
Pada akhirnya seluruh pelayan dengan terpaksa melakukan segala perintah Charlotte jika tidak ingin diusir dari tempat itu.
Mereka mengosongkan kamar utama dan lantai tiga sesuai keinginan Charlotte, mereka bekerja sampai larut malam tanpa henti.
Gadis itu berubah menjadi sangat kejam, membuat semua yang ada di sana merasa kesal dan marah.
Kabar kembalinya sang pewaris membuat semuanya gusar. Tuan Maladeva dan Istrinya bahkan sampai terkejut Karena kabar mengejutkan itu. Siapa yang bisa menyangka kalau Caroline akan kembali hidup dan malah memporak porandakan kediaman keluarga Kim.
"Ma, sekarang apa yang akan kita lakukan? perempuan buta itu sangat menyebalkan!" bisik Kath yang duduk di samping nyonya Maladeva, ibu kandungnya anak tiri sang mendiang kakek.
Semua anggota keluarga kini duduk di meja makan yang sangat panjang. Menunggu kedatangan sang pewaris yang kembali pada waktu yang sangat tidak disangka-sangka.
Belum lagi perubahan sifat itu sangat mengejutkan, gadis yang dulunya mudah mereka tindas.malahbberubah menjadi penindas.
"Diamlah, dia itu buta, kita pasti bisa memukul.mundur dia dari rumah ini!!" balas ibu Kath.
Keluarga Kath tampak duduk berhadapan dengan keluarga Tom, hanya kakak laki laki Kath yang tak ada di sana karena berlari di luar negeri.
Sedang keluarga Tom juga telah berkumpul di sana, menantikan Charoline untuk segera bergabung dengan mereka pada makan malam ini.
Jelas terlihat semua orang sangat penasaran dengan apa yang terjadi dan bagaimana bisa seorang gadis buta yang dinyatakan dalam kondisi Vegetatif malah bangun setelah lima tahun berlalu.
Tuan Jordan dan istrinya tampak risau demikian halnya dengan tuan Maladeva dan keluarganya. Ketika mendengar kalau Charoline telah sadarkan diri, dengan cepat mereka beranjak ke rumah itu untuk memastikan apa itu benar atau hanya sebuah bulan semata
"Apa dia tidak punya sopan santun sampai membiarkan kita menunggu begitu lama!? hah sialan!!' Kesal tuan Maladeva,
Di saat semuanya sedang menunggu dengan wajah gugup dan jantung berdebar kencang, di saat rasa penasaran mereka begitu kuat, Victor Han si kepala pelayan turun dari lantai dua dengan wajah kesal.
Dia berjalan dengan cepat menuju ruangan makan di mana semua keluarga sedang berkumpul.
“ Di mana dia? Kenapa kau datang sendiri?” tanya tuan Maladeva seraya menyerngitkan keningnya.
“ Tuan, Nona muda mengatakan dia terlalu lelah untuk turun ke bawah, dia mengatakan agar kalian melanjutkan makan malam tanpa kehadirannya.” Ucap Victor Han dengan wajah kesal.
Brakk!!!
“ Apa apaan dia itu..” teriak nyonya Maladeva, ibu Kath seraya menggebrak meja.
Dia sangat marah saat mendengar penjelasan Victor Han. Mereka semua datang ke rumah itu meninggalkan pekerjaan mereka karena penasaran dengan Charoline yang katanya bangun kembali setelah lima tahun.
Belum Lagi rumor soal kehebatannya yang bisa berbuat onar separah itu padahal dia baru siuman setelah berbaring selama bertahun tahun. Banyak hal tidak masuk akal yanag membuat mereka kesal penasaran, tapi sayangnya, Charoline sudah menyatakan peperangan nya sejak dia tiba di rumah itu.
__ADS_1
“ beraninya dia melakukan ini pada paman dan bibinya,” geram tuan Jordan seraya melirik ke lantai dua.
Seisi keluarga dibuat kesal dan marah dengan perlakuan Charlotte pada mereka.
“ Sialan, menghabiskan waktu ku saja,” umpat tuan Jordan sambil bangkit berdiri .
“ Apa kamar kami sudah di bersihkan?” tanya tuan Jordan melirik Victor Han.
Seketika Victor han dan para pelayan terdiam membisu di hadapan mereka semua . Saling melirik satu sama lain. Mereka takut pada dua keluarga di hadapan mereka itu tetapi lebih takut lagi dengan sosok nona muda mereka yang baru kembali dari alam kematian.
Bulu kuduk mereka merinding, seperti ada mahluk mahluk tak terlihat yang menggangu mereka,” maaf tuan, tapi nona muda memerintahkan agar seluruh kamar dikosongkan dan dibersihkan, kalian diminta untuk kembali ke rumah kalian masing masing dan menemui nona muda besok,” jawab Victor Han dengan tangan gemetaran.
“ APA KAU BILANG?” nyonya Maladeva berteriak tak terima. Mereka semua sangat terkejut mendengar pernyataan dari Charlotte. Hidup mereka benar benar di ambang kematian ketika Charoline kembali dengan sosok Charlotte di dalam dirinya.
“ Beraninya dia.. memangnya dia siapa!!!" teriak Nyonya Maladeva tak terima.
“ Ini rumah ayah dan ibu kami, kenapa dia mengatur kami ? siapa dia? Beraninya dia yang tidak tahu apa apa mencoba mengatur rumah ini.
Tiba tiba..
Prang!!!
Syuuttt... Crarkkkkk!!
Perasaan mereka tidak enak, kaki dan tubuh merkea tiba-tiba dingin. Kath terdiam membatu saat merasakan hawa yang sama persis seperti lia tahun lalu, tepat pada hari di mana Charlotte di makamkan.
“ arkhhhh..” Kath berteriak histeris, saat kedua matanya melihat sosok bayangan hitam dengan rambut panjang di sekujur tubuhnya, berjalan dengan senyuman menyeringai dan kedua mata yang memerah hendak menangkap dia.
Keluarga yang lain juga turut berteriak histeris saat merasakan kejadian janggal itu. Mereka semua ketakutan dan meringkuk dibawah meja.
“ ada apa ini? Kenapa semua peralatan itu bergerak sendiri?” ucap nyonya Jin Joo, ibu Tom yang meringkuk ketakutan sambil memeluk lengan suaminya.
Suara angin kencang terdengar, suara aliran air yang begitu deras memenuhi rumah itu padahal jelas tak ada jendela yang terbuka, mereka panik, syok dan ketakutan mendengar suara suara gaib itu, belum lagi kursi di belakang mereka bergerak begitu saja, laci membuka dan menutup bahkan kedua kaki mereka masing masing terasa sangat dingin.
“ Papa Mama Kath takut!!!" teriak gadis itu histeris sambil menangis sesenggukan. Bagi yang lain ini pertama sekali di dalam hidup mereka mengalami hal mistis yang tidak masuk akal seperti ini,tetapi bagi Kath dia sudah sangat familiar dengan perasaan mengerikan itu.
Mereka semua spontan masuk ke bawah meja makan, bersembunyi ketakutan di sana.
Srett... srett... srett...
Tampak victor Han berjalan sambil menyeret kakinya. Suasana hening seketika, mereka yang meringkuk di bawah meja itu melihat jelas kedua kaki Victor Han di luar meja.
__ADS_1
Tiba tiba tangannya tampak terlebih dahulu. Tangan yang penuh dengan darah dan mulai membusuk dengan air yang terus menerus keluar dari tangan itu,
“ Ermphhh....” mata mereka membulat sempurna, jantung mereka hampir meledak rasanya. Menahan nafas saat melihat tangan Victor yang berdarah darah.
Krangggg!!!
“ SUDAH KU BILANG PERGI DARI SINI!!!” teriak sosok di depan mereka. Berteriak kencang dengan suara melengking. Victor Han menatap mereka sambil tersenyum dengan mata bulat nya yang membesar dan kepalanya yang miring ke bawah hampir saja patah.
“ hihihihi.. hihihihi... sudah ku bilang kalain pergi.. pergi .. arkhhh hihihihi pergi...”
Kath, Tom dan orangtua mereka terdiam membeku sambil menutup mulut mereka tak percaya dengan apa yang baru saja mereka lihat. Tuan Maladeva bahkan sampai syok setengah mati, wajah mereka pucat pasi hampir saja mereka kencing di celana.
Sosok menyeramkan tadi berjalan dengan kaki yang diseret seret, seperti orang yang pincang.
Ke enam orang itu terbujur kaku di bawah meja dengan jantung berdebar kencang tak karuan saking ketakutannya dengan sosok menyeramkan itu.
Suasana hening, tak ada terdengar suara apa pun lagi, mereka tak berani keluar, semuanya terdiam membisu di sana.
“ Tuan, Nyonya, kenapa masih di sini? Bukannya sudah jelas perintah dari Charoline?” suara berat dan penuh bas dari Maximum terdengar di telinga mereka.
“ Pak Han, kenapa mereka belum pergi juga?” tanya Max.
“ Eh itu... i..i.. itu tuan saya juga tidak tahu,” ucap Victor Han terdiam.
Pat....
Max menepuk bahu Tom yang duduk dengan wajah pucat pasi di kursi,” Tuan?” panggil Max.
“ hantu.. arrkhhh hantu.. tiiidakkkk .. ada hantuuu!!!!" teriak Tom yang langsung menyadarkan lima orang lainnya. Mereka semua terkejut dan memeriksa sekeliling mereka, tak terjadi apa-apa, piring itu juga masih pada tempatnya.
Mereka berenam saling melirik satu sama lain, bulu kuduk mereka merinding, seketika itu juga, Kath berteriak histeris.
“ AKU MAU PULANG!!!" pekik gadis itu diikuti keluarga yang alain. mereka semua berlari ketakutan dari rumah itu dengan wajah pucat.
Max tersenyum sinis, dia melirik Victor Han yang tampak bingung seperti orang bodoh yang kerasukan setan, dan benar saja, roh jahat telah masuk ke tubuhnya beberapa menit lalu, membuat kacau ruang makan itu hanya untuk mengusir merkea dari rumah besar tersebut.
“ Apa kami sudah bisa mengejar mereka? Bagaimana keadaan gadis itu?” tanya salah satu roh orang mati yang ada di sana.
.
.
__ADS_1
.
Like, vote dan komen