkan berada dalam kereta kuda bersama dengan para penjaga bayaran yang digunakan untuk melindungi rombongan saudagar itu.
Han Chen sendiri sebenarnya memiliki cukup alasan mengenai kenapa dia tidak menolak ajakan saudagar itu, hal itu tidak lain karena adanya sebuah sarang bandit di jalan pegunungan yang akan dilewati rombongan ini.
Dan salah satu dari tiga gunung itu dipimpin oleh seorang iblis, yang selalu membuat kekacauan dengan menjadikan manusia sebagai salah satu media pengembangbiakan iblis.
Dan benar saja, sehari sebelum tiba di pusat provinsi. Rombongan saudagar diserang oleh ratusan bandit yang terdiri dari manusia biasa dan puluhan kultivator.
Para bandit itu menyerang menggunakan senjata yang memiliki kualitas agak baik, yang sebenarnya cukup sulit didapatkan dalam jumlah sebanyak itu.
[Di antara ratusan bandit terdeteksi ada beberapa orang yang memiliki energi iblis kuat, harap Host untuk segera mengalahkannya!]
“Tenang saja, Sistem. Aku sudah memiliki rencana untuk melakukan sesuatu. Aku akan butuh bantuanmu dengan poin-poin yang akan kudapatkan nanti,” gumam Han Chen sambil tersenyum.
Sebenarnya Han Chen tidaklah memiliki rencana yang matang, dia hanya memeriksa dengan kesadarannya bahwa tidak ada bandit yang bisa mengancamnya sama sekali.
Jadi, rencananya hanya membunuh mereka semua dan menyisakan dua sampai tiga orang saja untuk diinterogasi, setelah itu dia akan menuju sarang bandit itu dan membunuh mereka semua.
“Chen Gege, biarkan aku saja yang membunuh mereka semua. Itu akan berakhir dengan cepat, sudah lama sekali aku tidak menggerakkan tubuh-tubuh ini,” ucap Fang Yin tiba-tiba.
“Hmm … bagaimana jika kamu seranglah semua titik lemah para bandit itu! Tapi jangan sampai membunuhnya, biarkan aku memberikan serangan pembunuhan terakhir,” ucap Han Chen.
“Aku tidak akan menanyakan kenapa, aku akan tetap melakukan seperti yang Chen Gege perintahkan.” Fang Yin keluar dari kereta kuda dan sudah bersiap dengan pedang panjang miliknya.
__ADS_1
“Nona yang di sana! Jangan ke sana! Kamu masih muda, bawalah temanmu itu untuk menjauh dari keretanya dan melarikan diri bersama dengan saudagar kaya, kami akan menahan serangan bandit sebisanya.”
Salah satu orang pengawal bayaran yang baik hati memberikan instruksi pada Fang Yin untuk tidak ikut campur, dia bukannya meremehkan.
Tapi, kebanyakan remaja di dunia kultivator yang keras ini, masihlah awam dan tidak berpengalaman. Inilah alasan dari pengawal tadi mengatakan hal itu.
Fang Yin hanya tersenyum, dia tidak menggubris perkataan pengawal itu. Dia melesat jauh ke depan dengan pedang yang sudah dialiri energi qi.
“Tenang saja paman. Bahkan semua pengawal bayaran yang ada di sini tidak bisa dibandingkan dengan kekasihku itu. Jadi, lihatlah dengan tenang dan semua bandit itu akan musnah dalam sekejap,” ucap Han Chen yang menepuk pundak pengawal tadi.
“Kamu teman nona tadi, aku tidak terlalu paham dengan apa yang kamu katakan. Tapi–”
“Sudahlah paman, lihat saja aksi kita berdua, aku akan menunjukkan bagaimana cara menjadi seorang kultivator dengan pedang sangat ganas di medan pertempuran.” Setelah mengatakan itu, Han Chen melesat mengekor di belakang Fang Yin.
Dan tak lama kemudian suara pedang yang beradu terdengar dimana-mana, dua kultivator dengan pedang yakni Han Chen dan Fang Yin memberikan serangan kombinasi yang sangat kuat.
Fang Yin selalu mengincar kaki musuh agar tidak bisa bergerak dibarengi dengan Han Chen yang langsung menebas kepala musuh ketika menunduk menggunakan pedangnya.
[Selamat! Host mendapatkan total 50 ribu PS.]
Han Chen sudah membuat kedua orang yang tersisa pingsan dan mengikat keduanya agar energi qi iblis mereka tidak menyebar dan menyebabkan korosi energi pada pengawal bayaran dan rombongan saudagar.
“Tuan dan Nona, terima kasih telah menyelamatkan kami semua. Maafkan saya tadi sempat meremehkan kekuatan kalian berdua,” ucap salah satu pengawal tadi.
“Tidak masalah, lagian kami juga sudah mendapatkan perlakukan baik selama ini. Oh iya kalian semua boleh melanjutkan perjalanan, kami berdua masih ada sesuatu untuk diselesaikan dengan para bandit ini,” ucap Han Chen.
Saudagar kaya dan beberapa orang lainnya menolak ide tersebut setelah Han Chen menjelaskan untuk berniat menghancurkan markas para bandit ini agar tidak membuat perampokan seperti ini di masa depan.
Tapi, dengan kelihaian Han Chen untuk mengambil hati orang. Akhirnya saudagar kaya dan lainnya hanya bisa pasrah dan berdoa untuk keselamatannya.
“Kalau begitu, kami semua hanya bisa memberikan ini atas pertolongannya. Tolong jangan ditolak dan sekali lagi kami akan mendoakan keselamatan kalian berdua.”
__ADS_1
Saudagar kaya memberikan 500 emas karena telah menyelamatkan nyawanya dan semua rombongannya, bahkan tidak ada yang menjadi korban satu pun.
Dan yang paling penting adalah semua barang bawaannya aman, serta nilai dari barang-barang itu lebih besar dari 10 ribu emas. Jadi, uang 500 emas yang diberikan pada Han Chen bukanlah sesuatu hal yang besar.
Setelah Han Chen menerimanya, rombongan saudagar kembali melanjutkan perjalanan karena masih satu hari lagi sebelum sampai di pusat ibukota.
*
*
*
“Kalian berdua sudah sadar bukan? Sudah waktunya kalian memberitahukan di mana markas kalian dan kenapa kalian dan semua bandit memiliki energi qi iblis yang kuat?” tanya Han Chen memulai interogasinya.
“Si– siapa kamu? Kenapa kamu tahu mengenai energi qi iblis ini? Apakah kalian berasal dari Pemburu Iblis Kekaisaran? Bukankah sekarang belum waktunya markas kami menjadi sasarannya?” tanya salah satu bandit itu.
*BUK!
“Bodoh! Kenapa kamu malah memberitahukan mengenai hal sepenting itu pada musuh. Dilihat dari sudut mana pun, dia bukanlah seorang dari Pemburu Iblis Kekaisaran, dasar bandit bodoh!” teriak bandit lainnya sambil menendang perut temannya itu.
Setelah menendang temannya, dia berusaha melarikan diri dari Han Chen dan Fang Yin. Dia berharap agar masih bisa selamat dari kematian seperti bandit-bandit lainnya.
“Hmm … sepertinya dia lebih berguna daripada kamu, meskipun kamu memberikan informasi yang cukup berharga, tapi hanya sebatas itu saja yang kamu punya, kalau begitu kamu sudah tidak dibutuhkan lagi,” ucap Han Chen sambil membunuh bandit yang memberitahunya mengenai Pemburu Iblis Kekaisaran.
“Nah, sekarang mari kita ikuti bandit tadi. Kita akan membuntutinya dari jauh sampai dia merasa sudah aman. Dan aku yakin, setelah itu, dia akan kembali ke markasnya untuk memberikan laporan pada ketuanya,” simpul Han Chen.
“Ternyata aku dulu mengajari Chen Gege mengenai dasar-dasar assassin tidak sia-sia,” ucap Fang Yin tersenyum, kemudian bergegas untuk mengikuti jalur pelarian bandit tadi.
“Memang harus kuakui, kekasihku masihlah yang terbaik. Semua keterampilan ini aku mendapatkannya darimu,” ucap Han Chen sambil tersenyum juga.
Semua perkiraan mereka berdua menjadi kenyataan, setelah beberapa hari terus mengikuti bandit itu, akhirnya dia kembali ke markas untuk memberikan laporan.
__ADS_1
Dan kini Han Chen dan Fang Yin sudah mengetahui di mana letak markas bandit itu.