HEAVENLY SWORD SYSTEM

HEAVENLY SWORD SYSTEM
Bab 033 - Diserang Oleh Murid Inti.


__ADS_3

BIASAKAN LIKE DAN KOMEN SEBELUM MEMBACA!!!


***


“Senior ada apa ini? Kenapa kalian semua menyerang kami? Memangnya kami berbuat kesalahan?” teriak Han Chen sambil menahan serangan puluhan senior dari murid inti tersebut.


“Mayat yang akan mati tidak berhak untuk tahu apa yang terjadi, lebih baik kalian berdua menurut dan mati di tangan kami semua! Kalian berdua hanyalah murid baru yang tidak tahu tingginya langit!”


Berbagai serangan langsung menghujani Han Chen dan Fang Yin, Han Chen langsung membentuk sebuah dinding transparan yang digunakan seperti barrier dengan energi qi dari dalam dantiannya.


“Chen Gege, kenapa kamu berpura-pura lemah? Bahkan aku saja bisa membunuh mereka semua dengan mudah jika aku mau, apakah kamu memiliki rencana?” tanya Fang Yon dengan telepati.


“Kita tidak boleh memperlihatkan kekuatan kita sekarang, Yin;er. Musuh utama kita adalah para tetua, jadi kita sekarang hanya bisa mengalah dan membiarkan mereka merasa menang,” jawab Han Chen sambil tersenyum.


“Baiklah! Memang sekarang belum waktunya memperlihatkan kekuatan kita yang sebenarnya, kalau begitu apakah kita akan kabur saja? Perjalanan menuju ke sekte tinggal sedikit lagi,” tanya Fang Yin.


“Tentu saja! Dalam hitungan ketiga, kita akan berlari menuju ke arah sekte. Jangan lupa menyesuaikan diri dengan kecepatan para murid inti ini, kita akan berpura-pura kesusahan dalam pengejaran mereka semua,” perintah Han Chen.


“Baik, kalau begitu … ”


“Tiga … ”


“Dua … ”


“Satu … ”


Han Chen dan Fang Yin langsung melesat cepat menuju ke arah sekte, mereka berusaha menekan kekuatannya agar para murid inti masih bisa mengejar mereka.


“Yin’er ayo kita melarikan diri!”


“Ayo Chen Gege!”


Han Chen dan Fang Yin sudah berada puluhan li di depan para murid inti.

__ADS_1


“Kalian berdua jangan pergi!”


Teriakan terdengar dari arah belakang, Han Chen dan Fang Yin tetap menjaga jarak mereka tetap sekitar puluhan li, tidak lupa mereka juga berpura-pura seperti kehabisan nafas.


Sampai pada akhirnya Han Chen dan Fang Yin berhasil masuk ke gerbang sekte dan para murid inti itu hanya bisa mendengus kesal dan tidak berani memperlihatkan diri karena gagal mengejar dua orang murid dalam.


“Sepertinya mereka semua sudah menyingkir, sekarang waktunya kita menuju ke Balai Pengambilan Misi,” ajak Han Chen yang tampak senang karena berhasil bermain-main dengan para murid inti sebelumnya.


“Baiklah, aku tidak sabar untuk menuju kediaman dan mengetahui bagaimana caramu untuk membuatku kuat,” jawab Fang Yin ikut tersenyum dan mengikuti Han Chen dari belakang.


*


*


*


Sesampainya di Balai Pengambilan Misi.


Kedatangan Han Chen dan Fang Yin dengan pakaian yang terlihat seperti telah bertarung dengan sangat keras dan buruk menyita perhatian semua murid yang ada di sana.


“Memangnya sebanyak apa yang akan kamu keluarkan, keluarkan di sini saja, aku akan menghitungnya secara langsu–”


Perkataan tetua pelaporan misi terhenti, ketika melihat semua barang yang keluar dari cincin penyimpanan Han Chen dan Fang Yin.


Dari bukti yang sesuai dengan misi yang mereka berdua ambil, bisa dibilang keduanya menyelesaikan misi sebanyak ratusan kali atau ribuan kali selama sebulan saja.


Tentu saja hal ini membuat semua murid mendekat dan berbincang mengenai Han Chen dan Fang Yin yang selalu menggemparkan sekte, sejak mereka berdua masuk ke sekte ini.


“Apa-apaan dengan semua ini? Apakah kalian benar-benar melakukan semua ini hanya berdua? Gunungan material yang kalian bawa ini juga sangat berharga, kalian benar-benar melakukannya sendiri bukan?” tanya tetua itu memastikan.


“Tetua seperti Anda pasti bisa melihat dari serangan yang kami berikan pada monster-monster itu dilihat dari bukti yang kami kumpulkan bukan? Kami juga juga membawa beberapa contoh monster yang kami bunuh.”


Han Chen juga mengeluarkan tiga jenis monster yang ada dalam misi dan memperlihatkan bagaimana dia melakukan pembantaian serta mendapatkan semua material ini dengan penuh tanpa bantuan orang lain.

__ADS_1


“Benar! Dari semua ini, aku bisa merasakan serangan hanya dilakukan oleh dua orang saja! Dan setiap serangannya tidak lebih dari 4 sampai 6 serangan saja! Kalian berdua memang jenius sekte ini! Sangat bagus! Sangat bagus!”


“Kalau begitu biarkan aku menghitung poin kontribusi yang akan kalian dapatkan dari gunungan material ini, aku akan membutuhkan beberapa waktu, kalian bisa menuju ke ruangan sana terlebih dulu untuk memilih barang apa yang akan kalian tukarkan!”


Tetua itu kemudian memanggil murid langsungnya dan menyuruhnya untuk membawa Han Chen dan Fang Yin menuju ke ruangan tersebut.


*


*


*


Setelah beberapa saat kemudian, tetua selesai dalam perhitungannya, masing-masing dari Han Chen dan Fang Yin mendapatkan 10 juta poin kontribusi.


“Dengan 20 juta poin ini, aku memperkirakan kalian berdua sudah menghapus setengah dari jumlah populasi ketiga monster itu di hutan belakang sekte bukan?” tanya tetua itu.


“Tetua bisa saja, kami tidak sekuat itu, lagi pula kami juga kebanyakan menggunakan jebakan dan memasang umpan hidup, agar kami berdua bisa mendapatkan semua monster tersebut,” jawab Han Chen berbohong.


“Tidak peduli apa pun, tapi terima kasih sudah membuat gudang sekte ini tidak kosong lagi. Dan apakah kalian semua memilih hadiah dari ruangan ini?” tanya tetua tersebut.


“Kamu sudah memilih ini, ini dan ini? Berapa banyak poin kontribusi yang kami gunakan untuk ketiga barang ini?” tanya Han Chen.


“Apakah kalian memilih botol yang tidak tahu apa isinya itu? Dan memilih kedua barang rongsokan ini? Ketiga barang ini hanyalah barang tidak berguna, hanya membutuhkan sekitar 90 poin kontribusi saja, kalian berdua ambillah, anggap saja sebagai bonus,” jawab tetua itu.


“Kalau begitu kami akan menerima kemurahan hati tetua, kami sudah memilih dan kami izin untuk beristirahat dan kembali ke kediaman Tetua Zhao,” pamit Han Chen.


“Aku tidak tahu bagaimana pola pikir jenius seperti kalian ini. Tapi, karena kalian sudah memilih aku tidak bisa berbuat apa-apa. Nanti, jika kalian membutuhkan barang lain, masih banyak barang yang bisa kalian tukarkan di Balai ini atau Balai Pengobatan,” jelas tetua itu.


“Baik, kalau begitu kami pamit terlebih dulu tetua!” Han Chen dan Fang Yin memberi hormat dan kemudian undur diri. Mereka kali ini akan menukarkan sebagian besar poin kontribusinya untuk pil-pil yang ada di Balai Pengobatan.


Sesampainya di sana, mereka berdua menghabiskan semua poin yang dimilikinya sampai tidak tersisa. Hampir setiap pil dari yang tidak berguna sampai yang paling berguna untuk kultivasi mereka tukar.


Sampai tetua balai pengobatan mengira Han Chen dan Fang Yin tertarik dengan alkemis dan berniat meneliti beberapa pil sebelum masuk ke jalan alkemis.

__ADS_1


Dan begitulah hari itu berakhir, Han Chen dan Fang Yin kembali ke kawasan kediaman Kakek Zhao Junpeng dan beristirahat selama satu hari serta keesokan harinya mereka berdua melakukan rencana sebelumnya.


__ADS_2