Hidup Kembali: Night At Paradise

Hidup Kembali: Night At Paradise
8


__ADS_3

Tiga hari setelah kejadian di auditorium, Charlotte terbangun di dalam kamar tanpa tahu siapa yang membawanya ke sana.


Tak ada tanda tanda orang masuk, rumah nya juga masih sama seperti sedia kala.


Charlotte menatap layar ponselnya, ada wajah Mark kekasihnya yang sangat bahagia di seberang sana. Sedang belajar sembari menatapnya melalui layar ponsel. Hari ini, Charlotte tampak memakai riasan yang cukup tebal untuk menyembunyikan bekas luka di wajahnya.


Dia tersenyum seolah tidak terjadi apa-apa pada dirinya. Sembari belajar dan terus berbincang dengan Mark sumber kekuatan utamanya.


“Kak Mark,” ucapnya sambil menatap ponselnya dengan tatapan sayup.


“ ada apa Van? Kenapa kau sendu begitu? seperti bukan dirimu saja,” ucap Mark heran.


“ lalu kau tumben pakai riaan begini? Ingin terlihat cantik ya?” celetuk Mark sambil mengedipkan sebelah matanya.


Charlotte terkekeh, dia menatap pria itu dengan tatapan penuh kerinduan dan penuh kasih sayang,” aku merindukanmu,” ucap Charlotte.


“ apa riasanku jelek ya? Aku baru belajar, tidak cocok ya?” tanya Charlotte padahal dia berbohong.


Mark menggelengkan kepalanya dengan cepat,” nggak itu, cocok banget malah, kamu cantik pakai make up maupun gak pakai make up, aku tetap suka,”


“ dan aku juga sangat merindukanmu,” ucap Mark sambil tersenyum.


Charlotte bisa tersenyum lagi, tapi dia menyembunyikan semuanya di belakang Mark. Dia menatap pria itu seolah ini adalah hari terakhir nya.


“ Kak Mark, jika kita terpisah, jika aku tiba tiba menghilang, apa kau akan mencariku?” tanya Charlotte.


“ Umm? Kau mau menghilang ke mana?jangan bicara yang aneh aneh dan belajar saja,” ucap Mark.


“ Apa kau diganggu lagi di sekolah? Apa mereka melakukan sesuatu lagi?” tanya Mark dengan curiga.


Charlotte hanya tersenyum,” ohh ayolah Kak Mark, jawab aku, apa kau akan mengenaliku jika aku berubah jadi orang lain? Apa kau akan tahu siapa aku dan mengejar ku lagi? “ tanya charlotte.


“ Ohh Van.... apakah aku harus menjawab pertanyaan itu?” tanya Mark.

__ADS_1


“ ya, kau harus menjawabnya kak Mark, “ ucap Charlotte,” Supaya aku punya alasan untuk tetap hidup,” Lanjutnya di dalam hati.


Mark terkekeh, “ tentu saja, mau seperti apa pun rupamu, mau sejauh apa pun kau pergi aku akan mencari dan langsung mengenalimu,” ucap Mark.


“ bagaimana kau bisa sangat yakin?” tanya charlotte.


“ karena aku mencintaimu Van, karena kau menyayangimu, aku pasti akan mengenali kekasihku entah itu cepat atau terlambat,” ucap mark sambil tersenyum.


“ kau janji?” tanya Charlotte dengan serius.


Mark sedikit bingung dengan ucapan Charlotte yang sangat aneh menurutnya. Untuk pertama kali dia merasa perilaku Charlotte tak seperti biasanya.


Tapi melihat ekspresi Charlotte yang menyimpan kesedihan, Mark ingin menghiburnya,” Aku janji Charlotte anna Van, aku akan mengenalimu, lagipula itu tidak akan terjadi, kau tidak akan ke mana mana,” ucap Mark.l dengan wajah kakunya.


“ hahahhahaha... kau serius sekali ahahahahhah..” Charlotte tertawa terbahak bahak sambil menatap Mark.


“ apa kau sedang mengujiku? Dasar kau ini,” celetuk Mark sambil menggembungkan pipinya.


Mark balas tatapan itu dengan senyuman hangat yang sangat disukai oleh Charlotte,” aku juga Van, aku sangat merindukan kekasihku yang bawel ini, aku sangat merindukanmu sayang,” ucap Mark .


“ Akhir akhir ini aku sering pergi ke sungai Han, menatap langit yang indah dan air sungai yang tenang, di sana aku banyak memikirkan mu Mark, semakin ku ingat, semakin aku merindukanmu,” ucap Charlotte.


“ bersabarlah Van, aku pasti akan pulang, aku akan menemui mu di sana, aku pasti akan datang padamu,” ucap Mark dengan senyuman indah di wajahnya.


“ aku menantikamu Mark, aku sangat menantikan mu,” ucap Charlotte.


Saat asyik bicara, Ponsel gadis itu berdering, Charlotte menatapnya dan langsung terlihat ketakutan. Mark merasa aneh dengan ekspresi Charlotte, tak pernah dia lihat gadis yang begitu percaya diri itu tampak takut dan gugup.


Charlotte mengangkat panggilan itu,” BESOK DATANG KE SUNGAI HAN DI BAWAH JEMBATAN....


Suara seseorang terdengar jelas di ponsel itu, membuat Mark terkejut. Charlotte beranjak dari tempat duduknya dan menjawab panggilan telepon itu. Mark menatap layar ponselnya, betapa terkejutnya dia saat melihat tumpukan perban bekas yang memiliki noda darah. Seragam sekolah yang ditambal tergeletak di lantai begitu saja seolah terjadi sesuatu yang besar pada Charlotte.


Mark tidak tahu apa apa, dia tidak tahu apa yang dialami kekasihnya, karena setiap kali ditanya, Charlotte selalu mengaku dia hidup tenang dan bahagia di sekolah itu. Tak ada yang mengganggunya dan tak ada yang mengusik bahkan setelah Mark pindah sekolah.

__ADS_1


Tak beberapa Lama, setelah Mark mengambil screen shoot kondisi kamar Charlotte, gadis itu datang dengan jalan pincang lalu tersenyum menatapnya. Rambutnya tersibak dan tampaklah lehernya yang lebam lebam.


“ van? Ada apa dengan kamarmu? “ tanay mark curiga.


“ kenapa aku melihat kasa bekas darah di sana? Dan seragam sekolahmu sangat lusuh, kenap begitu?” tanya Mark terkejut.


“ ehhh i.. itu untuk teather sekolah kak Mark, bukan apa apa, aku memerankan orang sakit, jadi aku berlatih di rumah,” ucapnya berbohong dan sangat jelas dia terlihat panik.


“ jangan membohongiku Van, lehermu kenapa? Apa yang terjadi padamu? Kenapa kau begitu? Jawab dengan jujur?” teriak Mark yang mulai panik.


Wajah Charlotte pucat, dia terdiam seribu bahasa sambil melirik ke kanan dan kiri, mencari pembenaran dan cara untuk berbohong lagi.


“ JAWAB AKU VAN!!" teriak Mark yang mulai tak sabar. Dia sadar ada yang tidak beres. Selama ini Charlotte senang menguncir rambutnya, tetapi sebulan belakangan, gadis itu terus menutupi bagian lehernya.


“ Eh... nggak apa apa kok, kamu tenang saja, aku baik kok, gak ada yang pukul atau ganggu, sudah ya, aku mau istirahat, besok harus sekolah, sampai jumpa Mark, bye, selama malam, aku mencintaimu,” ucap Charlotte sambi memutus panggilan telepon itu secara sepihak.


Di seberang sana, Mark terdiam membatu. Keadaan Charlotte membuatnya resah, tapi gadis itu terus bilang kalau dia baik baik saja. Penasaran akan apa yang terjadi dia menghubungi salah satu temannya di sekolah itu.


Dan jawaban yang sama dia dapatkan, sekolah itu sedang melakukan persiapan untuk acara Theater, dan Charlotte salah satu bagian dari pemerannya.


Mark bingung harus berbuat apa, dia mengirim begitu banyak pesan pada Charlotte. Hatinya mengatakan ada yang tidak beres dengan kekasihnya, dia gelisah dan merasa takut dengan ucapan gadis itu, tapi Charlotte malah mengirim pesan yang membuatnya tenang .


“ Mark jangan khawatir, aku baik baik saja, aku akan menunggumu datang, jadi datanglah secepat mungkin, aku merindukan kekasihku, jangan begadang terus dan konsentrasi lah belajar, jika kau datang besok, maka temui aku di sungai Han jam 9 malam, aku senang berada di sana, kau juga pasti akan senang,” isi pesan charlotte.


“Jam 9 malam? Itu jam dia pulang kerja sampingan, apa dia sering di sana? Arkhh aku harus ke Korea malam ini, aku tidak akan tenang jika terus diam di sini,” Mark bangkit berdiri, mengepak barang barangnya dan berangkat hari itu juga ke korea.


.


.


.


Like, vote dan komen

__ADS_1


__ADS_2