
Satu bulan penuh, Kekaisaran Han menyiapkan berbagai pasukan yang berguna untuk melakukan semua pergerakan besar di awal bulan berikutnya. Rakyat juga sudah diberitahu untuk mendukung kekaisaran demi meningkatkan moral pasukan raksasa Kekaisaran Han ini.
Semua petinggi kekaisaran juga sedang sibuk dengan urusan masing masing, mereka semua sedang bersiap dengan segala rencana, agar perang kali ini tidak menimbulkan kesalahan apapun.
Berbagai elemen tambahan seperti keuangan, pangan dan masih banyak lainnya juga sudah disiapkan untuk mengantisipasi kejadian tidak terduga dalam perang.
Hari peperangan semakin dekat, Han Chen dan Lian Jiangshi sering melakukan rapat untuk para petinggi, terutama bersama dengan Para Jenderal dan Jenderal Besar yang ada.
"Kalian semua sudah melakukannya dengan baik! Sekarang waktunya kita menunjukkan pada dunia sebesar apa kekuatan dari Kekaisaran Han! Kita akan menguasai benua ini!"
"Baik, Yang Mulia Kaisar!" Kini persiapan sudah selesai, beberapa pasukan sudah dikirim menuju ke perbatasan untuk memberikan tekanan mental pada lawan mereka kali ini.
*
*
*
Seluruh pasukan utama Kekaisaran Han sudah berada di bibir perbatasan, target pertama mereka dalam Perang Terakhir ini adalah Kerajaan Batu Hitam.
Sebuah kerajaan yang merupakan penyokong setia Kekaisaran Xuan. Mereka juga sudah menyiapkan pasukan yang tidak seberapa untuk menghadang laju Kekaisaran Han.
Kini kedua pemimpin yaitu Raja Kerajaan Batu Hitam sedang bertemu dengan Kaisar Han Chen sebelum memulai peperangan, mereka berdua bertemu tepat di tengah pasukan yang saling berhadapan.
"Selamat datang di wilayahku, Kaisar Han! Entah apa alasan Anda membawa pasukan sebesar ini, tapi yang pasti, aku tidak akan membiarkan kalian mengusik kekaisaran kami!" tegas Raja Batu Hitam.
"Aku menghargai tekadmu Raja Batu Hitam, namun jika aku boleh memberi saran, lebih baik kamu membiarkan pasukanku untuk menghancurkan Kekaisaran Xuan! Karena jika tidak pasukan kecilmu itu akan mati mengenaskan semuanya!" ancam Han Chen.
"Siapa yang bilang bahwa kami akan menang, namun kami tidak akan pernah mengkhianati Kekaisaran Xuan, kami akan berjuang sampai titik darah penghabisan!" jawab Raja Batu Hitam.
"Kamu sangat keras kepala, kalau begitu kita tidak mencapai kesepakatan yang ada, mari kita lihat siapa yang akan kalah pada akhirnya!" Han Cheb sudah kembali ke pasukan Kekaisaran.
"Cih, dasar Kaisar Sombong, kamu akan mengerti sebentar lagi, siapa orang bodoh yang akan menjadi tulang belulang! Hahaha!" guman Raja Batu Hitam dalam hatinya, kini dia juga sudah kembali ke pasukannya.
"Semuanya! Dengarkanlah perintahku! Kerajaan musuh tidak mau melakukannya dengan damai, mereka tetap kekeh mendukung kekaisaran musuh, hanya satu yang harus kita lakukan!" teriak Han Chen.
__ADS_1
"Bunuh! Bunuh! Bunuh! Biarkan mereka mengerti keganasan Kekaisaran Han!" 10 juta lebih pasukan kultivator kuat itu berteriak keras menyambut teriakan Han Chen.
Suara bergemuruh terdengar sepanjang mata memandang, begitu juga dengan 3 juta pasukan kerajaan batu hitam yang terlihat ikut dibakar semangatnya oleh Raja mereka.
"Setelah aku melepaskan serangan, peperangan akan segera dimulai! Kalian semua serang orang-orang itu dengan ganas dan gagah berani!" teriak Han Chen.
"Baik, Yang Mulia!" Semua orang menunggu serangan pembuka Han Chen, namun terlihat ada banyak sekali budak yang keluar dari pasukan musuh dan berlari kencang ke arah pasukan kekaisaran dan …
*BOOOM!
*BOOOM!
*BOOOM!
Puluhan budak yang berlarian itu langsung meledak dan tubuhnya hancur berantakan, permasalahannya adalah para budak itu digunakan sebagai bom manusia oleh Kerajaan Batu Hitam.
*BOOOM!
*BOOOM!
*BOOOM!
Namun setelah debu menghilang dari area depan pasukan, terlihat di sana, tidak ada satupun pasukan Kekaisaran Han yang menjadi korban, bahkan mereka semua bisa menghalau bom manusia itu dengan mudah.
"Apa apaan ini? Kenapa mereka tetap rapat dalam barisan? Kenapa mereka tidak terluka ataupun kocar kacir?" Di tengah keterkejutan Raja Batu Hitam, suara Han Chen melengking keras di udara.
"Pedang Asura Pelahap Keluarlah! Jalur Pedang : Ribuan Pedang Raksasa!" Han Chen terbang beberapa meter di udara, dia sudah membuat 1000 Pedang Raksasa yang memilik8 ukuran seperempat dari pedang gunung waktu itu.
"Jalur Darah : Rantai Darah Neraka!" Lian Jiangshi terbang tidak jauh dari Han Chen dan kemudian mengeluarkan serangan tak kalah menakutkan dari Han Chen.
"Majuuuuuu!" Han Chen dan Lian Jiangshi sudah memberikan serangan pembuka yang dahsyat, serangan itu langsung menghancurkan setengah pasukan musuh secara instan.
Lian Jiangshi yang memiliki kekuatan setara dengan Han Chen, yaitu Monarch ✩ 1, memiliki kuasa darah yang lebih menakutkan daripada sebelumnya.
*DUAR!
__ADS_1
*DUAR!
"Semuanya seraaaaaaang!" teriakan Han Chen memecah suara ledakan akibat serangannya dan Lian Jiangshi.
"Seraaaaaang!" Kini semua pasukan sudah bergerak maju dengan senjata masing masing, peperangan yang sudah terlihat siapa pemenangnya terjadi.
"Tidak tidak, seharusnya tidak seperti ini, kalian semua curang! Kalian–"
*SLASH!
Suara Raja Batu Hitam itu terhenti karena kepalanya sudah terpisah dari badannya, akibat serangan Pedang Pertama Kakek Kang Jian.
*GLUDUK!
"Itulah akibatnya, jika kalian berani menentang Kekaisaran Han, bukan hanya kamu saja yang akan mati, tapi semua orang yang ada disini!" ucap Kakek Kang Jian yang terus merangsek ke barisan pasukan musuh.
Pertempuran di tempat lain juga terjadi, dimana ini merupakan tugas dari Berlian Hitam dan Utusan Pedang.
Kedua pasukan khusus ini ditugaskan untuk menghadang bantuan dari Kerajaan Batu Putih dan Kerajaan Batu Abu Abu.
Kemudian mereka langsung mengarahkan kedua pasukan bantuan tersebut ke arah peperangan sesungguhnya setelah mendapatkan tanda ledakan berwarna merah di langit.
"Semuanya mundur! Tugas kita disini selesai!" Paman Kong Yu memberikan perintah, seluruh pasukan Berlian Hitam langsung cepat cepat melakukan manuver kembali ke pasukan utama.
"Kejar mereka semua! Jangan sampai ada yang berhasil melarikan diri, mereka semua sudah terlalu banyak membawa kerugian untuk kita!" Raja Batu Putih memberikan perintah.
Akhirnya semua pasukannya yang berjumlah 2 juta orang mengejar Berlian Hitam sampai ke area peperangan Kekaisaran Han dan Kerajaan Batu Hitam sebelumnya.
Disisi lain, Kakek Zhang Yu juga berhasil membuat Kerajaan Batu Abu Abu menuju ke medan pertempuran sesungguhnya. Para Utusan Pedang ini menarik perhatian setidaknya 2,5 juta pasukan kerajaan itu.
"Kami sudah menyelesaikan misi! Kami menunggu perintah selanjutnya," ucap Paman Kong Yu dan Kakek Zhang Yu sambil berlutut di hadapan Han Chen dan Lian Jiangshi.
"Kalian semua melihat dari sini saja, kedua kerajaan itu akan mati mengenaskan karena pasukan kita! Semuanya gunakan Strategi Gerilya!" teriak Han Chen.
Semua pasukan utama itu langsung paham dengan maksud Han Chen, mereka semua ada yang langsung bersembunyi di lebatnya hutan sekitar sana atau ada yang langsung mengaktifkan array penghilang aura.
__ADS_1
Mereka ingin menyergap kedatangan kedua pasukan besar lawan.