
BIASAKAN LIKE DAN KOMEN SEBELUM MEMBACA!!!
HARI TERAKHIR CRAZY UP NIH! DUKUNG AUTHOR DENGAN LIKE, KOMEN DAN GIFT YA, TERIMA KASIH SEMUANYA..
😄😄😄😄😄
***
“Tentu saja, dia adalah Leluhur Iblis Vampir Abadi, dia adalah leluhur iblis yang memiliki kekuatan darah, tentu saja dia lebih kuat dari iblis-iblis biasa,” jawab Han Chen ringan.
“Leluhur Iblis!” Seluruh orang langsung terbelalak matanya, kecuali Fang Yin yang memang sudah tahu.
“Eh, aku bisa paham kalau bawahan Kakek Bangau yang terkejut, kenapa Ayah angkat dan Kakek Liu ikut terkejut juga? Apakah aku belum pernah memberitahu?”
Han Chen berbicara tanpa rasa bersalah, dia tidak ingat bahwa yang tahu hanya Fang Yin seorang.
“Kamu hanya menjelaskan padaku saja dan aku mengira bahwa itu memang sebuah rahasia yang tidak boleh diberitahukan pada yang lainnya.”
“Alhasil, selama ini orang-orang kita juga tidak tahu bahwa dia adalah Leluhur Iblis, mereka semua menganggap bahwa dia hanyalah iblis biasa.”
Fang Yin meluruskan kesalahpahaman ini dengan menjelaskan beberapa hal yang lupa Han Chen beritahukan pada yang lainnya.
“Begitu ya, karena sekarang kalian sudah tahu, maka aku juga akan mengatakan bahwa dia bukanlah iblis yang jahat, dia dalam perlindunganku, jadi … ”
Han Chen mengeluarkan tekanan kultivasinya yang kuat, dia mengarahkannya pada beberapa bawahan Kakek Bangau yang melihat Lian Jiangshi dengan tatapan membunuh.
*BOOOM!
“Jika kalian tidak segera menghilangkan niat membunuh dari mata itu, maka kalianlah yang akan terbunuh pada akhirnya!” ancam Han Chen.
Orang-orang yang dimaksud Han Chen sedikit tidak terima, namun mereka semua dihentikan oleh Kakek Bangau yang memberikan pertanyaan lanjutan.
__ADS_1
“Apakah kamu sudah melenceng dari ajaran Klan Hanmu dulu, Cucuku? Bukankah iblis adalah musuh utama kita di dunia ini dan tidak ada kebaikan dalam diri iblis?” Kakek Bangau melawan tekanan kultivasi Han Chen.
“Hmm … Kakek Bangau ternyata sudah berkembang sejauh ini setelah beberapa tahun tidak bertemu, tapi untuk pertanyaan kakek, maka aku akan menjawabnya dengan sebuah cerita, waktu itu–”
“Kakek dan Chen Gege, bagaimana jika kalian berdua menghilangkan tekanan kultivasi yang begitu kuat, apakah kalian berdua berpikir semua orang disini mampu untuk menahan benturan kekuatan kalian berdua?”
Fang Yin terlihat seperti ibu-ibu yang memarahi anaknya ketika anaknya itu salah.
“Maafkan kami berdua, baiklah sekarang aku akan melanjutkan ceritanya … ”
Setelah menghentikan tekanan kultivasi masing-masing, Han Chen kemudian bercerita ketika dia bertemu dengan Iblis Baik yang ada dalam insiden Ibukota Kerajaan Merak Hijau.
Mendengar penuturan Han Chen, semua orang dibuat sedikit terkejut, bahwasannya selama ini mereka dibatasi oleh seseorang yang telah membuat mereka menganggap bahwa semua iblis itu jahat.
“Organisasi Pemburu Iblis ini ternyata lebih misterius dan bermain halus sekali sampai bisa mengubah opini kekaisaran ini selama ratusan tahun, pasti orang di belakangnya bukan orang biasa,” simpul Kakek Bangau.
“Begitulah dan aku tidak bisa mengatakan dari mana aku bertemu dengan Lian Jiangshi ini, tapi bisa aku pastikan dia tidak akan membuat kerusakan di wilayah manusia ini,” jamin Han Chen.
“Tapi, Ketua Sekte! Ini adalah penghinaan bagi Kerajaan Bangau Kita dan lagi pada Sekte yang termasuk 7 Keajaiban Benua kita,” ucap salah satu tetua.
“Begini saja, jika ada diantara kalian yang bisa mengalahkan yang terlemah diantara mereka maka aku akan menarik lagi kata-kataku, bagaimana?” tantang Kakek Bangau.
“Itu–”
“Sudah tahu bukan mengenai kekuatan mereka sekarang setelah melihat petinggi mereka, kita selama ini selalu menolak, selain karena meremehkan, aku juga tidak tahu bahwa Kaisar Agung itu adalah orang yang sudah kuanggap cucuku sendiri.”
“Jika saja aku tahu dan tidak terlalu sombong dengan utusan-utusan mereka sebelumnya, maka aku akan menjadi orang pertama yang mendukung cucuku mendirikan Kekaisaran Han.”
Kakek Bangau menepuk pundak Han Chen dengan bangga, dia bisa melihat sosok ayah Han Chen dulu ketika memimpin kelompok besarnya dalam perang melawan iblis.
Tentu saja hal ini memberikan ketidakpuasan dari beberapa tetua yang cukup dekat dengan Kekaisaran Xuan, tapi mereka tidak bisa membantah perintah Ketua Sekte mereka sendiri.
__ADS_1
“Baiklah kami semua akan menerimanya dengan syarat kami juga menerima manfaat yang sama besarnya atau bahkan lebih besar dari yang ditawarkan oleh Kekaisaran Xuan, apakah Kaisar Agung bisa memenuhinya?”
Salah seorang tetua masih saja membuat hal semakin rumit, bahkan dia meminta kompensasi atas bergabungnya Sekte Bangau Putih dengan Kekaisaran Han.
Han Chen tidaklah tersinggung, bahkan dirinya memang sudah berniat dari awal memberikan banyak sumber daya, baik dalam bentuk pil, ramuan, artefak dan uang yang banyak pada sekte ini.
“Silakan diterima Ketua Sekte, saya sudah menghitung dengan rinci, di dalam cincin penyimpanan ini bisa digunakan oleh Sekte Bangau Putih untuk operasional selama sepuluh tahun penuh!” Kakek Liu Changhai memberikan sebuah cincin penyimpanan.
“Dan ini ada hadiah untuk Kakek Bangau, mungkin tidak terlalu berharga tapi mohon diterima, anggap saja sebagai bakti kepada kakek, karena baru bisa menemui kakek saat ini,” ucap Han Chen sambil menyerahkan cincin juga.
[Host sudah menghabiskan 1 miliar PS untuk mengisi semua barang di cincin penyimpanan tersebut.]
Kakek Bangau sebenarnya tidak berniat menerimanya, apalagi Kekaisaran Han baru saja dibentuk dan pasti memiliki banyak kebutuhan.
“Sebelum kakek menolaknya, bagaimana jika kakek melihat isi di dalamnya, para tetua sekalian juga boleh melihatnya, aku sudah memilihkan barang terbaik untuk semua orang di sekte,” ucap Han Chen senang.
Karena tidak enak dengan Han Chen, akhirnya Ketua Sekte dan Para Tetua melihat isi dalam kedua cincin itu dan wajah mereka langsung berubah drastis.
Bahkan harta sebanyak ini ditaksir setara dengan sepertiga harta Kekaisaran Xuan, tetua yang mengurus masalah keuangan sekte gembira bukan main.
Dalam hitungan kasar kedua cincin itu bisa menghidupi sekte ini dalam waktu 25 tahun lebih, sumber daya yang ada di dalamnya juga masuk dalam kategori tingkat tinggi semuanya.
“Kaisar Agung, apakah Anda benar-benar memberikan semua ini pada kami, apakah tidak membutuhkannya untuk membangun Kekaisaran Han yang baru saja dibentuk?” tanya salah seorang tetua.
“Tentu saja, aku memberikannya pada kalian dan jika nanti ada orang-orang yang berprestasi dan berkontribusi besar pada Kekaisaran Han ini, maka aku akan memberikannya hadiah tak kalah dengan ini,” jawab Han Chen enteng.
Kini semua pemikiran tetua langsung menjadi satu, dengan mengikuti Han Chem, sekte mereka akan menjadi lebih besar dan bisa mendapat bantuan besar di masa yang akan datang.
“Baiklah dengan ini Sekte Bangau Putih sekaligus kerajaannya sudah menjadi bagian dari Kekaisaran Han,” tegas Ketua Sekte.
“Terima kasih Kakek, dengan ini Lima Kerajaan Di Wilayah Selatan sudah menjadi satu dan siap melakukan gempuran pertama pada Kekaisaran Xuan dan Ratu yang telah membunuh ayahku itu!” gumam Han Chen.
__ADS_1