
BIASAKAN LIKE DAN KOMEN SEBELUM MEMBACA!!!
HARI TERAKHIR CRAZY UP NIH! DUKUNG AUTHOR DENGAN LIKE, KOMEN DAN GIFT YA, TERIMA KASIH SEMUANYA..
😄😄😄😄😄
***
Di Istana Kekaisaran Xuan.
“Bagaimana bisa mereka mengintegrasikan 5 kerajaan di selatan dalam waktu dua bulan saja? Apa saja kerja kalian selama ini, apakah kalian adalah benar-benar menteriku?”
Ratu Xuan Yi mengamuk hebat di istana kekaisaran, dia mencaci seluruh menterinya atas kegagalan dalam tugas yang diberikan olehnya.
“Maafkan kami, Yang Mulai Ratu. Kami sudah membujuk dan mengancam kerajaan yang akan bergabung dengan kekaisaran baru itu, tapi semua upaya kami digagalkan karena pasukan utama mereka!” lapor seorang menteri.
“Lanjutkan laporanmu, seperti apa memangnya pasukan yang terbentuk dari kekaisaran baru dan membuat kalian semua kewalahan seperti ini?” tegas Ratu Xuan Yi.
"Izin melapor Yang Mulia Ratu, alasan kegagalan kami karena ada sekitar 50 pasukan bayangan yang sangat kuat melindungi setiap perbatasan kerajaan kerajaan yang lepas tersebut."
"Mereka membuat semua mata-mata kita mati sebelum masuk ke wilayah beberapa kerajaan tersebut dan mereka selalu membunuh mata-mata kita tanpa meninggalkan bekas."
"Dan ketika kami menghubungi para raja itu, mereka sudah menutup diri dari luar dan malah membunuh semua orang-orang kita yang sudah ditempatkan di sana."
Salah satu menteri memberikan laporan dengan memilih kata yang terbaik agar tidak memperparah kemarahan Ratu Xuan Yi.
"Pada penyerangan pertama kita kalah karena masalah kekuatan dan sekarang kita juga mengalami kegagalan dengan hilangnya 5 kerajaan di wilayah selatan."
Salah satu Penasehat Kaisar sedikit kecewa dengan perkembangan perang yang belum benar-benar meletus ini.
"Kenapa kekaisaran yang baru dibentuk itu bisa membuat aku sampai pada titik ini? Apakah dia sudah menyiapkan pemberontakan dari jauh-jauh hari?"
Seorang Panglima Perang Kekaisaran juga menyampaikan kecurigaan bahwa semua pemberontakan ini sudah direncanakan dengan baik.
"Kamu memang sangat menarik keturunan Klan Han, benar namanya adalah Han Chen, penerus Klan Han yang sudah aku hancurkan beberapa tahun lalu sekarang sudah menunjukkan taringnya."
Ratu Xuan Yi sendiri sudah tahu bahwa musuhnya kali ini adalah anak dari musuhnya dahulu kala yang belum sempat dia bunuh waktu pembantaian itu.
__ADS_1
"Aku akan memberikan kalian kesempatan terakhir untuk merebut semua pengaruh mereka dan menjaga batas-batas wilayah kita sekarang!"
"Kita akan melakukan serangan besar tepat satu bulan lagi, kirim utusan pada kaisar baru itu agar memikirkan lagi keputusannya jika ingin berperang melawanku!"
Mata Ratu Xuan Yi memerah, dia seperti seorang iblis yang menyamar menjadi manusia. Dan dia tidak bisa mengendalikan hawa nafsunya ketika mendengar bahwa musuhnya itu sangat kuat.
Adrenalin terus berpacu dalam dirinya, darahnya mengalir deras ke segala arah karena baru pertama kalinya dia mendapatkan lawan yang tangguh seperti ini.
Dia merupakan seorang ratu masokis yang menginginkan siksaan baik secara fisik maupun batin, tidak heran dia sekarang menjadi bidak Raja Iblis dan dijadikan sebagai salah satu budaknya.
Karena memang karena itulah dia hidup, pemikiran seperti ini memang aneh, tapi memang benar adanya. Bisa dikatakan ratu itu cukup gila.
"Jika ada kegagalan lagi, maka kalian semua yang akan aku bunuh, ingatlah itu!" Ratu Xuan Yi meninggalkan pertemuan dan menghilang begitu saja.
Sedangkan para menteri dan jenderal masih berdiskusi mengenai jalan keluar dari masalah yang mereka hadapi sekarang.
Hingga muncul sebuah keputusan berani yaitu mengirimkan beberapa orang sebagai utusan dan jika ada kesempatan disana sekalian saja membunuh kaisar baru itu dan seluruh anak buahnya.
"Apakah kamu yakin ini akan berhasil, bukankah semuanya akan mati begitu saja ketika pasukan bayangan mereka melihat?"
"Jika seperti itu, maka kita membuat surat pernyataan palsu saja bahwa kekaisaran kita menyerah, dengan begitu mereka pasti tidak akan membunuh utusan yang kita kirim!"
*
*
*
Di Istana Kekaisaran Han.
"Yang Mulia, ada beberapa orang yang mengaku sebagai utusan kekaisaran musuh dengan membawa sebuah surat penting, apa harus saya bawa kemari?" tanya Fang Ho, Si Pedang Pertama.
"Sepertinya Ratu Xuan sudah mulai bertindak, aku ingin tahu apa yang dia rencanakan sekarang. Bawalah mereka kepadaku, Pedang Pertama!” Han Chen memberikan izin para utusan itu masuk.
Kini para utusan sudah berada di ruang tahta, di hadapan mereka 4 Pedang Kaisar dan seluruh bawahan penting masing-masing mengawasi gerak-gerik para utusan kekaisaran musuh itu.
“Berlututlah! Apakah aku perlu membuat kalian semua cacat agar berlutut pada Kaisar Agung kami. Kalian hanya utusan, jangan bertindak kurang ajar!” bentak Kakek Zhao Junpeng, Pedang Kedua.
__ADS_1
10 Utusan Kekaisaran Xuan itu akhirnya berlutut setelah dipaksa oleh Kakek Zhao Junpeng, kemudian salah satu dari mereka berkata ingin menyerahkan sebuah surat penting.
“Pedang Kedua! Ambil surat itu dan bacakan di depan umum, aku ingin semua orang yang ada disini menjadi saksi atas apa yang dikatakan kekaisaran musuh pada kita!” pinta Han Chen tegas.
“Baik, Yang Mulia Kaisar!” Kakek Zhao Junpeng dengan tenang berjalan menuju ke arah 10 Utusan Kekaisaran Xuan dan mengambil surat yang dimaksud.
“Surat Penyerahan Diri! Kami Kekaisaran Xuan menyatakan bahwa kami akan mengakui Kekaisaran Han yang baru berdiri dengan kedudukan yang sama.”
“Daripada meneruskan perang yang sudah akan pecah ini, lebih baik kami mengundurkan diri dari medan pertempuran dan mengakui kalian semua.”
“Beberapa kerajaan yang sudah menjadi milik Kekaisaran Han, tidak akan kami ambil alih lagi dan kami berharap Kekaisaran Han menanggapi niat baik kami semua.”
“Tertanda Ratu Xuan Yi dan seluruh menteri.”
Kakek Zhao Junpeng selesai membacakan surat tersebut, bersamaan dengan itu, salah satu dari 10 Utusan itu berteriak dengan keras.
“Kami semua akan mati demi Kekaisaran Xuan Yi. Kami menyerahkan nyawa kami pada Ratu Xuan Yi, Ratu Agung kami semua! Demi Kejayaan Kekaisaran Xuan!”
*BOOOM!
Sebuah ledakan bunuh diri dilakukan dengan cara membakar esensi hidupnya sendiri dan menggunakan daya ledak dari kehancurkan dantian yang disengaja.
Sembilan utusan lain juga mengincar salah satu orang penting yang di sana dan meledakkan diri dengan cara yang sama seperti sebelumnya, para utusan ini layaknya adalah senjata manusia.
*BOOOM!
*BOOOM!
*BOOOM!
Han Chen dan seluruh bawahannya tidak panik sama sekali, mereka malah seakan-akan meremehkan ledakan yang bisa dilakukan oleh seorang kultivator yang masih ranah Kesengsaraan.
“Sepertinya mereka semua masih belum tahu kekuatan kita yang asli, kamu sudah bekerja dengan baik, Pedang Pertama Fang Ho. Kita harus memanfaatkan kesempatan ini untuk segera menyerang mereka!”
Han Chen dan seluruh bawahannya hanya perlu membuat dinding energi qi sederhana saja, kebanyakan dari mereka sudah berada di ranah Nirwana.
Jadi ledakan bunuh diri seperti yang dilakukan oleh 10 utusan tadi hanyalah remahan saja, mungkin hanya beberapa bangunan yang terdampak.
__ADS_1
“Sebarkan berita ini ke seluruh penjuru benua, buat hubungan kita dengan mereka semakin memanas, jangan lupa persiapkan diri kalian untuk perang bulan depan!”
Setelah memberi perintah, Han Chen ditemani oleh Fang Yin dan Lian Jiangshi meninggalkan ruang tahta. Semua bawahannya menyanggupi semua permintaan tuannya itu.