
BIASAKAN LIKE DAN KOMEN SEBELUM MEMBACA!!!
***
“Ternyata dalang dari perencanaan pembunuhan pada keluarga kecilku dari awal adalah patriark sendiri, dia iri karena anaknya tidak sejenius anakku, dan itulah yang memulai semua kemalangan keluarga kecilku.”
“Yang aku sesalkan adalah kenapa aku harus memaksa anakku tetap berkultivasi layaknya para jenius, padahal sempat beberapa kali anakku ingin beristirahat dan bermain layaknya yang lainnya.”
“Dan kemunduran kultivasi anakku karena sebuah racun jangka panjang yang membuat dantian membeku dan lagi-lagi dalangnya adalah patriark.”
“Dan tuduhan pada istriku sebelumnya hanyalah fitnah semata, aku yang mengetahui itu sangat marah dan membunuh semua orang dari keluarga utama.”
“Itulah yang awalnya aku pikirkan, tapi ternyata aku sendiri tidak luput dari racun jangka panjang yang sudah disiapkan oleh patriark keluargaku.”
“Ketika aku sudah menghancurkan seperempat bangunan keluarga utama, racun dalam tubuhku mulai bekerja dengan masih dan membuatku kehilangan kekuatan.”
“Dan di situlah semua orang menganggapku seorang yang hina dan seorang pengkhianat yang layak dibunuh, wajah patriark kala itu sangat menjengkelkan, dia tersenyum penuh kemenangan.”
“Aku yang menyadari tidak bisa mengalahkannya saat itu, akhirnya mencoba untuk melarikan diri, aku mencoba untuk terus berlari selama berminggu-minggu.”
“Dan pada akhirnya aku diselamatkan oleh Ketua Sekte Matahari Tenggelam sebelumnya, dia yang kebetulan sedang berkunjung ke wilayah kekuasaan keluargaku merasa iba dan akhirnya menolongku.”
“Singkat cerita, dari sanalah aku menjadi anak angkat sekaligus calon pengganti dari Ketua Sekte yang memang tidak memiliki istri maupun anak, tapi semua berubah ketika orang itu mulai masuk ke dalam sekte dan mengubah semuanya.”
Kakek Zhao Junpeng mengakhiri ceritanya yang panjang.
“Siapa orang itu? Kenapa wajah kakek menjadi sangat ketakutan setelah bercerita tentang orang yang baru masuk ke dalam sekte? Apakah dia sangat menakutkan?” Han Chen memberikan banyak pertanyaan sekaligus.
“Orang itu adalah manusia yang mirip dengan iblis! Tidak-tidak, dia memang benar seorang iblis dan aku tidak rela sekte yang sudah dikembangkan oleh ayah angkatku dikendalikan olehnya,” jelas Kakek Zhao Junpeng.
“Aku akan menjelaskannya selama perjalanan kita menuju ke sekte, ayo kita sekarang menuju ke sana, setidaknya jika aku ada dalam sekte, orang itu tidak akan bertindak terlalu jauh, kita akan berangkat sekarang,” ajak Kakek Zhao Junpeng.
Han Chen dan Fang Yin berpikir sebentar dan pada akhirnya menyetujui usulan dari Kakek Zhao Junpeng.
Kakek Zhao Junpeng sekarang sudah bisa bergerak sendiri, langsung saja mereka bertiga bergegas menuju ke Sekte Matahari Tenggelam.
__ADS_1
*
*
*
Singkat cerita mereka sudah sampai di dalam sekte dan masuk ke dalamnya, perjalanan mereka bertiga hanya memakan waktu seperlima hari saja.
Kakek Zhao Junpeng kemudian langsung mendaftarkan Han Chen dan Fang Yin sebagai murid langsungnya di Balai Pendaftaran Murid.
“Hmm … Tetua Zhao, keberuntungan Anda sangat tinggi ya? Kedua murid yang Anda bawa ini memiliki kualifikasi yang cukup seperti para murid inti, sungguh hebat sekali,” ucap seorang tetua lainnya yang membantu di Balai Pendaftaran Murid.
“Hanya keberuntungan kecil, apakah token murid yang aku minta sudah disiapkan, aku sudah tidak sabar untuk melatih mereka berdua, jadi bisakah lebih dipercepat lagi, Tetua Jing?” tanya Kakek Zhao Junpeng.
Tetua Jing mengangguk dan kemudian memberikan dua token murid pada Kakek Zhao. Kemudian, Kakek Zhao membawa Han Chen dan Fang Yin ke kediamannya.
*
*
*
“Benar! Tujuanku menjadikan kalian berdua murid adalah karena dalam waktu 6 bulan dari sekarang, akan ada sebuah pertarungan antar murid sekte dalam.” jawab Kakek Zhao.
“Disanalah aku ingin memulihkan namaku agar bisa naik jabatan menjadi tetua inti dan membawa kalian berdua ke dalamnya, seperti rencana sebelumnya,” sambung Kakek Zhao Junpeng.
“Dan jika ada kesempatan, aku akan membuat sebuah fraksi yang memang menentang ketua sekte yang sekarang beserta para tetua pendukungnya,” imbuh Kakek Zhao Junpeng.
“Karena dia sudah melenceng terlalu jauh dari apa yang seharusnya dilakukan oleh seorang ketua sekte dan diduga berhubungan dengan iblis.” Kakek Zhao mengakhiri penjelasannya.
“Sepertinya kita memiliki tujuan yang sama, apakah Kakek Zhao ingin tahu apa yang akan kami lakukan pada sekte ini meskipun tidak bertemu dengan Anda?” tanya Han Chen.
“Memangnya apa? Apakah kalian berdua sudah tahu mengenai keterlibatan ketua sekte dengan iblis? Bisakah kalian ceritakan padaku?” tanya Kakek Zhao Junpeng bersemangat.
Han Chen akhirnya menjelaskan mengenai tujuan aslinya dan memberitahu Kakek Zhao mengenai informasi yang ada di dalam buku informasi dari paviliun sebelumnya.
__ADS_1
Setelah beberapa menit mencerna informasi tersebut, Kakek Zhao memiliki wajah yang sangat cerah, dia tidak memperkirakan bahwa dia bisa memiliki informasi sepenting ini.
“Kalian berdua memang bukan orang sembarangan ya, bagaimana kalian tahu mengenai banyak hal seperti itu. Tapi, terima kasih karena itu juga aku bisa memiliki alibi melawan ketua sekte,” jawab Kakek Zhao.
“Sama-sama, Kakek Zhao. Eh, Master!” ucap Han Chen memberikan hormat layaknya seorang murid pada guru, begitu juga dengan Fang Yin.
“Hahaha! Aku merasa tidak pantas menjadi Master kalian. Tapi setidaknya, agar kalian tidak sia-sia selama berada dalam sekte ini,” ucap Kakek Zhao tertahan.
“Aku akan mengajak kalian berkeliling sekte dan membebaskan kalian untuk berlatih dan membaca semua kitab bela diri yang ada di sekte ini,” ucap Kakek Zhao.
Kakek Zhao kemudian mengajak mereka berdua berkeliling sekte selama seharian penuh dan karena Han Chen dan Fang Yin sudah mendapatkan Token Murid Dalam, keduanya bebas memasuki fasilitas kultivasi sekte tanpa terkecuali.
Setelah seharian penuh …
“Kami sudah paham semuanya Master, kami akan berlatih sendiri selama 6 bulan, kami akan mempercayakan pembentukan fraksi melawan ketua sekte pada, Master. Bukankah harus dimulai sekarang juga?”
Han Chen seperti memberi perintah pada Kakek Zhao tapi masih dibalut dengan nada sopan. Kakek Zhao sendiri sejak tadi sudah gelisah dan ingin segera merealisasikan tujuannya itu, jadi Han Chen hanya membantu saja.
“Kalau begitu, kalian berdua gunakanlah semua fasilitas yang ada, serta semua sumber daya yang ada di kediamanku, kalian berdua boleh menggunakannya, aku percayakan pada kalian, aku akan pergi terlebih dulu.”
Kakek Zhao Junpeng langsung menghilang dari pandangan keduanya, dia langsung melakukan rencananya, karena dia sudah memiliki banyak informasi dari Han Chen.
Dia berniat benar-benar bertarung habis-habisan dengan ketua sekte enam bulan lagi. Oleh karena itu, dari tadi wajahnya sangat bersemangat karena sudah memiliki beberapa senjata di balik bajunya.
Sedangkan Han Chen dan Fang Yin cukup tertarik dengan sebuah Menara Kultivasi Tubuh, mereka berdua mendatangi menara tersebut dan berniat untuk masuk ke dalamnya.
“Siapa kalian berdua? Apakah kalian memiliki token murid untuk bisa masuk ke dalam?” tanya seorang murid senior yang bertugas menjaga menara tersebut.
Han Chen dan Fang Yin langsung melemparkan token murid dalamnya, yang membuat murid senior yang menjaga menara ini langsung terdiam.
“Kalian boleh masuk ke dalam selama tiga jam setiap hari, jika kalian bisa bertahan di menara kultivasi tubuh lantai 8 lantai selama 1 dupa, kalian bisa diterima menjadi murid inti,” jelas Murid senior tersebut.
“Terima kasih, Senior!” Han Chen dan Fang Yin hendak masuk sebelum ada yang menahannya.
“Tunggu! Kalian berdua berhenti!”
__ADS_1