
BIASAKAN LIKE DAN KOMEN SEBELUM MEMBACA!!!
UDAH CRAZY UP NIH! KOMENTARNYA DONG KAKAK PEMBACA SEKALIAN, KOMEN APAPUN YANG PENTING BANYAK!!!
😄😄😄😄😄
***
“Sistem, bisakah aku melihat statusku setelah melakukan banyak misi perburuan sebelumnya dan memerintahkan semua orang di sekte dan kerajaan qin untuk berburu, sebanyak apa poin sistem yang aku miliki sekarang?” tanya Han Chen.
[Status.]
[Nama : Han Chen (24).]
[Kultivasi : Jalur Pedang (Jantung Pedang).]
[Tingkat : Nirwana ✩ 1 (1/10 miliar).]
[Teknik : Seni Pedang Surgawi Tertinggi (Tinggi).]
[Senjata : Pedang Spiritual 5 Elemen.]
[Profesi : Alkemis Spiritual, Tabib Spiritual.]
[Shop : Bisa membeli semua kebutuhan kultivasi.]
[Pelelangan Dimensi : Lelang diadakan setiap Bulan.]
[Dunia Jiwa : Tungku Api Phoenix, Jarum Dewa Emas.]
[Uang : 150 ribu emas, 50 ribu perak.]
[Poin Sistem : 23,56 miliar PS]
“Sungguh poin sistem yang berlimpah, dengan waktu yang sudah berjalan selama 6 bulan, tentunya ini hal yang wajar, dengan melihat poin sistem sebanyak ini saja, aku bisa tahu bahwa mereka semua tidak bermalas-malasan,” senang Han Chen.
“Selama tiga jam ini aku akan mencoba melatih keterampilan Alkemis yang sudah lama tidak aku gunakan, tolong siapkan bahan-bahan terbaik untuk membuat Pil Air Penyembuh, Sistem!”
__ADS_1
[Semua barang yang dibutuhkan Host sudah di masukkan dalam Dunia Jiwa. Host bisa langsung mengambilnya sendiri.]
“Terima kasih, Sistem!” Han Chen kemudian mengeluarkan Tungku Api Phoenix yang ada dalam dunia jiwa bersama dengan seluruh bahan pembuatan Pil Air Penyembuh tingkat atas.
Jika seluruh proses berjalan dengan baik, maka dalam waktu tiga jam, dia bisa membuat sekitar 50 Pil Air Penyembuh tingkat atas.
“Tungku Api Phoenix mulai membakar!”
Tungku pil tersebut langsung mengeluarkan hawa panas yang cukup menyengat, Han Chen mengontrol tingkat panasnya menggunakan kesadaran spiritualnya.
Setelah dirasa panas yang diinginkan sudah tercapai, dia kemudian langsung memasukkan semua bahan pembuat pil satu persatu.
“Aku akan membuat satu per satu pil agar bisa mendapatkan hasil maksimal. Semua bahan pil masuk dan pemurnian semua bahan ini akhirnya dimulai,” gumam Han Chen.
Ketika semua bahan masuk ke tungku alkimia, dia mulai masuk dalam konsentrasi yang dalam, dia bahkan tidak merasakan ketika Fang Yin dan Nuan Nuan masuk ke dalam kamarnya.
Nuan Nuan ingin menegur Han Chen ketika proses pemurnian semua bahan pil ini. Namun, dihalangi oleh Fang Yin dengan alasan yang masuk akal.
“Jangan ganggu dia, sekarang dia melakukan pemurnian bahan-bahan pembuat pil yang berharga dan masuk dalam kondisi konsentrasi tingkat tinggi,” larang Fang Yin.
“Maafkan aku, aku tidak tahu bahwa Chen Gege memiliki sisi lain sebagai seorang alkemis dan juga pengetahuanku akan alkemis cukup kurang, terima kasih sudah mengingatkanku,” ucap Nuan Nuan tulus.
Fang Yin hanya bisa menghela nafas, dia sudah sadar sekarang bahwa Nuan Nuan ini memang sangat polos, dia bahkan berpikiran untuk bersaing dengannya.
“Aku tidak tahu apa yang dibutuhkan kekasihku yang ada padamu, tapi kamu harus tahu, bahwa kami berdua bukanlah orang yang bisa bergerak bebas dan polos sepertimu,” ucap Fang Yin tiba-tiba.
“Aku juga ingin minta maaf karena telah menganggapmu sebagai saingan untuk mendapatkan hati Chen Gege, di dunia ini sudah hal lumrah jika seorang laki-laki sepertinya bisa memiliki lebih dari satu wanita,” ucap Fang Yin.
“Namun, sebagai perempuan, tentu saja aku juga sedikit berharap bahwa cinta Chen Gege hanya untukku. Namun, akhir-akhir ini aku baru sadar bahwa aku terlalu egois,” lanjut Fang Yin.
Keduanya kemudian terdiam seribu bahasa, mereka berdua hanya saling bertatapan dan pada akhirnya mereka berdua bisa saling memahami mengenai apa yang mereka rasakan selama ini.
“Aku sendiri juga tidak tahu kenapa aku begitu tidak nyaman jika melihat Chen Gege semakin dekat denganmu, tapi setelah aku tahu bahwa kamu adalah kekasihnya aku ingin menjauhi Chen Gege, tapi … ”
“Aku tidak bisa, ini adalah pengalaman pertamaku keluar dari area keluarga untuk mencari pengalaman hidup dan sejak bertemu dengan Chen Gege, aku semakin nyaman berada di dekatnya.”
“Dan selalu saja, secuil hatiku mengatakan aku harus selalu dekat dengannya dan menyiapkan segala kebutuhannya, entah rasa ini dinamakan apa, tapi begitulah adanya, aku hanya ingin terus bersama dengan Chen Gege saja,” ucap Nuan Nuan.
__ADS_1
“Memang benar, kadang-kadang sebagai wanita, kita tidak boleh menjadi egois, terlebih lagi dia akan menjadi orang besar suatu saat nanti dan aku juga memiliki kesalahan besar yang dia sendiri tidak mengetahuinya,” ucap Fang Yin.
“Memangnya kesalahan sebesar apa? Bukankah Chen Gege seorang yang pemaaf, kita bisa melihatnya ketika dia mengobrol pertama kali dengan Jiang Minghao, laki-laki yang bersamamu waktu itu,” ucap Nuan Nuan.
“Bahkan dia sekarang menjadi teman sekelompok kita, kamu ceritakan saja mengenai kesalahanmu, aku yakin Chen Gege akan memaafkan apapun kesalahanmu, meski itu sangat besar,” lanjut Nuan Nuan.
Kedua wanita ini terlihat saling memahami dan bertukar cerita, bahkan tanpa sadar Fang Yin sedikit menyinggung mengenai masa lalunya tersebut.
“Kamu benar, tidak selamanya aku bisa membohongi diriku sendiri dengan menyimpan hal ini sendirian. Tapi aku belum siap untuk mengatakan kebenaran itu, karena Chen Gege masih memiliki sebuah tujuan besar,” jawab Fang Yin.
“Aku tidak akan memaksamu, bagaimanapun kamu tahu yang terbaik untuk dirimu sendiri. Dan kamu tadi sedikit menyinggung mengenai kira-kira apa yang dibutuhkan oleh Chen Gege bukan?” ucap Nuan Nuan.
“Kalau tidak salah dia pernah mengatakan padaku bahwa aku memiliki tubuh yang spesial yaitu tubuh Dewi Angin. Oleh karena itu, Chen Gege berkata ingin melatihku,” ucap Nuan Nuan jujur.
“Jadi, selama ini benar dia memiliki rencana jangka panjang ya? Meskipun aku tidak tahu ada nama tubuh spesial itu, tapi jika Chen Gege yang mengatakan aku akan percaya,” ucap Fang Yin ikut jujur.
“Kalau begitu bisakah kamu memaafkanku atas apa yang telah aku lakukan selama ini, aku juga tidak keberatan berbagi Chen Gege bersama, karena aku suka dengan kepolosan dan kejujuranmu,” ucap Fang Yin.
“Mmm … memangnya aku polos? Aku hanya mengatakan apa yang ada dalam pikiranku saja dan orang tuaku selalu mengajari bahwa tidak baik untuk berbohong pada orang lain,” ucap Nuan Nuan polos.
Fang Yin tersenyum senang, dia mulai bisa menerima Nuan Nuan untuk menjadi calon saudarinya, dia senang jika memiliki teman cerita yang baik, polos dan jujur sepertinya.
Dia juga menyiapkan diri, jika suatu saat nanti Han Chen mendengar mengenai masa lalunya, dia bisa meninggalkannya dengan wanita baik seperti Nuan Nuan ini.
*
*
*
“Kalian semua sudah berkumpul di sini. Kenapa aku mencium bau pembuatan pil, apakah ada di antara kalian ada yang merupakan seorang alkemis?” tanya Senior Emas Hitam.
“Saya hanya berlatih saja, Senior Emas Hitam. Dan hasil Pil Air Penyembuh yang saya buat akan digunakan untuk berjaga-jaga ketika misi ini tidak berjalan sesuai harapan, silakan senior juga boleh menerimanya,” ucap Han Chen sambil memberikan sebotol giok pil berisi 3 butir.
“Kamu memang sangat jenius anak muda, kalau begitu tidak usah berlama-lama lagi, mari kita Melacak Keberadaan Iblis di ibukota kerajaan, kita berangkat sekarang!”
“Baik, Senior Emas Hitam.”
__ADS_1