HEAVENLY SWORD SYSTEM

HEAVENLY SWORD SYSTEM
Bab 042 - Kakek Kong Guo - Nirwana.


__ADS_3

BIASAKAN LIKE DAN KOMEN SEBELUM MEMBACA!!!


***


Tubuh pak tua itu bergejolak hebat, energi qi kasar menyebar ke segala arah, Paman Kong sudah mendekapnya ketika semua jarum sudah diangkat oleh Han Chen.


Fang Yin juga langsung meminumkan puluhan pil yang diberikan Han Chen tadi, peristiwa itu terus berulang sampai ratusan pil sudah sepenuhnya terserap dalam tubuh pak tua itu.


“Sekarang lepaskan!” Han Chen langsung mencoba mengontrol pil-pil yang sudah masuk ke dalam tubuh pak tua itu, dengan telapak tangannya yang sudah berada di punggung pak tua tersebut dengan aliran qi yang stabil.


Paman Kong dan Fang Yin juga diminta untuk memberikan energi mereka berdua pada Han Chen, agar proses penyerapan semua pil-pil itu lebih cepat lagi.


Dan setelah beberapa jam kemudian, Paman Kong sudah tidak kuat dan dia berakhir dengan pingsan, setelah beberapa jam kemudian giliran Fang Yin yang ikut pingsan.


Yang tersisa hanya Han Chen, dia sendiri juga sebenarnya tidak terlalu tahan dengan penyerapan energi qi internalnya yang tidak masuk akal dari tubuh pak tua itu.


Beberapa jam berlalu lagi.


“Sial, pak tua jika kamu tidak segera bangun, aku juga tidak kuat dengan penyerapan energi qi dari tubuhmu ini, aku bahkan sudah menggunakan ratusan pil berhargaku hanya untukmu, cepat bangunlah! Hyaaah!”


Han Chen memberikan semua energi qi miliknya dengan drastis, sampai pada akhirnya dia sendiri tidak kuasa untuk terus menjaga kesadarannya dan pada akhirnya dia juga ikut pingsan.


[Host akan jatuh dalam keadaan pingsan jika pemberian energi ini tetap diteruskan!]


“Aku tidak kuat lagi … ”


Namun, semua pengorbanannya tidak sia-sia, pak tua itu akhirnya bangun dan samar-samar Han Chen bisa mendengar ucapan terima kasih sebelum dia berakhir dengan pingsan sepenuhnya.


*

__ADS_1


*


*


Di salah satu kamar di kediaman Keluarga Kong.


“Kamu sudah bangun, Chen Gege?” tanya Fang Yin yang sejak dia bangun, terus sama menjaga Han Chen dan merawatnya dengan sepenuh hati. Dia langsung memeluk Han Chen dengan erat.


“Oh, Fang Yin, sudah tidak papa, aku hanya kehabisan energi qi saja, tidak membahayakan nyawaku sama sekali,” ucap Han Chen membalas pelukan Fang Yin.


“Apa yang kamu katakan, kamu sudah pingsan selama tiga hari lebih, apakah kamu kemarin benar-benar memberikan semua energi qi milikmu sampai tidak tersisa sama sekali? Itu hal yang berbahaya, Chen Gege, hiks … hiks …”


“Jika bukan karena aku tahu kamu memiliki dantian yang istimewa, mungkin kamu sekarang akan sekarat dan meninggal dunia, jangan diulangi lagi hal seperti kemarin, aku tidak mau kehilanganmu!”


Meskipun Fang Yin dan Paman Kong juga pingsan ketika memberikan energi qi mereka, namun hal itu sedikit berbeda dengan Han Chen.


Jika Fang Yin dan Paman Kong masih menyisakan sekitar 10 persen energi qi mereka karena itu sudah menjadi batas mereka dan akhirnya pingsan, sedangkan Han Chen memberikan semua energi qi miliknya hampir tak tersisa sama sekali.


Itulah pandangan dari orang luar, tapi yang sebenarnya menjaga nyawa Han Chen ketika semi sekarat kemarin adalah sistem, sistem melakukan pembelian beberapa energi otomatis dan langsung ditransfer pada tubuh Han Chen.


“Terima kasih, Sistem! Pasti kamu yang melakukan ini semua!” ucap Han Chen dalam pikirannya, dia tahu bahwa selama dalam keadaan pingsan, sistem berulang kali memanggil kesadarannya.


[Sama-sama, Host! Sudah tugas Sistem untuk melakukan apa pun untuk tuannya.]


Beberapa saat kemudian Han Chen mencoba untuk bermeditasi sebentar dan menyerap energi qi alam dengan rakus, setelah beberapa jam kemudian akhirnya dia berhasil mengisi setidaknya seperempat dari energi qi miliknya.


“Kamu sudah bangun anak muda?” tanya seorang pak tua yang terdengar tidak asing ditelinga Han Chen.


“Oh, jadi begini suaramu pak tua, bagaimana keadaanmu sekarang pak tua? Untunglah kamu sudah sadar dari pingsan berkepanjangan seperti itu,” ucap Han Chen mencoba ramah.

__ADS_1


Pak tua itu kemudian mendekati Han Chen dan Fang Yin, lalu berterima kasih dengan layak, dia juga memuji bagaimana keterampilan medis Han Chen yang bisa dibilang cukup tinggi untuk ukuran anak muda sepertinya.


“Namaku adalah Kong Guo, seperti yang kamu katakan anakku, aku adalah ayah angkatnya dan aku ingin memberikan beberapa pertanyaan padamu, apa tidak masalah?” tanya Kakek Kong Guo mengintimidasi.


“Dasar pak tua tidak tahu terima kasih, apakah begitu caramu berterima kasih pada penyelamatmu?” Fang Yin yang melihat Kakek Kong Guo mengintimidasi Han Chen naik darah dan mengeluarkan tekanan kultivasinya.


Tekanan Fang Yin yang sudah berada di ranah Surgawi ✩ 10 sangat kuat, tapi Kakek Kong Guo yang juga mengeluarkan sedikit tekanannya dengan mudah bisa mengalahkan tekanan Fang Yin sampai membuatnya muntah darah.


“Jantung Pedang! Kematian Dewa Neraka!” Han Chen tidak terima dan langsung menyerang Kakek Kong Guo itu dengan sangat keras, jurus yang selama ini dia simpan untuk musuh yang super kuat akhirnya dia keluarkan.


Dia melatih jurus ini ketika sistem merekomendasikan sebuah Kitab Dewa Neraka yang memiliki kekuatan yang bertipe tumbuh dan kekuatannya sangat kuat meskipun penggunanya adalah seorang kultivator dengan ranah tidak terlalu tinggi.


“Aku bisa terima kalau kamu curiga denganku dan kenapa aku tahu kamu bukanlah ayah kandung dari Paman Kong! Tapi, kamu telah salah langkah jika berani menyentuh kekasihku Pak Tua!”


“Meskipun kamu memiliki ranah Nirwana, apakah kamu pikir aku tidak tahu cara untuk mengalahkanmu?” Han Chen sudah sangat marah, bahkan tekanannya yang selama ini dia tahan akhirnya bocor juga.


Karena dia seorang kultivator pedang, dengan ranah Surgawi ✩ 2 miliknya yang sekarang, dia bisa memaksakan kekuatan hingga 10 kali tingkat lebih tinggi, yakni ranah Nirwana ✩ 2.


Karena Kakek Kong Guo sudah berani menyentuh Fang Yin dan itu adalah batas toleransinya pada semua orang, maka dia kali benar-benar marah, dia langsung menyerang Kakek Kong Guo dengan sangat brutal.


*BOOOM!


Kakek Kong Guo yang tidak menyangka Han Chen langsung memberikan serangan kuat padanya hanya bisa bertahan dari serangan (Jantung Pedang & Kematian Dewa Neraka) yang dikeluarkannya.


“Matiii!” Karena kemarahannya memuncak, Han Chen tidak peduli lagi, entah itu dia yang baru saja bangun dari pingsannya maupun sekarang dia berada di Kediaman Kong.


*DUAR!


Serangan Han Chen tidak berhenti dan terus memberikan serangan fatal serta mematikan, dia benar-benar seperti seorang Dewa Neraka yang mengincar mangsa yang ada di depannya.

__ADS_1


Kakek Kong Guo terus menerus bertahan, dia cukup kuat untuk menahan semua serangan Han Chen. Tapi, dia sendiri tadi tidak sengaja membuat Fang Yin muntah darah karena tekanannya, dia merasa sangat bersalah sekarang.


__ADS_2