
BIASAKAN LIKE DAN KOMEN SEBELUM MEMBACA!!!
***
Peperangan berlanjut hingga beberapa jam kemudian, meskipun secara kualitas pasukan Kekaisaran Han sangat mumpuni dan bisa mengalahkan banyak musuh.
Namun, kuantitas ternyata juga sangat penting dalam sebuah peperangan langsung, kelelahan menjadi salah satu faktor utama yang membuat pasukan Kekaisaran Han mengurangi mobilisasi serangannya.
“Mundur kembali ke dalam benteng! Aktifkan array pertahanan yang sudah disiapkan sebelumnya, aku akan membuat serangan area yang besar untuk memberi kalian waktu!”
Han Chen memberikan perintah dari langit, suaranya menggelegar bak dewa yang turun dari kayangan, kali ini dia memutuskan untuk berhenti menyerang dan kembali bertahan.
Karena beberapa jenderal sudah melaporkan bagaimana perkembangan dari peperangan tersebut, meskipun energi qi tubuh mereka bisa kembali dengan pil dan ramuan.
Tapi, tubuh mereka tetap kelelahan dan jika terus seperti itu, maka kelainan qi bisa terjadi dan akan menghambat kultivasi semua pasukan di masa depan, itulah pertimbangan Han Chen.
“Munduuuuuur!” Semua Jenderal dari kalangan Berlian Hitam dan Utusan Pedang dengan cepat menyebarkan perintah, mereka juga membuat jalan kembali untuk pasukannya.
Han Chen juga menghalangi serangan 3 Kultivator Saint yang hendak menyerang kerumunan orang yang kembali tersebut, serangan mereka hanyalah remahan jika dibandingkan dengan Han Chen dan bisa diatasi dengan mudah.
Hanya saja sekarang Han Chen sedikit kesulitan dalam menyerang mereka, karena adanya Perisai Abadi yang membuat ketiga orang itu tidak bisa diserang dengan mudah.
“Jalur Pedang : Jutaan Pedang Qi Menarilah!” Han Chen membentuk lebih dari satu juta pedang qi ukuran sedang dan melemparkannya pada pasukan musuh.
Tak hanya itu dengan bantuan sistem, Han Chen berhasil menargetkan lawan saja tanpa melukai pasukannya sama sekali, ini benar-benar serangan area yang sangat masif.
*SLASH!
*SLASH!
*SLASH!
“ARGH! Gunakan array pertahan kalian semua, pedang dari langit sangat kuat, jangan hiraukan orang yang berlarian itu, cepat lindungi diri kalian sendiri!”
Teriakan terdengar dari para petinggi musuh, mereka semua sudah merasakan bagaimana ganasnya serangan Han Chen, apalagi sekarang Han Chen sudah menggunakan keistimewaan kultivasinya yaitu meningkatkan kekuatan hingga setara dengan Saint ✩ 10.
[Selamat! Host mendapatkan 939 ribu PS.]
__ADS_1
[Selamat! Host mendapatkan 737 ribu PS.]
[Selamat! Host mendapatkan 873 ribu PS.]
Han Chen mendapatkan poin sistem sesuai dengan banyaknya orang yang sudah dibunuh, notifikasi tersebut terus membanjiri kepalanya selama beberapa saat.
“Jangan biarkan dia terus membuat pedang pedang itu, Leluhur Panah! Gunakan serangan yang sama dengannya, buat jutaan panah menghujani musuh!”
“Aku tidak bisa gegabah Leluhur Perisai, dia memiliki akurasi yang sangat tinggi dan lihatlah dia sekarang seperti sebuah tembok yang bisa menghalau serangan kita bertiga dalam satu waktu.”
“Terlebih lagi jika aku menggunakan serangan panahku, bisa saja aku mengenai pasukan kita, bukankah itu akan sangat merugikan pihak kita, Leluhur Perisai?”
Perdebatan terjadi antara Leluhur Panah dan Leluhur Perisai, namun Leluhur Tombak membuat mereka berdua terdiam dengan kata-katanya.
“Jangan bertengkar, lebih baik kita buat dia fokus dengan kita sebelum seluruh pasukannya berhasil kembali ke benteng, kita buat sebuah serangan gabungan!”
"Ide yang sangat bagus, bukan? Sekarang kalian semua salurkan Saint Qi milik kalian padaku dan gunakan jurus kalian untuk memuluskan seranganku, mengerti?"
Leluhur Panah dan Leluhur Perisai mengangguk, keduanya langsung menepuk pundak Leluhur Tombak untuk memberikan Saint Qi mereka yang masih tersisa banyak.
"Jalur Tombak : Gabungan 3 Senjata Surgawi!" Leluhur Tombak sudah merapalkan mantra miliknya, dari ujung tombaknya muncul sebuah bola energi sebesar kelereng.
"Sekarang!" Ketiga Leluhur itu berteriak bersama, mereka mengincar kepala Han Chen, bola energi menghilang dari ujung tombak itu dan tiba-tiba muncul beberapa mili di depan Han Chen.
[Sebuah energi besar mengarah pada kepala Host. Harap hati-hati dengan serangan itu, karena serangan tersebut masih bisa menembus kulit Host!]
Han Chen yang mendapat peringatan dari sistem langsung memiringkan kepalanya, namun serangan tersebut bukan sebuah peluru, namun sebuah bom ledakan akibat pemadatan qi.
*DUAR!
Sebuah ledakan besar terlihat di langit, ledakan raksasa itu disaksikan oleh semua pasukan Kekaisaran Han yang sudah berhasil masuk ke dalam benteng.
Mereka semua tahu betul arah ledakan itu berasal dari posisi Han Chen yang terbang sebelumnya, mereka semua terperangah dengan pemandangan ini.
"Sial! Biarkan aku mencari Kaisar! Aku aku akan keluar dari Array Pertahanan Benteng dan menemukannya! Jangan ada yang menahanku!" Paman Kong Yu berteriak keras pada pemegang inti array pertahanan tersebut.
"Tenangkan dirimu, Kong Yu! Apakah kamu pikir dengan keluar, kamu mampu menghadapi 3 Kultivator Saint diatas sana, percayalah pada Kaisar Han Chen, dia pasti selamat!" tegas Kakek Zhang Yu.
__ADS_1
Paman Kong Yu tidak kehilangan akal, dia melihat bahwa Han Xue dan Han Yuwen yang memegang dua dari empat pengendali array terlihat juga ingin keluar dari array tersebut.
"Aku akan keluar juga, meskipun kita kalah, setidaknya kita masih bisa menemukan saudara kita, silakan kendalikan array ini, aku akan keluar bersama Paman Kong Yu!"
Han Xue dan Han Yuwen membulatkan tekad, mereka berdua kemudian menghampiri Paman Kong Yu dan berniat langsung keluar.
Namun, sesaat sebelum dia keluar, sebuah suara terdengar di langit, di bekas ledakan sebelumnya yang masih menghasilkan asap putih yang pekat.
"Hahaha! Serangan kalian cukup sakit pak tua! Tapi, terima kasih atas apa yang kamu lakukan, aku telah lepas dari kebimbangan dalam kepalaku!"
"Tapi sebagai gantinya, aku sekarang sangat marah dan aku akan menyerang kalian bertiga dengan salah satu serangan terkuatku! Jalur Pedang : Pedang Pembelah Gunung Neraka!"
Han Chen terlihat marah, dia juga sempat tersenyum menakutkan dengan kepala berdarah akibat memblokir serangan tadi, sebuah serangan yang bisa menghancurkan satu kota dalam sekejap mata.
Selanjutnya, sebuah pedang raksasa yang memiliki panjang lebih dari 1000 meter membentang jauh ke atas Han Chen, rentangan pedang itu menyesuaikan dengan Pedang Asura Pelahap yang ada di tangan kanannya.
"Karena kalian sudah berhasil membuatku marah, maka coba tahanlah seranganku ini! Jatuhlah Pedang Pembelah Gunung Neraka!" Pedang super raksasa berwarna merah itu berayun dengan kecepatan tinggi.
"Salurkan semua energi qi kalian pada Perisai dari Leluhur Perisai, kita akan menahan pedang sebesar gunung itu secara bersama-sama!"
Semua orang di bawah mendengarkan perintah Leluhur Tombak, mereka semua memberikan energi pada Perisai Leluhur, benturan pun terjadi.
Perisai itu hanya memiliki diameter 500 meter setelah menerima semua energi qi seluruh orang, sebuah perbedaan yang cukup mencolok.
*CRACK!
Setelah bertahan beberapa menit dari serangan pedang Han Chen, akhirnya perisai itu tidak mampu bertahan lagi.
"Matilah!" Han Chen malah menambahkan serangannya hingga hampir menggunakan seluruh Saint Qi miliknya.
Dan …
*BOOOM!"
Pedang Pembelah Gunung Neraka itu berhasil sampai di tanah dan membunuh hampir satu juta orang secara instan dan membuat jutaan orang lainnya terluka parah.
Bahkan akibat serangan tersebut, sebuah kawah memanjang sedalam 10 meter terbentuk karena serangan tingkat tinggi itu.
__ADS_1
Han Chen langsung pingsan dan jatuh dari ketinggian, untung saja Paman Kong Yu dan Han Bersaudara sudah keluar dan menangkapnya.
Kemudian mereka berempat masuk ke dalam benteng untuk berlindung dari semua kemungkinan serangan susulan musuh.